Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATERI STATISTIKA TERHADAP GAYA BELAJAR SISWA Florensia Dasilva Nince; Reni Astuti; Marhadi Saputro
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran (JIPP) Vol. 2 No. 2 (2023): Juli: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran (JIPP)
Publisher : LPD IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jipp.v2i2.6250

Abstract

This study aims to develop teaching modules based on differentiated learning on statistical material on the learning styles of Grade VIII students at SMP Negeri 1 Belimbing that are valid, practical, and effective. This research is a development research that refers to the model according to Brog and Gall which is modified into 7 steps, namely (1) potentials and problems (2) data collection (3) product design (4) design validation (5) design revision (6) trial product (7) product revision. The instruments used were validation sheets, questionnaires and posttests. Questionnaires are used for expert validation, teacher and student responses, and posttest questions. This study produced teaching modules based on differentiated learning towards student learning styles with a validity level of 81.5% with very valid criteria, teacher and student response questionnaire results with an average of 93.05% with very practical criteria and student posttest results of 75% with effective criteria.
Aplikasi Molemath Terhadap Higher Order Thinking Skill (Hots) Pada Materi Bentuk Aljabar Kelas VII SMP Negeri 7 Batu Ampar Muhammad Assobirin; Marhadi Saputro; Hartono Hartono
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran (JIPP) Vol. 2 No. 3 (2023): November: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran (JIPP)
Publisher : LPD IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jipp.v2i3.6318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran aplikasi Molemath terhadap Higher Order Thinking Skill (HOTS) pada materi bentuk aljabar kelas VII SMP Negeri 7 Batu Ampar yang mencapai tingkat kevalidan, kepraktisan, keefektifan. Penelitian ini menggunakan model rancangan pengembangan ADDIE, yang terdiri atas lima tahapan pokok, yaitu analisys (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (penerapan), dan evaluation (evaluasi). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 7 Batu Ampar sebanyak 22 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket, dan soal pre-test posttest. Hasil penelitian diperoleh bahwa kevalidan media pembelajaran aplikasi Molemath terhadap HOTS dalam materi bentuk aljabar dikategorikan sangat valid, kepraktisan media pembelajaran aplikasi Molemath terhadap HOTS dalam materi bentuk aljabar dikategorikan sangat praktis, dan media pembelajaran aplikasi Molemath terhadap HOTS dalam materi bentuk aljabar dikategorikan efektif.
APLIKASI MOLEMATH TERHADAP HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) PADA MATERI BENTUK ALJABAR KELAS VII SMP NEGERI 7 BATU AMPAR Muhammad Assobirin; Marhadi Saputro; Hartono Hartono
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran (JIPP) Vol. 2 No. 2 (2023): Juli: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran (JIPP)
Publisher : LPD IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jipp.v2i2.6321

Abstract

This research aims to produce a learning media application Molemath against Higher Order Thinking Skill (HOTS) on algebra form material grade VII SM State 7 Batu Ampar that reaches a level of validity, practicality, effectiveness. The research uses the ADDIE development design model, which consists of five basic stages, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. (evaluasi). The subjects in this study are students of the 7th grade of the State High School 7 Stone Ampar as many as 22 students. The instruments used in this study are validation sheets, lifts, and pre-test questions posttest. The results of the research have been obtained that the validity of the learning media of the Molemath application against HOTS in algebraic form material categorized is very valid, the practicality of the molemath learning media against HOTs in algebric forms categorized material is very practical, and the learning medium of the молematic application against the HOTS of algebraical form materials categorized effectively
Analisis Keterlibatan dan Respon Siswa dalam Menyelesaikan Soal Tidak Rutin Pada Materi Lingkaran Kelas VIII SMP Yulita Kadinda Della; Marhadi Saputro; Wandra Irvandi
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran (JIPP) Vol. 2 No. 3 (2023): November: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran (JIPP)
Publisher : LPD IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jipp.v2i3.6549

Abstract

This research aims to determine students' involvement and responses in solving non-routine questions on circle material. The method used in this research is a qualitative descriptive method in the form of case study research. This research was carried out in class VIII of Santa Ursula Gunung Tamang Middle School involving 5 students as research subjects who were taken using Purposive Sampling techniques with the selected categories including one student with involvement and response in the good category, one student with involvement in the sufficient category, one student with involvement in the less category, one student with a response in the sufficient category and one student with a response in the less category. The data analysis techniques include data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this research show that student involvement and response in the good category get a satisfactory score, namely a score above the KKM and can fulfill 4 indicators of problem solving in non-routine questions, student involvement and response in the adequate category get a value that is inversely proportional to where student involvement in the category enough to get a score above the KKM and can almost fulfill 4 indicators of problem solving in non-routine questions, while student responses in the sufficient category get a score below the KKM and can only fulfill several indicators of problem solving in non-routine questions, and student involvement and responses in the category get less grades which are both below the KKM and can only fulfill 2 problem solving indicators in non-routine question.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Talk-Write Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Pada Materi Bilangan Bulat Magdalena Noviana Dubau Franciska Lemba; Marhadi Saputro; Iwit Prihatin
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran (JIPP) Vol. 2 No. 3 (2023): November: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran (JIPP)
Publisher : LPD IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jipp.v2i3.6760

