Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

The Impact Of Social Stigma On Humanity And Human Rights As Represented In The Film Atas Nama Daun (2022) Priyoto, Priyoto; Pratama, Yoga; Noviana, Noviana
JELL (Journal of English Language and Literature) STIBA-IEC Jakarta Vol 10 No 02 (2025): JELL STIBA IEC
Publisher : STIBA IEC JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37110/jell.v10i02.298

Abstract

Film documents In the Name of Leaf (2021) tells the true story of Fidelis Arie Sudewarto, an Indonesian citizen who had to face social stigma and criminalization for using medical marijuana to treat his wife who suffered from a rare disease. This study aims to analyze the impact of social stigma on Fidelis' human rights as depicted in the film atas nama daun (20222).The method used is a descriptive qualitative method with content analysis techniques. Data were obtained through film transcription and analyzed by classifying Fidelis' human rights violations into three categories of rights: civil and political rights, economic, social and cultural rights, and collective and solidarity rights.The results of the study show that the social stigma received by Fidelis not only caused violations of civil and political rights such as loss of fair legal treatment, but also had an impact on economic, social, and cultural rights such as the loss of the role as head of the family and the destruction of family welfare. In addition, the stigma also robbed collective rights and solidarity, both for Fidelis and for the community of medical marijuana fighters in Indonesia.This study recommends the importance of humanitarian-based policy advocacy in handling similar cases, as well as protecting the rights of marginalized communities who are stigmatized in Indonesia
Peran Negara Dalam Menjamin Kepemilik Tanah Masyrakat Melalui Progran Pendataran Tanah Sistem Lengkap Zuhri, Lahmuddin; Noviana, Noviana; Saputra, Jezy Ade; ayu, Hanuring
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya arti tanah bagi kehidupan, karena kehidupan masyarakat tidak dapat dipisahkan dari tanah. Mereka hidup diatas tanah dan memperoleh bahan pangan dengan cara mendaya gunakan tanah. Masalah tanah dapat menimbulkan persengketaan dan konflik, untuk itu penggunaan tanah yang dikuasai atau dimiliki oleh masyarakat harus sesuai dengan hukum. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian hukum empiris yang mengkaji fenomena masyarakat yang terjadi di masyakat sumbawa terkait kepemilikan tanan. Pentingnya mendaftaran tanah tanah bagi masyarakat adalah memperoleh kepastian hukum dan perlindungan tehadap tindakan sewenang-wenang pihak lain atas tanah masyarakat, karena hukum berfungsi menciptakan kepastian hukum dan ketertiban masyarakat. pelindungan negara atas tanah masyarakat melalui Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional No. 6 Tahun 2018 tentang Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), guna memberikan perlindungan kepimilikan tanah masyarakat, kita ketahui kepemilikan tanah merupakan penguasaan seseorang terhadap tanah baik secara riil maupun secara hukum, yang memungkinkan pemilik tanah melakukan tindakan hukum, seperti jual beli, hibah, wakaf, dan sebagainya. Kekuasaan masyarakat sebagai seseorang pemilik terhadap tanah, hal inilah yang membuat orang lain baik secara individual maupun kelembagaan terhalang untuk mengusai memanfaatkan atau mempergunakan tanah tersebut tersebut.
The Effectiveness of Alphabet Block Games on Language Development in Early Childhood Letter Recognition: Efektivitas Permainan Balok Huruf terhadap Perkembangan Bahasa dalam Pengenalan Huruf Anak Usia Dini Noviana, Noviana; Zuhrotul, Baiq Halimatuz; Zakaria, Muh.
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 6 No. 3 (2025): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v6i3.976

