Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PERENCANAAN DAUR ULANG AIR LIMBAH NON KAKUS PADA PUSAT PERBELANJAAN PLAZA SLIPI JAYA Jumiah S; LT Simbolon; Rosmawita Saleh
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2009): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.747 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v4i2.7911

Abstract

Perencanaan ini bertujuan untuk menentukan teknologi daur ulang air limbah dan mendapatkanhasil perhitungan dimensi dari instalasi daur ulang air limbah non kakus pada Plaza Slipi Jaya.Teknik perencanaan berpedoman pada teori yang ada dan hasil penelitian yang pernahdilakukan oleh Warjiyo, ST dan Amalia, S.Pd dengan judul “ Instalasi Pengolahan Air LimbahRumah Tangga Non Kakus untuk Keperluan MCK pada Daerah yang Mengalami Kekeringan Air.Debit air hasil daur ulang di Plaza Slipi Jaya sebesar 70,1 m3/hari. Daur ulang ini dapatmengurangi penggunaan air PDAM sebesar 47,69%. Dimensi Instalasi Daur Ulang Air LimbahNon Kakus
KESADARAN LINGKUNGAN MASYARAKAT DALAM PEMELIHARAAN TAMAN LINGKUNGAN DI JAKARTA PUSAT Achmad Afandi; Amos Neolaka; Rosmawita Saleh
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 1 (2012): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.319 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v7i1.7947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sampai sejauh mana tingkat kesadaran lingkungan masyarakat di Jakarta Pusat dalampemeliharaan taman lingkungan. Tempat penelitian dilakukan di Kelurahan Galur pada taman lingkungan RT 012/RW 04 dan tamanlingkungan RT 03/RW 07. Waktu pelaksanaan penelitian dilakukan pada bulan November 2010 s.d Maret 2011Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif survei. Sampel sebanyak 50 orang responden (50 KK) yang terdiri dari 25orang responden dari RT 012/RW 04 dan 25 orang responden dari RT 03/RW 07. Instrumen uji coba 20 butir pernyataan diperoleh 16 butirpernyataan yang valid dan reliabel. Hasil penelitian ini diperoleh Kesadaran lingkungan masyarakat di Jakarta Pusat dalam pemeliharaan taman lingkungan. pada RT 012/04, menunjukkan tingkat pengetahuan yang sangat baik denganpersentase 88,67 % atau kesadaran lingkungan sangat baik Pada sikap/perilaku dengan persentase 74,55 % ini menunjukkan kesadaranlingkungan baik, sedangkan pada gaya hidup menunjukkan persentase 82,33 % yang berarti kesadaran lingkungan sangat baik.Sedangkan pada RT 03/07, menunjukkan tingkat pengetahuan yang sangat baik dengan persentase 80,67 % atau kesadaranlingkungan sangat baik. Pada sikap/perilaku dengan persentase 68,33 % ini menunjukkan kesadaran lingkungan cukup, sedangkan padagaya hidup menunjukkan persentase 55 % yang berarti kesadaran lingkungan kurang.Kesimpulan dari penelitian ini adalah nilai indikator pengetahuan, sikap/perilaku dan gaya hidup dalam pemeliharaan taman lingkungandi pada RT 012/04 adalah baik. pada RT 03/07 untuk indikator pengetahuan adalah baik, Sedangkan sikap/perilaku dan gaya hiduptidak mencerminkan kesadaran lingkungan sesungguhnya.
IMPLEMENTASI FASILITAS SOSIAL RUMAH SUSUN (Studi Kasus: Peremajaan Permukiman Kumuh di RT. 01 RW. 03, Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat) Rezza S Hasyim; Doddy Rochadi; Rosmawita Saleh
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 11 No 1 (2016): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.251 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari solusi terbaik untuk merencanakan fasilitas sosial sewa apartemen sederhana di RT 01 / RW 03 Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, yang disesuaikan dengan kondisi saat ini. Masalah yang ditemukan di RT 01, adalah masalah jarak bangunan yang tidak layak untuk pemukiman, sistem pencahayaan rendah dan ruang penghijauan, sistem sanitasi yang buruk dan pengelolaan limbah, akses buruk ke perumahan, dan kurangnya toilet umum.Timeline proses desain dilakukan pada bulan Maret hingga Juni 2015. Pendekatan yang digunakan adalah observasi, studi pustaka dan dokumentasi. Diskusi tentang keberadaan fasilitas sosial dan kebutuhan penyewa di dalam apartemen untuk bangunan apartemen telah ada sebelumnya dalam standar yang tercantum dalam SNI 03-1733-2004.Hasil dari perencanaan ini adalah dalam bentuk gambar desain datar dengan perencanaan fasilitas sosial, seperti pembuatan ruang multiguna, pemulihan tempat ibadah, sarana pemukiman kembali perdagangan dan perdagangan, pendirian taman, pembuatan jalan akses ke rumah susun, pembuatan tempat parkir bersama, dan penempatan peralatan penerangan umum. Jadi masalah permukiman di RT 01 / RW 03, Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat bisa teratasi.
PEMANFAATAN LIMBAH KOTORAN SAPI SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN SEMEN DALAM PEMBUATAN BATAKO Kiki Kurniawan; Prihantono Prihantono; Rosmawita Saleh
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 15 No 2 (2020): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v15i2.14214

