Mochammad Hannats Hanafi Ichsan
Laboratorium Sistem Komputer Dan Robotika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Published : 166 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Sensor MQ-3 pada Sistem Keamanan Pendeteksi Bau Alkohol di dalam Kabin Mobil Anethasia Putri Prasetyowati; Mochammad Hannats Hanafi Ichsan; Edita Rosana Widasari
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 5 (2023): Mei 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minuman beralkohol menjadi salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Pada tahun 2019-2021, terdapat cukup banyak kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh pengendara yang sedang terpengaruh oleh minuman beralkohol. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan membuat sebuah alat pedeteksi bau alkohol di dalam kabin mobil. Alat ini dilengkapi dengan sensor pendeteksi kadar alkohol diudara (sensor MQ-3) dan GPS yang terhbung dengan dengan mikrokontroler wemos D1 mini. Kemudian sebagai keamanan Pada kendaraan dan Pengemudi, ketika sensor mendeteksi adanya kadar alkohol, alat otomatis akan mematikan engine mobil dan menyalakan lampu hazzart beserta buzzer . Selanjutnya alat ini akan mengirimkan Pesan melalui telegram yang berisikan berapa kadar alkohol yang terbaca oleh sensor dan titik kordinat kendaraan tersebut berupa link yang dapat di akses melalui google maps. Pesan yang terkirim ke telegram dapat diterima oleh beberapa pihak antara lain kepolisian dan beberapa orang terdekat. Data yang telah terbaca oleh sensor MQ-3 akan tersimpan Pada database. Pada penelitian ini pengujian yang dilakukan antara lain sensitivitas pembacaan sensor MQ-3, keakurasian modul GPS, waktu komputasi sensor MQ-3, waktu komputasi pengiriman data ke telegram, dan waktu komputasi pengiriman data ke database. Untuk pengujian sensitivitas sensor MQ-3 menggunakan alkohol 70% jarak maksimalnya pembacaan adalah 2 cm sedangkan Pada alkohol 90% jarak maksimal pembacaan adalah 5 cm. Lalu pada pengujian akurasi GPS, nilai akurasinya mencapai angka 99,4%. Pada pengujian waktu komputasi telegram nilai rata-rata yang didapat sebesar 4354,5 ms, untuk pengujian waktu komputasi database nilai rata-rata yang didapat sebesar 15423,8 ms dan nilai rata-rata yang didapat pada pengujian waktu komputasi sensor MQ-3 sebesar 362,8 µs. Menurut standart delay THIPON Pengujian waktu komputasi telegram dan Pengujian waktu database tergolong “Buruk” karena mendapat nilai rata-rata diatas 450 detik,sedangkan nilai yang tegolong “sangat bagus” adalah pada pengujian waktu komputasi sensor MQ-3.
Multihop Routing Implementation On Fire And Gas Leakage Detection System Mulia, Benediktus Kevin; Ichsan, Mochammad Hannats Hanafi; Primananda , Rakhmadhany
Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 7 No. 2: August 2022
Publisher : Faculty of Computer Science (FILKOM) Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jitecs.72449

Abstract

Fires in the house occur due to several things, such as an electrical short circuit, and another cause is a gas leak from the LPG cylinder. This fire is caused by a lack of security in the house and public knowledge, the dangers of gas levels leaking from LPG gas cylinders, the presence of small fires, and temperatures too high due to these. Fire detectors and LPG gas leaks are provided in the home environment. This detection includes preventive efforts before a fire occurs and can be extinguished immediately. The method of the fire and gas leak detection prototype using the MQ-6 sensor, fire sensor and DHT-22 temperature sensor is multihop routing. This method was chosen because of the large number of sensors used, and in this prototype, there will be five sensor nodes and one sink node. With multihop routing, the prototype of this tool can be placed in various places and is faster in detecting fires if they occur in homes. This method is also used because it can send detection results from one sensor node to the sink node to the website database and the delivery time between these nodes is very short so that fires can be prevented and handled quickly. The test results of the fire sensor used to detect fire obtained an accuracy of 100%, and the detection distance of the fire was between 20 to 100 cm. In data transmission, the number of nodes is 5. The data delivery result is the closest to the end node, the more considerable the amount of data sent, increasing relatively, from around 3017 milliseconds to 575387 milliseconds.