Abstract

Language ability is a fundamental aspect of early childhood development, especially letter recognition, which serves as the foundation for literacy skills. Preliminary observations at KB Nune Pangeran indicated that most children in Group B struggled with recognizing letters due to conventional teaching methods that relied heavily on worksheets and lacked engaging media. This study aimed to examine the effectiveness of using letter block games to improve children’s language development, particularly in early literacy. The research employed a Classroom Action Research (CAR) design based on Kemmis and McTaggart’s model, conducted in two cycles involving 24 children aged 5–6 years during the 2024/2025 academic year. Data were collected through structured observation using validated instruments assessed by expert judgment. The findings revealed a clear improvement in children’s performance across the cycles, with the majority reaching the “Developing as Expected” and “Very Well Developed” categories by the second cycle. These results suggest that letter block games provide meaningful, concrete, and enjoyable learning experiences that significantly enhance early literacy development. The study contributes to the literature by emphasizing the pedagogical value of manipulative learning media and supports theoretical perspectives such as Vygotsky’s scaffolding and Bruner’s enactive representation. This research highlights the potential of simple educational games to enrich early childhood education and offers practical implications for teachers and institutions seeking innovative literacy strategies.
Model Pemerintahan Teokratis Dalam Perspektif Alkitab: Memahami Relevansinya Dalam Konteks Sosial Kontemporer Ajon, Antonius; Noviana, Noviana; Ngesthi, Yonathan Salmon Efrayim
Jurnal Lentera Nusantara Vol 3, No 1 (2023): Pendidikan Kristen dan Teologi - Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59177/jls.v3i1.247

Abstract

This study analyzes the model of theocratic governance in the biblical perspective and understands its relevance in the contemporary social context. Through a qualitative method with a hermeneutic approach, and an in-depth literature review, this study highlights the basic concept of theocratic governance according to the Bible, its implications and relevance in the contemporary social framework, the social, political, and religious impact of its application, and the challenges and opportunities associated with applying the principles of theocratic governance in a changing social context. An assessment of interpretive approaches to biblical texts was also conducted to understand our understanding of the principles of theocratic governance. The results of this study provide a comprehensive insight into the role of religion in societal governance and formulating policies that are compatible with the needs of modern society and relevant religious values.AbstrakPenelitian ini menganalisis model pemerintahan teokratis dalam perspektif Alkitab dan memahami relevansinya dalam konteks sosial kontemporer. Melalui metode kualitatif dengan   pendekatan hermeneutik, dan tinjauan literatur yang mendalam, penelitian ini menyoroti konsep dasar pemerintahan teokratis menurut Alkitab, implikasi dan relevansinya dalam kerangka sosial kontemporer, dampak sosial, politik, dan agama dari penerapannya, serta tantangan dan peluang yang terkait dengan menerapkan prinsip-prinsip pemerintahan teokratis dalam konteks sosial yang terus berubah. Penilaian terhadap pendekatan interpretatif terhadap teks Alkitab juga dilakukan untuk memahami pemahaman tentang prinsip-prinsip pemerintahan teokratis. Hasil penelitian ini memberikan wawasan yang komprehensif tentang peran agama dalam tata kelola masyarakat dan merumuskan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern dan nilai-nilai agama yang relevan.
PENANAMAN JIWA NASIONALISME SEJAK DINI MELALUI SEMANGAT PANCASILA DI SEKOLAH INDONESIA KUALA LUMPUR Dwi Septi Haryani; Rachmad Chartady; Armansyah, Armansyah; Waode Dian Lestari; Nurprihatin, Nurprihatin; Sonia Azlina; Firman Adhitara; Edi Setioko; Alsa Istiani; Weni Veroni; Noviana, Noviana; Rosdiana, Rosdiana; Refo Fery Harnedi; Oranro Steven; M. Nasir Reno1; Sartika Sari; Putri, Putri; Raja Linda; Ria Juwita Dewi; Mita Elvira; Sri Nofarizha
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 8: Januari 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i8.7209

Abstract

Jiwa nasionalisme sangat perlu ditanamkan sejak dini sebagai upaya perwujudan rasa cinta masyarakat terhadap tanah air. Permasalahan utama pendidikan di luar negeri adalah terjadinya gempuran budaya dan tantangan globalisasi yang tidak terelakkan. Mengatasi permasalahan tersebut perlu dilakukan sosialisasi untuk meningkatkan jiwa nasionalisme salah satunya melalui semangat pancasila. Sosialisasi ini diharapkan memberikan kontribusi pada siswa/i untuk lebih memiliki semangat nasionalisme sehingga bangga sebagai bangsa Indonesia dan berjiwa pancasila. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan melakukan sosialisasi nilai-nilai pancasila dan implementasinya dalam kehidupan sehari-hari dan evaluasi hasil sosialisasi. Hasil sosialisasi ini didapatkan hasil sebelum dan sesudah sosialisasi. Pada aspek nilai pancasila terjadi peningkatan pemahaman dari rata-rata 81% menjadi rata-rata 98%, sedangkan aspek impelentasi pancasila terjadi peningkatan pemahaman dari rata-rata 84% menjadi rata-rata 94%.
The Effect of Marjoram Aromatherapy and Deep Breathing Techniques on Blood Pressure of Hypertensive Patients Pinamiranti, Firza; Nusanti, Irna; Jumaiyah, Wati; Natashia, Dhea; Ismail, Ii; Noviana, Noviana
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 1 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i1.4068

