Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Integrasi Pasar Vertikal dan Transmisi Harga Tembakau Madura Kustiawati Ningsih
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.23861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji elastisitas transmisi harga tembakau Madura di Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan, terhadap harga nasional, serta untuk mengkaji integrasi pasar tembakau Madura antara pedesaan di kecamatan Pakong dengan pasar nasional. Pemilihan subjek penelitian dilakukan dengan metode purposive, melibatkan 30 petani  di tiga desa, yaitu Desa Cen Lecen, Lebbek dan Bicorong. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis elastisitas transmisi harga dan integrasi pasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ketiga desa yang diteliti, hanya Desa Cen Lecen yang memiliki nilai elastisitas transmisi harga lebih dari satu (>1). Hal ini berarti petani di desa tersebut memperoleh keuntungan yang lebih besar dari perubahan harga. Sebaliknya, kedua desa lainnya, Lebbek dan Bicorong memiliki elastisitas transmisi harga kurang dari satu (<1), yang mengindikasikan bahwa mereka kurang diuntungkan oleh perubahan harga. Integrasi pasar vertikal untuk tembakau Madura tergolong cukup kuat di seluruh pasar di Kecamatan Pakong. Sementara itu, integrasi pasar dalam jangka pendek hanya terjadi di beberapa desa. Hal ini ditunjukkan oleh nilai Index of Market Connection (IMC) yang lebih besar dari satu (>1), yang mengartikan bahwa pasar nasional secara keseluruhan tidak terintegrasi dalam jangka pendek dengan pasar lokal. Namun, untuk integrasi jangka panjang, setiap desa memiliki keterkaitan integrasi dengan pasar nasional.