Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PRAKTEK PEMBERIAN BONUS DALAM PENGHIMPUNAN DANA MENGGUNAKAN AKAD WADIAH PADA BANK SYARIAH MANDIRI Mustika, Mega
PILAR Vol. 13 No. 1 (2022): JURNAL PILAR, JUNI 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/2c2m8s90

Abstract

Bank syariah tidak diperkenankan menggunakan riba. Oleh karena itu, bank mencari alternatif lain yang sesuai dengan prinsip syariah, maka ketemulah yang namanya akad wadiah dalam penghimpunan dana. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Pemberian Bonus Dalam Akad Wadi’ah Menurut Hukum Islam dan Bagaimana Pemberian Bonus Dalam Praktek Penghimpunan Dana Menggunakan Akad Wadi’ah Pada Bank Syariah Mandiri? Penelitian ini bertujuan Untuk mengkaji dan menggali mengenai, hukum Islam mengatur pemberian bonus dalam akad wadi’ah, sehingga penelitian ini akan melahirkan suatu kejelasan secara hukum serta prakteknya dalam bank syariah mandiri.Penelitian ini adalah penelitian normatif dengan menggunakan pendekatang perundang-undangan yaitu semua peraturan yang bersifat mengikat, dalam hal ini, bukan hanya berupa perundang-undangan tapi juga Al-Quran, hadits dan ijtihad. Dalam penelitian ini menggunakan bahan-bahan hukum untuk melakukan analisi yang berupa bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier atau bahan hukum non hukum dan analisis dilakukan dengan menggunakan metode perspektif.Hasil penelitian menunjukkan, bahwa Pemberian bonus dalam praktek penghimpunan dana menggunakan akad wadiah pada bank syariah mandiri, berdasarkan isi klausla perjanjian pembukaan rekening antara bank syariah dengan nasabah dalam redaksi kata dalam akadnya terdapat kata ’setiap akhir bulan’ kata tersebut seharusnya dihilangkan karena secara syariat membuka celah menuju pada praktek riba, dalam hukum syariat mendekati sesuatu yang haram itu tidak boleh karena membuka celah atau jalan menuju pada praktek haram seperti praktek riba.
PENERAPAN PERMAINAN BOLA VOLY UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V MI DARUL ILMI Anggorowati, Kurnia Dyah; Suyatmin, Suyatmin; Mustika, Mega
Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (Penjaskesrek) Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpjkr.v11i2.2523

Abstract

Abstract: The aim of this research is to increase the learning motivation of fifth grade students at Madrasah Ibtidaiyah Darul Ilmi. The method used in this research is Classroom Action Research (PTK) which consists of 2 cycles in its implementation. Each cycle consists of four stages, namely planning, implementation, observation and reflection. The subjects of this research were 17 students, while the object was to increase students' learning motivation by implementing the game of volleyball. The results of this research were that in cycle I the average score was 57.12 and in cycle II the average score was 75.56, resulting in an increase from cycle I to cycle II of 14.44. The conclusion of this research is that students' learning motivation increases, this is indicated by increased learning motivation after being given a volleyball game.Keywords: Volleyball game, learning motivation Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Darul Ilmi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus dalam pelaksanaannya. Pada setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek dari penelitian ini adalah 17 orang siswa, sedangkan objeknya adalah meningkatkan motivasi belajar siswa dengan penerapan permainan bola voli. Hasil dari penelitian ini adalah siklus I rata-rata perolehan nilai sebesar 57,12 dan siklus II rata-rata perolehan nilai sebesar 75,56 sehingga terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 14,44. Kesimpulan dari penelitian ini adalah motivasi belajar siswa meningkat, hal ini ditandai dengan meningkatnya motivasi belajar sesudah diberikan permainan bola voli.Kata Kunci: Permainan Bola voli, motivasi belajar
Tinjauan Yuridis terhadap Pinjam Nama Atas Kepemilikan Tanah di Indonesia yang Dilakukan oleh WNA Amirullah, Fachran; Septiana, Muhamad Ade Bazar; Nurdin, Aulia; Wardana, Desna Tri; Mustika, Mega
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13190

