Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

INTERVENSI PENDIDIKAN SEBAYA DALAM MENINGKATKAN SIKAP DAN TINDAKAN KESELAMATAN BERKENDARA REMAJA DI KABUPATEN PANGKEP Muhammad Asdar; Ida Leida M.Thaha; Sudirman Nasir
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 11 No. 1: MARET 2015
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.61 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v11i1.519

Abstract

Kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu penyebab kematian dan kesakitan terbanyak di dunia terutama di negara berkembang termasuk di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan sebaya terhadap sikap dan tindakan keselamatan berkendara remaja di Kabupaten Pangkep tahun 2015. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Minasatene dan Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan non randomized pre-test post-test control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh remaja pengendara sepeda motor dengan jumlah sampel sebanyak 72 responden. Penarikan sampel dilakukan secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji t berpasangan (paired t-test) dan uji wilcoxon, uji t tidak berpasangan (independent samples t-test) dan uji mann-whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata skor sikap dan tindakan sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p masing-masing adalah p=0,000 (p<0,05). Kesimpulannya bahwa pendidikan kesehatan melalui safety rider model efektif dalam mengubah sikap dan tindakan keselamatan berkendara remaja di Kabupaten Pangkep tahun 2015.
PENGARUH KOMUNIKASI ASERTIF SEBAGAI DUKUNGAN SOSIAL IBU TERHADAP INTENSI MEROKOK AYAH DIDALAM RUMAH Indra Fajarwati Ibnu; Sudirman Nasir; Umniyah Saleh
Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim Vol. 1 No. 1: Januari 2018
Publisher : Public Health Faculty, Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30597/jkmm.v1i1.8691

Abstract

Rokok pada keluarga nelayan sudah menjadi kebutuhan pokok. Istri yang tidak nyaman dengan perilaku merokok suami sering kali cuek dan sesekali menegur meskipun ternyata tidak menimbulkan perilaku merokok berkurang didalam rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi asertif terhadap intensi merokok ayah didalam rumah. Jenis penelitian yang digunakan adalah observational dengan menggunakan desain cross sectional study. Pengumpulan data primer dilakukan dengan pembagian kuesioner secara langsung kepada nelayan sebanyak 27 responden. Data dianalisis dengan metode non parametric test dengan pertimbangan jumlah sampel n= < 30. Perhitungan analisis menggunakan Wilcoson signed ranks test.Hasil penelitian menunjukkan belum ada pengaruh komunikasi asertif yang diberikan kepada istri nelayan terhadap intensi ayah didalam rumah, dengan nilai statistic Wilcoxon signed ranks test tersebut diperoleh data (Mdn = 24,50) pada pre-test dan (Mdn = 23,50) pada post-test, pada post-test, ɀ = -0,426, p <0,5 ; r = -0,152). Kesimpulan penelitian menunjukkan tidak adanya pengaruh komunikasi asertif terhadap intense perilaku merokok ayah didalam rumah
Challenges that Hinder Parturients to Deliver in Health Facilities: A Qualitative Analysis in Two Districts of Indonesia Nasir, Sudirman; Ahmed, Rukhsana; Kurniasari, Miladi; Limato, Ralalicia; Tulloch, Olivia; Syafruddin, Din; Koning, Korrie De
Makara Journal of Health Research Vol. 20, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: There are many challenges women face to be able to give birth in health facilities in many parts of Indonesia. This study explores the roles and observations of close-to-community maternal health providers and other community members on potential barriers faced by women to deliver in health facilities in two districts within The Archipelago. Methods: Employing an explorative qualitative approach, 110 semi-structured interviews and 7 focus group discussions were conducted in 8 villages in Southwest Sumba, in the East Nusa Tenggara province, and in 8 villages in Cianjur, in the West Java province. The participants included village midwives, Posyandu volunteer (village health volunteers), traditional birth attendants (TBAs), mothers, men, village heads and district health officials. Results: The main findings were mostly similar in the two study areas. However, there were some key differences. Preference for TBA care, traditional beliefs, a lack of responsiveness of health providers to local traditions, distance, cost of travel and indirect costs of accompanying family members were all barriers to patients attending health facilities for the birth of their child. TBAs were the preferred health providers in most cases due to their close proximity at the time of childbirth and their adherence to traditional practices during pregnancy and delivery. Conclusions: Improving collaborations between midwives and TBAs, collaboration, and responsiveness to traditional practices within health facilities and effective health promotion campaigns about the benefits of giving birth in health facilities may increase the use of health facilities in both study areas.
Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Sadari Sebagai Deteksi Dini Kanker Payudara pada Mahasiswi FKM Unhas Sarina Sarina; Ridwan M. Thaha; Sudirman Nasir
Hasanuddin Journal of Public Health Vol. 1 No. 1: FEBRUARY 2020
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.207 KB) | DOI: 10.30597/hjph.v1i1.9513

