Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGUATAN KOMPETISI SENI DAERAH BANYUWANGI: MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN PENGEMBANGAN SENI LOKAL MELALUI WORKSHOP MANAJEMEN EVENT Arif Hidajad; Eko Wahyuni Rahayu; Trisakti Trisakti; Anik Juwariyah; I Nengah Mariasa; Retnayu Prasetyanti Sekti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.52002

Abstract

Program Penguatan Kompetisi Seni Daerah Banyuwangi merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kreativitas dan kapasitas pelaku seni lokal melalui penyelenggaraan workshop manajemen event. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pendampingan dan pemberdayaan komunitas seni di daerah agar mampu mengelola kegiatan seni secara profesional, inovatif, dan berkelanjutan. Melalui pendekatan partisipatif, peserta memperoleh pengetahuan mengenai konsep dasar manajemen event, strategi promosi, hingga evaluasi kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam merancang dan mengimplementasikan kegiatan seni yang bernilai ekonomis serta berdaya saing. Selain itu, program ini juga mendorong terciptanya jejaring kolaboratif antarpelaku seni, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi terhadap penguatan ekosistem seni dan pelestarian budaya lokal di Banyuwangi.
Aesthetic Value And Symbolic Meaning In The Performance Of Segoro Topeng Kaliwungu: A Study Of Cultural Semiotics Emi yuliastutik; Trisakti Trisakti; Retnayu Prasetyanti Sekti
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v4i7.6530

Abstract

The Segoro Topeng Kaliwungu performance is a form of traditional art that is rich in aesthetic values and symbolic meanings. This article aims to analyze the aesthetic values contained in the performance and interpret the implied symbolic meanings through a cultural semiotic perspective. Using a qualitative approach and descriptive analysis methods, this study examines the visual, auditory, and kinesthetic elements in the performance to reveal the cultural messages it wants to convey. The results of the analysis show that every aspect of the Segoro Topeng Kaliwungu performance, from costumes, music, dance movements, to story narratives, contains symbols that reflect the social values, beliefs, and history of the Kaliwungu community. A deep understanding of these aesthetic values and symbolic meanings is important for the preservation and development of traditional performing arts in the modern era.
PENGUATAN KOMPETISI SENI DAERAH BANYUWANGI: MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN PENGEMBANGAN SENI LOKAL MELALUI WORKSHOP MANAJEMEN EVENT Arif Hidajad; Eko Wahyuni Rahayu; Trisakti Trisakti; Anik Juwariyah; I Nengah Mariasa; Retnayu Prasetyanti Sekti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.51998

Abstract

Program Penguatan Kompetisi Seni Daerah Banyuwangi merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kreativitas dan kapasitas pelaku seni lokal melalui penyelenggaraan workshop manajemen event. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pendampingan dan pemberdayaan komunitas seni di daerah agar mampu mengelola kegiatan seni secara profesional, inovatif, dan berkelanjutan. Melalui pendekatan partisipatif, peserta memperoleh pengetahuan mengenai konsep dasar manajemen event, strategi promosi, hingga evaluasi kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam merancang dan mengimplementasikan kegiatan seni yang bernilai ekonomis serta berdaya saing. Selain itu, program ini juga mendorong terciptanya jejaring kolaboratif antarpelaku seni, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi terhadap penguatan ekosistem seni dan pelestarian budaya lokal di Banyuwangi.