Afrizal Nur Afrizal Nur
Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Published : 19 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal An-Nur

KONSEP WASATHIYAH DALAM AL-QURAN; (STUDI KOMPARATIF ANTARA TAFSIR AL-TAHRÎR WA AT-TANWÎR DAN AISAR AT-TAFÂSÎR) Afrizal Nur
Jurnal An-Nur Vol 4, No 2 (2015): Jurnal An-Nur
Publisher : UIN SUSKA RIAU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/an-nur.v4i2.2062

Abstract

Era globalisasi adalah era ‘diplomasi’, era di mana umat Islam dituntut untuk bersikap moderat (wasathiyah). Umat Islam sebagai umat yang moderat harus mampu mengintegrasikan dua dimensi yang berbeda; dimensi‘theocentris’ (hablun min Allah) dan ‘anthropocentris’ (hablun min an-nas).Tuntutan tersebut bukanlah tuntutan zaman, tetapi tuntutan Al-Qur’an yang wajib dilaksanakan. Makna wasathiyah tidak sepantasnya diambil dari pemahaman para ekstremis yang cenderung mengedepankan sikap keras tanpa kompromi (ifrâth), atau pemahaman kelompok liberalis yang sering menginterpretasikan ajaran agama dengan sangat longgar, bebas, bahkan nyaris meninggalkan garis kebenaran agama sekalipun (tafrîth).Makna Islam sebagai agama wasathiyah harus diambil dari penjelasan para ulama, agar tidak memicu ‘missunderstanding’ dan sikap intoleran yang merusak citra Islam itu sendiri. Pemahaman makna wasathiyah yang benar mampu membentuk sikap sadar dalam ber-Islam yang moderat dalam arti yang sesungguhnya (ummatan wasathan), mewujudkan kedamaian dunia, tanpa kekerasan atas nama golongan, ras,  ideologi bahkan agama.
Rekonsilisasi Praktik Sholat: Muhammadiyah dan Nahdhotul Ulama dalam Dinamika Nusantara Rozi, Khoirul; Hasbi, Ridwan; Nur, Afrizal; Wahid, Annur
Jurnal An-Nur Vol 13, No 1 (2024): Jurnal An-Nur Juni 2024
Publisher : UIN SUSKA RIAU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/an-nur.v13i1.28178

Abstract

Umat Islam di nusantara terkenal dengan kemajmukannya dalam banyak aspek, persoalan agama bukan persoalan biasa tapi berkaitan dengan sebuah praktik yang dapat memicu disharmonis. Tulisan ini  merupakan sebuah studi pustaka yang berdasarkan pada observasi dan literatur rivew. Demi terwujudnya kerukunan dalam praktik ibadah tanpa sikut menyikut suatu kelompok terhadap kelompok lainya . rekonsilisasi antara dua muhammadiyah dan nahdhotul ulama (NU) merupakan dorongan dari cinta terhadap sesama berlandaskan ungkapan alquran bahwa korelasi sesama mukmin adalah ukhuwwah.