Abstract

Kanker payudara merupakan jenis tumor ganas yang hingga kini masih menjadi pembunuh nomor satu dan prosesnya memakan waktu yang lama, sehingga apabila diketahui lebih dini maka dapat menekan angka kejadian kanker payudara. Salah satu pencegahan kanker payudara adalah dengan melakukan deteksi dini kanker payudara (SADARI) setiap bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku SADARI sebagai deteksi dini kanker payudara pada mahasiswi fakultas kesehatan masyarakat Universitas Hasanuddin. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan menggunakan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah angkatan 2016 & 2017 yang berjumlah 452 mahasiswi. Besar sampel pada penelitian ini ditentukan dengan menggunakan rumus Stanley Lameshow berjumlah 75 mahasiswi. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara dengan menggunakan kuesioner kepada responden, kemudian diolah dengan menggunakan analisis uji chi-square.  Tingkat pengetahuan responden diperoleh nilai p=0,000, tingkat sikap dengan nilai p=0,000, tingkat dukungan keluarga p=0,001 dan tingkat keterpaparan informasi dengan nilai p=0,043 merupakan faktor yang berhubungan dengan perilaku SADARI pada mahasiswi. Diharapkan bagi mahasiswi untuk memperbanyak sumber informasi SADARI dan adanya suatu kegiatan yang menambah wawasan serta ketertarikan mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin untuk lebih mengetahui pencegahan penyakit kanker payudara melalui deteksi dini dengan SADARI.
KEPEMIMPINAN YANG MEMOTIVASI DI ERA PERUBAHAN PARADIGMA PELAYANAN KESEHATAN: Motivating Leadership in An Era of Changing Paradigms of Health Care Yenny Sima; Ariyanti Saleh; Sudirman Nasir
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 9 No. 1 (2023): JIKep | Februari 2023
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v9i1.1419

