Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Meningkatkan Penguasaan Kosakata Pada Siswa Menggunakan Aplikasi Quizlet Rahayu, Sri; Nismawati, Nismawati; Saragih, Chelsi Ruth Meilin; Habeahan, Kaipah; Simarmata, Ronauli; Sidabalok, Hamidah
JURNAL PENDIDIKAN ROKANIA Vol 9 No 3 (2024): Jurnal Pendidikan Rokania
Publisher : STKIP ROKANIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37728/jpr.v9i3.1102

Abstract

This research is motivated by the low vocabulary mastery of students at SMA Negeri 1 Kisaran in the 2024/2025 Academic Year. Although various techniques and approaches have been applied, students' abilities are still low. To overcome this problem, teachers need to find innovative teaching methods, such as utilizing technology through smartphone applications. This research was carried out from October to November 2024, involving 20 grade XI students. Data was collected through observation and tests, with a research design in the form of Classroom Action Research (PTK) which aims to solve problems and improve learning. The Quizlet application is used as a tool in technology-based learning. The results of the study showed an increase in student comprehension scores of 65.5% in Cycle I and 80% in Cycle II. Data analysis from Cycle II showed a significant improvement compared to the pretest in Cycle I, with all subjects achieving a minimum completeness score. The conclusion of this study is that the use of the Quizlet application is effective in improving students' vocabulary mastery. However, the improvement requires continuous adjustment of learning strategies, not just in one meeting
Awareness of the Importance of Children's Education in the Small Island Fisherman Community (Case Study of Liukang Loe Island) Nismawati, Nismawati; Oruh, Shermina; Kamaruddin, Syamsu A.; Agustang, Andi; Wirda, Mona Adria
JURNAL GEOGRAFI Vol. 15 No. 1 (2023): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v15i1.34027

Abstract

Residents of small island villages are typically classified as low-educated. This study used Liukang Loe Island as a case study to learn the truth about children's education in small island settlements. This study aims to determine how the fishing community understands the importance of education and how to increase public awareness about children's education on Liukang Loe Island. This study, which uses a descriptive qualitative technique with research informants, focuses on the "Harapan" fishing group community on Liukang Loe Island. Information was gathered through observation, interviews, and documentation. The type of analysis that was carried out by qualitative through taxonomic analysis, drawing conclusions using the Miles and Hubberman model, as well as directions to increase public awareness about the importance of education through AHP. The findings demonstrated that the Liukang Loe Island fishing community prioritized children's education, as seen by the community's, particularly families', efforts to ensure that children's education was completed. This is reinforced by the family's commitment to earning a living and covering all the children's educational demands. The fishing communities support their children's ability to advance to the highest level possible. Although there are only elementary and junior high schools on Liukang Loe Island, with limited facilities and infrastructure, children's enthusiasm and motivation to attend school are high. This does not deter the fishermen's children from continuing their high school and graduate education outside the island to obtain a better education. There are two options for raising awareness about education in fishing communities: community training and empowerment programs through NGOs, local governments, and educational institutions; and educational assistance programs in the form of notable scholarships for fishing communities in small islands.Keywords: Community Awareness, Fisherman, Education, Small IslandĀ 
Peningkatan Motivasi Belajar Siswa melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) dalam Pembelajaran Bahasa di Kelas X SMAN 1 Kisaran Saragih, Chelsi Ruth Mailin; Rahayu, Sri; Nismawati, Nismawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS). Latar belakang dari penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa kelas X SMAN 1 Kisaran dalam mata pelajaran bahasa, yang ditandai dengan kurangnya partisipasi aktif dalam diskusi, minimnya inisiatif bertanya, serta rendahnya keberanian untuk menulis dan berbicara. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan menggunakan angket motivasi belajar yang mencakup empat indikator, yaitu: perhatian, relevansi, kepercayaan diri, dan kepuasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model TPS memberikan pengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa. Skor rata-rata motivasi belajar meningkat dari 59,8% pada pra-siklus menjadi 74,5% pada siklus pertama dan mencapai 86,2% pada siklus kedua. TPS terbukti mampu menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif, partisipatif, dan reflektif yang mendorong siswa untuk lebih percaya diri dalam mengekspresikan pendapat baik secara lisan maupun tulisan. Selain itu, TPS juga memperkuat hubungan sosial antar siswa, meningkatkan kolaborasi, serta mendorong pengembangan keterampilan kebahasaan secara lebih menyeluruh. Temuan ini merekomendasikan penggunaan model TPS secara luas dalam pembelajaran bahasa sebagai strategi yang mampu meningkatkan dimensi afektif dalam proses pendidikan.
Analysis of The Use of Animated Video Media in Improving English Language Understanding of Grade XI Students at State High School 1 Kisaran Simarmata, Ronauli; Rahayu, Sri; Nismawati, Nismawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan media video animasi dalam meningkatkan pemahaman Bahasa Inggris siswa sekolah dasar. Dengan pendekatan kuasi-eksperimen, sebanyak 78 siswa kelas V SMAN 1 Kisaran dibagi ke dalam dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan video animasi sebagai media pembelajaran, dan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Hasil posttest menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan signifikan dalam skor pemahaman Bahasa Inggris (M=83,4, SD=5,9) dibanding kelompok kontrol (M=66,7, SD=6,4), dengan effect size besar (d=1,32). Tes retensi dua minggu setelah intervensi menunjukkan penurunan minimal pada kelompok eksperimen (M=78,1, SD=6,8), sedangkan kelompok kontrol mengalami penurunan yang lebih besar (M=60,2, SD=7,5). Penelitian ini juga mencatat peningkatan minat belajar, penguasaan kosakata, dan struktur kalimat sederhana. Temuan ini mengindikasikan bahwa video animasi merupakan media yang efektif untuk pembelajaran Bahasa Inggris dasar di tingkat sekolah dasar.
Keterampilan Guru Dalam Mengadakan Variasi Belajar Pada Pembelajaran Sosiologi Kelas XI SMA Negeri 2 Tondano Purba, Marta Sari; Salem, Veronika E.T.; Nismawati, Nismawati
ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL) Vol. 2 No. 6 (2025): (SEPTEMBER) ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/f1x9t692

