Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

RESIDU PESTISIDA PIRETROID PADA BAWANG MERAH DI DESA SRIGADING KECAMATAN SANDEN KABUPATEN BANTUL Iin Narwanti; Eko Sugiharto; Chairil Anwar
Pharmaciana Vol 2, No 2 (2012): Pharmaciana
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.237 KB) | DOI: 10.12928/pharmaciana.v2i2.662

Abstract

Pyrethroid pesticide residue in onion from Srigading Village, Sanden District,Bantul Regency has been investigated. The purpose of this study were to analyze,identificate and evaluate pyrethroid pesticide residues in onion. Onion sample wasextracted using homogenizer with acetone solvent. Clean-up was done usingchromatography column using florisil and determination of pesticide residue in thesamples was carried out by gas chromatography apparatus equipped with electroncapture detector (GC-ECD). The result showed that pesticide residues in onion samplein the range level: -cypermethrin (98.8-245.6 ppb) and -cyhalothrin (14.4-120.0ppb). The following pesticides have been detected in some of samples of onion analysed,but they have been detected above the Maximum Residue Limit (MRL).
RESIDU PESTISIDA ALDRIN DAN DIELDRIN PADA SAMPEL TANAH DAN AIR DI DESA SRIGADING KECAMATAN SANDEN KABUPATEN BANTUL Iin Narwanti; Eko Sugiharto; Chairil Anwar
Pharmaciana Vol 3, No 2 (2013): Pharmaciana
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.635 KB) | DOI: 10.12928/pharmaciana.v3i2.427

Abstract

Aldrin and dieldrin pesticide residue in soil and water samples from Srigading Village, Sanden District,Bantul Regency has been investigated. The purpose of this study were to analyze, identificate and evaluatepyrethroid pesticide residues in soil and water samples. Soil sample was extracted using shaker with acetonesolvent. Water samples was extracted using separator funnel with 15% (v/v) dichloromethane/n-hexanesolvent.Clean-up was couducted using chromatography column using florisil and determination of pesticideresidue in the samples was carried out by gas chromatography apparatus equipped with electron capture detector(GC-ECD). The result showed that pesticide residues in soil sample in the range level: aldrin (4,8-64,8 ppb) anddieldrin (not detected-6,0 ppb). In water sample pesticide residues in the range level: aldrin (not detected-1,0 ppb)dan dieldrin (-not detected1,2 ppb). The quality or water sample taken from onion field is laid under the standardof water that has been settled.
UJI AKTIVITAS PENGHAMBATAN POLIMERISASI HEME (1)-N-(2-NITROBENZIL)-1,10- FENANTROLINIUM IODIDA DAN (1)-N-(4-NITROBENZIL)-1,10- FENANTROLINIUM IODIDA SECARA IN VITRO Laela Hayu Nurani; Dwi Utami; Wahyu Widyaningsih; Iin Narwanti; Eti Nurwening; Jumina Jumina
Pharmaciana Vol 4, No 2 (2014): Pharmaciana
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.12 KB) | DOI: 10.12928/pharmaciana.v4i2.1575