Abstract

Pendahuluan: Pasien sebagai sentra utama dalam perubahan paradigma pelayanan kesehatan membutuhkan kepemimpinan yang memiliki visi dan menginspirasi sehingga dapat meningkatkan motivasi kerja perawat ke tingkat yang lebih tinggi, Beberapa hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti lainnya di bidang keperawatan menunjukkan bahwa tinggi rendahnya motivasi kerja perawat dipengaruhi oleh faktor interpersonal dan faktor dukungan organisasi dalam hal pemberdayaan dan kesiapan sarana yang dibutuhkan. Tujuan: Memperoleh gambaran peran kepemimpinan yang dapat meningkatkan motivasi kerja perawat. Dilakukan di dua rumah sakit yang berbeda dalam hal karakteristiknya, yaitu pada RS. Bhayangkara Tingkat II Mappaodang dan RSUD Kota Makassar. Metode: Menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 141 orang perawat pelaksana yang dipilih secara proportional stratified sampling serta memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Gaya kepemimpinan di RS Bhayangkara Tingkat II Mappaodang memiliki hubungan yang signifikan dengan nilai p <0,05 terhadap motivasi kerja perawat pelaksana sedangkan di RSUD Kota Makassar tidak berhubungan secara signifikan dengan motivasi kerja perawat di ruang rawat inap dengan nilai p 0,060. Kesimpulan: Peran kepemimpinan perawat dapat lebih direalisasikan melalui transformasi visi organisasi sehingga visi tersebut menjadi visi bersama, memberikan dukungan dan pendampingan dalam setiap penyelesaian masalah melalui peningkatan kompetensi perawat sehingga dapat meningkatkan kepercayaan perawat terhadap seorang pemimpin dan organisasi.
Meningkatkan Niat Pencegahan Anemia Remaja Putri SMP Melalui Gerakan Aksi Bergizi Nailah Hafizhah; Yusuf, Tahnia Wafiq Anugrah; Kaimuddin, Nur Aliah; Muhammad Rachmat; Nasrah; Dwi Santy Damayati; Rahman, Muhammad Arsyad; Nasir, Sudirman; Shanti Riskiyani
Kongga : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Edisi Juni
Publisher : Laboratorium Ilmu Politik dan Pemerintahan FISIP UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/kongga.v2i1.25

Abstract

Anemia sering dijumpai pada remaja dan ibu hamil dengan kasus tertinggi pada remaja putri. Pada remaja putri, anemia akan berdampak pada daya tahan tubuhnya, sehingga lebih mudah terkena penyakit, mengurangi kebugaran, dan menurunkan tingkat produktivitas & prestasi belajar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan niat pencegahan anemia remaja putri sekolah menengah pertama (SMP) dan cakupan konsumsi tablet Fe. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk kampanye Aksi Bergizi di SMP Negeri 1 Majene dengan menyasar remaja putri. Kegiatan diawali dengan senam sehat kemudian sarapan bersama, pengukuhan Duta Ceria (Cegah Remaja Anemia), edukasi anemia oleh Duta Ceria, dan pemberian TTD (Tablet Tambah Darah) yang dikonsumsi secara serentak oleh remaja putri. Hasil pre-test dan post-test pada 20 remaja putri menunjukkan peningkatan niat pencegahan anemia kategori sangat kuat dari 40% menjadi 85%. Kampanye Aksi Bergizi meningkatkan niat pencegahan anemia remaja putri sehingga perlu dilakukan secara berkala dan berkelanjutan.
Resistance status of Aedes mosquitoes as dengue vectors and the potential of plant larvicides from Indonesia for biological control: A narrative review Kasman, Kasman; Ishak, Hasanuddin; Alam, Gemini; Amiruddin, Ridwan; Hastutiek, Poedji; Arsin, Andi A.; Nasir, Sudirman; Ridha, Muhammad R.; Wahid, Isra
Narra J Vol. 5 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Narra Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52225/narra.v5i1.1819

Abstract

Dengue fever remains a major public health threat in Indonesia, exacerbated by rising insecticide resistance in Aedes aegypti. Strategies relying on chemical insecticides, while initially effective, have led to widespread resistance in mosquito populations. This resistance is particularly pronounced in areas such as Java, where the extensive use of insecticides, including organophosphates and pyrethroids, has been documented. To address this challenge, one promising alternative is the utilization of biolarvicides derived from local Indonesian plant materials. Biolarvicides are environmentally friendly, safe, and have the potential to mitigate the adverse impacts associated with chemical insecticides. Numerous studies have explored the larvicidal properties of indigenous plants native to Indonesia, demonstrating their efficacy against A. aegypti. The aim of this study was to examine insecticide resistance in Aedes mosquitoes across Indonesia, highlighting geographical variations and underexplored regions, and exploring plant-based biolarvicides as sustainable alternatives.  Biolarvicides derived from native Indonesian plants could be eco-friendly alternative for dengue vector management. Their integration into existing control strategies could significantly enhance efforts to control dengue while reducing the environmental and health risks posed by chemical insecticides.