Abstract

The results showed the use of cow dung waste can increase the compressive strength of hollow brick from any composition of waste. Hollow brick with cow dung substitution of 0% has an average compressive strength value 44.75 Kg/Cm2 has an average water absorption of 14.31%, hollow brick with cow dung substitution of 5% has a value of compressive strength average 47.47 Kg/Cm2 has an average water absorption of 15.67%, Batako perforation with cow dung substitution of 7.5% has an average compressive strength value of 51.83 Kg/Cm2 has the absorption water averaging 13.71%, batako perforated with substitution of cow dung waste of 10% has an average compressive strength value 53.81 Kg/Cm2 has an average water absorption of 10.04%, hollow brick with substitution cow dung waste of 12.5% has an average compressive strength value of 50.66 Kg/Cm2 has an average water absorption of 23.6%, hollow brick with cow dung substitution of 15% average 48.84 Kg/Cm2 has an average water absorption of 19.72%. The optimum compressive strength value was obtained from percentage substitution of cow dung waste at 10% with mean value of compressive strength 53,81 Kg/Cm2 with average water absorption 10,04%.
PENGARUH MINUMAN SODA TERHADAP BSETTING TIME DAN KUAT TEKAN BETON Panca Rannie Nursa; Kusno Adi Sambowo; Rosmawita Saleh
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 16 No 1 (2021): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v16i1.16653

Abstract

This study aims to examine the change in concrete behavior in regards to adding soda drinks as retarder and to compare the properties of cocrete using soda drinks and concrete without using soda. In this study, the writer uses soda drink content in 3%, 6%, 9%, and 12% variatons based on cement weight. Each variations uses 1 specimen for vicat tests and 2 specimens is used for compressive strength test. In testing using the vicat tool it measures the delay that occurs in content levels of 3%, 6%, 9%, and 12% could be considered retarders, where as compressive testing examines the maximum strength acquired from adding soda to the concrete is increased by 1.64% with a variation of 3% from normal concrete and decreased gradually by 1,9% 3,9%, and 4,11% with variations of 6%, 9%, and 12% respectively
PEMANFAATAN LIMBAH CANGKANG KERANG HIJAU DENGAN VARIASI SUHU PEMBAKARAN SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SEBAGIAN SEMEN PADA PEMBUATAN BETON Julia Widia Nika; Anisah Anisah; Rosmawita Saleh
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 14 No 1 (2019): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v14i1.18118

Abstract

This research aims to utilize green mussel shell waste as a partial replacement for cement by establishing the best temperature that should be used to obtain the chemical substance if the sehell ashes to optimize the chemical substance for replacement of cement. This research replaces 10% of total weight cement with shell ash which has been combusted with a temperature of 700 ° C, 800 ° C and 900 ° C and control concrete. The compressive strength of the concrete plan is 20 MPa. Concrete mix design is 1:2:3. The results of this study indicate with subtitutes 10% semen with green shell ash with temperature 700 ° C, 800 ° C and 900 ° C is 20,53MPa; 16,76 MPa and 19,74 MPa and for control concrete has compressive strength 20,18 MPa. The maximum concrete compressive strength was obtained on the concrete of green shell ash with a combustion temperature of 700 ° C which is 20.53 MPa. In the concrete the green shells ash with a burning temperature above 700 ° C experience a decrease in compressive strength and cannot meet the compressive strength of the plan.
ANALISIS MANAJEMEN PEMELIHARAAN DAN PERAWATAN BANGUNAN RUSUNAWA BERDASARKAN PERMEN PU NO.24/PRT/M/2008 (RUSUNAWA PINUS ELOK BLOK A) Wahyu Hidayat; Anisah Anisah; Rosmawita Saleh
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 15 No 2 (2020): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v15i2.18128

Abstract

Research aims to analyze maintenance and repair management of Simple Rental Apartment building based on Regulation of Minister of Public Works No.24 / PRT / M / 2008 on guidance of procedure and method of maintenance and repair of building. The rise of vertical government-built residential development is not matched by adequate maintenance management. This research was conducted by analyzing maintenance management to managers, technicians and cleaning service by using interview guides and checklist of conformity table based on Regulation of Minister of Public Works No.24 / PRT / M / 2008.Results of this study states that not maximal maintenance management undertaken Simple Rental Apartment managers. The result of research also found that the suitability level of the method from the observation result the researcher only got percentage of 32% based on Regulation of Minister of Public Works No.24 / PRT / M / 2008.
PERENCANAAN PEMANFAATAN SISTEM PEMANENAN AIR HUJAN (PAH) DALAM MENDUKUNG PENERAPAN ECODRAIN DI KAMPUS B UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA Fauziah Ismahyanti; Rosmawita Saleh; Arris Maulana
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 16 No 1 (2021): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v16i1.19328

Abstract

This research is done to plan rainwater harvesting so that it can be used as an alternative water source on the campus B UNJ so it is expected to reduce groundwater use that can cause a puddle. The method used in the PAH development plan is a water balance method. This method compares the level of demand with water volume that can be accommodated or the availability of water (supply). Based on the results of the analysis, it was found that the potential for rainwater in the FIO office building A was 1773.95 m3 , FMIPA building B was 1904.62 m3 , the FIO lecture building C was 1613.21 m3 and the Ulul Albab mosque was 512.16 m3 . Potential rainwater obtained cistern PAH capacity of 200 m3 by saving water needs by 30% in building A FIO, building B FMIPA, and building C FIO. The capacity of the PAH cistern is 80 m3 by saving the water needs of the Ulul Albab mosque by 13.3%. Placement of the PAH cistern under the ground with a ground water system. Ecodrainage application by utilizing the PAH system can reduce drainage load by 0.158 m3 /second or 13.9% from rainwater runoff.
ANALISIS PENGELOLAAN RUANG PUBLIK TERPADU RAMAH ANAK (RPTRA) SESUAI KEPUTUSAN GUBERNUR NO. 196 TAHUN 2015 Muhammad Agung Sugiyanto; Henita Rahmayanti; Rosmawita Saleh
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 13 No 1 (2018): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v13i1.19514

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu pengelolaan RPTRA keberadaan ruang terbuka hijau serta sarana dan prasarana kegiatan masyarakat. RPTRA memberikan manfaat bagi seseorang yang umumnya menyetujui SK Gubernur no. 196 2015. Penelitian dilakukan di tempat RPTRA Marunda Jakarta Utara, Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 20 orang. Metode yang digunakan adalah metode survei dan wawancara dilakukan melalui para ahli. Waktu penelitian dilaksanakan pada tanggal 1 s.d 17 Juni 2017 dan wawancara dilakukan selama empat hari yaitu pada tanggal 21 s.d 24 juli 2017. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis pengelolaan Ruang Publik Terpadu Anak Ramah (RPTRA) sesuai Peraturan Gubernur No. 196 2015. Sesuai dengan penelitian yang dilakukan dengan menggunakan kepala metodologi penelitian dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan terhadap RTH, rata-rata 75% baik dalam pengelolaan RTH, dan 85% peran masyarakat yang terlibat dalam membantu pengelolaan RTH, menjaga dan merawat tanaman. 80% baik terhadap pengelolaan yang dilakukan oleh pengelolaan rptra terkait sarana dan prasarana, dan 95% peran partisipasi masyarakat membantu dalam pengelolaan prasarana dan sarana yang ada di RPTRA.
Analisis Tugas dan Tanggung Jawab Petugas Operasional Gudang Cargo PT Multi Terminal Indonesia di Dermaga Tanjung Priok Rosmawita Saleh
LOGISTIK Vol 2 No 2 (2009): Logistik
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui sampai sejauh mana tingkat kerusakan barang pada tempat penyimpanan barang di gudang Cargo Distribusi Center (CDC) PT.Multi Terminal Indonesia di Dermaga Tanjung Priok Jakarta dan kemudian apa saja penyebab kerusakannya serta bagaimana cara mencegah terjadinya kerusakan barang tersebut. Yang bertanggung jawab penuh terhadap kualitas barang cargo tersebut adalah pihak penjaga gudang PT. Multi Terminal Indonesia, yaitu harus menjaga keutuhan dan menangani barang cargo tersebut dengan baik, tanpa mengurangi kualitas barang. Oleh sebab itu maka perlu adanya suatu penataan yang baik dan benar, agar barang cargo tersebut bisa terhindar dari kerusakan yang tidak diinginkan. Metode yang dipergunakan di dalam penelitian ini, yaitu observasi langsung di lapangan dan kajian pustaka, dengan mengacu pada fakta dan melakukan teknik wawancara (tanya jawab) langsung dengan pihak pekerja penjaga gudang cargo, semua pihak-pihak yang terkait dengan PT. Multi Terminal Indonesia tersebut. Setelah dilakukan hal tersebut di atas, maka didapat jawaban tentang penyebab-penyebab terjadinya kerusakan barang tersebut, yang merupakan kesimpulan dari penelitian ini, antara lain: penyusunan barang yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, penanganan barang yang kurang baik dan lain sebagainya. Penyebabnya antara lain : kurangnya pengawasan pada saat kegiatan pelaksanaan berlangsung yang melebihi volume, sehingga terjadi penumpukan barang, kurang berhati -hati di dalam pengoperasian forklift (alat pengangkat barang) dan kurang disiplinnya operator forklift dalam melaksanakan tugasnya. Pihak-pihak yang berkepentingan, yaitu: sebaiknya meningkatkan lagi pengetahuan dan keterampilan pada operator/pekerja dan mengadakan pendidikan dan pelatihan, begitu pula perencanaan dan pengawasan harus ditingkatkan lagi, terutama pada saat pengoperasian gudang cargo tersebut.