Data Delivery Implementation on River Flow Control System Prototype Using HTTP Ichsan, Mochammad Hannats Hanafi; Akbar, Sabriansyah Rizqika; Aji, Hamdan Malik Satriyo; Setiawan, Eko; Batubara, Othman Mirizi
Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 8 No. 3: December 2023
Publisher : Faculty of Computer Science (FILKOM) Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jitecs.202383570

Abstract

Data transmission is one of the most essential components in a critical system. One of them is to control the river water canal. Previous research related to water canal monitoring has been carried out, but the data is still local. This research implements a water canal with one main river with three tributaries/river branches where the three tributaries have different area conditions. In this research, the process of sending data from the sensor node (Control Flow System) to the master node (Control station) to the cloud server to be displayed on a website. The microcontroller used for the main processor and as a data-sending device is the ESP8266 and the cloud server used is ThingSpeak. This research succeeded in implementing HTTP for the process of sending data. The HTTP protocol is suitable for the process of data delivery. Sending data on the Control Flow System to the Control Station was successfully sent optimally at a distance of 3 meters with the "Good" classification according to the TIPHON standard. Meanwhile, the average data is sent from the Control Station to the cloud server in about 44 seconds.
Penerapan Metode Naive Bayes dalam Sistem Pendeteksi Kualitas Tanah pada Tanaman Kedelai Sitinjak, Johannes Riski; Ichsan, Mochammad Hannats Hanafi; Setiawan, Eko
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 6 (2023): Juni 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedelai berperan penting dalam meningkatkan gizi masyarakat karena kandungan proteinnya, selain baik bagi kesehatan bila dibandingkan dengan protein hewani, kedelai jauh relatif lebih murah. Namun pada tahun 2013 kedelai mengalami penurunan produksi karena adanya penurunan luas panen seluas 16,83 ribu hektar (2,97 persen) dan penurunan produktivitas sebesar 0,69 kuintal/hektar. Kualitas tanah memiliki peran yang krusial dalam kehidupan tanaman, dan tanah yang berkualitas tinggi dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian. Untuk mengatasi masalah yang timbul akibat penurunan luas panen dan produktivitas kedelai yang berdampak pada penurunan hasil produksi pangan kedelai, diperlukan suatu sistem yang dapat mengklasifikasikan kualitas tanah yang optimal untuk tanaman kedelai. Pada penelitian yang dilakukan Bhayangkara, A. (2020), membuat sebuah sistem pendeteksi kualitas tanah tanaman kedelai menggunakan sensor pH tanah dan Capacitive Soil Moist dengan metode klasifikasi K-Nearest Neighbor (KNN) yang mendapatkan tingkat akurasi 86,6%. Pada penelitian ini akan berfokus meningkatkan tingkat akurasi dari sistem dengan menggunakan metode klasifikasi Naive Bayes dan menggunakan sensor yang sama. Pengujian dilakukan sebanyak 30 kali yang menghasilkan tingkat akurasi klasifikasi Naive Bayes sebesar 90%. Rata-rata waktu komputasi yang dibutuhkan untuk menjalankan sistem sebesar 2,26 milisekon untuk proses training Naive Bayes dan 2,3 milisekon untuk proses klasifikasi Naive Bayes. Penggunaan SRAM sistem pada mikrokontroler Arduino Uno berada pada angka rata-rata sebesar 1226 bytes.