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada materi bilangan bulat, untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe think-talk-write (TTW) pada materi bilangan bulat, untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe think-talk-write (TTW) lebih baik dari siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada materi bilangan bulat. Populasi di dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Yakhalusti Pontianak dengan pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh dan tetap diperoleh kelas VII A dan VII B. Dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Experimental Design) serta pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think-Talk-Write (TTW) tidak lebih baik dari pada kemampuan komunikasi matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Akan tetapi, dapat dilihat dari rata-rata hasil post-test menunjukkan kelas eksperimen memiliki rata-rata lebih tinggi daripada kelas kontrol. Hal tersebut dapat disebabkan karna siswa terbiasa dengan pembelajaran konvensional yang dimana siswa hanya menerima pelajaran dari guru sehingga proses keterlibatan siswa dalam menentukan materi akan dipelajari dan akan menghubungkan dengan situasi kehidupan nyata, dengan materi lain, dan dengan pelajaran yang belom optimal. Kata kunci: Model pembelajaran kooperatif tipe think-talk-write (TTW), kemampuan komunikasi matematis
Pengembangan Video Komik Sebagai Media Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Materi Ukuran Pemusatan Data Kristina Seselia; Nurmaningsih; Marhadi Saputro
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran (JIPP) Vol. 3 No. 2 (2024): Juli: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran (JIPP)
Publisher : LPD IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jipp.v3i2.7589

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangan video komik sebagai media dalam pembelajaran berdiferensiasi pada materi ukuran pemusatan data dengan mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan dan keefektifan dalam pembelajaran. Metode penelitian ini adalah Metode penelitian dan pengembangan atau dalam bahasa inggrisnya Research and Development (R&D). Model pengembangan ini ADDIE terdiri dari 5 tahapan, yaitu Analysis (Analisis), Design (desain), Development (pengembangan), Implementation (implementasi) dan Evaluaction (evaluasi). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Santun Untan yang terdiri dari 18 orang siswa. Teknik pengummpulan data yang digunakan yaitu teknik komunikasi tidak langsung dan teknik pengukuran. Alat pengumpulan data yaitu lembar validasi ahli, angket dan tes berbentuk soal uraian. Teknik analisis data yaitu kevalidan, kepraktisan dan keefektifan dan Hasil pengembangan video komik sebagai media dalam pembelajaran berdiferensiasi pada materi ukuran pemusatan yaitu: (1) Untuk kevalidan diperoleh rata-rata 85, 85% dengan kriteria sangat valid. (2) Untuk kepraktisan diperoleh rata-rata 95, 55% dengan kriteria sangat praktis. (3) Untuk keefektifan diperoleh rata-rata 94, 44% dengan kriteria sangat efektif. Video komik menjadi media memenuhi kebutuhan gaya belajar siswa baik visual, auditori dan kinestetik dalam pembelajaran berdiferensiasi.
Pengembangan Video Komik Sebagai Media Dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Materi Kuartil Data Magdalena Susanti; Nurmaningsih; Marhadi Saputro
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran (JIPP) Vol. 3 No. 2 (2024): Juli: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran (JIPP)
Publisher : LPD IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jipp.v3i2.7591

