Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Implementation of Technology-Based Learning Media for Teachers at Leading Schools in Limbangan District Nasrulloh, Iman; Nugraha, Wildan; Herdiana, Dodi
Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE) Vol 4 No 04 (2023): Indonesian Journal of Community Empowerment (November)
Publisher : Fakultas Kewirausahaan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35899/ijce.v4i04.1100

Abstract

In this context, Limbangan, as a district focused on superior education, needs to ensure that teachers have adequate access to and understanding of the use of technology in the teaching and learning process. Since the COVID-19 pandemic, many schools have shifted to online learning, forcing teachers to rapidly adapt their teaching methods. The community service method for this project is designed to deliver and implement technology-based learning media for teachers in superior schools in Limbangan District. This method is descriptive, encompassing various structured steps to achieve the objectives of this community service. The following is a detailed section of the method used. In a survey, students felt more motivated and interested in learning when technology was used in their lessons. This indicates that technology not only benefits teachers but also positively impacts the student learning experience. This skill improvement aligns with research findings showing that appropriate training interventions can optimize teachers' mastery of technology. Therefore, ongoing training should be considered an integral part of teachers' future professional development.
Edukasi Keselamatan Penerbangan bagi Anak Sekolah Usia Dini di Sekitar Wilayah Kerja Politeknik Penerbangan Palembang Komalasari, Yeti; Hariri, Ahmad; Pesilette, M Sukri; Nugraha, Wildan; Amalia, Direstu; Sutiyo, Sutiyo; Abdullah, Anton; Wirawan, Yani Yudha; Guterres, Bryan Christiano Inigo; Anhar, Hazel Aryaputra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 7 (2025): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i7.2975

Abstract

Keselamatan penerbangan merupakan komponen vital dalam industri penerbangan yang tidak hanya menjadi tanggung jawab internal industri penerbangan, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di sekitar bandar udara. Minimnya pemahaman masyarakat terhadap budaya keselamatan penerbangan menjadi salah satu isu yang perlu ditangani secara edukatif dan preventif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini dilaksanakan dalam rangka semangat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Kegiatan penyuluhan keselamatan penerbangan bagi anak usia dini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian acara yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga edukatif.  Metode pelaksanaan meliputi survei awal, pre test, seminar edukatif, pemutaran video keselamatan, simulasi prosedur dasar, dan evaluasi post test. Luaran dari kegiatan ini mencakup publikasi pada media social Poltekbang Palembang, Laporan hasil PkM, serta publikasi pada jurnal PkM. Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat dapat menjadi agen perubahan dalam membangun budaya keselamatan yang lebih kuat di lingkungan sekitar bandara, sekaligus memperkuat sinergi antara institusi pendidikan dan otoritas penerbangan.
Analysis of High School Students' Preconceptions on the Concept of Climate Change from the Perspective Darmawan, Deni; Hardiani, Santi; Mulyani, Agustina; Nugraha, Wildan; Wasiat, Raji
Devotion : Journal of Research and Community Service Vol. 5 No. 11 (2024): Devotion: Journal of Community Research
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/devotion.v5i11.25371

Abstract

Preconception is a very important initial understanding for students to have, because preconception can be used as a basis for better learning. One of them is regarding the concept of climate change material, there are still many students who have wrong conceptions. One way to find out students' preconceptions is by using visual representations. The use of visual representation can open students' preconceptions of abstract and complex concepts. This study aims to see and analyze the extent of high school students' understanding of climate change. This study uses qualitative descriptive, with a population and sample consisting of 63 tenth-grade high school students majoring in science at one of the high schools in Indonesia. The data collection technique was carried out by observation and interviews, in this study the researcher used semi-structured interviews. The results of the study revealed that students have a varied understanding of the concept of climate change, there are still many students who experience misconceptions about the concept of climate change. There are three categories of climate change concepts (1) the concept of climate change is correct with a percentage of 37% (23 students), 2) the concept of climate change is based on objects, reviewed from the overall picture that has been visualized by the respondents and 3) the concept of climate change is wrong with a proportion of 63% (40 students).  Of the three categories above, based on empirical evidence that has been carried out regarding students' preconceptions of climate change, including at the macroscopic level.
Developing Professional Teachers in the Digital Age Through ICT Learning in the Cijeungjing Regional Office Nasrulloh, Iman; Solihati, Essy; Nugraha, Wildan
Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE) Vol 5 No 01 (2024): Indonesian Journal of Community Empowerment (February)
Publisher : Fakultas Kewirausahaan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35899/ijce.v5i01.1108

