Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

STUDI LITERATUR : PENGGUNAAN TANGRAM SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Mega Faniya, Venda; Karuniawati, Asih; Nugroho, Dimas; Nova Sutrianny, Daiyatul; Sofia; Ikashaum, Fertilia
Asimtot : Jurnal Kependidikan Matematika Vol 4 No 2 (2023): Asimtot: Jurnal Kependidikan Matematika | Desember 2022 - Mei 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Widya Mandira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30822/asimtot.v4i2.2336

Abstract

Tangram merupakan salah satu alat yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran matematika. Tangram adalah salah satu jenis permainan yang berasal dari china. Tangram itu sendiri berbentuk puzzle yang terdiri dari 7 potongan bangun datar. Bangun datar tersebut yaitu 2 segitiga berukuran besar, 1 segitiga berukuran sedang, 2 segitiga berukuran kecil, 1 persegi, dan 1 jajar genjang. Ketujuh keping tersebut dapat dikreasikan oleh siswa dengan menyusunnya menjadi berbagai bentuk, bisa saja dibentuk menjadi pola rumah, burung, ikan, dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hasil analisis secara teoritis tentang manfaat penggunaan media tangram dalam pembelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan study literature. Data-datanya bersumber dari buku-buku dan penelitian terdahulu tentang media tangram. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dan disimpulkan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media tangram bermanfaat dalam pembelajaran matematika. Siswa menjadi senang belajar matematika,bersemangat, dan termotivasi dalam belajar matematika, karena mereka dapat belajar sekaligus bermain.
Rancang Bangun Mesin Pencetak Pakan Ternak "Pelet" Dari Ampas Tahu Dilengkapi Dengan Pengering NUGROHO, DIMAS; HARTUTUK NINGSIH, TRI
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 5 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrm.v5i3.32006

Abstract

Deteksi Kadar Amonia Menggunakan Sensor pH, Suhu, dan Turbidity untuk mengoperasionalkan Pompa Aerator pada Kolam Ikan Air Tawar Nasution, Harun; Nugroho, Dimas; Firmansyah, Pelangi; Yuliantari, Risky Via
Journal of Applied Electrical Engineering Vol. 8 No. 1 (2024): JAEE, June 2024
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jaee.v8i1.7566

Abstract

Kualitas pH dan suhu yang buruk penghambat pertumbuhan ikan. Oleh karena itu, dirancang alat pendeteksi kadar amonia menggunakan sensor pH, suhu dan turbidity untuk mengoperasionalkan pompa aerator pada kolam ikan. Sensor yang digunakan adalah sensor pH-4502, suhu DS18B20, dan turbidity DFRobot untuk pengukuran parameter kualitas air yang menjadi acuan dalam penentuan kadar amonia pada kolam. Setiap sensor terhubung dengan mikrokontroler Arduino Uno yang juga dilengkapi oleh pompa aerator. Pengujian dilakukan 10 kali percobaan dengan batas toleransi kadar amonia 1 mg/l. Hasil rata-rata pengukuran suhu adalah 28,948°C, pengukuran pH adalah 7,654, dan kekeruhan air adalah 37,6%. Data pengukuran tersebut digunakan untuk menentukan kadar amonia pada kolam ikan. Dari 10 percobaan yang dilakukan, hasil rata-rata kadar amonia adalah 0,869 mg/l. Hasil tersebut menunjukkan kadar amonia belum melebihi batas toleransi, sehingga pompa aerator tidak menyala dan alat ini dapat digunakan untuk memantau kadar amonia pada kolam ikan sebagai solusi peningkatan kadar amonia.
LATAR BELAKANG SEJARAH DAN PERTIMBANGAN LOKASI PERMUKIMAN CANDI BARU DI SEMARANG S.S, Harriyadi; Jauharatna, Kartynada; Nugroho, Dimas; Bismoko, Dimas Seno; Syofiadisna, Panji; Mahardian, Dewangga Eka
AMERTA Vol. 41 No. 1 (2023)
Publisher : Penerbit BRIN (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/amt.2023.658

