Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Peringkasan Pada Review Produk Menggunakan Metode Crf Dan Knn Pursita Kania Praisar; Warih Maharani; Nungki Selviandro
eProceedings of Engineering Vol 3, No 3 (2016): Desember, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perkembangan internet pada saat ini, banyak orang yang memanfaatkannya dengan membuat sebuah tampilan website online berisi informasi yang dibutuhkan oleh para konsumen. Salah satu diantaranya adalah website yang berisi tentang konten-konten belanja secara online. Selain memudahkan dalam berbelanja, pada website belanja online juga sering ditemukan fitur review product atau tanggapan dari barang yang dijual pada website belanja online tersebut. Tanggapan mengenai sebuah barang pada satu website online sering dijadikan sebagian acuan terhadap sebuah kualitas barang. Banyaknya tanggapan terhadap sebuah barang dalam satu website online, menjadikan kesulitan tersendiri untuk menyimpulkan hasil dari tanggapan barang tersebut. Maka dari itu untuk mempermudah dalam menyimpulkan hasil tanggapan dari sebuah barang, perlu dibuat sebuah sistem peringkasan untuk menganalisa hasil tanggapan dari konsumen dalam suatu website belanja online. Sistem peringkasan ini dilakukan menggunakan metode CRF (Conditional Random Fields) untuk ekstraksi aspeknya dan K-NN untuk klasifikasinya. Parameter yang dibutuhkan pada sistem ini adalah persentase data training, penggunaan lemmatization pada preprocessing, nilai standar deviasi pada ekstraksi aspek, nilai learning rate pada ekstraksi aspek, threshold pada ekstraksi opini, dan nilai k pada klasifikasi. Penelitian ini dilakukan untuk mencari nilai efektif parameter inputan. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah nilai efektif presentase data training adalah 70%, digunakannya tahap lemmatization pada preprocessing, nilai efektif standar deviasi adalah 1.75, nilai efektif learning rate adalah 0.01, nilai efektif threshold adalah 0.5 dan nilai efektif k adalah >7. Kata kunci: Summarization,CRF, K-NN
PENGEMBANGAN MODUL PELATIHAN UNTUK MENYUSUN MATERI AJAR PADA LMS PT. KHARISMA PRINTEX BANDUNG Gede Agung Ary Wisudiawan; Indra Lukmana Sardi; Nungki Selviandro; Muhammad Bambang Hidayanto
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.292 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v2i2.18637

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat kali ini melanjutkan road maps penelitian yang sudah dikembangkan sebelumnya, dimana kegiatan sebelumnya berhasil mengembangkan aplikasi Learning Management System (LMS) pada PT. Kharisma Printex Bandung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini bertujuan mengembangkan modul pelatihan penggunaan aplikasi microsoft powerpoint dalam menyusun materi ajar pada LMS PT. Kharisma Printex Bandung. Modul yang berhasil dikembangkan terdiri dari lima bab pembelajaran yaitu bab pembelajaran terkait pengenalan aplikasi, bab pembelajaran untuk menghias slide presentasi, bab pembelajaran untuk memasukkan teks, bab pembelajaran yang berisikan tips and trick agar presentasi lebih hidup, dan bab terakhir terkait dengan bagaimana cara membawakan presentasi. Metodologi dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merujuk kepada metodologi penelitian research and development (R&D) yang meliputi 5 langkah : (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan informasi, (3) desain produk, (4) validasi produk, dan (5) revisi produk. Kegiatan ini menggunakan analisis diagram tulang ikan dengan subjek adalah stakeholder dari PT. Kharisma Printex Bandung, adanya revisi yang dibutuhkan sesuai kebutuhan dari perusahaan sampai akhirnya menghasilkan modul “pelatihan penyusunan materi ajar menggunakan microsoft powerpoint pada PT. Kharisma Printex”. Evaluasi dari kegiatan ini menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada pimpinan dari PT. Kharisma Printex Bandung. Hasil evaluasi menunjukkan para pimpinan setuju dengan kegiatan dan modul yang dihasilkan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini.Kata Kunci: modul, learning management system, presentasi
IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM INFORMASI LAYANAN MASYARAKAT DESA DAN PENGEMBANGAN MEDIA PUBLIC AWARENESS BERBASIS DIGITAL DALAM UPAYA MEWUJUDKAN SMART VILLAGE DESA LENGKONG Suryatiningsih Suryatiningsih; Kusuma Ayu Laksitowening; Elis Hernawati; Aprianti Putri Sujana; Rikman A. Rudawan; Ady Purna Kurniawan; Nungki Selviandro
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.868 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17521

