Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG BULLYING PADA REMAJA DI PANTI ASUHAN MUHAMMADIYAH RANTING CINGKARIANG BANUHAMPU AGAM Anisa Sri Utami; Rista Nora; Irma Fidora; Yuli Permata Sari; Rezi Prima; Sisca Octarini; Yasherly Bachri; Marizki Putri
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 1 (2023): Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i1.1875

Abstract

Kasus remaja dengan tindakan bullying mengalami peningkatan, yang membuat banyak dampak pada kepribadian remaja. Sehingga diperlukan tindakan preventif bagi remaja untuk tindakan bullying. Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk peningkatan pengetahuan remaja di panti asuhan muhammadiyah ranting cingkarang Banuhampu Agam dengan jumlah peserta 20 orang. Hasil pengabdian masyarakat yaitu peningkatan pengetahuan tentang bullying bagi remaja sehingga remaja dapat meningkatkan perilaku pencegahan bullying. Sehingga disarankan remaja untuk memiliki perilaku pencegahan untuk tindakan bullying, agar terjadi penurunan kasus bullying pada remaja.Kata Kunci: Bullying, Penyuluhan Kesehatan, Remaja
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN OSTEOARTRITIS PADA LANSIA rezi prima; Sisca Oktarini
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol. 7 No. 1 (2023): Volume 7 No 1 Juli 2023
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jka.v7i1.3602

Abstract

Osteoartritis merupakan penyakit sendi yang paling bayak ditemukan di dunia, termasuk indonesia. Penyakit ini menyebabkan nyeri dan disabilitas pada penderita sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Secara keseluruhan, sekitar 10 – 15% orang dewasa lebih dari 60 tahun menderita Osteoartritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor apa sajakah yang berhubungan dengan kejadian osteoartritis pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Kasih Sayang Ibu Batusangkar. Dari faktor-faktor yang diteliti faktor yang di ambil yaitu usia, jenis kelamin dan berat badan. Desain penelitian yaitu Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian adalah lansia yang kebetulan ada dan bersedia untuk menjadi responden yang berada di Panti Sosial Tresna Werdha Kasih Sayang Ibu Batusangkar. Sampel yang didapat adalah sebanyak 52 orang dengan menggunakan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Cara pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner dan wawancara. Data dianalisa dengan menggunakan analisa univariat dan bivariat dan uji statistik yang digunakan yaitu chi-square dengan p < 0,05. Hasil penelitian dengan tabel frekuensi didapatkan kurang dari separuh lansia yang mengalami osteoartritis (48%). Faktor usia yang berusia old age didapatkan sebagian besar menderita Osteoartritis (89%), faktor jenis kelamin yang berjenis kelamin perempuan lebih dari separuh lansia yang mengalami kejadian Osteoartritis (70%), dan faktor berat badan yang memiliki berat badan gemuk sebagian besar mengalami osteoartritis (86%). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan antara faktor usia, jenis kelamin, dan berat badan terhadap kejadian osteoartritis. Kata kunci: Lansia, Osteoartritis
PROGRAM PELATIHAN SENAM ERGONOMIS UNTUK PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI Prima, Rezi; Oktarini, Sisca
Jurnal Salingka Abdimas Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v3i2.4707