Abstract

Abstract. The Historical Background and Site Consideration Candi Baru Settlement in Semarang. Semarang is a port city in Java that had rapid development during the late Colonial era. The city has developed into an industrial and administrative center since the Dutch influence in the archipelago. The growth of job opportunities led to an increase in the urbanization rate as people moved to Semarang. The Area of Candi Baru Settlement was developed in the 1900th by the Dutch colonial government, located south of Semarang in Gajahmungkur Hill, which is quite far from the city and in the hilly area. This study aimed to determine the historical background and considerations for selecting the location of the Candi Baru Settlement during the Colonial period. The data used in the research include old maps to understand the development of the settlement and its environmental context, as well as literature data such as historical archives to explore its social and political aspects. The qualitative analysis was carried out by connecting historical data with environmental data to identify the environmental factors and colonial government intervention. The results of this study indicate that poor ecological sanitation, disease outbreak, and population mortality rates are the driving factors for the opening of settlements south of Semarang City. Gajahmungkur Hills provides an alternative healthy living environment and is comfortable for its residents. Keywords: Candi Baru, Semarang, Settlement   Abstrak. Semarang adalah kota pelabuhan di Pulau Jawa yang cukup pesat perkembangannya pada era akhir Kolonial. Semarang tumbuh menjadi pusat perdagangan dan industri sejak ditetapkan sebagai kota praja. Berkembangnya lapangan pekerjaan berdampak pada meningkatnya laju urbanisasi penduduk menuju Semarang. Area Permukiman Candi Baru dikembangkan pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1900-an, yang terletak di sebelah selatan Semarang, tepatnya di Bukit Gajahmungkur. Lokasinya terbilang cukup jauh dari pusat Kota Semarang dan berada pada area bukit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang sejarah dan pertimbangan pemilihan lokasi Permukiman Candi Baru Semarang pada masa Kolonial. Data yang digunakan berupa peta lama untuk mengetahui perkembangan permukiman dan konteks lingkungannya serta data pustaka berupa arsip-arsip sejarah untuk mengetahui aspek sosial, politik, dan lingkungan yang melatarbelakanginya. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan mengaitkan data sejarah dengan lingkungan sehingga dapat diperoleh faktor pertimbangan lingkungan dan intervensi yang dilakukan oleh pemerintah kolonial. Hasil penelitian ini menunjukkan buruknya sanitasi lingkungan, wabah penyakit, dan tingginya angka kematian penduduk di Kota Semarang sebagai faktor pendorong dibukanya permukiman baru di sebelah selatan Kota Semarang. Bukit Gajahmungkur memberikan alternatif lingkungan tempat tinggal yang sehat dan nyaman para penghuninya. Kata Kunci: Candi Baru, Permukiman, Semarang
GRAF BERARAH SEBAGAI REPRESENTASI TURNAMEN "ROUND-ROBIN" DAN SIFAT-SIFATNYA Nugroho, Dimas; Budayasa, Ketut
MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mathunesa.v12n1.p149-156

Abstract

Graf berarah D adalah pasang berurutan dari dua himpunan V(D) dan ?(D), yaitu himpunan berhingga tak kosong yang anggota-anggotanya disebut titik dan himpunan berhingga (boleh kosong) yang anggota-anggotanya disebut busur sedemikian hingga setiap busur merupakan pasang berurutan dari dua titik V(D). Turnamen adalah orientasi dari graf komplet. Sebuah turnamen dapat dimodelkan atau direpresentasikan dengan sebuah graf berarah yang himpunan timnya berkorespondensi dengan himpunan titik pada graf berarah, dan dua titik u dan v dihubungkan dengan sebuah busur dari u ke v, jika dan hanya jika tim yang diwakili oleh titik u mengalahkan tim yang diwakili oleh titik v. Dengan demikian turnamen Round-Robin dapat direpresentasikan dengan graf berarah yang graf dasar adalah graf komplet Kata kunci: Graf Berarah, Graf Komplet, Graf Dasar, Orientasi Graf, Busur, Turnamen Round-Robin
PENGARUH PROFITABILITAS, NILAI PERUSAHAAN DAN KOMISARIS INDEPENDEN TERHADAP PERATAAN LABA DALAM PERSPEKTIF AKUNTANSI SYARI’AH (Studi Kasus Pada Perusahaan Pertanian Yang Terdaftar Di Index Saham Syariah Indonesia (ISSI) Tahun 2020-2023) Nugroho, Dimas; Hayati, Mardhiyah; Fajar Ramdani, Rahmat
Assets: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol 15 No 2 (2025): Assets : Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/assets.v15i2.62454