Abstract

The inhibitory activity of heme polymerization of (1)-N-(2-nitrobenzyl)-1,10- phenantrolinium iodide and (1)-N-(4-nitrobenzyl)-1,10-phenantrolinium iodide have been done. This study aims to analyse the (1)-N-(2-nitrobenzyl)-1,10-phenantrolinium iodide and (1)-N-(4-nitrobenzyl)-1,10-phenantrolinium iodide as inhibitory of polimerization heme. Analysis of heme inhibtory polimerization activity used the experimental in vitro method. The activity showed by IC50 (the capable concentration of extract to inhibiting polymerization heme by 50% ). The IC50 value acquired by probit analysis. Assess IC50 of (1)-N-(2-nitrobenzyl)- 1,10-phenantrolinium iodide not to be identified, (1)-N-(4-nitrobenzyl)-1,10-phenantrolinium iodide and chloroquine by successively are 0,571±0,071; 25,498±1,876 mg/mL. The result showed the (1)-N-(4-nitrobenzyl)-1,10-phenantrolinium iodide had the highest value of the heme polymerization inhibitory activity than chloroquin, (1)-N-(2-nitrobenzyl)-1,10- phenantrolinium iodide hadn’t the heme polymerization inhibitory activity.
Pengembangan Produk Tablet Oral Disintegrasi Piroksikam Rohmiati Rohmiati; Iis Wahyuningsih; Any Guntarti; Iin Narwanti; Hilma Putri; Shinta Desy Anwar; Firda Rahmadani; Tedi Rustandi; Muhammad Rido Islamy
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol 15, No 1: Maret 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.351 KB) | DOI: 10.12928/mf.v15i1.12307

Abstract

Piroksikam digunakan sebagai analgetik dan antiinflamasi yang sering dialami oleh kalangan lansia yang mempunyai kesulitan menelan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan sediaan Orally Disintegrating Tablet (ODT). Avicel PH 102 merupakan bahan disintegran yang biasa digunakan sebagai penyusun ODT, karena mempunyai daya disintegran yang sangat baik. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan piroksikam menjadi bentuk sediaan ODT. Metode pembuatan ODT dilakukan dengan metode kempa langsung. Variasi konsentrasi Avicel PH 102 yang digunakan untuk formula 1 sebesar 15% dan formula 2 sebesar 20%. Tablet hasil formulasi diperiksa karakteristik fisik yang meliputi identifikasi tablet, kerapuhan, kekerasan, ketebalan, waktu hancur, bentuk dan ukuran tablet, laju disolusinya serta dilakukan penetapan kadar. Metode analisa kadar piroksikam baik pada penentuan disolusi maupun pada penentuan kadar, dilakukan verifikasi metode spektrofotometri UV-Vis terlebih dahulu meliputi spesifisitas, presisi, dan akurasi. Formula terbaik selanjutnya dilakukan uji hedonik. Hasil verifikasi untuk ketiga uji memenuhi persyaratan sehingga dikatakan metode uji valid. Hasil uji fisik tablet dikatakan memenuhi syarat kecuali untuk uji kerapuhan. Data laju disolusi dan penetapan kadar tablet piroksikam memenuhi syarat FI V yaitu laju disolusi tidak kurang dari 75%(Q + 5%) dan hasil penetapan kadar F1 dan F2 berturut-urut sebesar 95,22 ± 3,09% dan 95,14 ± 4,26%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa piroksikam dapat dibuat dalam bentuk sediaan ODT karena menghasilkan sediaan tablet dengan sifat fisik yang baik kecuali pada uji kerapuhan. Formula yang dipilih yaitu formula 2, karena waktu hancur dan disolusi tablet lebih baik dibandingkan dengan formula 1.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA BANGUNCIPTO, KECAMATAN SENTOLO, KABUPATEN KULON PROGO DALAM PROGRAM PENINGKATAN KUALITAS KESEHATAN KELUARGA Iin Narwanti Iin Narwanti
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v1i2.370

