Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Edukasi Terapi Bermain sebagai Upaya Stimulasi Pertumbuhan dan Perkembangan Bayi pada Ibu dengan Bayi yang Dirawat di Rumah Sakit Susanti, Olif Rina; Mustain, Mukhamad; Sugiarto, Heri; Lusiana, Arum
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v3i2.546

Abstract

Gangguan pertumbuhan dan perkembangan merupakan masalah yang serius bagi bayi yang dirawat di rumah sakit. Stimulasi pertumbuhan dan perkembangan diharapkan tetap terjaga meski sedang dalam fase perawatan di rumah sakit salah satunya melalui terapi bermain. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu atau pengasuh tentang konsep terapi bermain dalam menstimulus tumbuh kembang bayi selama dirawat di rumah sakit. Metode yang digunakan meliputi koordinasi dengan mitra, penilaian pengetahuan terkait terapi bermain melalui pretest, edukasi dan simulasi terapi bermain dan terakhir posttest. Hasil kegiatan  menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu atau pengasuh dalam konsep terapi bermain sebesar 25 point dan keaktifan selama edukasi. Kesimpulan kegiatan ini adalah edukasi terapi bermain efektif meningkatkan pengetahuan ibu atau pengasuh dalam stimulasi tumbuh kembang dan terapi bermain pada bayi di rumah sakit. Perlu perluasan kegiatan kepada ibu dengan  bayi yang dirawat di rumah sakit.
Analisis Hubungan Kebisingan dengan Kelelahan Kerja pada Nelayan di Tambak Lorok Semarang Annisa Aulia; Pertiwi, Kartika; Sugiarto, Heri; Sri Lestari
Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2026): Vol. 8 No. 1 (2026): Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, January 2026
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kebisingan yang dihasilkan dalam kegiatan penangkapan ikan berasal dari mesin diesel. Tanpa disadari, mesin yang digunakan merupakan penyumbang kebisingan. Kebisingan menyebabkan masalah kesehatan seperti gangguan pendengaran, peningkatan tekanan darah, dan kelelahan kerja. Kelelahan kerja dapat meningkatkan risiko menurunnya produktivitas dan kecelakaan kerja. Di mana 414 pekerja mengalami kecelakaan kerja karena kelelahan kerja tinggi (Kemenakertrans,2021). Penelitian bertujuan untuk mengetahui analisis hubungan kebisingan dengan kelelahan kerja pada nelayan di Tambak Lorok, Semarang. Desain penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah nelayan di Tambak Lorok yang diambil menggunakan teknik quota sampling dan diperoleh 88 nelayan. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner Subjective Self Rating Test dari Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) untuk mengukur kelelahan kerja dan Sound Level Meter untuk mengukur kebisingan. Analisis data yang digunakan yaitu analisis bivariat dengan uji korelasi  Pearson untuk mengetahui hubungan variabel bebas dan terikat. Hasil penelitian didapatkan distribusi kebisingan dengan kelelahan kerja. Didapati terdapat 11 orang atau 20.4% responden memiliki kebisingan tinggi dengan kelelahan kerja rendah, 37 orang atau 66.5% responden memiliki kebisingan tinggi dengan kelelahan kerja sedang, 6 orang atau 11.1% responden memiliki kebisingan tinggi dengan kelelahan kerja tinggi. Hasil penelitian nilai p-value yaitu 0,002 yang menunjukkan nilai p-value < 0,05 sehingga terdapat hubungan antara kebisingan dengan kelelahan kerja. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara kebisingan dan kelelahan kerja pada nelayan di Tambak Lorok, Semarang. Sebagian besar responden memiliki kebisingan tinggi dengan kelelahan kerja sedang.   Kata kunci: Kebisingan, Kelelahan Kerja, Nelayan. ABSTRACT The noise produced in fishing activities comes from diesel engines without realizing that the engine used is a contributor to noise. Noise causes health problems such as hearing loss, increased blood pressure, and work fatigue. Work fatigue can increase the risk of decreased productivity and work accidents. Where 414 workers experienced work accidents due to high work fatigue (Ministry of Manpower and Transmigration, 2021). The study aims to determine the analysis of the relationship between noise and work fatigue in fishermen in Tambak Lorok Semarang. The research design is quantitative with a cross sectional approach. The research sample was fishermen in Tambak Lorok which was taken using the quota sampling technique and obtained from 88 fishermen. The instruments used were in the form  of a Subjective Self Rating Test  questionnaire from the Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) to measure work fatigue and a Sound Level Meter to measure noise. The data analysis used was bivariate analysis with a Pearson correlation test to determine the relationship between free and bound variables. The results of the study showed that there were 11 people or 20.4% of respondents who had high noise with low work fatigue, 37 people or 66.5% of respondents who had high noise with moderate work fatigue, 6 people or 11.1% of respondents who had high noise with high work fatigue. The results of the study showed a p-value of 0.002 which showed a p-value of <0.05 so that there was a relationship between noise and work fatigue. The conclusion of this study is that there is a relationship between noise and work fatigue in fishermen in Tambak Lorok, Semarang. Most of the respondents had high noise with moderate work fatigue.   Keywords: Noise, Work Fatigue, Fisherman.