Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PEMBINAAN AKHLAK MAHASISWA MELALUI UNIT KEGIATAN MAHASISWA LEMBAGA DAKWAH KAMPUS (STUDI KASUS DI UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR) HALIK .
Gema Pendidikan Vol 26, No 2 (2019): Juli, Gema Pendidikan
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.263 KB) | DOI: 10.36709/gapend.v26i2.8178

Abstract

Telah dilaksanakan penelitian tentang peranan program kerja Unit Kegiatan Lembaga Dakwah Kampus (UKM LDK) dalam pembinaan akhlak mahasiswa di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.  Penelitian ini bertujuan mengetahui pelaksanaan program kerja UKM LDK dan peranannya dalam menanamkan nilai-nilai akhlak mulia kepada mahasiswa. Metode penelitian bersifat kualitatif dengan instrumen pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Data yang diperoleh selanjutnya diolah dan dianalisis secara induktif serta keabsahan data. Penentuan informan dilakukan secara purposive sampling. Hasil penelitian diperoleh pelaksanaan program kerja UKM LDK merupakan proses pembelajaran yang menggunakan berbagai metode pendidikan Islam. Program kerja UKM LDK dapat mendorong perbaikan akhlak, meningkatkan pemahanan keislaman, dan pembentukan lingkungan belajar yang islami. Disimpulkan bahwa UKM LDK berperan dalam pembinaan akhlak mahasiswa. Kata Kunci: Pembinaan akhlak, Mahasiswa, Lembaga Dakwah Kampus, Program kerja
Profil Kadar Ureum Pada Penderita Human Immunodeficiency Virus dengan Terapi Antiretroviral di Kota Kendari Muhammad Ilyas Y.; Firdayanti; Elma Winarti; Angriani Fusvita; Apriyanto; Nirwati Rusli; Asriullah Jabbar; Fadhliyah Malik; Halik; Mubarak; Nurhikma
Lansau: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol. 1 No. 2 (2023): Lansau: Edisi Oktober 2023
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/lansau.v1i2.13

Abstract

Penyakit Human Immunodeviciency Virus (HIV) masih merupakan masalah kesehatan di Indonesia dengan tingkat prevalensi yang masih tinggi, termasuk di Sulawesi Tenggara, sehingga diperlukan penanganan tepat untuk mencegah penularan dan berbagai gangguan komplikasi pada penderita. Penggunaan obat antiretroviral (ARV) jangka panjang bahkan seumur hidup pada penderita HIV menimbulkan masalah kesehatan yaitu gangguan fungsi ginjal dengan peningkatan kadar ureum, dan sekaligus sebagai faktor pemicu infeksi neoplasma sekunder, gangguan neurologis serta fungsi fisiologis tubuh lainnya yang lebih serius, sehingga mengetahui profil kadar ureum untuk memantau fungsi ginjal selama terapi obat ARV penting dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui profil kadar ureum pada penderita HIV dengan lama terapi obat ARV di Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan melakukan pemeriksaan kadar ureum darah penderita HIV menggunakan metode urease-GLD, dan data dianalisis statistik menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan 80% penderita HIV umur 20-30 tahun, jenis kelamin terbanyak 80% laki-laki, lama pengobatan 55% kurang dari 1 tahun, dengan hasil pemeriksaan kadar ureum 90% kategori normal dan 10% kategori tidak normal, dan hasil analisis statistik regresi linear sederhana menunjukkan tidak ada hubungan lama terapi obat ARV dengan kadar ureum pada penderita HIV di kota Kendari (p>0.05).  Kesimpulan penelitian ini adalah peningkatan kadar ureum pada penderita HIV di Kota Kendari tidak dipengaruhi oleh lama terapi antiretroviral.
DAGUSIBU DI SMP NEGERI 2 SOROPIA, DESA SOROPIA, KECAMATAN SOROPIA DALAM MENIGKATKAN PENGETAHUAN ANAK TERHADAP KESEHATAN Irvan Anwar; Henny Kasmawati; Fery Indradewi; Hasnawati; Nurramadhani A.Sida; Vica Aspadiah; Nur Illiyyin Akib; Halik; Nur Rayani
Mosiraha: Jurnal Pengabdian Farmasi Vol. 2 No. 1 (2024): Edisi April 2024
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/mosiraha.v2i1.17