Abstract

Artikel ini merupakan eksplorasi sah yang menstandardisasi untuk melihat apakah pihak luar memiliki kendali atas kebebasan kepemilikan atas tanah berdasarkan pemahaman kredit (yang dipilih) serta hasil yang sah dari kontrol hak kepemilikan atas tanah oleh pihak luar berdasarkan perjanjian kredit (calon). Makalah ini beralasan bahwa pihak luar tidak mempunyai kendali atas kebebasan kepemilikan atas tanah berdasarkan pemahaman kredit (yang dipilih) dengan alasan bahwa pengaturan Karena tidak patuh, maka pada dasarnya tidak sah persyaratan keabsahan suatu pengaturan sesuai Pasal 1320. dari Kode Umum. Akibat sah dari pengendalian tanggung jawab berdasarkan pemahaman kredit yang nyata (yang dipilih) adalah bahwa tanggung jawab tersebut tidak sah dan batal karena tidak terpenuhinya kondisi tujuan, khususnya karena alasan hukum.
Artificial Intelligence and Islamic Law: Ethical Implications and Fiqh Fatwas in the Digital Age Malik, Ridwan; Malik, Abdul; Mustika, Mega
Journal of Family Law and Islamic Court Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Family Law and Islamic Court
Publisher : Family Law Study Program (Ahwal Syakhshiyah), Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jflic.v3i2.16546

Abstract

The advancement of Artificial Intelligence (AI) in the digital era has significantly influenced various fields, including health, education, and the legal system. However, alongside its potential benefits, AI also presents complex ethical and legal challenges, particularly within the framework of Islamic law, which is grounded in the Qur'an, Hadith, and fiqh traditions. This study examines how core principles of Islamic law—maslahah mursalah (public good), qiyas (analogy), and dhaman (accountability)—can address these challenges. Additionally, it evaluates the role of fatwas in offering adaptive and relevant legal guidance for modern technological developments. Using a document analysis approach, the research reveals that Islamic law possesses the flexibility to tackle issues such as algorithmic bias, data privacy, and accountability in autonomous decision-making. The principle of maslahah supports the ethical use of AI for the greater public good, while qiyas facilitates the legal adaptation of emerging technologies through analogy with established precedents. Meanwhile, dhaman underscores the necessity of human responsibility in the deployment of AI. However, existing fatwas are often too general and lack detailed guidance on addressing the specific complexities of AI, highlighting the need for a holistic approach that integrates classical Islamic principles with contemporary technological contexts. This research contributes by proposing a more comprehensive ethical and legal framework that aligns AI development and application with Islamic values. Recommendations include producing more detailed fatwas and conducting empirical research involving scholars, policymakers, and technology developers to ensure AI's responsible and beneficial utilization in the digital age.
Legal Protection of Childern as Perpetrators of Criminal Acts of Obscenity Mustika, Mega; Mau, Hedwig A; Ismed, Mohamad
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 5 No. 07 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v5i07.1184

Abstract

The child protection is a fundamental human right. Every child is entitled to survival, development, participation, and protection from crime and discrimination. Legal protection for children involved in criminal acts, such as molestation, is governed by Law Number 11 of 2012 on the Criminal Justice System. This research utilizes Law Enforcement Theory and Law Protection Theory, adopting a normative juridical approach supported by empirical data. The study begins with an analysis of relevant legal articles and includes primary data to support secondary legal materials. The analysis aims to provide a prescriptive study with interpretive analysis. The findings reveal that legal regulations for child molestation cases, as in Decision Number 2/Pid.Sus-Anak/2022/PN Jkt Brt, are based on Article 82 paragraph (1) jo Article 76 E of Law Number 17 of 2016 and Article 64 paragraph (1) of the Criminal Code. Protection for child offenders is outlined in Article 71 paragraph (4) of the Child Protection Law and Article 3 of the Juvenile Criminal Justice System Law, emphasizing humane treatment and access to legal aid.
Hukum Islam dan Pengelolaan Keragaman Sosial: Resolusi Konflik Identitas dalam Perspektif Moderasi Beragama Mustika, Mega; Malik, Ridwan; Walida Mustamin, Siti
YUDHISTIRA : Jurnal Yurisprudensi, Hukum dan Peradilan Vol. 3 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Cv. Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/yudhistira.v3i4.2416