Abstract

Pemerintah Desa Lengkong mengharapkan adanya keberlanjutan dari proses focus group disscussion dan pembangunan prototipe Sistem Informasi Layanan Masyarakat Desa dan diseminasi informasi bagi masyarakat. Sebagai salah satu upaya untuk membantu kelancaran tugas para staf dan jalannya operasional dalam melakukan pelayananan publik di Desa Lengkong bekerja sama dengan dosen-dosen Universitas Telkom, perlu dilanjutkan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dalam bentuk Implementasi dan Pengujian Sistem Informasi Layanan Masyarakat Desa (SIMADES), dan Pengembangan Media Public Awareness berbasis Digital dalam Upaya Mewujudkan Smart Village Desa Lengkong. Sebagai bentuk kontribusi dan kepedulian terhadap Desa Lengkong, maka tim dosen dan mahasiswa Universitas Telkom bekerja sama dengan Desa Lengkong melaksanakan kegiatan PkM dalam bentuk implementasi dan pengujian aplikasi SIMADES. Implementasi dilakukan dalam bentuk demo aplikasi dan praktek langsung menggunakannya. Selama proses pengujian aplikasi, para pengguna memberikan feedback terhadap penggunaan aplikasi, saran pengembangan dan kebutuhan fungsionalitas lainnya untuk pengembangan selanjutnya
IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM INFORMASI LAYANAN MASYARAKAT DESA DAN PENGEMBANGAN MEDIA PUBLIC AWARENESS BERBASIS DIGITAL DALAM UPAYA MEWUJUDKAN SMART VILLAGE DESA LENGKONG Suryatiningsih Suryatiningsih; Kusuma Ayu Laksitowening; Elis Hernawati; Aprianti Putri Sujana; Rikman A. Rudawan; Ady Purna Kurniawan; Nungki Selviandro
Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.197 KB) | DOI: 10.25124/cosecant.v1i2.17520

Abstract

Pemerintah Desa Lengkong mengharapkan adanya keberlanjutan dari proses focus group disscussion dan pembangunan prototipe Sistem Informasi Layanan Masyarakat Desa dan diseminasi informasi bagi masyarakat. Sebagai salah satu upaya untuk membantu kelancaran tugas para staf dan jalannya operasional dalam melakukan pelayananan publik di Desa Lengkong bekerja sama dengan dosen-dosen Universitas Telkom, perlu dilanjutkan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dalam bentuk Implementasi dan Pengujian Sistem Informasi Layanan Masyarakat Desa (SIMADES), dan Pengembangan Media Public Awareness berbasis Digital dalam Upaya Mewujudkan Smart Village Desa Lengkong. Sebagai bentuk kontribusi dan kepedulian terhadap Desa Lengkong, maka tim dosen dan mahasiswa Universitas Telkom bekerja sama dengan Desa Lengkong melaksanakan kegiatan PkM dalam bentuk implementasi dan pengujian aplikasi SIMADES. Implementasi dilakukan dalam bentuk demo aplikasi dan praktek langsung menggunakannya. Selama proses pengujian aplikasi, para pengguna memberikan feedback terhadap penggunaan aplikasi, saran pengembangan dan kebutuhan fungsionalitas lainnya untuk pengembangan selanjutnya
Dialectical Assurance Case using Structured Assurance Case Metamodel Notation Nungki Selviandro; Ryan Adeputra Sutopo; Gia Septiana Wulandari
KLIK: Kajian Ilmiah Informatika dan Komputer Vol. 3 No. 6 (2023): Juni 2023
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/klik.v3i6.912