Abstract

Artikel ini berjudul keterampilan guru dalam mengadakan variasi belajar pada pembelajaran sosiologi kelas XI SMA Negeri 2 Tondano. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana keterampilan guru sosiologi dalam mengadakan variasi belajar pada pembelajaran sosiologi kelas XI SMA Negeri 2 Tondano. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru sosiologi di SMA Negeri 2 Tondano. Proses analisis data yang dilakukan dengan mereduksi data, menyajikan data hasil penelitian dan menyimpulkan data penelitian. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Belajar dari Prof. Dr. Wina Sanjaya dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Dalam Penelitian ini menemukan hasil bahwa guru sosiologi SMA Negeri 2 Tondano sudah melakukan keterampilan variasi belajar pada pembelajaran sosiologi dengan baik, hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan guru dalam mengadakan variasi belajar meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang efektif. Siswa juga merespon metode variasi tersebut dengan baik, belajar dengan diskusi, Kerja sama dan tanya jawab, sehingga siswa tidak mengalami kejenuhan saat proses pembelajaran.
Peran Perempuan Buruh Tani Kelapa dalam Peningkatan Kesejahteraan Keluarga di Desa Tokin Baru Rumondor, Jusril; Salem, Veronika E. T.; Nismawati, Nismawati
ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL) Vol. 2 No. 3 (2025): (MARCH) ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/d3q7hh02

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran perempuan buruh tani kelapa dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga di Desa Tokin Baru. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan buruh tani kelapa di Desa Tokin Baru memainkan peran ganda yang signifikan. Mereka tidak hanya bertanggung jawab atas urusan rumah tangga dan pengasuhan anak, tetapi juga berkontribusi pada perekonomian keluarga. Faktor pendorong utama adalah tekanan ekonomi dan keinginan untuk meningkatkan taraf hidup keluarga. Upah yang diterima bervariasi, berkisar antara Rp30.000 hingga Rp100.000 per hari, tergantung pada jenis pekerjaan dan kesepakatan dengan pemilik lahan. Meskipun peningkatan kesejahteraan tidak selalu signifikan, kontribusi ekonomi ini dianggap penting untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga. Para perempuan ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk pengelolaan waktu antara pekerjaan dan tanggung jawab rumah tangga, serta kendala cuaca. Namun, mereka tetap berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak mereka, dengan harapan generasi berikutnya dapat meraih kehidupan yang lebih sejahtera.
Pemanfaatan Media Digital Dalam Pembelajaran Sosiologi Pada Kelas Xi Sma Negeri 2 Tahuna Rakinaung, Oxince Gledis; Salem, Veronika E. T.; Nismawati, Nismawati
ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL) Vol. 2 No. 4 (2025): (MAY) ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/89qtmk81

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk meneliti tentang bagaimana pemanfaatan media digital dalam pembelajaran sosiologi pada kelas XI SMA Negeri 2 Tahuna dengan tujuan yaitu untuk memahami pemanfaatan media digital dalam proses pembelajaran sosiologi pada kelas XI SMA Negeri 2 Tahuna. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengambilan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media digital, seperti PowerPoint dan aplikasi Canva, dapat meningkatkan minat dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran mata pelajaran sosiologi. Siswa merasa lebih tertarik dan aktif saat mencari informasi tambahan di internet dan sengan media digital seperti Powerpoint dapat mempermudah guru dalam mengajar. Namun, terdapat hambatan seperti keterbatasan perangkat digital dan larangan membawa telepon seluler ke sekolah yang menghambat optimalisasi penggunaannya. Kendala seperti keterbatasan perangkat dan pengawasan ponsel diatasi melalui penggunaan perangkat sekolah dan platform daring, sehingga proses belajar tetap efektif.