Abstract

Hypertension is a major cause and risk factor for death worldwide. Nonpharmacological therapy of hypertension to reduce blood pressure of hypertensive patients, one of which is marjoram aromatherapy and deep breathing techniques that have proven effective in hypertensive patients. Objective: The purpose of the study was to determine the effect of marjoram aromatherapy and deep breathing techniques on blood pressure of hypertensive patients. Methods: This type of research is a quasy experiment with a one group pretest-postest design without control group approach, the number of samples was 20 respondents using total sampling. The data collection technique used is observation through blood pressure measurement. Hypothesis analysis is normality test, One Way Repeated Measurement (ANOVA), and multiple linear regression. Results: There is an effect of marjoram aromatherapy and deep breathing techniques on blood pressure of hypertensive patients (p-value <0.05). Conclusion: There is an effect of marjoram aromatherapy and deep breathing techniques on the blood pressure of hypertensive patients. Marjoram aromatherapy interventions and deep breathing techniques can be socialized in hospitals and can be done independently at home to reduce blood pressure in people with hypertension.
PENTINGNYA PEMAHAMAN TERKAIT KENAKALAN MELANGGAR HUKUM SEBAGAI UPAYA PREVENTIF TERHADAP KENAKALAN REMAJA DI DESA LABUHAN BADAS Noviana, Noviana; Pebrianto, Roli
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v7i1.1615

Abstract

Kenakalan remaja menunjukkan peningkatan yang signifikan setiap tahunnya,baik dalam jumlah maupun jenis pelanggaran yang dilakukan. Remaja, yangsedang mencari identitas dan berada dalam fase transisi dari masa kanak-kanakmenuju dewasa, seharusnya diarahkan pada aktivitas yang positif untukmempersiapkan masa depan yang sukses. Untuk mengatasi masalah ini, telahdilakukan kegiatan sosialisasi di Desa Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa.Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada 30 anak dan remajasetiap bulannya selama tiga bulan berturut-turut, dimulai dari bulan Maret hinggaMei 2024. Metode yang digunakan mencakup observasi, ceramah, dansosialisasi. Melalui tahapan ini, peserta diberikan pemahaman tentang berbagaibentuk kenakalan remaja, konsekuensi hukum yang dapat diterapkan, sertabahaya yang ditimbulkannya tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga bagi oranglain. Diharapkan dengan pendekatan ini, mereka dapat menghindari perilakuyang melanggar hukum dan memilih jalan yang lebih baik untuk masa depanmereka. Hasil menunjukkan antusiasme dan semangat remaja dalam mengikutikegiatan pengabdian ini, keaktifan mereka bertanya tentang bentuk kenakalankenakalan yang melanggar hukum dan juga menunjukkan bahwa mereka inginmengetahui lebih dalam terkait faktor-faktor penyebab serta cara menghindarisegala bentuk kenakalan melanggar hukum. Desa Labuhan Badas termasuk salahsatu desa dengan beberapa kasus kenakalan remaja yang tidak bisa dianggapsepele seperti balap liar antar geng motor, pencurian motor, konvoi membawaanak panah dan lain sebagainya. Kegiatan sosilisasi ini membekali remajakhususnya di Labuhan Badas agar terhindar dari perbuatan atau kenakalanmelanggar hukum
SOSIALISASI PENYUSUNAN PERATURAN DESA TENTANG PENGELOLAAN SAMPAH MENUJU DESA BERSIH DAN INDONESIA EMAS 2045 Noviana, Noviana; Haryanto, Iwan; Sakti, Muhammad Anugerah Puji; Pebrianto, Roli; Rahim, Abdul
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v7i2.1892