Abstract

Kesehatan merupakan hak dasar tiap manusia dan salah satu faktor yang menentukan kualitas sumberdaya manusia. Upaya untuk memelihara dan meningkatkan kualitas kesehatan perlu dilakukan agar terhindar dari bahaya yang merugikan. Permasalahan yang ada di masyarakat Banguncipto terkait dengan masalah kesehatan diantaranya: masih banyaknya lansia kurang sehat, masih terdapat balita kurang gizi, kurangnya pemahaman tentang narkoba, alkohol dan rokok, kurangnya kesadaran masyarakat akan berberapa penyakit mendasar manusia seperti TB, malaria, rematik, dan diabetes militus, serta kurangnya kesadaran dalam menjaga kesehatan dengan memperhatikan rumah yang sehat. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberdayakan masyarakat Banguncipto dalam program peningkatan kualitas kesehatan keluarga. Metode pelaksanaan kegiatan KKN meliputi: survey, penyuluhan/pendidikan masyarakat dan pelatihan/praktek. Dampak dari kegiatan ini adalah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang diukur dengan: 1)tercipta kesadaran masyarakat sasaran tentang pentingnya pola hidup sehat dan kebersihan, 2)peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap upaya preventif menekan angka kesakitan, 3)peningkatan pengetahuan masyarakat akan bahaya narkoba dan alkohol bagi kesehatan, 4)masyarakat terampil dalam mengatur pola makan dengan gizi berimbang dan kebersihan lingkungan.
PEMBINAAN KESADARAN PANGAN THOYIB YANG AMAN PENGAWET SINTETIS PADA PENGURUS CABANG ‘AISYIYAH WIROBRAJAN Amalya Nurul Khairi; Titisari Juwitaningtyas; Iin Narwanti
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v2i2.446

Abstract

Ibu-ibu anggota PCA Wirobrajan sebagian besar adalah pengusaha makanan dan minuman yang terampil dalam pengolahan panganan basah tradisional maupun street food. Kondisi ini merupakan akibat dari banyaknya jumlah sekolah dan adanya Pasar Klitihikan yang khusus menjual makanan jenis camilan di Kecamatan Wirobrajan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran Ibu-ibu anggota PCA Wirobrajan terhadap bahaya penggunaan pengawet sintetis sekaligus membekali dengan keterampilan membuat pengawet dari bahan alami dan deteksi sederhana kandungan formalin. Metode yang dilakukan adalah dengan pelatihan dan pemaparan materi. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam tiga kali sesi. Dari hasil pembinaan yang dilakukan diperoleh hasil antusiasme keikutsertaan Ibu-ibu PCA Wirobrajan dan semangat mereka untuk memperbaiki proses pengolahan pangan dengan meminimalisir penggunaan bahan tambahan pangan (BTP) sintetis yang berbahaya. 
SINTESIS SENYAWA ANTIMALARIA BARU TURUNAN FENANTROLIN N-(2-NITROBENZIL)-1,10-FENANTROLINIUM IODIDA DAN (1) N-(4-NITROBENZIL)-1,10-FENANTROLINIUM IODIDA Dwi Utami; Iin Narwanti; Jumina Jumina
Molekul Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.53 KB) | DOI: 10.20884/1.jm.2014.9.1.153

Abstract

Malaria is a global health problem, especially in the tropics. Efforts to decrease the incidence of malaria plagued the plasmodium resistance to existing antimalarial drugs. Benzyl Phenanthrolium Iodide derivates have been proved has antimalarial activity. The aim of this study is synthesis the nitro benzyl phenanthrolium.The research that has been done was the synthesis of (1)-N-(2-nitrobenzyl) phenantrolium iodide and(1)-N-(4-nitrobenzyl)-1,10-phenantrolium iodide. Synthesis of (1)-N-(2-nitrobenzyl)-1,10-phenantrolium iodide through a two-steps reaction SN-2 is the reaction of (1)N-(2- nitrobenzyl) chloride and potassium iodide followed by reaction phenantroline 1:10 monohydrate, whether the second product was 4-nitrobenzil bromida as starting material. The reaction were started by reflucting the nitro subtituted benzil halida with potassium iodide for 1 hour, yielded nitro subtituted benzyl iodide. Then followed by reflucting nitro substituted benzyl iodide with 1,10-phenanthroline for 11 hours. The final product isolated and purificated by suitable solvent. The melting point was conducted by melting poin apparatus. The structures of product was characterized by IR and UV-Vis spectroscopy.Results obtained in the form of thick liquid light yellow with a melting point of 54.2-63.5oC. While the compound (1)-N-(4-nitrobenzyl)-1,10-phenantrolium iodide is synthesized from 4-nitrobenzylbromide and potassium iodide followed by reaction phenantroline 1:10 monohydrate. Synthesis results in the form of pale yellow crystals with a melting point of 221–225oC . The resulting yield of 32.87%. The interpretation of UV-Vis and Infra red spectras indicated that nitro benzyl iodide have been condensed with 1,10 phenantroline as the end of the product. 
Culture Broth Activity of Antibiotic Producer Bacteria (P301 Isolate) Against Staphylococcus aureus ATCC 25923 and Time Optimization of Secondary Metabolite Production NANIK SULISTYANI; IIN NARWANTI
JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA Vol 13 No 2 (2015): JIFI
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1138.691 KB)