Abstract

This Community Service (PkM) activity was carried out to enhance teachers' professionalism in the digitalization era through the utilization of Information and Communication Technology (ICT)-based learning. This program was motivated by the lack of ICT skills among teachers, which hinders the optimal integration of technology into the teaching process. The implementation method included socialization on the importance of digitalization, training on ICT application in teaching, and practical mentoring to ensure teachers could apply the acquired skills. The results revealed a significant improvement in teachers’ understanding and skills in utilizing ICT, which positively impacted the quality of lesson planning and instructional delivery. Therefore, this training contributes to strengthening teachers' competencies in facing the challenges of 21st-century education.
Pelatihan Penanganan Gawat Darurat Gangguan Napas Bagi Masyarakat Rt 18 Rw 04 Sukorejo Kelurahan Sukodadi Palembang Komalasari , Yeti; Mardiono, Sasono; Nugraha, Wildan; Abdullah, Anton; Sutiyo, Sutiyo; Hermala, Zusnita; Amalia, Direstu; Andayani, Thursina; Wahyudi, Try Sakti; Rizkyanti, Fadhilla Nina; Rahayu, Wulan Widiya; Nisa, Ayu Hoiru; Fadli, M. Fadli
Darmabakti: Jurnal Inovasi Pengabdian dalam Penerbangan Vol. 5 No. 1 (2024): Darmabakti: Jurnal Inovasi Pengabdian dalam Penerbangan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Penerbangan Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52989/darmabakti.v5i1.162

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah membangun kesadaran masyarakat risiko yang mungkin akan muncul di sekitar kita, meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kondisi kegawatdaruratan pernapasan pada kasus tersedak dan pingsan, serta  meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penatalaksanaan tindakan pada kondisi gawat darurat tersedak (heimlich manuver) dan pingsan (oksigensiasi, prone position). Mitra kerjasama kegiatan ini adalah masyarakat di lingkungan sekitar Politeknik Penerbangan Palembang yaitu masyarakat RT.18 RW.04 Sukerejo, Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarami Palembang. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat terdiri dari dua tahap pengukuran yaitu pre-test dan post test. Kegiatan pertama dilaksanakan dengan pemberian informasi edukasi tentang pertolongan pertama pada kondisi kegawatdaruratan pernapasan pada kasus tersedak dan pingsan, selanjutnya dilakukan demontrasi oleh tim pengabdian masyarakat dan selanjutnya di praktikkan oleh masing-masing  peserta. Indikator keberhasilan kegiatan pelatihan terukur melalui peningkatan hasil pre-test ke post test. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa seluruh peserta telah memiliki pemahaman dan kemampuan pertolongan pertama pada penanganan gawat darurat gangguan napas pada kasus tersedak dan pingsan
Kampanye Keselamatan Penerbangan Melalui Penyuluhan Budaya Keselamatan Bagi Masyarakat Sekitar Politeknik Penerbangan Palembang Nugraha, Wildan; Hariri, Ahmad; Komalasari, Yeti; Abdullah, Anton; Masito, Fitri; Pesilette, M Syukri; Sutiyo, Sutiyo; Andayani, Thursina; Rizkyanti, Fadhilla Nina; Maharani, Dwi Diniah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 9 (2025): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i9.3397

Abstract

Keselamatan Penerbangan merupakan aspek krusial yang tidak hanya menjadi tanggung jawab otoritas penerbangan, tetapi juga membutuhkan partisipaasi aktif masyarakat di sekitar bandara. Rendahnya pemahaman masyarakat terhadap budaya keselamatan dapat menimbulkan risiko yang berpengaruh pada keamanan operasional penerbangan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat mengenai budaya keselamatan penerbangan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan teori, diskusi interaktif, pemutaran media edukatif, serta praktik simulasi prosedur keselamatan darurat di mock-up pesawat. Peserta kegiatan adalah siswa SMK sekitar Palembang yang dilibatkan sebagai agen edukasi masyarakat. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari 74,5% pada pre-test menjadi 90,9% pada post-test. Selain peningkatan pemahaman, peserta juga menunjukkan keterampilan praktis dalam menghadapi kondisi darurat penerbangan. Kesimpulannya, pendekatan yang memadukan teori dan praktik terbukti efektif menanamkan budaya keselamatan di kalangan masyarakat. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah perlunya pelaksanaan berkelanjutan dengan cakupan yang lebih luas agar tercipta komunitas sekitar bandara yang semakin sadar dan peduli terhadap keselamatan penerbangan