Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Tinjauan Yuridis terhadap Pinjam Nama Atas Kepemilikan Tanah di Indonesia yang Dilakukan oleh WNA Amirullah, Fachran; Septiana, Muhamad Ade Bazar; Nurdin, Aulia; Wardana, Desna Tri; Mustika, Mega
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13190

Abstract

Artikel ini merupakan eksplorasi sah yang menstandardisasi untuk melihat apakah pihak luar memiliki kendali atas kebebasan kepemilikan atas tanah berdasarkan pemahaman kredit (yang dipilih) serta hasil yang sah dari kontrol hak kepemilikan atas tanah oleh pihak luar berdasarkan perjanjian kredit (calon). Makalah ini beralasan bahwa pihak luar tidak mempunyai kendali atas kebebasan kepemilikan atas tanah berdasarkan pemahaman kredit (yang dipilih) dengan alasan bahwa pengaturan Karena tidak patuh, maka pada dasarnya tidak sah persyaratan keabsahan suatu pengaturan sesuai Pasal 1320. dari Kode Umum. Akibat sah dari pengendalian tanggung jawab berdasarkan pemahaman kredit yang nyata (yang dipilih) adalah bahwa tanggung jawab tersebut tidak sah dan batal karena tidak terpenuhinya kondisi tujuan, khususnya karena alasan hukum.
Artificial Intelligence and Islamic Law: Ethical Implications and Fiqh Fatwas in the Digital Age Malik, Ridwan; Malik, Abdul; Mustika, Mega
Journal of Family Law and Islamic Court Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Family Law and Islamic Court
Publisher : Family Law Study Program (Ahwal Syakhshiyah), Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jflic.v3i2.16546

Abstract

The advancement of Artificial Intelligence (AI) in the digital era has significantly influenced various fields, including health, education, and the legal system. However, alongside its potential benefits, AI also presents complex ethical and legal challenges, particularly within the framework of Islamic law, which is grounded in the Qur'an, Hadith, and fiqh traditions. This study examines how core principles of Islamic law—maslahah mursalah (public good), qiyas (analogy), and dhaman (accountability)—can address these challenges. Additionally, it evaluates the role of fatwas in offering adaptive and relevant legal guidance for modern technological developments. Using a document analysis approach, the research reveals that Islamic law possesses the flexibility to tackle issues such as algorithmic bias, data privacy, and accountability in autonomous decision-making. The principle of maslahah supports the ethical use of AI for the greater public good, while qiyas facilitates the legal adaptation of emerging technologies through analogy with established precedents. Meanwhile, dhaman underscores the necessity of human responsibility in the deployment of AI. However, existing fatwas are often too general and lack detailed guidance on addressing the specific complexities of AI, highlighting the need for a holistic approach that integrates classical Islamic principles with contemporary technological contexts. This research contributes by proposing a more comprehensive ethical and legal framework that aligns AI development and application with Islamic values. Recommendations include producing more detailed fatwas and conducting empirical research involving scholars, policymakers, and technology developers to ensure AI's responsible and beneficial utilization in the digital age.
Legal Protection of Childern as Perpetrators of Criminal Acts of Obscenity Mustika, Mega; Mau, Hedwig A; Ismed, Mohamad
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 5 No. 07 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v5i07.1184

Abstract

The child protection is a fundamental human right. Every child is entitled to survival, development, participation, and protection from crime and discrimination. Legal protection for children involved in criminal acts, such as molestation, is governed by Law Number 11 of 2012 on the Criminal Justice System. This research utilizes Law Enforcement Theory and Law Protection Theory, adopting a normative juridical approach supported by empirical data. The study begins with an analysis of relevant legal articles and includes primary data to support secondary legal materials. The analysis aims to provide a prescriptive study with interpretive analysis. The findings reveal that legal regulations for child molestation cases, as in Decision Number 2/Pid.Sus-Anak/2022/PN Jkt Brt, are based on Article 82 paragraph (1) jo Article 76 E of Law Number 17 of 2016 and Article 64 paragraph (1) of the Criminal Code. Protection for child offenders is outlined in Article 71 paragraph (4) of the Child Protection Law and Article 3 of the Juvenile Criminal Justice System Law, emphasizing humane treatment and access to legal aid.
Social Capital Derification in Islamic Economy (Study of Street Vendors in Makassar) Madjid, St. Saleha; Mustika, Mega
Jurnal Ar-Ribh Vol. 5 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jei.v5i2.9194

Abstract

Islam places a great emphasis on being able to protect and maintain life. This issue is in line with the objectives of Islamic law (maqasid al-shari'ah). The purpose of the Islamic law is to benefit servants (humans) in this life and the hereafter. This study describes the features of Islamic economics on social capital and how the dynamics of street vendors in an Islamic economic perspective can strengthen social capital as a merchant survival strategy, namely the value of ta'awun (helping each other)., and ukhuwah (brotherhood), ihsan (kindness), and leadership. It will also discuss how Islamic-based social capital can be a survival strategy for informal businesses in Makassar. The research was conducted at the Makassar Central Market from 12 informants. The result of this research is that the basic values of Islamic economics, such as ummah wahidah, ukhuwah, ta'awun, ihsan, and al-is al-adalah, become social capital that is are able to move traders to fight together to solve problems and meet their needs.
Pengaruh Perencanaan Anggaran terhadap Pencapaian Tujuan Anggaran Kantor Diskominfo dan Persandian Bone Pawerangi, Syahrir; Mustika, Mega; Selfianti, Andi; Amalia, Riska
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6392

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian ex post facto yang bertujuan mengetahui pengaruh perencanaan anggaran terhadap pencapaian tujuan anggara di Kantor Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Bone. Pendekatan penelitian adalah pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian Kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai kantor Diskominfosan Kabupaten Bone, pada periode penelitian tahun 2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode saturation sampling. Penelitian ini memerlukan kriteria pengambilan sampel untuk menghindari kesalahan spesifikasi dalam penentuan sampel yang dapat mempengaruhi hasil penelitian. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian adalah seluruh pegawai di Kantor Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Bone yang berjumlah 30 pegawai. Sampel dalam penelitian berjumlah 30 pegawai. Teknik analisis data yaitu dengan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah perencaaan anggaran termasuk dalam kategori sangat tinggi, Pencapaian tujuan anggaran termasuk dalam kategori sangat tinggi dan terdapat pengaruh yang signifikan perencanaan anggaran terhadap pencapaian tujuan anggaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa perencanaan anggaran berperan penting dalam meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran, ketepatan alokasi dana, serta pengendalian kegiatan operasional. Responden menilai bahwa perencanaan anggaran yang baik membantu pegawai dalam melaksanakan program dan kegiatan sesuai dengan rencana kerja, sehingga realisasi anggaran dapat berjalan secara optimal dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Semakin baik perencanaan anggaran yang dilakukan, maka semakin tinggi tingkat pencapaian tujuan anggaran pada Kantor Diskominfo dan Persandian Kabupaten Bone. Oleh karena itu, perencanaan anggaran perlu terus ditingkatkan agar pelaksanaan anggaran dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan akuntabel.