Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Media Akademika

Derivasional dan Infleksional Bahasa Inggris Rozelin, Diana
Media Akademika Vol 26, No 4 (2011)
Publisher : Media Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang derivasi dan infleksi dalam bahasa Inggris. Derivasi merupakan bagian dari word formation yang mempunyai fungsi sebagai pengubah kelas kata dan pemertahanan kelas kata tetapi makna leksikalnya berbeda. Sementara infleksi adalah proses morfologis yang menghasilkan bentuk-bentuk kata yang berbeda dari sebuah leksem yang sama.
Analisis Preposisional dalam Tajuk Wacana Berita di Kompas, Solo Pos, dan Republika Rozelin, Diana
Media Akademika Vol 27, No 2 (2012)
Publisher : Media Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Preposisi adalah salah satu dari kelas kata yang jumlahnya sangat beragam. Banyak para ahli linguistik yang mengkaji kelas kata ini dan memaparkan jumlah pembagiannya yang berbeda-beda. Penelitian ini diangkat karena preposisi yang dimunculkan di koran-koran lokal ada yang telah sesuai dengan struktur dari kajian preposisi itu sendiri dan ada juga yang tidak. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif di mana pengumpulan data menggunakan teknik catat untuk analisis data menggunakan metode distribusional dari Djajasudarma atau disebut juga dengan metode agih menurut Sudaryanto. Berdasarkan keseluruhan data yang ada, dapat disimpulkan bahwa preposisi yang menyatakan tempat ‘di’ berjumlah 10 data; preposisi ‘pada’ berjumlah 2 data dan preposisi ‘dalam’ berjumlah 5 data. Preposisi yang menyatakan peralihan ‘ke’ berjumlah 1 datum dan preposisi ‘dari’ berjumlah 3 data. Preposisi yang menyatakan arah ‘terhadap’ berjumlah 1 datum. Selain itu, preposisi yang menyatakan perihal ‘akan’ berjumlah 1 datum. Preposisi yang menyatakan penjadian ‘oleh’ juga berjumlah 1 datum. Selanjutnya, preposisi yang menyatakan penyamaan ‘seperti’ berjumlah 2 data dan preposisi ‘sebagai’ berjumlah 1 datum. Sedangkan adposisi bertumpuk berjumlah 2 data. Data-data tersebut dapat diklasifikasikan lagi ke dalam Language Universal, yaitu: (a) Jika preposisinya berupa: di; ke; dari; pada; dalam; seperti; di depan, maka akan bervalensi nomina yang berupa tidak bernyawa serta berbentuk kongkret; (b) Jika preposisinya berupa: oleh; terhadap; sebagai, maka akan bervalensi nomina yang berupa bernyawa serta berbentuk kongkret; (c) Jika preposisinya berupa: akan dan dengan; maka akan bervalensi nomina atau verba yang berupa tidak bernyawa serta berbentuk kongkret.