Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PEMANFAATAN DATA PELATIHAN LINKEDIN LEARNING UNTUK MENINGKATKAN STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI DI DUNIA KERJA: Utilization of LinkedIn Learning Training Data to Enhance Technology-Based Learning Strategies in the Workplace Abdul Hamid Arribathi; Abdul Munir
Jurnal Investasi Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Investasi Vol. 12 No. 1
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/investasi.v12i1.369

Abstract

Transformasi digital dalam dunia kerja menuntut organisasi untuk menerapkan strategi pembelajaran yang adaptif dan berbasis teknologi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis data pelatihan dari platform LinkedIn Learning sebagai dasar dalam merumuskan strategi pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan perusahaan yang bergerak di bidang engineering oil and gas. Pentingnya penelitian ini terletak pada potensi untuk pemanfaatan data pelatihan digital dalam meningkatkan efektivitas pengembangan sumber daya manusia secara sistematis. Metode penenelittian yang digunakan bersifat deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis data sekunder terhadap 400 data peserta pelatihan yang mencakup : informasi gender, jenjang jabatan (grade), fungsi kerja, dan preferensi learning path. Teknis perhitungan dan penyajian data dilakukan melalui tabulasi frekuensi, persentase, serta visualisasi menggunakan diagram batang dan lingkaran untuk menggambarkan distribusi partisipasi pelatihan berdasarkan variabel yang dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketimpangan partisipasi pelatihan berdasarkan gender dan jabatan, serta dominasi minat terhadap pelatihan pengembangan diri dan kepemimpinan dibandingkan pelatihan teknis. Oleh karena itu dirumuskan strategi pembelajaran dalam tiga tahap waktu: jangka pendek (peningkatan akses dan inklusi), jangka menengah (integrasi pembelajaran dengan sistem pengembangan karyawan), dan jangka panjang (penguatan budaya belajar dan sistem pembelajaran berbasis AI). Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan data pelatihan digital secara tepat dapat menghasilkan strategi pembelajaran yang lebih relevan, personal, dan berdampak langsung terhadap pengembangan kompetensi karyawan di dunia kerja modern
OPTIMALISASI SEO DAN SEM UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN MELALUI WEBSITE E-COMERCE BERBASIS WORDPRESS-ELEMENTOR: Optimization of SEO and SEM to Increase Sales Through a WordPress-Elementor-Based E-Commerce Website Abdul Hamid Arribathi; Dede Herman
Jurnal Investasi Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Investasi Vol. 12 No. 2
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/investasi.v12i2.390

Abstract

New era business actors are required to have effective and easily accessible promotional media, so an e-commerce website is needed. This research aims to design and develop a WordPress-based e-commerce website using Elementor as a page builder, as well as optimize it through the application of Search Engine Optimization (SEO) and Search Engine Marketing (SEM) to improve promotion and sales performance. The research methods and procedures include needs analize, website appearance and structure design, WooCommerce configuration, and implementation of on-page and off-page SEO strategies. The SEM stage is carried out through the creation of paid campaigns using Google Ads with a focus on keyword selection, ad copywriting, and performance monitoring through CTR, CPC, and conversion rate metrics. Website testing is conducted using PageSpeed Insight, GTMetrix, Google Analytics, and user evaluation to measure user experience (UX). The results of the study show that SEO optimization is able to increase website access speed, content relevance, and keyword ranking on search engines, so that organic traffic increases by more than 60%, thus increasing promotional reach and increasing CTR significantly, which has an impact on increasing the number of transactions. Meanwhile, the integration of WordPress Elementor-based website design and SEO and SEM optimisation has a positive impact on the effectiveness of promotional media and increased sales. These findings can be used as a reference in the development of digital marketing strategies for MSMEs and companies that want to increase competitiveness in the online market
PENINGKATAN STRATEGI PROMOSI BERBASIS METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DALAM SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN MAHASISWA BARU: Enhancing Promotion Strategies Using the Analytical Hierarchy Process (AHP) Method in a Decision Support System for New Student Admissions Abdul Hamid Arribathi; Esmeralda Esmeralda
Jurnal Investasi Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Investasi Vol. 12 No. 2
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/investasi.v12i2.391