Abstract

The tension between the ideal of unity and the reality of social diversity in multicultural societies through the perspective of Islamic law. In the Indonesian context, such tension is not merely conceptual but is manifested in identity-based conflicts, divergent religious interpretations, interreligious relations, and the politicization of religion in the public sphere. Employing a normative-sociological approach with a library-based research design, this study analyzes classical and contemporary Islamic legal sources alongside relevant socio-religious phenomena. The article explores fundamental principles of Islamic law such as tawhid (oneness), ukhuwwah (brotherhood), ta‘aruf (mutual recognition), ikhtilaf (legitimate difference), and al-‘adl (justice) as normative foundations for managing diversity. The aim of this study is to explain the role of Islamic legal principles in managing social tensions in multicultural societies in order to achieve social harmony and integrity. The findings indicate that an Islamic legal approach grounded in maslahah (public interest), wasathiyah (moderation), and tasamuh (tolerance) has significant potential to reduce identity-based conflicts and promote social harmony. When interpreted contextually and moderately, Islamic law functions not only as a religious normative system but also as a social institution capable of safeguarding cohesion in plural societies. These findings underscore the importance of strengthening a moderate paradigm of Islamic law as both an ethical and juridical reference for managing social diversity in plural states.
Pengaruh Perencanaan Anggaran terhadap Pencapaian Tujuan Anggaran Kantor Diskominfo dan Persandian Bone Pawerangi, Syahrir; Mustika, Mega; Selfianti, Andi; Amalia, Riska
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6392

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian ex post facto yang bertujuan mengetahui pengaruh perencanaan anggaran terhadap pencapaian tujuan anggara di Kantor Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Bone. Pendekatan penelitian adalah pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian Kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai kantor Diskominfosan Kabupaten Bone, pada periode penelitian tahun 2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode saturation sampling. Penelitian ini memerlukan kriteria pengambilan sampel untuk menghindari kesalahan spesifikasi dalam penentuan sampel yang dapat mempengaruhi hasil penelitian. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian adalah seluruh pegawai di Kantor Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Bone yang berjumlah 30 pegawai. Sampel dalam penelitian berjumlah 30 pegawai. Teknik analisis data yaitu dengan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah perencaaan anggaran termasuk dalam kategori sangat tinggi, Pencapaian tujuan anggaran termasuk dalam kategori sangat tinggi dan terdapat pengaruh yang signifikan perencanaan anggaran terhadap pencapaian tujuan anggaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa perencanaan anggaran berperan penting dalam meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran, ketepatan alokasi dana, serta pengendalian kegiatan operasional. Responden menilai bahwa perencanaan anggaran yang baik membantu pegawai dalam melaksanakan program dan kegiatan sesuai dengan rencana kerja, sehingga realisasi anggaran dapat berjalan secara optimal dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Semakin baik perencanaan anggaran yang dilakukan, maka semakin tinggi tingkat pencapaian tujuan anggaran pada Kantor Diskominfo dan Persandian Kabupaten Bone. Oleh karena itu, perencanaan anggaran perlu terus ditingkatkan agar pelaksanaan anggaran dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan akuntabel.
Implementation of the MBG Program in Synergizing School Health Efforts at SD Mandiri Palembang Mustika, Mega; Harapan, Edi; Nurlina, Nurlina
Journal of Social Work and Science Education Vol. 7 No. 2 (2026): Journal of Social Work and Science Education
Publisher : Yayasan Sembilan Pemuda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52690/jswse.v7i2.1481

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Free Nutritious Meal Program (MBG) and its operational synergy with the School Health Program (UKS) at SD Mandiri Palembang, focusing on planning, execution, supervision, and follow-up, while identifying constraints and solutions. Employing a qualitative approach, data were collected through interviews, observations, and documentation. The results show that structured planning based on nutritional mapping and multi-stakeholder coordination enables effective implementation, featuring regular meal distribution and integrated nutrition education. Continuous supervision, including hygiene monitoring and nutritional status checks, strengthens the MBG-UKS synergy. Follow-up actions adapt menus and improve coordination to address challenges such as varying student appetite. The novelty lies in empirically illustrating how a feeding program can be systematically integrated into a school health framework within a specific Indonesian context. A key practical implication is the provision of a replicable implementation model for other schools seeking to link nutrition and health services. The study contributes a detailed qualitative case study to the field of school health management, demonstrating that structured processes and cross-program collaboration are essential for sustaining integrated student well-being initiatives.