Abstract

Senam ergonomis adalah salah satu jenis usaha non farmakologi yang dipercaya mampu mencegah hipertensi, setiap pelaksanaan senam ergonomis yang dilakukan dengan benar maka akan menurunkan sekitar 60 kalori / 30 menit, memang terasa tidak terlalu tinggi penurun kalori nya namun senam ini disetiap gerakannya memancing sirkulasi oksigen dan peredaran darah diseluruh tubuh sehingga  efektif menurunkan tekanan darah lansia  (Riqiyatiningsih dkk, 2014). Hal inilah yang melatari pelaksanaan Program pengapdian pada masyarakat dengan judul program pelatihan senam ergonomis untuk menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi kegiatan ini diharapkan dapat menjadi alternatif bagi lansia untuk pencegahan resiko yang ditimbulkan dari penyakit hipertensi, kegiatan telah dilaksanakan selama 2 kali dalam seminggu dalam rentang waktu 2 minggu pelaksanaan dengan total 4 kali kegiatan dampingan, peserta kegiatan ini adalah sekitar 15 orang lansia hipertensi yang tekanan darah nya berkisar antara  140-160/90 mmhg dan memenuhi criteria untuk pelaksanaan kegiatan, rentang tersebut adalah rentang tekanan darah yang tidak memerlukan urgensi penggunaan obat farmakologis, dengan dilaksanakannya secara regular program latihan senam ergonomis ini maka sangat memungkinkan untuk menurunkan dan mencegah angka hipertensi pada lansia,hal ini terbukti dengan pengukuran tekanan darah rerata 1 bulan terakhir ini yaitu September- oktober dengan penurunan rerata 10-20 mmhg,  pelaksanaan program dan sekaligus pelatihan pada petugas kesehatan dipanti sosial tresna werdha sangat diperlukan agar menjadi program rutin mingguan bagi lansia hipertensi dan yang beresiko hipertensi, dengan pelaksanaan dan pemberian pelatihan tentu akan menjadi dampak yang luar biasa pada kontribusi dunia perawatan terutama gerontik yang merupakan cabang ilmu keperawatan lansia, kualitas hidup lansia dapat lebih baik dan menjadi insan yang produktif dan mandiri dimasa tua
Hubungan Motivasi Perawat Pelaksana Terhadap Kinerja Dalam Pengisian Dokumentasi Asuhan Keperawatan di RST Bukittinggi Satria, Indra; Prima, Rezi; Bachri, Yasherly
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 OKTOBER 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v18i1.5821

Abstract

Kurangnya kelengkapan pendokumentasian asuhan keperawatan dapat disebabkan oleh banyak faktor diantaranya motivasi perawat. Rendahnya motivasi perawat dapat mempengaruhi kualitas pelayanan dan menjadi faktor penyebab perawat menjauh dari profesinya sebagai tenaga pelayanan keperawatan yang memberikan asuhan keperawatan dari bio-psiko-sosio-spritual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada Hubungan Motivasi Perawat Pelaksana Dengan pendokumentasi Asuhan Keperawatan. Jenis penelitian ini adalah studi korelasi Populasi adalah perawat rawat inap RST TNI AD Bukittinggi dengan sampel sebanyak 45 responden. Sampling menggunakan proporsional Total sampling. Teknik pengambilan data dengan kuesioner. Analisis bivariat menggunakan uji koreksi Yates.Motivasi perawat terbanyak dengan kategori cukup sebanyak 26 (57.8%). Pendokumentasian asuhan keperawatan terbanyak dengan kategori baik sebanyak 19 (42.2%). Terdapat hubungan antara motivasi perawat pelaksana dengan pendokumentasian asuhan keperawatan diruang rawat inap RST TNI AD Bukittinggi dengan nilai p value 0,004 (pvalue0,05).Terdapat hubungan antara motivasi perawat pelaksana dengan pendokumentasian asuhan keperawatan diruang rawat inap RST TNI AD Bukittinggi. Diharapkan diadakan pelatihan untuk meningkatkan motivasi perawat agar dapat meningkatkan hasil pendokumentasian asuhan keperawatan.Kata Kunci: Askep, Motivasi, Pendokumentasian, Perawat.
PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SISWA TENTANG PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR SEKSUAL PADA REMAJA PUTRI PANTI ASUHAN AISYIAH PAYAKUMBUH prima, Rezi; Asmaret, Desi; Halim, Syaflin; Anggraini, Yuliza; Alvira, Selsa; Irfianda, Irfianda
Jurnal Salingka Abdimas Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v4i2.5925