Abstract

There are still some universities and colleges in accepting new students where the selection process and the promotion strategy implemented are still general and not fully based on in-depth data and analysis. For this reason, the development of information technology can be used to build a decision support system (SPK) to help the selection process for new student admissions that is more objective, measurable, and systematic. One of the relevant methods in decision-making is the Analytical Hierarchy Process (AHP). This method is able to break down complex problems into simpler structures and calculate the weight of each of the criteria that are considered important. With the application of the AHP method in SPK, a university or college can determine priorities in the selection of prospective students and evaluate the effectiveness of the promotion strategy that has been carried out based on the analyzed data. Thus, it can improve the quality of new student admissions while optimizing resources in campus promotion.
Analisis faktor-faktor kejenuhan belajar berdasarkan perspektif siswa dan guru dalam konteks implementasi kurikulum sekolah Abdul Hamid Arribathi; Suwarto Suwarto
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 11 No. 1 (2026): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30036900000

Abstract

Kejenuhan belajar merupakan salah satu tantangan yang memengaruhi kualitas pengalaman belajar peserta didik dalam implementasi kurikulum sekolah. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kejenuhan belajar berdasarkan perspektif siswa dan guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi fenomenologis. Partisipan terdiri atas empat siswa dan empat guru yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan pengalaman mereka dalam proses pembelajaran di SMA Negeri 2 Kabupaten Tangerang. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam menggunakan pedoman wawancara yang telah divalidasi oleh pakar, kemudian dianalisis secara tematik mengacu pada Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan transkripsi, open coding, kategorisasi, pengembangan tema, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Kredibilitas data diperkuat melalui triangulasi sumber dan member checking. Hasil penelitian mengidentifikasi empat tema utama yang memengaruhi kejenuhan belajar, yaitu (1) menurunnya motivasi dan keterlibatan belajar; (2) metode pembelajaran yang kurang bervariasi; (3) beban akademik dan durasi pembelajaran yang berlebihan; dan (4) kualitas hubungan guru–siswa dan dukungan belajar. Penelitian ini menunjukkan bahwa kejenuhan belajar merupakan fenomena multidimensional yang terbentuk melalui interaksi antara karakteristik peserta didik, praktik pedagogis guru, dan konteks implementasi kurikulum. Integrasi perspektif siswa dan guru memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dinamika kejenuhan belajar dibandingkan penggunaan satu perspektif saja.
Ketidaksiapan manajemen guru dalam pendidikan inklusif anak disabilitas ganda: analisis fungsi POAC dan strategic human resource management Bayu Indyatni; Abdul Hamid Arribathi
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 11 No. 1 (2026): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30036921000

Abstract

Implementasi Pendidikan inklusif di satuan Raudhatul Athfal menuntut kesiapan guru dalam mengelola keberagaman peserta didik, khususnya dengan anak disabilitas ganda. Akan tetapi praktek dilapangan menunjukkan bahwa belum semua lembaga mampu menyediakan layanan yang sesuai. Penelitian ini bertujuan menggambarkan kondisi ketidaksiapan manajemen guru dalam menyelenggarakan pendidikan inklusif disabilitas ganda di Raudatul Athfal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Informan terdiri dari 1 orang kepala sekolah dan 2 orang guru. Tekhnik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur, observasi dan studi dokumentasi. Analisis data mengacu pada model Miles, Huberman dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat ketidaksiapan pada empat fungsi manajemen guru. Pada fungsi perencanaan belum terdapat program pelatihan khusus bagi guru mengenai pendidikan inklusif. Pada fungsi pengorganisasian, posisi Guru Pembimbing Khusus belum tersedia di lembaga. Pada fungsi pelaksanaan, rencana pembelajaran yang digunakan belum berbasis diferensiasi sesuai kebutuhan anak. Pada fungsi pengawasan, belum ada instrument evaluasi khusus untuk memantau perkembangan anak disabilitas ganda. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kapasitas guru melalui pelatihan, pemenuhan kebutuhan GPK, pendampingan penyusunan RPP diferensiasi serta peningkatan fungsi monitoring oleh Kementerian Agama kota Medan.
Peran Cyberpreneurship dalam Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Generasi Muda Alfael Maradu Andar Turnip; Abdul Hamid Arribathi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9564

