Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL INTEGRASI

Perbandingan Cross-Productdan Subset Querypada Multiple Relasi dengan Metode Cost-Based Metta Santiputri; Mira Chandra Kirana; Anni Anni
JURNAL INTEGRASI Vol 1 No 1 (2009): Jurnal Integrasi - April 2009
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ada beberapa model query yang digunakan untuk mengakses data pada 2 tabel atau lebih dalam basis data relasi. Dua model query yang umum antara lain adalah cross product dan subset query, dimana kedua model ini dapat menghasilkan data yang sama. Namun perlu diperhatikan cara mana yang lebih optimal sehingga pada akhirnya didapatkan query dengan waktu akses yang paling minimum. Dengan menggunakan basis data Oracle 10g Express Edition akan dilakukan penelitian untuk mencari model query yang lebih optimal dengan metode cost-based. Parameter yang akan dibandingkan adalah harga/biaya dan waktu yang dihasilkan pada perencanaan eksekusi. Penelitian dilakukan dengan pengelompokkan uji data seperti jumlah data, jumlah relasi, akses tabel penuh atau sebagian dan pengindeksan.
Penerapan Pendekatan Design-First dalam Pengembangan Sistem Manajemen Penagihan Transaksi Berbasis Web API Metta Santiputri; Dzulfikar Dzulfikar
JURNAL INTEGRASI Vol 14 No 2 (2022): Jurnal Integrasi - Oktober 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/ji.v14i2.5598

Abstract

Transaksi merupakan kegiatan yang umum kita lakukan, namun untuk transaksi antar bisnis memerlukan dokumen transaksi dalam kegiatannya. Banyak pebisnis masih membuat dokumen tersebut secara manual sehingga menyebabkan banyak masalah sehingga Sistem Manajemen Penagihan dapat menyelesaikan masalah yang terjadi dikarenakan telah berbasis sistem. Dalam pengembangan, dokumentasi menjadi hal yang tidak dipentingkan padahal dokumentasi menggambarkan sistem dengan baik. Hal ini terjadi karena kebanyakan pengembang menggunakan penerapan code-first dimana pengembangan lebih penting dibandingkan sehingga menyebabkan masalah antara tim front-end dengan back-end. Oleh karena itu, diterapkanlah metode design-first dalam pengembangan sistem ini. Metode pengembangan yang dipakai adalah metode agile karena metode ini fleksibel dan cocok dalam menghadapi perubahan yang terjadi dalam bentuk apapun. Pengujian sistem menggunakan metode blackbox dengan teknik equivalence partitions yang bertujuan untuk ketidaksesuaian dan kesalahan fungsionalitas pada sistem. Setelah dilakukan pengujian, hasil yang didapatkan bahwa kebutuhan telah terpenuhi dan tidak ditemukan adanya kesalahan fungsionalitas sehingga sistem berjalan dengan baik dan telah sesuai.