Abstract

An assurance case is a document created to enable the exchange of information related to system safety and security among various system stakeholders, including suppliers, acquirers, operators, and regulators. It is essential to review such assurance cases to ensure their validity. The Structured Assurance Case Metamodel (SACM) is one of the languages that can be used to communicate assurance cases, and it offers various variants and expressive notations to facilitate this task. While creating assurance cases, it is necessary to consider dialectical notation with CounterArguments and CounterEvidence to explain situations where an assurance case has an incorrect value or can be countered. SACM classifies this notation as dialectical, and it is useful for reviewing and developing assurance cases. However, despite the usefulness of this approach, there is limited research on its effectiveness. Therefore, this study aims to explain dialectical notation in the SACM assurance case language and develop existing SACM applications. The application was developed to provide users who are already familiar with assurance cases, especially SACM, with a practical way of introducing dialectical notation. By doing this, we hope to expand the use of SACM and improve its effectiveness in communicating assurance cases among system stakeholders.
Perancangan User Interface pada Aplikasi Gowes Berbasis Mobile Android Teguh Surya Apri Handoyo; Nungki Selviandro; Abdurahman Baizal
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 6, No 2 (2023): July - December
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v6i2.5027

Abstract

Gowes Virtual sebuah aplikasi yang dikembangkan tim project Wrap Entrpreneurship Universitas Telkom, target pengguna hanya baru mahasiswa maupun seseorang yang berkunjung ke Universitas Telkom. Aplikasi ini dibuat untuk Virtual Tour Universitas Telkom sambil berolahraga ketika terkendala dengan cuaca hujan ataupun ada rasa malas keluar ruangan. aplikasi ini disajikan berupa tampilan tiga Dimensi yang berlatar belakang Universitas Telkom maupun pemandangan kota-kota di Indonesia, agar lebih termotivasi lagi jika ingin bersepeda, pada perkembangan kedepannya ada berupa fitur Multiplayer dimana pengguna bisa bersepeda bersama. Oleh karena itu penulis merancang aplikasi tersebut dimulai dengan desain User Interface yang menarik dan mudah dipahami oleh pengguna, Pengujian ini sendiri menggunakan metode User Centered Design (UCD) untuk melakukan pendekatan terhadap calon pengguna. Dalam pengujian desain itu sendiri mengacu pada Single Ease Question (SEQ) merupakan salah satu Post Task Questionnaire yang digunakan dalam menilai tingkat kemudahan pada suatu fitur produk berdasarkan pengalaman user. Prototipe yang dibangun mendapatkan presentase pengujian skala 6 sebesar 58% dan skala rata-rata sebesar 6,36 yang mana memiliki tingkat kemudahan yang mudah. Hal ini melebihi skala yang telah ditentukan sebelumnya yaitu usability lebih besar sama dengan 5,6. Kata Kunci: User Interface, Gowes Virtual, User Centered Design,Universitas Telkom, Desain.
PELATIHAN PENGGUNAAN TOOLS CANVA PEMBUATAN MEDIA AJAR KREATIF UNTUK GURU SDN CIRANGRANG 2023 Mira Sabariah; Gede Agung Ary Wisudiawan; Nungki Selviandro; Zhafran Hafizh Izdihar Riyadi; Ahmad Muflih Nawir; Tasyrika Nurul Hajar; Raihan Sulthon Yaafi; Muthia Khairunissa
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.5995

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan para tenaga pengajar terhadap pelatihan media pembelajaran menggunakan tools Canva terhadap pembelajaran di SDN 059 Cirangrang Bandung. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat kepuasan para tenaga pengajar yang ikut serta dalam pelatihan ini. Penelitian ini menggunakan metode survei yang dimana kami menyebarkan kuesioner kepada para tenaga pengajar. Kuesioner tersebut dirancang untuk mengukur tingkat kepuasan mereka terhadap pelatihan, sejauh mana mereka dapat mengimplementasikan penggunaan Tools Canva dalam pembelajaran, serta dampak yang dirasakan dalam proses pembelajaran di kelas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasanya para tenaga pengajar yang ikut serta dalam pelatihan ini merasa puas dan sangat terbantu karena dengan memanfaatkan Canva ini, kegiatan belajar dan mengajar akan menjadi lebih bervariatif dan menyenangkan. Temuan ini memiliki implikasi penting dalam konteks pembelajaran di SDN 059 Cirangrang Bandung. Kepuasan para tenaga pengajar terhadap pelatihan ini menunjukkan bahwa penggunaan Tools Canva dalam media pembelajaran dapat meningkatkan efektivitas proses pembelajaran dan menciptakan pengalaman belajar yang lebih baik bagi siswa. Selain itu, temuan ini juga mendukung pentingnya pelatihan dan pengembangan profesional bagi tenaga pengajar dalam mengadopsi teknologi pembelajaran yang inovatif.
Adoption of Opacity-based Graphical Highlights as a Representation of Structured Assurance Case Metamodel ArgumentGroup M Haikal Abdussalam; Nungki Selviandro; Gia Septiana Wulandari
KLIK: Kajian Ilmiah Informatika dan Komputer Vol. 4 No. 1 (2023): Agustus 2023
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/klik.v4i1.987