Sistem Kendali pH dan Nutrisi pada Hidroponik menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Zaid, Muhhamad Makbul; Ichsan, Mochammad Hannats Hanafi; Setiawan, Eko
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 7 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidroponik adalah metode bercocok tanam yang menggantikan media tanah dengan air. Perawatan dilakukan dengan pemantauan manual yang memakan waktu. Penelitian ini membuat sistem kendali untuk pH dan nutrisi pada tanaman hidroponik menggunakan metode Jaringan Syaraf Tiruan (JST) agar perawatan tanaman hidroponik lebih terkontrol dan efisien. Sistem mampu membaca kondisi pH dan nutrisi sekaligus memenuhi kebutuhannya. Penggunaan JST bertujuan untuk prediksi durasi pompa agar tidak perlu mengecek berulang. Sistem menggunakan Arduino UNO, Kit Sensor 4502C (Sensor pH) dan TDS Meter V1.0 (Sensor nutrisi). Model JST dilatih dengan 88 dataset dengan parameter; 3 layer, 10 neuron pada hidden layer, 897 epochs dan Bayesian Regulization untuk algoritmenya. Pelatihan model JST mendapatkan nilai 1408,31 untuk Mean Squared Error (MSE) dan 0,99 untuk koefisien relasi (R). Sistem dilakukan untuk pengujian untuk mengevaluasi hasil. Pengujian akurasi sensor membandingkan hasil pembacaan sensor dengan alat ukur konvensional, 96,63% untuk sensor pH dan 94,92% untuk sensor TDS (95,84% jika tanpa anomali data). Pengujian hasil model JST membandingkan prediksi model JST dengan durasi pompa aktual, mendapatkan nilai RMSE 89,11, 40,40 dan 119,79 untuk masing-masing pompa. Pengujian stabilitas JST mendapatkan hasil grafik yang stabil. Pengujian performa waktu JST mendapatkan rata-rata durasi 359,47 ms.
Sistem Klasifikasi Kelayakan Air Minum pada Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) berdasarkan pH, Total Dissolved Solids, dan Kekeruhan menggunakan Metode Naïve Bayes Riyanto, Yuviero Benvicko; Setiawan, Eko; Ichsan, Mochammad Hannats Hanafi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 7 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan suatu kebutuhan dasar yang sangat penting untuk keberlangsungan hidup manusia. Kebutuhan manusia akan air mencakup air yang sesuai untuk digunakan dalam kegiatan memasak, mencuci, dan mandi yang bersih dan sehat, serta air yang aman untuk diminum. Kelayakan dari sebuah air minum yang dapat didistribusikan dipengaruhi dari beberapa parameter yang di bagi menjadi 2 jenis yaitu, fisika dan kimia. Meningkatkan ketersediaan air minum yang aman dapat memiliki dampak positif yang terlihat pada kesehatan. Di kota-kota besar masyarakat mengandalkan air minum dalam kemasan atau AMDK untuk memenuhi kebutuhan minum mereka, karena masyarakat menganggap AMDK lebih praktis dan lebih higienis. Namun beberapa tahun terakhir masyarakat merasakan adanya peningkatan harga dari AMDK, sehingga muncullah alternatif lain yaitu depot air minum isi ulang atau DAMIU. Namun banyak dari masyarakat belum mengetahui apakah depot-depot yang berada di masyarakat ini memenuhi standar untuk menjadi air minum atau tidak. Dari permasalahan ini, peneliti ingin membuat suatu sistem klasifikasi kualitasi air minum yang berada di depot air minum isi ulang yang akan memberikan informasi mengenai kadar pH, kekeruhan pada air, dan zat padat terlarut atau TDS kepada masyarakat. Sistem klasifikasi air minum ini dibekali dengan sensor pH-4502C, Sensor turbidity SEN0189, dan sensor TDS SEN0244. Lalu nantinya informasi yang telah didapati oleh sensor akan ditampilkan pada modul OLED, serta bantuan dari Arduino Uno sebagai mikrokontroler yang akan menjadi penghubung. Lalu metode Naïve Bayes akan digunakan sebagai metode klasifikasi dari hasil sensor yang telah dikeluarkan. Pada penelitian ini sudah dilakukan pengujian sensor dan klasifikasi yang hasilnya dimana, sensor pH-4502C mendapatkan nilai 98,62%, sensor turbidity SEN0189 terbukti efektif dengan hasil tegangan yang dikeluarkan untuk air jernih masih sekitar 4 Volt, sedangkan untuk air kotor tegangan yang dihasilkan dibawah 4 Volt, lalu untuk sensor TDS SEN0244 mendapatkan hasil sebesar 87,71%. Pada pengujian metode Naïve Bayes didapatkan nilai akurasi sebesar 100% dengan mengunakan 3 parameter dari total 12 kali percobaan di setiap parameter.