Abstract

Kesehatan reproduksi menjadi bagian tak terpisahkan dari jaminan hak atas kesehatan negara, Anak-anak Panti Asuhan ‘Aisyiyah perempuan yang berusia remaja belum pernah dibekali dengan pengetahuan tentang hak-hak reproduksi perempuan. Oleh sebab itu, perlu peningkatan kemandirian kesehatan dan kesadaran tentang hak-hak reproduksi dengan program berkelanjutan, Secara umum PKM ini bertujuan untuk membangun kesadaran dan memberdayakan anak-anak panti melalui proses peningkatan pengetahuan yang membawa perubahan (transformatif) nilai-nilai sosial dan kemasyarakatan serta mandiri menjaga dan memelihara kesehatan reproduksinya; tumbuhnya semangat untuk mengenal hak-hak azasi manusia, memperoleh informasi, mencapai standar tertinggi kesehatan seksual dan reproduksi, serta membuat keputusan yang tepat mengenai diri yang bebas dari diskriminasi, untuk itu langkah efektif yang kami lakukan adalah melakukan serangkaian kegiatan peningkatan pengetahuan salah satunya kegiatan penyuluhan mengenai penyakit menular seksual untuk meningkatkan pengetahuan siswa panti asuhan aisyiyah payakumbuh.
PENDIDIKAN KESEHATAN DAN SIMULASI GEMPA BUMI Oktarini, Sisca; Prima, Rezi; Sari, Yuli Permata; Utami, Annisa Sri; Nora, Rista; Putri, Marizki; Bachri, Yasherly; Wahyuni, Aria
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 2 No. 1 (2025): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, Januari 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/9kketk89

Abstract

Gempa bumi dapat terjadi karena pergeseran lempeng bumi disebut sebagai gempa tektonik. Ini termasuk salah satu penyebab gempa bumi yang paling sering ditemui. Kegiatan pengabdian ini melakukan penyuluhan berupa pentingnya kesiapsiagaan terkait keadaan darurat gempa bumi dan pemberian materi terkait kegiatan simulasi. Kegiatan ini dihadiri sekitar 20 orang mahasiswa sebagai audiens terdiri dari mahasiswa yang berada di kampus III Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat di Bukittinggi. Mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini sangat antusias dalam penyuluhan dan simulasi bencana gempa bumi. Semua aundien dapat mempraktekkan simulasi bencana gempa bumi dengan baik. Pada akhir sesi simulasi, narasumber selalu memberikan kesempatan kepada para mahasiswa yang mengikuti untuk bertanya bila ada hal yang kurang di pahami dan dimengerti dari isi materi penyuluhan simulasi atau berbagi pengalaman pengalaman yang di dapatkan diluar dan ada kaitannya dengan materi penyuluhan simulasi. Pemateri menjawab semua pertanyaan para peserta secara langsung dan didiskusikan secara bersama sama karena pemateri juga ingin para peserta mempunyai kesempatan untuk mengemukakan pendapatnya.
Hubungan Riwayat Olahraga Dengan Kejadian Rematik Pada Lanjut Usia Oktarini, Sisca Oktarini; Rezi Prima
Jurnal Amanah Kesehatan Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Amanah Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan YPAK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55866/jak.v7i1.268

Abstract

ABSTRACT Rheumatic disease is one of the chronic diseases. The risk of experiencing rheumatism is very high in individuals who have an unhealthy lifestyle every day, such as consuming unhealthy foods and often exposed to unhealthy environments, and doing heavy exercise. The purpose of this study was to determine the relationship between the history of food types, environment and exercise with the incidence of rheumatism in the elderly. The population in this study was elderly visits. Accidental Sampling sampling technique, with a sample size of 73 elderly. Data collection was carried out using a questionnaire sheet. The data was then processed with SPSS analyzed using frequency distribution and Chi-Square statistical test p <0.05. The results of the study with a frequency distribution table showed that of the 73 respondents who had a history of unhealthy exercise 35.6%, with rheumatism occurring as much as 63%. The results of the chi-square statistical test obtained a significant relationship between the history of food types and the incidence of rheumatism (p value 0.000), a significant relationship between the history of exercise and the incidence of rheumatism (p value 0.037). Based on the results of this study, it can be concluded that there is a significant relationship between sports history and rheumatic events. The researcher's suggestion to respondents is to be able to find out what the causes of rheumatism are, and respondents can maintain a healthy lifestyle so that this rheumatic disease can be controlled. For other researchers, it can be used as input and comparison for further research Keywords: Rheumatism; Sports History
Penguatan Kompetensi Komunikasi Siswa dalam Hak Reproduksi dan Kampanye Digital sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Panti Asuhan 'Aisyiyah Kota Payakumbuh Halim, Syaflin; Asmaret, Desi; Prima, Rezi; Anggraini, Yuliza; Alvira, Selsa; Irfianda, Irfianda
Menara Pengabdian Vol 5, No 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Juni 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmp.v5i1.6807