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah membuka ruang baru bagi generasi muda untuk mengembangkan usaha berbasis internet atau cyberpreneurship. Perkembangan internet, media sosial, marketplace, serta berbagai platform digital memberikan peluang yang lebih luas bagi generasi muda untuk menciptakan sumber pendapatan secara mandiri tanpa dibatasi oleh wilayah geografis. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana peran cyberpreneurship dalam memperkuat kemandirian ekonomi generasi muda pada era digital saat ini. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber, seperti jurnal ilmiah open-access, buku, laporan ekonomi digital, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik kajian. Analisis data dilakukan melalui proses identifikasi, pengelompokan, dan interpretasi terhadap berbagai temuan untuk memahami hubungan antara aktivitas kewirausahaan digital dengan peningkatan kemampuan ekonomi generasi muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cyberpreneurship berkontribusi secara signifikan dalam menyediakan alternatif sumber pendapatan, menciptakan peluang kerja baru, meningkatkan literasi digital, mengembangkan kreativitas dan inovasi, serta memperluas akses terhadap pasar yang lebih luas. Selain itu, keterlibatan generasi muda dalam ekosistem digital juga mendorong kemampuan adaptasi terhadap perubahan ekonomi dan perkembangan teknologi. Dengan demikian, cyberpreneurship dapat menjadi strategi yang efektif dalam mendorong terwujudnya kemandirian ekonomi generasi muda yang lebih stabil, produktif, dan berkelanjutan di era transformasi digital.
MODEL MIGRASI MICROSERVICES SPRING BOOT DENGAN SHARED DATABASE PADA SISTEM KEUANGAN E-GOVERNMENT: Migration Model of Spring Boot Microservices with a Shared Database in E-Government Financial Systems Roberto Roberto; Abdul Hamid Arribathi
Jurnal Investasi Vol. 12 No. 3 (2026): Jurnal Investasi Vol. 12 No. 3
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/investasi.v12i3.402

Abstract

Aplikasi e-Government di banyak instansi masih bergantung pada arsitektur web monolitik yang cukup menyulitkan dalam proses pemeliharaan sistem dan proses penyesuaian cepat dengan kebutuhan baru. Penelitian ini mengusulkan model migrasi pada sistem keuangan e-government berbasis Glue Framework (Struts, iBATIS, dan JSP) menuju arsitektur microservices berbasis Spring Boot. Dimana sedikit berbeda dengan pendekatan model migrasi microservices secara umum yang menempatkan database secara terdistribusi pada setiap service, maka pada model migrasi sistem keuangan ini mempertahankan skema basis data eksisting untuk menurunkan risiko migrasi serta memungkinkan fase ko-eksistensi, yaitu aplikasi lama dan aplikasi hasil migrasi berjalan bersamaan menggunakan sumber data yang sama selama fase migrasi sistem. Penelitian ini menggunakan pendekatan Design Science Research (DSR) dengan studi kasus pada sistem keuangan e-Government di lingkungan BP Batam. Adapun prosedurnya, model migrasi diformulasikan ke dalam enam tahap: asesmen sistem legacy, penentuan batas layanan, ekstraksi microservice, tata kelola akses basis data bersama, pemutakhiran antarmuka, serta integrasi dan validasi. Model divalidasi melalui studi kasus sistem keuangan pada sistem e-Government, dengan mendokumentasikan artefak, titik keputusan, dan strategi mitigasi terhadap kendala legacy. Kontribusi penelitian ini berupa model migrasi yang dapat direplikasi untuk membantu modernisasi sistem e-Government lain yang memerlukan integritas data tinggi dan keberlanjutan layanan.
ANALISA PENERAPAN POJK NOMOR 11 TAHUN 2025 DALAM PENGELOLAAN USAHA LEMBAGA PENJAMIN: An Analysis of the Implementation of POJK No. 11 of 2025 in the Management of Guarantee Institution Businesses Abdul Hamid Arribathi; Bangkit Mulia Ramadhan
Jurnal Investasi Vol. 12 No. 3 (2026): Jurnal Investasi Vol. 12 No. 3
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/investasi.v12i3.403