Sistem Kendali Parameter Suhu dan Nutrisi Tanaman Bawang Putih pada Aeroponik menggunakan Metode Artificial Neural Network berbasis Arduino Uno Arasy, Rizki Cahya; Ichsan, Mochammad Hannats Hanafi; Fitriyah, Hurriyatul
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 7 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertanian adalah salah satu mata pencaharian penting karena pertanian memiliki peran untuk memenuhi kebutuhan. Pertanian memiliki berbagai cara tanam, salah satunya adalah Aeroponik yang merupakan metode bercocok tanam menggunakan udara sebagai pengganti media tanah. Umbi-umbian seperti bawang putih merupakan tanaman yang cocok untuk Aeroponik karena kebutuhan yang sederhana. Suhu dan nutrisi merupakan parameter yang berperan penting. Suhu perlu dijaga dari 25 sampai 32 derajat celcius, sedangkan nutrisi perlu dijaga dari 1000 sampai 1200 ppm. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem untuk melakukan pemantauan dan kontrol pada suhu dan nutrisi bawang putih Aeroponik. Sistem juga menggunakan metode Jaringan Syaraf Tiruan untuk melakukan prediksi berapa lama durasi pompa dan kipas. Sistem menggunakan Arduino UNO, TDS Meter dan DS18B20. Model JST diimplementasikan pada sistem dan dilakukan pelatihan dengan 24 dataset untuk suhu dan 24 dataset untuk TDS. Sistem diuji untuk akurasi TDS Meter (Sensor Nutrisi) dengan hasil sebesar 91% dan DS18B20 (Sesnor Suhu) dengan hasil sebesar 94%. Model JST pada sistem mendapatkan nilai MAPE sebesar 0,129 dari perbandingan dengan kondisi aktual.
Implementasi Metode Fuzzy Mamdani dalam Sistem Pendeteksi Kualitas Tanah pada Tanaman Kedelai Siregar, Paulina Febrina; Ichsan, Mochammad Hannats Hanafi; Akbar, Sabriansyah Rizqika
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 7 No 7 (2023): Juli 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedelai merupakan salah satu kebutuhan bahan pokok yang sering digunakan oleh masyarakat Indonesia. Masyarakat Indonesia pada umumnya mengolah tanaman berbasis biji-bijian ini menjadi tahu, tempe, tauco, kecap, susu kedelai dan bentuk olahan lain untuk dikonsumsi. Ironisnya produksi tanaman kedelai di Indonesia masih rendah dan tak sebanding dengan angka permintaan di pasaran. Dari data kementrian Pertanian (Kementan), rata-rata produksi kedelai nasional selama periode 2015 - 2019 adalah 687.151 ton per tahun dengan rata-rata kapasitas secara geografis adalah 1,5 ton per hektar, angka ini sangat jauh bila dibandingkan dengan negara lain yang bisa memproduksi 2 – 3 ton per hektar. Permasalahan ini disebabkan oleh ketidakefienan dalam mengelola budidaya kedelai di tengah kondisi lingkungan yang dinamis yang tidak mendukung kesuburan tanah tanaman kedelai. Untuk itu, dibuatlah sebuah sistem pendeteksi yang dapat menentukan kualitas tanah, sehingga dapat membantu para petani kedelai dalam melakukan penanaman dengan lebih optimal dan efektif. Pada penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Bhayangkara, A. (2020), di rancang sebuah sistem pendeteksi kualitas tanah tanaman kedelai dengan mengimplementasikan metode klasifikasi KNN. Pada penelitian tersebut, beliau memanfaatkan parameter kelembaban tanah dan pH tanah sebagai data input yang akan diproses oleh mikrokontroler untuk menghasilkan data berupa penentuan kualitas tanah yang baik, sedang, maupun buruk. Dengan menerapkan proses pengklasifikasian K-Nearest Neighbor (KNN), diperoleh