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media berupa video komik sebagai media dalam pembelajaran berdiferensiasi pada materi kuartil data yang dapat mencapai tingkat kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan. Dalam penelitian metode yang digunakan oleh peneliti adalah Research and Development (R&D) dan Rancangan penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XB SMA Koperasi Pontianak dengan jumlah siswa sebanyak 19 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi ahli, angket respon, dan posttes. Berdasarkan hasil penelitian yang pertama adalah validasi ahli media dan materi yaitu dengan nilai rata-rata keseluruhannya memperoleh persentase 82,72% dengan kriteria sangat valid. Dan validasi angket respon guru dan siswa dengan nilai rata-rata keseluruhannya keseluruhannya memperoleh persentase sebesar 81,34% dengan kriteria sangat valid. Kedua adalah nilai kepraktisan dilihat dari angket respon guru dan siswa dengan nilai rata-rata keseluruhannya memperoleh persentase sebesar 93,14% dengan kriteria sangat praktis. Sedangkan untuk keefektifan media video komik yang dikembangkan diperoleh dari hasil posttest siswa. Untuk hasil ketuntasan kelas (%) ≥ 75 yang diperoleh sebesar 78,95% dengan kriteria efektif.
Analisis Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP Pada Materi Pola Bilangan di Kapuas Hulu liza liza; Marhadi Saputro
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran (JIPP) Vol. 3 No. 2 (2024): Juli: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran (JIPP)
Publisher : LPD IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jipp.v3i2.7660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar matematika siswa dan bentuk kesalahan dalam menyelesaikan soal materi pola bilangan. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian yaitu kelas VIII di SMPN 02 BUNUT HULU tahun pelajaran 2024/2025 sebanyak 32 siswa. Hasil belajar siswa dalam materi pola bilangan tergolong kategori baik dengan perolehan persentase rata-rata sebesar 72%. Namun masih terdapat kesalahan dalam menyelesaikan soal yaitu kesalahan dalam menuliskan operasi, kesalahan dalam melakukan perhitungan, ketidaktelitian dalam membaca soal, kesalahan dalam penggunaan rumus, dan tidak menuliskan langkah-langkah penyelesaian. Kata Kunci: Hasil belajar matematika, Kesalahan siswa, materi pola bilangan. This study aims to determine the mathematics learning outcomes of class VIII students on material pattern numbers. The research method used is descriptive qualitative. Subjects in the study were class VIII at SMPN 02 BUNUT HULU 2024/2025 school year as many as 32 students. Student learning outcomes in material pattern numbers are classified as good categories with an average percentage gain of 72%. However, there are still mistakes made by students in solving problems, namely errors in writing operations, errors in calculating, inaccuracy in reading questions, errors in the use of formulas, and not writing down steps. Keywords: Mathematics learning outcomes, student errors, material pattern numbers.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIVITAS JASMANI BAGI ANAK SD SLB TUNANETRA DI KOTA SINGKAWANG Zainal Arifin; Marhadi Saputro; Rubiyatno Rubiyatno; Whalsen Duli Agus Lauh
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan Olah Raga (December)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpo.v8i2.1309

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran aktivitas jasmani bagi siswa SD SLB Tunanetra di kota Singkawang. Berdasarkan wawancara dan observasi disimpulkan bahwa pengembangan pembelajaran aktivitas jasmani bagi siswa SD SLB Tunanetra di kota Singkawang dinilai masih kurang variatif dan masih monoton. Kurangnya model permainan dalam pengembangan pembelajaran aktivitas jasmani tersebut membuat peneliti tertarik mengembangkan pembelajaran kinestetik untuk meningkatkan keaktifan siswa khususnya pada aspek jasmani bagi siswa SD SLB Tunanetra. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian pengembangan (R & D) Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: (1) Pedoman wawancara, (2) Skala nilai, (3) Pedoman observasi permainan. Hasil penelitian ini berupa buku panduan aktivitas pembelajaran jasmani untuk siswa SD SLB Tunanetra yang berisikan empat jenis permainan, yaitu: (1) permainan tali penolong, (2) permainan mencari nada, (3) permainan halau bola, (4) permainan bowling ceriadan (5) permainan voli bawah net. Permainan-permainan tersebut sudah melalui proses validasi oleh guru dan pakar dibidangnya.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIVITAS JASMANI BAGI ANAK SD SLB TUNAGRAHITA KOTA PONTIANAK Zainal Arifin; Rubiyatno Rubiyatno; Marhadi Saputro
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol. 9 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Olah Raga (December)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpo.v9i2.2074

Abstract

Penelitian ini bertujuan engembangkan model permainan bagi siswa tunagrahita di kota Pontianak. Berdasarkan wawancara dan observasi disimpulkan bahwa selama ini belum optimalnya pembelajaran penjas khususnya bagi siswa tunagrahita serta kurangnya inovasi pembelajaran yang  menarik. Kurangnya model permainan dalam pengembangan pembelajaran aktivitas jasmani tersebut membuat peneliti tertarik mengembangkan pembelajaran untuk meningkatkan motivasi gerak siswa khususnya pada aspek jasmani bagi siswa tunagrahita. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian pengembangan. Instrumen pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara dan skala nilai. Hasil penelitian berupa buku permainan aktivitas pembelajaran jasmani untuk siswatunagrahita yang berisikan lima jenis permainan, yaitu: (1) permainan petunjuk suara, (2) lari zig-zag, (3) bendera ceria, (4) jembatan seru (5) lempar hulahoop