Abstract

Penyusunan Peraturan Desa (Perdes) tentang pengelolaan sampah merupakan langkah strategis dalam menciptakan lingkungan desa yang bersih dan mendukung pembangunan berkelanjutan menuju visi Indonesia Emas 2045.Maka dalam hal ini dilaksanakan kegiatan sosialisasi tentang penyusunan Peraturan Desa tentang pengelolaan sampah yang dilakukan oleh Dosen Fakultas Hukum Universitas Samawa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman Pemerintah Desa, BPD, dan masyarakat desa tentang pengelolaan sampah melalui Perdes, serta mendorong keterlibatan aktif masyarakat desa dalam pengelolaan sampah, sebagai bagian dari kontribusi menuju pencapaian visi Indonesia Emas 2045 yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di Aula Kantor Desa Empang Bawa, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa pada hari Jum’at, 10 Oktober 2024, dengan peserta berjumlah 30 orang yang terdiri dari unsur Pemerintah Desa, BPD, dan Masyarakat. Metode yang digunakan yaitu ceramah dan diskusi interaktif, serta pendampingan teknis kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan aparatur pemerintah desa dalam menyusun rancangan Perdes (Ranperdes). Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif mampu meningkatkan pemahaman serta mendorong keterlibatan Pemerintah Desa, BPD, dan masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah dan mempercepat proses penyusunan Perdes yang partisipatif dan berbasis kebutuhan lokal.
Implications of Extension of the Term of Office of the Village Head Based on Law No. 3 of 2024 Concerning the Second Amendment to Law No. 6 of 2014 Concerning Villages Towards the Principles of Democracy in Kerato Village Rizka Febriana; Syarif Dahlan; Noviana Noviana
International Journal of Law, Crime and Justice Vol. 2 No. 3 (2025): September : International Journal of Law, Crime and Justice
Publisher : Asosiasi Penelitian dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ijlcj.v2i3.760

Abstract

Regulatory changes through Law No. 3 of 2024 concerning the Second Amendment to Law No. 6 of 2014 stipulate an extension of the village head's term of office from six to eight years. This policy is intended to strengthen leadership stability and the sustainability of village development, but also raises concerns regarding reduced leadership circulation, weakened community political participation, and increased potential for abuse of power. This research uses empirical legal methods with sociological, conceptual, and case-based approaches, conducted through field observations and in-depth interviews with village officials, community leaders, MSMEs, and residents of Kerato Village. The results show a diverse response from the community. Some support this policy because it is seen as providing the village head with the opportunity to complete development programs sustainably. However, others reject it, arguing that term extension has the potential to reduce the quality of local democracy, limit leadership regeneration, and reduce the frequency of community political participation. The discussion emphasizes the dilemma between village government stability and the principles of participatory democracy. In conclusion, this policy is ambivalent: positive in maintaining development continuity, but risky for accountability and community participation. Therefore, strengthening the function of the Village Consultative Body (BPD), transparency, and effective oversight mechanisms are very necessary to maintain the balance between government stability and village democracy.
Strategi Pemasaran Agrowisata Danau Laet Di Kabupaten Sanggau Noviana, Noviana; Dolorosa, Eva; Yurisinthae, Erlinda
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2023.007.02.15

Abstract

Agrowisata Danau Laet merupakan wisata pertama yang mengembangan konsep agrowisata di Kabupaten Sanggau. Pengunjung berfluktuasi, salah satu penyebabnya pemasaran yang belum dilakukan secara optimal. Metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pelaksanaan teknik survey, dan wawancara secara mendalam sebagai metode pengambilan data. Tujuan penelitian menganalisis dan merumuskan alternatif strategi pemasaran yang dilihat dari kondisi lingkungan internal dan eksternal berdasarkan komponen bauran pemasaran 7P, kemudian dilakukan analisis SWOT. Hasil analisis SWOT menunjukan bahwa strategi pemasaran Agrowisata Danau Laet berada pada posisi kuadran I (Strenght Opportunities). Alternatif strategi SO yang dapat diterapkan pengelola (SO1) Meningkatkan peran Pokdarwis dalam menjalin kerja sama dengan pemerintah Kabupaten Sanggau dan pihak investor. Agrowisata Danau Laet agar lebih mengikuti tren agrowisata yang semakin berkembang; (SO2) Meningkatkan pengetahuan pengelola tentang agrowisata dengan mengikuti program pelatihan secara intensif; (SO3) Mengoptimalkan penggunaan media promosi dengan cara memanfaatkan perkembangan teknologi informasi untuk perluasan pemasaran Agrowisata Danau Laet agar lebih dikenal masyarakat; (SO4) Membangun kemitraan dengan pihak jasa usaha untuk menambah nilai jual Agrowisata Danau Laet dalam bentuk kerja sama untuk pengadaan paket wisata.Â