tingkat akurasi paling tinggi yaitu 86,6%. Pada penelitian ini, penulis mengembangkan sistem yang sama yaitu sistem pendeteksi kualitas tanah pada tanaman kedelai dengam mengimplementasikan metode Fuzzy Mamdani guna untuk meningkatkan akurasi sehingga sistem dapat bekerja lebih optimal. Pendeteksian dilakukan dengan menggunakan sensor kelembaban tanah yang bersifat kapasitif (Capacitive Soil Moisture Sensor) dan sensor pH tanah (Soil pH Sensor). Kedua sensor ini ditancapkan ke dalam tanah untuk mengukur besar kelembaban dan juga pH tanah tersebut. Kedua data ini kemudian diproses oleh mikrokontroler Arduino Uno untuk melakukan proses klasifikasi dengan menggunakan logika Fuzzy Mamdani. Lalu nilai yang dibaca oleh kedua sensor serta hasil klasifikasi akan ditampilkan pada layar LCD 16x2. Pengujian sistem ini dilakukan sebanyak 30 kali percobaan dengan nilai kelembaban dan pH tanah yang beragam. Lewat pengujian ini didapatkan akurasi metode klasifikasi Fuzzy Mamdani sebesar 90% dengan perhitungan komputasi waktu (Time Computation) sebesar 2052,3 milisekon dan perhitungan penggunaan memory pada SRAM (Memory Usage) sebesar 590 bytes.
Perancangan dan Implementasi Sistem Pemantauan Kotak Benih terhadap Ruangan menggunakan Protokol ESP-NOW Anjasmoro, Reza; Ichsan, Mochammad Hannats Hanafi; Syauqy, Dahnial
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan mutu benih akibat faktor internal maupun eksternal, seringkali menyebabkan ketidaksesuaian dengan dokumen benih yang menyertainya. Pada proses sertifikasi benih, proses dilakukan mulai dari tingkat lapang, kemudian pengujian laboratorium, hingga memperoleh sertifikat benih dan mendapatkan label benih sesuai dengan kelas benihnya. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan membuat alat pemantauan kotak benih terhadap ruangan. Fitur yang digunakan dalam pemantuan kotak benih terhadap ruangan adalah ESP­NOW dan ThingSpeak. ESP­NOW digunakan sebagai protokol pengiriman data antar mikrokontroler yang diterapkan pada kotak benih dan ruangan. Pada sistem ini, ThingSpeak digunakan sebagai media pemantuan yang menampilkan informasi atau status keberaadan kotak benih terhadap ruangan. Dalam penelitian ini dibuat sebuah purwarupa yang terdapat lima buah alat, dua buah alat sebagai purwarupa kotak benih, kemudian tiga buah alat sebagai ruangan. Pengujian yang dilakukan yaitu berdasarkan waktu dan jarak antar client dan server dengan menggunakan protokol ESP­NOW sebagai pengiriman data antar mikrokontroler. Pada penggunaan protokol ESP­NOW untuk koneksi antara Client dan Server didapatkan dengan jarak 50 meter, jika melebihi jarak tersebut mikrokontroler tidak akan terkoneksi. Pada pengukuran waktu komputasi pada jarak dilakukan dengan jarak 5 meter, 10 meter, 20 meter, 30 meter, dan 40 meter. Pada jarak 5 meter didapatkan delay rata­rata sebesar 105.6 ms, pada jarak 10 meter didapatkan delay rata­rata sebesar 106.4 ms, pada jarak 20 meter didapatkan delay rata­rata sebesar 116 ms, pada jarak 30 meter didapatkan delay rata­rata sebesar 111.5 ms, sedangkan pada jarak 40 meter didapatakan delay rata­rata sebesar 109.8 ms. Menurut standar delay TIPHON pengujian waktu komputasi tergolong ”Sangat Baik” karena mendapatkan nilai rata­rata dibawah 150 ms. Penerapan pada protokol ESP­NOW digunakan sebagai sistem komunikasi data antara client dengan server yang didefinisikan sebagai kotak benih dan ruangan.
