Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah Ecosystem

Analisis Pengembangan Usaha Tani Kakao Di Desa Taulo Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang Mirnawati, Mirnawati; Nuddin, Andi; Yusriadi, Yusriadi
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 21 No. 3 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 3, September - Desember Tahun 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v21i3.1138

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan Di Desa Taulo Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang dari bulan November 2020 sampai dengan bulan Januari 2021. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pendapatan yang diperoleh dalam usaha tani kakao, kelayakan usaha tani kakao dan strategi pengembangannya dengan menggunakan metode analisis kelayakan dan analisis Interpretativ Stuktural Modelling ISM dengan pengambilan data melalui wawancara dengan pengisian kuisioner untuk analisis pendapatan dan kelayakan sebanyak 32 orang responden dan 16 responden untuk analisis ISM. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat kelayakan 2,25 dan Hasil analisis ISM diperoleh program strategi yang strategis adalah : (2) Pembinaan kelompok tani/gapoktan, (1) Rehabilitas tanaman kakoa, (6) Peningkatan kualitas produk/mutu biji kakao, (4) Peningkatan peran penyuluhan, (3) Pengelolaan pasca panen, (5) Pengembangan produktivitas lahan, (8) Pengembangan pemasaran produksi, (12) pemberantasan hama dan penyakit, (11)  Peningkatan sarana produksi, (10) Peningkatan agroimput, (7) Pengstabilan harga. ABSTRACT This research was conducted in Taulo Village, Alla District, Enrekang Regency from November 2020 to January 2021. The study aims to find out how the income earned in cocoa farming is, how is the feasibility of cocoa farming and how is the development strategy using feasibility analysis methods and Interpretative analysis. ISM Structural Modeling with data collection through interviews by filling out questionnaires for income and feasibility analysis as many as 32 respondents and 16 respondents for ISM analysis. The results of this study indicate that the feasibility level is 2.25 and the results of the ISM analysis obtained that strategic strategic programs are: (2) Fostering farmer groups/gapoktan, (1) Rehabilitation of cocoa plants, (6) Improving product quality/quality of cocoa beans, (4 ) Increasing the role of extension, (3) Post-harvest management, (5) Development of land productivity, (8) Development of production marketing, (12) eradicating pests and diseases, (11) Increasing production facilities, (10) Increasing agro-imput, (7) Price stabilization
Penguatan Kelembagaan Pengelolaan Kebun Raya Masenrenpulu Di Desa Batu Mila, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang Hadijah, Hadijah; Nuddin, Andi; Sriwahyuningsih, A. Erna
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 21 No. 3 (2021): ECOSYSTEM Vol. 21 No 3, September - Desember Tahun 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v21i3.1140

Abstract

Kebun Raya adalah kawasan konservasi eksitu yang memiliiki koleksi tumbuhan terdokumentasi dan ditata berdasarkan pola taksonomi, bioregion, tematik atau kombinasi dari pola-pola tersebut untuk mencapai tujuan kebun raya. Tujuan Kebun Raya yakni kegiatan konservasi, penelitian, pendidikan, wisata dan jasa lingkungan. Untuk mencapai tujuan, pengelolaan kebun raya diselenggarakan melalui sebuah kelembagaan sebagai penanggung jawab atau pelaksana kegiatan. Pengelolaan kebun raya masih terdapat masalah yang harus dibenahi. gagasan perubahan status dan organisasi serta penekanan kegiatan menjadi pusat konservasi tumbuhan, menambah tugas dan fungsi kebun raya. Untuk melaksanakan tugas dan fungsi tersebut, hal ini menjadi tanggung jawab dari pengelola kebun raya itu sendiri. Namun, dalam perkembangannya tugas dan fungsi kebun raya belum berjalan secara maksimal. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui Lembaga-lembaga apa saja yang seharusnya terlibat dalam pengelolaan Kebun Raya Massenrempulu Enrekang. 2) Untuk mengetahui apa saja Langkah-langkah strategi yang dilakukan untuk mendukung penguatan kelembagaan dalam pengelolaan Kebun Raya Massenrempulu Enrekang. Peneltian ini memiliki 5 sampel responden dengan menggunakan metode sampel purposeve sampeling atau penetapan yang dilakukan secara sengaja dengan ketentuan sampel mewakili tugas dan fungsi masing-masing dengan metode penelitian deskriptif kualitatif, penelitian ini kemudian diolah menggunakan teknik analisis Interpretative Structural Modeling (ISM). Dari hasil penelitian diperoleh : Lembaga yang paling berperan dalam pengelolaan Kebun Raya Maserempulu dalam hasil penelitian ini adalan Dinas Lingkungan dengan nilai bobot Driver power 1.00 dan nilai bobot Dependent 0.21. Program strategi yang paling disarankan dari hasil uji ISM adalah program strategi pengoptimalan perencanaan pengelolaan KRME dengan nilai bobot Driver Power 1.00 dan nilai bobot Dependent 1.00.