Abstract

An assurance case is a means of facilitating communication, analysis and information exchange between stackholders involved in the system security and application development process, depending on its purpose and context. There are several frameworks that can be used when creating assurance cases, one of which is the Structured Assurance Case Metamodel Notation (SACMN), which has a more expressive notation than other frameworks. When creating an assurance case, it is necessary to consider the ArgumentGroup, where all elements are categorised as a group. The SACMN ArgumentGroup has been represented visually using dotted lines and there are still shortcomings in the process of understanding assurance cases and their visualisation. Thus, the opacity-based graphical highlighting technique is an alternative in visually representing the ArgumentGroup by manipulating the opacity on the notation of relevant or irrelevant elements. Therefore, this research was conducted with the aim of observing users in terms of speed, effectiveness and accuracy in answering statements with perceived usefulness, perceived ease of use of ArgumentGroup in SACMN applications and development of existing SACMN applications. Based on the research conducted, it can be seen that the results of the questionnaire testing in relation to the user statements of ArgumentGroup in terms of perceived usefulness and perceived ease of use have a value of 0.705 and 0.727, which are included in the reliable category as a valid questionnaire. With a reliable and valid questionnaire, the results obtained from users using opacity highlights have better scores than dotted lines and can be categorised as successful for adoption as a visual representation of ArgumentGroup SACMN with the highest scores of 25 and 20
AUTONOMOUS VEHICLE SIMULATION WITH MULTI HUMAN DRIVING BEHAVIOR USING DEEP LEARNING Husnul Khotami Kindi; Nungki Selviandro; Gia Wulandari
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v8i3.3900

Abstract

Advances in Autonomous Vehicle (AV) technology have made this topic popular in recent years, both large and small companies have started to develop this AV technology. Apart from large companies, several researchers are also interested in developing this technology. However, due to cost constraints and security issues, the researchers developed AV using a computer simulation approach. The main objective of this paper is to create a simulation (AV). The simulation was created using Udacity self-driving-car from Unity 3D. The first step we took was to take a dataset in the form of images from a number of participants by manually driving a car in a simulation to get Human-driving-behavior. After the dataset is obtained, the AV model formation process will then be carried out using the deep learning method of the Convolutional Neural Network algorithm. In this research, a good AV simulation has been successfully made, the car can run perfectly following the track without experiencing a collision or going off the track. From the results of the testing carried out, the model that was built got pretty good results where the accuracy was 71% and the loss was 0.0165.
Comparative Study of Robot Framework and Cucumber as BDD Automated Testing Tools Khaerunnisa Khaerunnisa; Nungki Selviandro; Rosa Reska Riskiana
ULTIMATICS Vol 15 No 1 (2023): Ultimatics : Jurnal Teknik Informatika
Publisher : Faculty of Engineering and Informatics, Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/ti.v15i1.3228

Abstract

Automation testing is much more efficient and accurate, the script is easy to document, and update compared to manual testing. Testing a website may necessitate time and effort to learn the tools to be used. Cucumber and Robot Framework are well-known open-source frameworks, according to Stack Overflow and GitHub. Cucumber and Robot Framework are known on an international scale, especially Robot Framework, which is often used by large companies. Each uses the Java and Python languages, which both support BDD. The comparative efforts of the two tools aim to help testers compare and determine automated testing tools in the BisOps Logee Port Web Admin case study based on the effectiveness and efficiency of the tools and create specific test cases as test documentation so that testers do not need to spend time analyzing both. Because this research involves evaluation and comparison, several criteria were chosen to support the evaluation process, namely functionality, reliability, usability, performance efficiency, and portability. The results of this study show that both tools can be recommended for novice QA's who want to learn the basics of automation by implementing BDD. Meanwhile, for QA's who have done automation before and want to do more in-depth configuration and reporting, it is recommended to use Robot Framework because the syntax is short, has lots of keywords that make it easier for testers, and can make the testing system shorter but more specific.