Purwonugroho, Daniel Pesah
Pascasarjana Sekolah Tinggi Teologi Baptis Semarang

Published : 52 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Eksplorasi Kecerdasan Spiritual dalam Kehidupan Rohani Jemaat: Perspektif Kasih Allah dalam Efesus 3:18-19 Daniel Pesah Purwonugroho
Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen) Vol 6, No 2 (2024): Teologi dan Pendidikan Agama Kristen - Agustus 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59177/veritas.v6i2.292

Abstract

Spiritual intelligence is the intelligence required by every believer. Spiritual intelligence is rooted in the spiritual reality within the life of the congregation. Spiritual intelligence in the spiritual life of the congregation can be explored when the congregation realizes the great and miraculous love of God. Ephesians 3:18-19 provides a description of the great and noble dimensions of God's love. God's love serves as the foundation for the congregation to build their spiritual life upon. As the congregation develops a true understanding of God's love according to Ephesians 3:18-19, exploration of spiritual intelligence within the spiritual life of the congregation can occur, resulting in an enhancement of the congregation's spiritual life. Through a descriptive qualitative approach, it can be concluded that spiritual intelligence in the spiritual life of the congregation can be explored to experience enhancement with the foundation of understanding God's love in Ephesians 3:18-19. Understanding God's love in Ephesians 3:18-19 can lead the congregation to explore spiritual intelligence in the spiritual life of the congregation.AbstrakArtikel ini dibuat untuk mengeksplorasi kecerdasan spiritual dalam kehidupan jemaat dalam perspektif kasih Allah di Efesus 3:18-19. Kecerdasan spiritual adalah kecerdasan yang dibutuhkan setiap orang percaya. Kecerdasan spiritual didasarkan kepada realitas rohani di dalam kehidupan jemaat. Kecerdasan spiritual dalam kehidupan rohani jemaat dapat dieksplorasi saat jemaat menyadari tentang kasih Allah yang besar dan ajaib. Efesus 3:18-19 memberikan sebuah deskripsi dimensi kasih Allah yang agung dan mulia. Kasih Allah menjadi dasar bagi jemaat untuk membangun kehidupan rohani. Saat jemaat membangun pemahaman yang benar akan kasih Allah sesuai dengan Efesus 3:18-19, eskplorasi kecerdasan spiritual jemaat dapat terjadi sehingga mengalami peningkatan di dalam kehidupan rohani jemaat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dapat disimpulkan bahwa kecerdasan spiritual dalam kehidupan rohani jemaat dapat dieksplorasi untuk mengalami peningkatan dengan fondasi pemahaman kasih Allah dalam Efesus 3:18-19. Pemahaman kasih Allah dalam Efesus 3:18-19 dapat membawa jemaat mengeksplorasi kecerdasan spiritual dalam kehidupan rohani jemaat.
Korelasi Injil dan Doktrin Tritunggal: Implikasi untuk Kehidupan Rohani Jemaat berdasarkan Roma 1:16 Daniel Pesah Purwonugroho
LAMPO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 1 No. 1 (2024): Juli 2024
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEOLOGI STAR RIAU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63832/r38nch89

Abstract

Artikel ini disusun untuk meneliti korelasi Injil dan doktrin Tritunggal dan implikasinya dalam kehidupan rohani jemaat berdasarkan Roma 1:16. Injil merupakan aspek mendasar di dalam keyakinan Kristen. Doktrin Tritunggal juga merupakan aspek fundamental dalam teologi Kristen. Korelasi Injil dan doktrin Tritunggal dapat ditelusuri dalam perspektif Roma 1:16. Roma 1:16 memiliki konteks historis dan teologis yang kuat untuk memberikan penjelasan tentang kekuatan keselamatan yang Allah kerjakan di dalam sejarah penebusan umat manusia. Roma 1:16 menekankan kehidupan keselamatan yang telah dikerjakan oleh Yesus Kristus di kayu salib bagi umat manusia dan secara khusus bagi kehidupan rohani jemaat. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penulis akan menelusuri korelasi Injil dan Tritunggal di dalam Roma 1:16. Penulis menyatakan bahwa Injil dan doktrin Tritunggal saling berkaitan erat di dalam Roma 1:16 serta memberikan dampak rohani yang positif di dalam kehidupan jemaat.