Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PEMANFAATAN LIMBAH KARBIT SEBAGAI BAHAN TAMBAH PADA MORTAR DITINJAU DARI KUAT TEKAN Wisnu Adhi Saputra; Anisah Anisah; Rosmawita Saleh
Jurnal Pensil : Pendidikan Teknik Sipil Vol. 9 No. 3 (2020): Jurnal Pensil : Pendidikan Teknik Sipil
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.38 KB) | DOI: 10.21009/jpensil.v9i3.16454

Abstract

Abstrak Pembangunan infrastruktur yang terjadi menyebabkan penggunaan semen meningkat setiap tahunnya. Untuk mengurangi produksi semen diperlukan alternatif pengganti lain, salah satu bahan alternatif yang dapat dimanfaatkan adalah limbah karbit. Pemanfaatan limbah karbit jika ditambahkan sebagai bahan perlu ditangani terlebih dahulu sebelum digunakan. Penambahan limbah karbit sebagai bahan campuran mortar diharapkan dapat memberikan reaksi pozolanik sehingga akan meningkatkan kuat tekan mortar. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah limbah karbit sebagai bahan tambah dapat mencapai kuat tekan mortar tipe M berdasarkan SNI 6882-2014. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan total 36 benda uji kubus berukuran 50 mm tiap sisinya, faktor air semen 0,4 kuat tekan rencana tipe M (17,2 MPa). Benda uji berupa mortar dengan penambahan bahan limbah karbit dengan variasi 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10%, dan 12,5% berat semen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua variasi dengan penambahan limbah karbit dapat meningkatkan kuat tekan melebihi mutu tipe M (17,2 MPa). Kuat tekan rata-rata mortar dengan variasi penambahan limbah karbit 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10%, dan 12,5% dari berat semen pada umur 28 hari berturut-turut sebagai berikut adalah 20, 67 MPa, 23,33 MPa , 22 MPa, 26,67 MPa, 24,33 MPa, 19 MPa. Kuat tekan maksimum terjadi pada variasi limbah karbit 7,5%. Kata kunci: Kuat Tekan, Limbah Karbit, Pozolan Abstract Infrastructure development that occurs causes cement demand to increase each year To reduce cement production, other alternative substitutes are needed, one alternative material that can be utilized is carbide waste. Utilization of carbide waste if added as material needs to be handled first before use. The addition of carbide waste as an ingredient in mixing mortar is expected to give a pozolanic reaction so that it will increase the compressive strength of the mortar. The aim of this research is to prove whether carbide waste as an added material can reach the M type mortar compressive strength based on SNI 6882-2014. This study used an experimental method with a total of 36 cube specimens measuring 50 mm each side, a cement water factor of 0.4, the compressive strength of an M-type plan (17.2 MPa). The specimens consisted of mortars with added carbide waste materials with variations of 0%, 2.5%, 5%, 7.5%, 10%, and 12.5% by weight of cement. The results showed that all variations with the addition of carbide waste can increase the compressive strength to exceed the quality of type M quality (17.2 MPa). Average compressive strength of mortar with the addition of carbide waste variations of 0%, 2.5%, 5%, 7.5%, 10%, and 12.5% of the weight of cement at 28 days respectively as follows are 20, 67 MPa, 23.33 MPa, 22 MPa, 26.67 MPa, 24.33 MPa, 19 MPa. Maximum compressive strength occurs at a variation of 7.5% carbide waste Keywords: Compressive Strength, Carbide Waste, Pozolan
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN BERBASIS E-MODUL PADA MATA KULIAH PRAKTIK MEKANIKA TANAH Kusermy Idiajir; Daryati Daryati; Rosmawita Saleh
Jurnal Pensil : Pendidikan Teknik Sipil Vol. 10 No. 2 (2021): Jurnal Pensil : Pendidikan Teknik Sipil
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.796 KB) | DOI: 10.21009/jpensil.v10i2.20243

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan pembelajaran berbasis media e-modul pada mata kuliah Praktik Mekanika Tanah. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) yang mengadaptasi model penelitian 4D (four-D) dengan melalui empat tahap yaitu tahap define, design, develop dan disseminate. Dalam pengumpulan data awal menggunakan kuesioner (angket). Validasi produk menggunakan ahli media dan ahli materi. Berdasarkan hasil validasi oleh kedua ahli media diperoleh persentase rata-rata 84,09% dengan kategori sangat layak dan hasil validasi oleh kedua ahli materi diperoleh persentase rata-rata 89,35% dengan kategori sangat layak. Pada penilaian pengguna yang dilakukan dengan uji coba terbatas kepada 15 mahasiswa Pendidikan Teknik Bangunan mendapatkan penilaian rata-rata sebesar 86,9% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil kelayakan dan uji coba terbatas, dapat disimpulkan bahwa e-modul mata kuliah Praktik Mekanika Tanah dapat digunakan dalam pembelajaran mata kuliah Praktik Mekanika Tanah di program studi Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta.