Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PRAKTEK PEMBERIAN BONUS DALAM PENGHIMPUNAN DANA MENGGUNAKAN AKAD WADIAH PADA BANK SYARIAH MANDIRI Mustika, Mega
PILAR Vol. 13 No. 1 (2022): JURNAL PILAR, JUNI 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/2c2m8s90

Abstract

Bank syariah tidak diperkenankan menggunakan riba. Oleh karena itu, bank mencari alternatif lain yang sesuai dengan prinsip syariah, maka ketemulah yang namanya akad wadiah dalam penghimpunan dana. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Pemberian Bonus Dalam Akad Wadi’ah Menurut Hukum Islam dan Bagaimana Pemberian Bonus Dalam Praktek Penghimpunan Dana Menggunakan Akad Wadi’ah Pada Bank Syariah Mandiri? Penelitian ini bertujuan Untuk mengkaji dan menggali mengenai, hukum Islam mengatur pemberian bonus dalam akad wadi’ah, sehingga penelitian ini akan melahirkan suatu kejelasan secara hukum serta prakteknya dalam bank syariah mandiri.Penelitian ini adalah penelitian normatif dengan menggunakan pendekatang perundang-undangan yaitu semua peraturan yang bersifat mengikat, dalam hal ini, bukan hanya berupa perundang-undangan tapi juga Al-Quran, hadits dan ijtihad. Dalam penelitian ini menggunakan bahan-bahan hukum untuk melakukan analisi yang berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier atau bahan hukum non hukum dan analisis dilakukan dengan menggunakan metode perspektif.Hasil penelitian menunjukkan, bahwa Pemberian bonus dalam praktek penghimpunan dana menggunakan akad wadiah pada bank syariah mandiri, berdasarkan isi klausla perjanjian pembukaan rekening antara bank syariah dengan nasabah dalam redaksi kata dalam akadnya terdapat kata ’setiap akhir bulan’ kata tersebut seharusnya dihilangkan karena secara syariat membuka celah menuju pada praktek riba, dalam hukum syariat mendekati sesuatu yang haram itu tidak boleh karena membuka celah atau jalan menuju pada praktek haram seperti praktek riba.
PENERAPAN PERMAINAN BOLA VOLY UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V MI DARUL ILMI Anggorowati, Kurnia Dyah; Suyatmin, Suyatmin; Mustika, Mega
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v11i2.2523

Abstract

Abstract: The aim of this research is to increase the learning motivation of fifth grade students at Madrasah Ibtidaiyah Darul Ilmi. The method used in this research is Classroom Action Research (PTK) which consists of 2 cycles in its implementation. Each cycle consists of four stages, namely planning, implementation, observation and reflection. The subjects of this research were 17 students, while the object was to increase students' learning motivation by implementing the game of volleyball. The results of this research were that in cycle I the average score was 57.12 and in cycle II the average score was 75.56, resulting in an increase from cycle I to cycle II of 14.44. The conclusion of this research is that students' learning motivation increases, this is indicated by increased learning motivation after being given a volleyball game.Keywords: Volleyball game, learning motivation Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Darul Ilmi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus dalam pelaksanaannya. Pada setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek dari penelitian ini adalah 17 orang siswa, sedangkan objeknya adalah meningkatkan motivasi belajar siswa dengan penerapan permainan bola voli. Hasil dari penelitian ini adalah siklus I rata-rata perolehan nilai sebesar 57,12 dan siklus II rata-rata perolehan nilai sebesar 75,56 sehingga terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 14,44. Kesimpulan dari penelitian ini adalah motivasi belajar siswa meningkat, hal ini ditandai dengan meningkatnya motivasi belajar sesudah diberikan permainan bola voli.Kata Kunci: Permainan Bola voli, motivasi belajar
Tinjauan Yuridis terhadap Pinjam Nama Atas Kepemilikan Tanah di Indonesia yang Dilakukan oleh WNA Amirullah, Fachran; Septiana, Muhamad Ade Bazar; Nurdin, Aulia; Wardana, Desna Tri; Mustika, Mega
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13190

Abstract

Artikel ini merupakan eksplorasi sah yang menstandardisasi untuk melihat apakah pihak luar memiliki kendali atas kebebasan kepemilikan atas tanah berdasarkan pemahaman kredit (yang dipilih) serta hasil yang sah dari kontrol hak kepemilikan atas tanah oleh pihak luar berdasarkan perjanjian kredit (calon). Makalah ini beralasan bahwa pihak luar tidak mempunyai kendali atas kebebasan kepemilikan atas tanah berdasarkan pemahaman kredit (yang dipilih) dengan alasan bahwa pengaturan Karena tidak patuh, maka pada dasarnya tidak sah persyaratan keabsahan suatu pengaturan sesuai Pasal 1320. dari Kode Umum. Akibat sah dari pengendalian tanggung jawab berdasarkan pemahaman kredit yang nyata (yang dipilih) adalah bahwa tanggung jawab tersebut tidak sah dan batal karena tidak terpenuhinya kondisi tujuan, khususnya karena alasan hukum.
Artificial Intelligence and Islamic Law: Ethical Implications and Fiqh Fatwas in the Digital Age Malik, Ridwan; Malik, Abdul; Mustika, Mega
Journal of Family Law and Islamic Court Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Family Law and Islamic Court
Publisher : Family Law Study Program (Ahwal Syakhshiyah), Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jflic.v3i2.16546

Abstract

The advancement of Artificial Intelligence (AI) in the digital era has significantly influenced various fields, including health, education, and the legal system. However, alongside its potential benefits, AI also presents complex ethical and legal challenges, particularly within the framework of Islamic law, which is grounded in the Qur'an, Hadith, and fiqh traditions. This study examines how core principles of Islamic law—maslahah mursalah (public good), qiyas (analogy), and dhaman (accountability)—can address these challenges. Additionally, it evaluates the role of fatwas in offering adaptive and relevant legal guidance for modern technological developments. Using a document analysis approach, the research reveals that Islamic law possesses the flexibility to tackle issues such as algorithmic bias, data privacy, and accountability in autonomous decision-making. The principle of maslahah supports the ethical use of AI for the greater public good, while qiyas facilitates the legal adaptation of emerging technologies through analogy with established precedents. Meanwhile, dhaman underscores the necessity of human responsibility in the deployment of AI. However, existing fatwas are often too general and lack detailed guidance on addressing the specific complexities of AI, highlighting the need for a holistic approach that integrates classical Islamic principles with contemporary technological contexts. This research contributes by proposing a more comprehensive ethical and legal framework that aligns AI development and application with Islamic values. Recommendations include producing more detailed fatwas and conducting empirical research involving scholars, policymakers, and technology developers to ensure AI's responsible and beneficial utilization in the digital age.
Legal Protection of Childern as Perpetrators of Criminal Acts of Obscenity Mustika, Mega; Mau, Hedwig A; Ismed, Mohamad
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 5 No. 07 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v5i07.1184

Abstract

The child protection is a fundamental human right. Every child is entitled to survival, development, participation, and protection from crime and discrimination. Legal protection for children involved in criminal acts, such as molestation, is governed by Law Number 11 of 2012 on the Criminal Justice System. This research utilizes Law Enforcement Theory and Law Protection Theory, adopting a normative juridical approach supported by empirical data. The study begins with an analysis of relevant legal articles and includes primary data to support secondary legal materials. The analysis aims to provide a prescriptive study with interpretive analysis. The findings reveal that legal regulations for child molestation cases, as in Decision Number 2/Pid.Sus-Anak/2022/PN Jkt Brt, are based on Article 82 paragraph (1) jo Article 76 E of Law Number 17 of 2016 and Article 64 paragraph (1) of the Criminal Code. Protection for child offenders is outlined in Article 71 paragraph (4) of the Child Protection Law and Article 3 of the Juvenile Criminal Justice System Law, emphasizing humane treatment and access to legal aid.
Pendekatan Komunikasi Pimpinan untuk Meningkatkan Motivasi Karyawan Generasi Z Marinda, Afuza; Juliana, Juliana; Afiyah, Putri Nur; Mustika, Mega; Adawiah, Siti Mahfuzoh
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tantangan motivasi dan loyalitas karyawan Generasi Z di Indonesia yang mengalami tingkat stres dan turnover tinggi akibat ketidakcocokan gaya komunikasi pimpinan. Tujuan penelitian adalah menganalisis strategi komunikasi pimpinan yang efektif untuk meningkatkan motivasi dan loyalitas karyawan Generasi Z. Metode kualitatif studi kepustakaan digunakan dengan menganalisis literatur ilmiah dan laporan penelitian tahun 2020-2025. Populasi adalah kumpulan literatur tentang kepemimpinan, komunikasi, dan motivasi kerja karyawan Generasi Z. Sampel purposive dipilih dari artikel peer-reviewed dan dianalisis menggunakan model analisis data interaktif dengan sintesis tematik dan naratif. Hasil menunjukkan adanya pergeseran paradigma dari gaya kepemimpinan otoriter menuju komunikasi humanis, inklusif, dan kolaboratif yang memenuhi kebutuhan psikologis otonomi, kompetensi, dan keterhubungan guna meningkatkan motivasi intrinsik. Strategi efektif adalah transformasi pimpinan menjadi coach, membangun budaya umpan balik real-time, dan komunikasi empatik terkait keseimbangan kerja dan isu personal. Kesimpulan bahwa komunikasi adaptif sesuai karakter digital native Gen Z berpotensi meningkatkan keterlibatan dan loyalitas kerja. Disarankan penelitian empiris lanjutan untuk validasi hasil dalam konteks organisasi nyata.