Centralized Smart Home Framework Monitoring for Power Savings Setyawan, Gembong Edhi; Setiabudi, Agung; Muttaqin, Adharul; Ichsan, Mochammad Hannats Hanafi
Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 1 No. 2: November 2016
Publisher : Faculty of Computer Science (FILKOM) Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.155 KB) | DOI: 10.25126/jitecs.2016128

Abstract

Abstract. Electrical energy has become a staple for humans. Almost all human activities always require electrical energy. To maintain the availability of electricity at any time, then it takes the process of global electricity savings. The electricity savings can be done in two ways, the first is the development of technology to make electric appliances that require low power for operation and the second is to improve human behavior in the use of electrical appliances (turning off electrical appliances when not in use). This research aims to create a centralized smart home that can help people to monitor the condition of electrical appliances in the house and turn off automatically when not being used. Besides this system could also be used in manual mode and be controlled remotely using a smartphone through the Internet. The system is made centrally so not only for the home but can be used for many homes. After application was implemented it can monitored which device is turned on or turned off.Keywords: Smart Home, Monitoring and Power Savings
Co-Authors Abdul Khafid Abdul Muiz Anggit Budiyantoyo Abirafdi Sukma Nazhifan Adharul Muttaqin Adhitya Bhawiyuga Adhitya Bhawiyuga, Adhitya Adi Pratama Adit Ilham Nugroho Aditya Hermawan Aditya Hertian Adji Kuncoro Bhangun Adryan Chiko Pratama Adven Edo Prasetya, Adven Edo Agif Sasmito Agung Setia Budi Agung Setia Budi, Agung Setia Agung Setiabudi, Agung Agung Wismawan Rochmatullah Ahmad Ghufron Agustian Ahmad Khalid Azzam Ahmad Wildan Ahmar Fauzan Sira Aji, Hamdan Malik Satriyo Alfaviega Septian Pravangasta Amrin Rosada Anang Malik La Imu Andhika Rizky Fariz Andre Rizki Haryuaditya Andrean Dwi Andaru Anethasia Putri Prasetyowati Anjasmoro, Reza Arasy, Rizki Cahya Ardi Rahmad Hermanto ari kusyanti Arief Wahyu Wicaksono Ariq Monetra Arista Budi Setyawan Arwani, Issa Aulia Rizqy Pratama Ayu Dewi Khumairoh Bagaskara Oki Duwi Saputra Bagus Cakra Jati Kesuma Bahari, Angga Sukma Barlian Henryranu Prasetio Batubara, Othman Mirizi Bilawal Haesri Bukhori Darmawan Chikam Muhammad Dadang Kurniawan Dahnial Syauqy Deddy Aditya Kurniawan Dedy Eka Prasetya Devi Ayu Ratnasari Dewi Pusparini Dhiza Wahyu Firmansyah Dias Alfan Nur Ilham Dwi Aris Suprayogi Dwiki Nuridhuha Ega Dewa Iswantoro Eko Setiawan Eko Setiawan Elsandio Bramudya Putra Fathoni Erdano Sedya Dwiprasajawara Fadolly Aryaviocholda Fahmi Farizal Fathia Ningtyasari Aroeboesman Fathul Abdillah Khosin