Abstract

This study aims to evaluate the extent to which the guarantor institution has implemented the provisions in POJK No. 11 of 2025 concerning the Business Implementation of the Guarantor Institution and identify the challenges, adaptation strategies, and their impact on the health of the guarantor institution. This research is a qualitative-descriptive approach. The methods used are in-depth interviews (key informant interviews), observation, literature studies. The results of the study show that some guarantor institutions have taken adjustment steps in the aspects of equity requirements, risk management, claims reserves, and reporting transparency, there are major obstacles in the form of human resources, IT systems, and compliance costs. The implications of the implementation of POJK include improving the quality of governance, strengthening the credibility of the guarantor institution, but also the potential operational burden for small institutions. Research recommendations include increasing capacity building, the use of regulatory technology (regtech), as well as periodic monitoring and evaluation by the OJK.
PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENGEMBANGAN SISTEM BERBASIS WEB UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI DAN KUALITAS LAYANAN DIGITAL: Utilizing Artificial Intelligence In Web-Based System Development To Enhance Digital Service Efficiency And Quality Abdul Hamid Arribathi; Dede Herman
Jurnal Investasi Vol. 12 No. 3 (2026): Jurnal Investasi Vol. 12 No. 3
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/investasi.v12i3.406

Abstract

This research is motivated by the increasing need of organizations for fast, personalized, and efficient digital services, while conventional web systems remain static and unadaptive to user behavior. This type of research is a literature study with a descriptive qualitative approach. The research procedure includes identification of articles from Scopus and Google Scholar databases for the 2020-2025 period, selection based on relevance to AI and web system topics, thematic content analysis, and synthesis of findings to draw conclusions. This study aims to analyze the role of Artificial Intelligence in web-based system development and identify its contributions to improving operational efficiency and digital service quality. The theoretical benefit of this research is to enrich scientific knowledge in the field of AI and information systems, while the practical benefit is to provide guidance for developers and managers of web systems in adopting AI technology for service optimization. The findings reveal that AI implementation through chatbots achieves an auto-resolution rate of 68% with a BERTScore F1 of 84.81%, while content personalization increases Click-Through Rate (CTR) by 271% and user engagement by 172%. Additionally, response speed is proven to be the most influential factor in customer satisfaction, and user experience serves as a critical mediator between website personalization and customer engagement. This research confirms that structured and systematic AI integration can overcome the limitations of conventional web systems, with successful chatbot implementations in Indonesia achieving an F1-score of 0.93 for public services and real-time API integration. hese research findings are supported by Chang et al. (2024), who proved that the application of machine learning and deep learning in credit risk prediction significantly improves accuracy compared to conventional methods, a principle that aligns with the improvement of content personalization accuracy in web systems.
ANALISIS IMPLEMENTASI KONSEP SUBROGASI DALAM PENJAMINAN KREDIT SYARIAH BERDASARKAN POJK NOMOR 11 TAHUN 2025: STUDI KASUS PADA PT PENJAMINAN KREDIT DAERAH BANTEN (JAMKRIDA BANTEN): An Analysis of the Implementation of the Subrogation Concept in Sharia-Compliant Credit Guarantee Schemes under POJK Regulation Number 11 of 2025: A Case Study of PT Penjaminan Kredit Daerah Banten (Jamkrida Banten) Abdul Hamid Arribathi; Bangkit Mulia Ramadhan
Jurnal Investasi Vol. 12 No. 3 (2026): Jurnal Investasi Vol. 12 No. 3
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/investasi.v12i3.411

Abstract

This study aims to analyze the application of the subrogation concept in sharia credit guarantee activities at PT Penjaminan Kredit Daerah Banten (Jamkrida Banten) based on the Financial Services Authority Regulation (POJK) Number 11 of 2025 concerning the Implementation of Guarantee Institution Business. Subrogation is the right of the guarantee institution to take over the right to collect from the creditor against the debtor after the guarantee institution makes a claim payment. In the context of a sharia guarantee institution, the concept of subrogation needs to be adjusted to the principles of justice and compliance with Islamic law (fiqh muamalah). This study uses a descriptive qualitative approach with a content analysis method of Jamkrida Banten's internal policy documents, OJK regulations, and civil law and sharia economic law literature. The results of the study indicate that the application of subrogation at Jamkrida Banten is still in the policy adjustment stage, especially in the preparation of the mechanism for transferring post-claim collection rights and the governance of subrogated assets. This study recommends strengthening internal regulations, training human resources, and digitizing the subrogation management process to ensure compliance with Sharia principles and OJK regulations.