Abstract

Profit smoothing is a management practice carried out to smooth profit formats to create an impression of consistency before investors. However, from an Islamic perspective, this practice has the potential to violate the principles of honesty and trustworthiness. This study examines the influence of profitability, company value, and independent commissioners on income smoothing practices in Sharia accounting. The study population consisted of 10 agricultural companies measured by the Indonesian Sharia Stock Index (ISSI) during the period 2020 to 2023, and there were 8 samples that met the criteria for the propositional sampling technique. The method used was quantitative. Data analysis was performed using logistic regression with SPSS version 25, with income smoothing practices as the dependent variable. The research findings indicate that profitability and independent commissioners have no significant effect on income smoothing, while company value has a significant negative effect. These results indicate that external monitoring mechanisms through market perception are more effective than internal mechanisms in suppressing income smoothing practices. This study provides compulsion for companies to prioritize the principles of honesty and transparency in financial reporting that are aligned with Sharia values.
Variasi dan Kronologi Bentuk Logo Kamer VOC pada Meriam Kuno: Perbandingan pada Koleksi Mueum-Museum di Jawa, Malaysia, dan Australia Syofiadisna, Panji; Cahyaningtyas, Yuka Nurtanti; Nugroho, Dimas; Harriyadi; Mahardian, Dewangga Eka; Tjan, Indah Permatasarie; Nurhayati, Eny
AMERTA Vol. 43 No. 2 (2025)
Publisher : Penerbit BRIN (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/amt.2025.7043

Abstract

Abstract, VOC Chamber Logo on Ancient Cannons, the identity in Spice Route. Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) as a giant company over a periode of two centuries has six trade chambers across continental business activities as a trading company. The six chambers are in Amsterdam, Zeeland, Hoorn, Delft, Enkhuizen, and Rotterdam. The chamber logos found were not in the same shape but had variations in shape and attribute. There is even a chamber that has a different logo at certain times. This variation can be considered as visual communication. The problem raised in this article is to reveal the variations of the VOC trade chambers logo from both iron and bronze cannons and try to explain the comparison of each logo variation. This article aims to provide an initial overview of the study of ancient VOC cannons, especially during the VOC era in Indonesia. The data collections was conducted observation techniques of ancient cannon that feature the VOC chamber logo at the Jakarta Historical Museum, Bahari Museum, Mpu Tantular Museum, Vredeburg Museum, Cakraningrat Museum, Western Australia Musueum, and few States of Malaysia Kingdom. The next step is to process the data for classification and typology. The presence of these six logos serves as both an identity and evidence that the chamber’s role was crucial in VOC activities in the archipelago during that time. Keywords: Trade chamber, logo, ancient cannon, Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC)   Abstrak, VOC sebagai perusahaan raksasa dalam kurun waktu dua abad memiliki enam logo kamer dagang dalam kegiatan perniagaan lintas benua. Enam kamer tersebut adalah Amsterdam, Zeeland, Hoorn, Delft, Enkhuizen, dan Rotterdam. Logo kamer yang ditemukan ternyata tidak dalam bentuk yang sama namun ada variasi bentuk. Bahkan ada kamer yang memiliki logo yang berbeda dalam kurun waktu tertentu. Variasi ini dapat dianggap sebagai identitas visual. Persoalan yang disajikan dalam tulisan ini adalah mengungkap variasi logo kamer VOC baik dari meriam besi maupun meriam perunggu serta menjelaskan perbandingan dari setiap variasi logo. Tujuan dari tulisan ini memberikan rona awal dari kajian meriam kuno, terutama pada masa VOC di Indonesia. Pengumpulan data yang dilakukan dengan teknik observasi (pengamatan) terhadap meriam kuno yang memiliki logo kamer VOC di Museum Sejarah Jakarta, Museum Bahari, Museum Mpu Tantular, Museum Vredeburg, Museum Cakraningrat, Museum Western Australia, dan beberapa negara bagian Malaysia. Selanjutnya adalah melakukan pengolahan data untuk klasifikasi dan tipologi. Keberadaan enam logo ini menjadi identitas dan bukti bahwa peran kamer sangat krusial dalam aktifitas VOC di Nusantara kala itu.    Kata kunci: Kamer, logo, meriam kuno, Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC)
Pengaruh Substitusi Agregat Kasar PET terhadap Kuat Tekan Beton Normal 7 Hari: Evaluasi Pengaruh Variasi Persentase PET terhadap Kuat Tekan Beton Normal 7 Hari Kurniawan, Pramudya; Purnama, Ikhwan Arief; Nugroho, Dimas; Ravika, Sri Wahyuni
Journal of Research and Inovation in Civil Engineering as Applied Science (RIGID) Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : Teknik Sipil, Politeknik Negeri Ketapangg