Fauzan Fatra Prathama Fauzan Rivaldi Fauzi Ali Farhi Fauzi Rivani Firdy Yantama Fitriyah, Hurriyatul Frans Herbert Nainggolan Frans Muliawan Panjaya Galeh Fatma Eko Ardiansa Gembong Edhi Setyawan Ghazy Timor Prihanda Habib Zainal Sarif Hady Hermawan Hamdan Bagus Firmansyah Hamidi, Mochamad Afief Handoko Ramadhan Hanif Azhar Efendi, Muhammad Hendriawan Dwi Saputro Henry Trenggana Huriyatul Fitriyah Hurriyatul Fitriah Hurriyatul Fitriani Hurriyatul Fitriyah, Hurriyatul Husnul Anwari Ida Yusnilawati Igo Vicky Firmandia Imam Pratama Setiady Imam Santoso Indera Ulung Mahendra Indra Dwi Cahyo Iqbal Yuan Avisena Irfan Harlim Irma Asri Kartika Sandy Irvana Alfiyan Nur Isnandar, Muhammad Fawwaz Dynoeputra Issa Arwani Johannes Archika Waysaka Joniar Dimas Wicaksono Kurniawan, Wijaya Latief Nurrohman Alfansuri Loki Sudiarta Mongin Lyna Dwi Maryati M Adinura Julian Habibie M Yusuf Effendi M. Ammar Batistuta Haryawan Mahardeka Tri Ananta, Mahardeka Tri Maulita Intan Kripsita Miftahul Huda Moch. Alfian Zainullah Moch. Febryandana Nurfahri Mochamad Iswandaru Mohamad Ilham Firdaus Mohamad Muhlason Nur Aziz Mohammad Andy Purwanto Mohammad Faizal Ajizi Much Rizki Pradana Muchtar Ardhiansyah Muhamad Taufiq Firmansyah Muhammad Eko Lutfianto Muhammad Faza Ramadhana Muhammad Fikri Muhammad Ihksan Sahib Latif Muhammad Kevin Pratama Muhammad Mahar Jahary Muhammad Rifqi Maulana Muhammad Zidni Mukhamad Angga Setiawan Mulia, Benediktus Kevin Mutiara Pramesti Utami Nanda Epriliana Asmara Putri Nashir Umam Hasbi Nazhif Afkar Hanif Nursandi Frima Saputra Okke Rizki Kurniawan Othman Mirizi Batubara Pamungkas, Hedy Panji Mansyur Ansyah Ponco Wiguna Pramudya Mahardika Kusumawardhana Pramukantoro, Eko Sakti Primananda , Rakhmadhany Putra Berlian Ageng Mukti Putri Ayu Delina Sari Rahadian Sayogo Rahmat Naharu Yanuar Rahmat Yanuar Putra Rakhmadhany Primananda Rakhmadhany Primananda, Rakhmadhany Randy Maulana Rangga Noviansyah Nuur Aziiz Richie R. Tokan Rinaldi Albert Soritua Riyanto, Yuviero Benvicko Rizal Maulana Rizal Maulana Rizky Septian Damanik Rizqika Akbar, Sabriansyah Rudy Agus Santoso Sabriansyah Rizqika Akbar Sabriansyah Rizqika Akbar Sapta Oryza Putra Satya Pradhana Seprianto Ray Roganda Sianipar Shelsa Faiqotul Himmah Siregar, Paulina Febrina Siti Nafiah Sitinjak, Johannes Riski Sofyan Ainurrachman Sudarmadi Purnomo Sunu Dias Widhi Kurniadi Surya Nur Ardiansah Syahriel Diovanni Yolanda Syahrul Ramadhan Tadya Adi Prana Tan Varian Kashira Tantri Isworo T. R. P. Tibyani Tibyani Tunggal Manda Ary Triyono Utaminingrum, Fitri Vedric Amos Sinaga Vira Muda Tantriburhan Mubarak Wahyu Berlianto Wahyu Pria Purnama Widasari, Edita Rosana Widhi Yahya Wijaya Kurniawan Wijaya Kurniawan Yazid Ananda Yemima Dara Gloriawati Yogi Anugrah Yusriansyah Shohibul Hamzah Zaid, Muhhamad Makbul Zuroul Mufarokah