Abstract

Isolat P301 adalah bakteri penghasil antibiotik yang diisolasi dari rizosfer tanaman padi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari cairan kultur isolat P301 terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923 dan mengetahui profil optimasi waktu produksi metabolit sekunder dari isolat P301 sebagai penghasil antibiotik. Aktivitas antibakteri ditetapkan dengan metode sumuran dengan mengukur zona hambat di sekitar sumuran. Penentuan profil optimasi waktu produksi metabolit sekunder yaitu dengan membuat grafik hubungan antara diameter zona hambat dengan waktu inkubasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cairan kulturisolat P301 mampu menghambat pertumbuhan S. aureus. Berdasarkan uji aktivitas terhadap S. aureus, waktu produksi antibiotik yang optimal adalah setelah diinkubasi minimal selama 11 hari.
SUBCRONIC TOXICITY TEST COMBINATION OF Phyllanthus niruri AND Centella asiatica EXTRACT AT HEMATOLOGY IN RATS Siti Fatmawati Fatimah; Endang Darmawan; Iin Narwanti; Dzulhaifa Dzulhaifa; Ira Aprilia Wulandari; Ria Putri Salma
JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia JKKI, Vol 10, No 3, (2019)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKKI.Vol10.Iss3.art8

Abstract

Background: Meniran (Phyllathus niruri) and pegagan (Centella asiatica) are well-known medicinal plants in Indonesia. Uses of meniran and pegagan as herbal medicines need to be examined for their subchronic activity to assure their safety. Objective: This study aimed to evaluate subchronic effects of a combination of extracted meniran and pegagan on Wistar rats through haematological parameters (erythrocytes, haemoglobin, haematocrit, MCV, MCH, and MCHC).Methods: Animal models used were 56 male and female Wistar rats and were divided randomly into 4 groups. Group 1 received CMC-Na 1% (control group). Group 2 received extracts of meniran and pegagan (50:50 mg/kgBW). Group 3 received extracts of meniran and pegagan (250:250 mg/kgBW). Group 4 received extracts of meniran and pegagan (1250:1250 mg/kgBW). Subchronic test of meniran and pegagan was conducted by providing treatments for the Wistar rats for 28 days. Their haematological substances were analysed statistically by using one way ANOVA and Kruskal-Wallis method with confidence interval of 95% and post-hoc. Results: This study found that the haematological substances in male Wistar rats were normal and did not significantly change (p>0,05). It also showed that haemoglobin and haematocrit substances in female rats were normal and did not significantly change (p>0,05). Erythrocytes, MCV, MCH, and MCHC in female rats indicated significant change (p<0,05), but they were still in normal ranges.Conclusion: It could be concluded that administration of the combination of extracted meniran and pegagan was not toxic to haematology of the rats in all doses.
Inovasi Pemanfaatan Daun Kakao: Pelatihan Pembuatan Seduhan Herbal untuk Pemberdayaan Ekonomi Komunitas Petani Kakao Utami, Budi Barata Kusuma; Narwanti, Iin; Rokhmayanti, Rokhmayanti; Hanum, Farrah Fadhillah; Rusdianto, Rusdianto; Putra, Gea Permana Antara; Rahmadani, Nur Izati; Adestu, Zakiyya Salwa; Fatmala, Eva; Lestari, Rimadina Sukmasuci
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Juli 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i4.6861