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58466/mvffq463

Abstract

Polyethylene Terephthalate (PET) is a type of plastic waste that degrades very slowly and has the potential to cause environmental pollution. The use of PET as an artificial aggregate in concrete mixtures is an alternative to reduce dependence on natural aggregates while minimizing negative impacts on the environment. This study aims to evaluate the effect of coarse aggregate substitution using PET on the compressive strength of concrete at 7 days of age. Cylindrical test specimens measuring 15 × 30 cm were made with PET substitution variations of 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, and 25%. Compressive strength testing was carried out at 7 days with a target compressive strength of 20 MPa. The test results showed a decrease in compressive strength as the PET substitution content increased. Normal concrete had an average compressive strength of 24.89 MPa, while 5% substitution resulted in 20.38 MPa and 10% substitution resulted in 17.39 MPa, which still met the planned compressive strength range. At 15% substitution, the compressive strength decreased to 16.10 MPa, at 20% to 14.80 MPa, and at 25% to 11.80 MPa. Based on these results, the use of PET as a partial replacement for coarse aggregate is considered effective up to a substitution limit of 5%–10%.
Analisis Efektivitas Kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Rumah Sakit X Nugroho, Dimas; Elvania, Nindy Callista; Purwaningrum, Solikhati Indah
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 9 No. 2 (2025): Environmental Health: Emerging Contaminants and Environmental Toxicology for Su
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v9i2.936

Abstract

Air limbah rumah sakit mengandung mikroorganisme patogen, bahan kimia beracun, dan zat radioaktif yang berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Rumah Sakit X merupakan rumah sakit tipe C dengan luas lahan 10.022 m², luas bangunan 44.898 m², dan 173 tempat tidur, menghasilkan air limbah dengan parameter TSS, BOD5, COD, amonia, fosfat, dan E. coli. Berdasarkan hasil pengujian Januari 2024 pada outlet Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), tiga parameter mendekati batas baku mutu SK Gubernur Jawa Timur No. 72 Tahun 2013. Kondisi ini dipengaruhi oleh IPAL yang telah beroperasi bertahun-tahun dan pembangunan gedung baru yang meningkatkan beban pengolahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik air limbah dan air hasil pengolahan serta menganalisis efektivitas kinerja IPAL Rumah Sakit X dalam mengelola air limbah agar aman bagi masyarakat dan lingkungan. Sampel diambil menggunakan metode grab sampling pada inlet dan outlet dengan volume 2000 mL. Hasil laboratorium menunjukkan parameter amonia (0,22 mg/L) dan fosfat (2,922 mg/L) tidak memenuhi baku mutu, disebabkan kurangnya waktu aerasi yang menyebabkan kadar oksigen terlarut rendah dan menghambat mikroorganisme dalam menguraikan NH3 dan PO4. Parameter E. coli (350 MPN/100 mL) memenuhi standar baku mutu. Perhitungan efektivitas menunjukkan penurunan E. coli signifikan sebesar 96,23%, menandakan keberhasilan desinfeksi. Namun, penurunan amonia hanya 45,89% dan masih melebihi batas baku mutu, sedangkan fosfat mengalami peningkatan dengan efektivitas -6,22%, mengindikasikan kegagalan pengolahan fosfat. Hasil ini menyoroti perlunya optimalisasi proses aerasi dan pengolahan fosfat pada IPAL Rumah Sakit X.