Abstract

Obat merupakan zat yang digunakan untuk pencegahan dan penyembuhan penyakit serta pemulihan dan peningkatan kesehatan bagi penggunanya. Pemahaman dan pengetahuan penggunaan obat yang baik dan benar merupakan bagian penting dari tercapainya kesehatan seseorang. Upaya meningkatkan penggunaan obat yang baik dan benar dapat diakselerasi melalui sosialisasi dan edukasi tentang Dagusibu (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang obat dengan benar dan tepat) dan tanya 5O kepada apoteker. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan adik-adik SMPN 2 Soropia tentang cara penggunaan obat yang baik dan benar di kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan pada kegiatan ini berupa cerama dan diskusi. Dari hasil kegiatan ini, adik-adik SMPN 2 Soropia telah mendapat informasi dan memahami cara penggunaan obat yang baik dan benar.
SOSIALISASI PENINGKATAN KESADARAN REMAJA TERHADAP PENYAKIT MENULAR SEKSUAL (HIV/AIDS) DI SMAN 3 KENDARI, KESSILAMPE Muhammad Hajrul Malaka; H Halik; Loly Subhiaty Idrus; Muhammad Fachry Syawal Putra; Devitria Kartika; Fitra Nur Awalia; Hafidzah Wardani; Wa Ode Siti Sriandri
Mosiraha: Jurnal Pengabdian Farmasi Vol. 1 No. 3 (2023): Edisi Desember 2023
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pergaulan remaja masyarakat Indonesia saat ini dapat dikatakan sangat bebas dan tidak bias dikendalikan bahkan oleh orang terdekatnya sekalipun, dampak dari pergaulan bebas ini salah satunya dapat meningkatkan kasus penyakit menular seksual di kalangan remaja. penyakit menular seksual yang sangat dikenal masyarakat saat ini yaitu hiv/aids. Upaya yang bias dilakukan untuk mencegah dan meminimalisir penyakit ini yaitu dengan melalui sosialisasi-sosialisasi oleh tenaga kesehatan. Salah satu profesi tenaga kesehatan yang bisa berperan dalam mewujudkan upaya kesehatan adalah profesi apoteker. Apoteker memegang peranan penting demi tercapainya derajat kesehatan masyarakat. Dalam upaya mencegah penularan penyakit menular seksual, mahasiswa Apoteker Universitas Halu Oleo melakukan sosialisasi peningkatan kesadaran remaja terhadap penyakit menular seksual (HIV/AIDS) di SMAN 3 Kendari, Kessilampe. Sosialisasi ini merupakan suatu kegiatan untuk meningkatkan kesadaran remaja tentang bahayanya apabila sudah tertular penyakit menular seksual (HIV/AIDS), meningkatkan pemahaman para pelajar SMAN 3 Kendari dalam mencegah dan menanggulangi HIV/AIDS, serta menumbuhkan kesadaran pelajar SMAN 3 Kendari tentang pencegahan dan penanggulangan dari HIV/AIDS. Tujuan dari kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan dikalangan pelajar, terutama siswa SMA terkait pentingnya pencegahan penyakit menular seksual HIV/AIDS
Inovasi Kurikulum PAI Berbasis STEM dalam Literasi Qur’ani Abad Ke-21 Jusran; Moh. Yahya Obaid; Herman; Samsuri; Halik
Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 3 No 2: Juli (2026)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ash.v3i2.610

Abstract

Artikel ini bertujuan merumuskan inovasi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis teknologi melalui integrasi Sains, Teknologi, Ekologi, dan Matematika (STEM) dalam memperkuat literasi Qur’ani dan kompetensi abad ke-21. Penelitian menggunakan kajian literatur integratif dengan menyintesis berbagai artikel jurnal nasional, dan artikel jurnal internasional, serta dokumen kebijakan pendukung yang terbit pada rentang 2016–2026. Data dianalisis melalui analisis isi dan sintesis tematik dengan fokus pada fondasi epistemologis, desain kurikulum, pedagogi digital, etika ekologis, dan nilai moderasi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi STEM dalam PAI dapat mereduksi dikotomi ilmu agama dan ilmu umum dengan menempatkan tauhid serta ayat kauniyah sebagai fondasi epistemologis untuk mengamati, mengukur, merancang, dan merefleksikan masalah nyata. Model yang ditawarkan meliputi fondasi Qur’ani-teologis, inkuiri saintifik kontekstual, pembelajaran proyek digital, aksi ekologis, dan asesmen reflektif. Tantangan utama meliputi kompetensi digital guru, kesenjangan infrastruktur, keterbatasan modul interdisipliner, dan lemahnya kolaborasi lintas mata pelajaran.
Evaluasi Pendidikan Agama Islam (PAI) Berbasis Digital Rahmat; Zulkifli Musthan; Abd. Kadir; Muh, Shaleh; Anirwan; Halik
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 6 No. 3 (2026): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (August)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59240/kjsk.v6i3.1100

Abstract

Digital transformation in education requires changes in learning assessment approaches, including in Islamic Religious Education (PAI). This article aims to analyze the concepts, urgency, approaches, and implementation of digital-based PAI assessment and its implications for improving learning quality. This study employs a literature review method by examining and analyzing relevant scholarly literature on educational assessment, digital technology, and PAI learning. The findings indicate that digital-based PAI assessment not only improves the efficiency, flexibility, objectivity, and transparency of assessment but also enables continuous evaluation through the utilization of learning data and students’ learning traces. The review also reveals that the effectiveness of digital assessment remains constrained by limited infrastructure, unequal access, digital literacy gaps, and risks related to academic ethics and integrity. In the context of PAI, the use of technology must preserve spiritual, character-building, and humanistic dimensions. Therefore, a blended assessment approach offers a strategic alternative by integrating the advantages of digital technology with pedagogical interaction and the continuous cultivation of Islamic values.