Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Edukasi Orang Tua Toddler: Bijak Menggunakan Gadget, Cegah Temper Tantrum Sejak Dini Agustini, Aat; Hijriani, Hera; Kurniawan, Wawan; Sofyan, Wini Fitrina; Khoerunisa, Irma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 9 (2025): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i9.3294

Abstract

Penggunaan gadget pada anak usia toddler merupakan fenomena umum di berbagai wilayah. Meskipun kerap dianggap sebagai media pembelajaran, penggunaan gadget yang berlebihan pada anak usia dini dapat menimbulkan perilaku negative pada anak, seperti munculnya temper tantrum saat akses terhadap gadget dibatasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai bahaya penggunaan gadget terhadap perkembangan emosional anak serta memberikan edukasi tentang cara bijak dalam penggunaan gadget. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan pembagian leaflet edukatif kepada orang tua balita di Posyandu setempat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran orang tua terhadap pentingnya membatasi durasi serta memantau konten yang diakses anak. Keluarga hendaknya mendorong dan terlibat aktif menstimulasi perkembangan anak tanpa perangkat digital. Diharapkan, edukasi berkelanjutan mampu menurunkan kejadian temper tantrum dan mendorong tumbuh kembang anak yang optimal secara emosional maupun sosial.
Terapi Herbal Seledri: Alternatif Alami untuk Menurunkan Nyeri dan Purin pada Gout Arthritis Agustini, Aat; Kurniawan, Wawan; Hijriani, Hera; HNU, Indah Fuji
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 6 (2025): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i6.631

Abstract

Asam urat (Gout Artritis) adalah penyakit metabolic (sindrom metabolik) yang berhubungan dengan kebiasaan makan, alcohol dan pola hidup. Keluhan yang sering terjadi pada penderita asam urat yaitu pegal-pegal dan nyeri pada area sendi yang tersentuh. Pengobatan untuk penderita asam urat yaitu bisa berupa pengobatan  farmakologis ataupun nonfarmakologis. Pengobatan nonfarmakologis dapat menurunkan asam urat salah satunya yaitu daun seledri. Seledri mengandung Flavonoid yang merupakan senyawa untuk menghambat enzim xantin oksidase dan senyawa epigenin yang mempunyai sifat dieuretik yang bisa menyebabkan purin diekresikan bersamaan dengan urin. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh air rebusan seledri terhadap penurunan skala nyeri dan kadar purin pada pasien asam urat. Metode Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif eksperimental dengan pendekatan quasi eksperiment menggunakan desain penelitian one group pretet posttest dengan sampel sebanyak 10 responden pasien asam urat. Pengumpulan data dilakukan dengan mengukur skala nyeri dan kadar purin sebelum dan sesudah intervensi air rebusan seledri. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan yang signifikan pada skala nyeri (????Value = 0,001; ???? = 0,05) dan kadar purin (????Value = 0,007; ???? = 0,05) setelah pemberian air rebusan seledri. Penggunaan air rebusan seledri sebagai terapi tambahan dalam pengobatan dan efektif sebagai terapi nonfarmakologis dalam mengurangi gejala nyeri dan menurunkan kadar purin pada pasien asam urat secara alami.
Deep Breathing Relaxation Techniques to Lowering Systolic Blood Pressure in the Elderly: Randomized Control Trial Novian Mahayu Adiutama; Hera Hijriani; Wawan Kurniawan; Wardah Fauziah; Chiou - Feng Lin
Journal Of Nursing Practice Vol. 5 No. 2 (2022): April
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jnp.v5i2.213

Abstract

Background: Continuous high blood pressure causes the heart to work extra hard, eventually this condition results in damage to the blood vessels of the heart, kidneys, brain, and eyes. Hypertension management is recommended to minimize pharmacological therapy with the aim of avoiding side effects. Non-pharmacological efforts that can be done in patients with hypertension are by controlling various aspects such as deep breathing techniques. Purpose: This study aims to determine the effect of deep breathing relaxation techniques to reducing blood pressure in the elderly with hypertension. Quasy-experiment pre-post-test with control group was conducted on 108 elderlies with hypertension at a Puskesmas located in Subang with simple random sampling technique. Methods: This study was conducted by providing deep breathing techniques to the elderly in the treatment group for 3 months. The statistical test used was the independent t test and chi-square. Results: The deep breathing relaxation technique given at a dose of 15 minutes 3 times a day for 3 months has been shown to have an effect on reducing blood pressure in the elderly. Conclusion: Future research can conduct research on deep breathing by paying more attention to confounding variables such as stress, anxiety, and diet.