Abstract

Indonesia memiliki potensi besar dalam pemanfaatan daun kakao (Theobroma cacao L.) sebagai bahan baku seduhan herbal bernilai ekonomi. Namun hingga kini, pemanfaatannya masih terbatas dan belum terintegrasi dalam kegiatan produksi masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan sebagai respons atas kurangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat terhadap pengolahan limbah daun kakao, khususnya di Kalurahan Bunder, Gunungkidul, yang merupakan salah satu sentra pertanian kakao. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan keterampilan teknis dan kesadaran kewirausahaan masyarakat melalui pelatihan pengolahan daun kakao menjadi seduhan fungsional. Pelatihan dilakukan secara luring dengan melibatkan 25 peserta yang terdiri dari unsur petani, UMKM, dan ibu rumah tangga. Materi mencakup pengenalan senyawa bioaktif, teknik pengolahan, dan praktik pembuatan produk. Evaluasi dilakukan melalui pre-post test dan uji organoleptik. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 10% dan teridentifikasinya formula yang disukai panelis berdasarkan karakteristik sensori. Pelatihan berbasis praktik langsung dan partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas teknis dan kesadaran kewirausahaan masyarakat. Kegiatan ini memberikan dasar yang kuat untuk pengembangan usaha lokal berbasis limbah pertanian secara berkelanjutan.
Co-Authors Adestu, Zakiyya Salwa Ahmed, Qamar Uddin Alfin Hadi Amalya Nurul Khairi Anwar, Chairil Anwar, Chairil Anwar, Shinta Desy Anwar, Shinta Desy Any Guntarti Any Guntarti Apriyani, Silvi Bidyadhar Sethy Budi Barata Kusuma Utami Chairil Anwar Chairil Anwar Chairil Anwar Anwar Dzulhaifa Dzulhaifa Dzulhaifa Dzulhaifa Eko Sugiharto Eko Sugiharto Endang Darmawan Endang Darmawan Eti Nurwening Sholikhah Fahmi Humaidi Abdillah Farrah Fadhillah Hanum Fatmala, Eva Firda Rahmadani Firda Rahmadani, Firda Hanna Nur Aisyah Afifah Hanum, Farrah Fadhillah Hilma Putri Iis Wahyuningsih Ira Aprilia Wulandari Ira Aprilia Wulandari Isa Amilia Hamida Islamy, Muhammad Rido Islamy, Muhammad Rido Jumina Jumina Jumina Jumina Jumina Jumina Juwitaningtyas, Titisari Juwitaningtyas, Titisari Khairi, Amalya Nurul Laela Hayu Nurani Lestari, Rimadina Sukmasuci Mochammad Imron Awalludin Muhammad Rido Islamy Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi Mutiara Wilson Putri Nanik Sulistyani Narendra Bagus Kusumajati Nurkhasanah Mahfudh Putra, Gea Permana Antara Putri, Hilma Putri, Hilma Rahmadani, Nur Izati Ria Putri Salma Ria Putri Salma Rohmiati Rohmiati Rohmiati, Rohmiati Rohmiati, Rohmiati Rokhmayanti Rokhmayanti Rokhmayanti, Rokhmayanti Rusdianto Rusdianto, Rusdianto Rusdiyanto Rusdiyanto Rustandi, Tedi Sembiring, Rinawati Shinta Desy Anwar Siti Fatmawati Fatimah, Siti Fatmawati Sugiharto, Eko Sugiharto, Eko Sunarti Titisari Juwitaningtyas Utami, Budi Barata Kusuma Wahyu Widyaningsih Warsi Warsi Warsi Warsi Yoga Yuniadi