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi komunikasi siswa dalam menyuarakan hak-hak reproduksi secara percaya diri serta mendorong mereka menjadi agen perubahan dalam kampanye digital pencegahan stunting. Sasaran kegiatan ini adalah para siswa yang tinggal di Panti Asuhan 'Aisyiyah Kota Payakumbuh. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi pelatihan, simulasi komunikasi, penyuluhan hak reproduksi remaja, dan pembuatan konten kampanye digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa tentang hak reproduksi serta keterampilan komunikasi yang lebih efektif dan percaya diri dalam menyuarakan isu-isu kesehatan reproduksi dan pencegahan stunting. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan remaja berbasis pendidikan komunikasi dan teknologi digital dalam upaya promotif dan preventif stunting.
PEMBERIAN TERAPI KELOMPOK TERAPEUTIK (TKT) UNTUK MENINGKATKAN STIMULASI MOTIVASI ANAK DALAM BELAJAR DI SANGGAR BINAAN PCIA MALAYSIA Sari, Yuli Permata; Utami, Anisa Sri; Bachri, Yasherly; Oktarini, Sisca; prima, rezi; Wahyuni, Aria; Putri, Marizki; Nora, Rista; Ningsih, Ropika
Jurnal Salingka Abdimas Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v5i1.6774

Abstract

Siswa siswi sekolah dasar menghadapi permasalahan tumbuh kembang yang dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan sekolah. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah menstimulasi tumbuh kembang anak usia sekolah dari berbagai aspek. Lokasi kegiatan pengabdian dilakukan di Sekolah Dasar, Sanggar Bimbingan Aisyiyah Kampung Pandan, Kuala Lumpur Malaysia. Adapun waktu pelaksanaannya pada tanggal 3 Oktober 2024. Sasaran adalah murid Sekolah Dasar kelas II-VI. Kegiatan pengabdian ini terdiri dari 7 sesi. Teknik pelaksanaan meliputi describing, modelling, role playing, feedback, dan transfering. Kegiatan TKT sesi 1 yaitu penjelasan ciri- ciri pertumbuhan dan perkembangan anak usia sekolah, sesi 2-6 yaitu stimulasi aspek motorik, aspek kognitif dan bahasa, aspek emosi dan kepribadian, aspek moral dan spiritual, dan stimulasi aspek psikososial. Sedangkan sesi 7 adalah stimulasi dari semua aspek (sesi 1-6). Dampak yang dihasilkan adalah anak mengetahui tugas dan perkembangan anak usia sekolah, sehingga dapat meningkatkan rasa percaya diri dalam menjalin hubungan pertemanan dengan teman sebaya dan dapat meningkatkan kemampuan dan motivasi anak dalam menerimaan  pelajaran di sekolah
HUBUNGAN LINGKUNGAN BELAJAR KLINIK DENGAN TINGKAT KECEMASAN MAHASISWA DI RSUD ADNAAN W.D PAYAKUMBUH Kharisma Hayati; Prima, Rezi; Utami, Anisa Sri
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v10i1.730

Abstract

Kecemasan mahasiswa selama praktek klinik dapat berpengaruh pada gangguan mental emosional mahasiswa sampai dengan depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lingkungan belajar klinik dengan tingkat kecemasan mahasiswa keperawatan di RSUD Adnaan W.D Kota Payakumbuh. Sampel dalam penelitian ini 31 mahasiswa keperawatan  dengan teknik simple total sampling. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross- sectional. Analisis data dengan chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 9 responden (29,0%) mengalami kecemasan berat, 19 responden (61,3%) mengalami kecemasan rsedang, dan 3 responden (9,7%) mengalami kecemasan ringan. Lingkungan Belajar klinik kurang baik sebanyak sebanyak 12 responden (38,7%), sedangkan lingkungan belajar klinik baik sebanyak 19 responden (61,3%). Analisis chi square, menunjukkan hubungan yang signifikan antara lingkungan belajar klinik dan tingkat kecemasan, dengan korelasi yang kuat (p-value 0,001 <0,05.