Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

EFFECTIVENESS OF THE USE OF MULTIMEDIA-BASED LEARNING MEDIA IN BUILDING CONSTRUCTION COURSES Masdayaroh Masdayaroh; Tuti Iriani; Rosmawita Saleh
Jurnal Pensil : Pendidikan Teknik Sipil Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Pensil : Pendidikan Teknik Sipil
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.472 KB) | DOI: 10.21009/jpensil.v11i2.26225

Abstract

This research aims to find out the effectiveness of the use of multimedia-based learning media in building construction courses I. The research method used is quasi experimental with a randomized form of pretest-posttest control group design. Data collection is done with pretest and posttest instruments given to two classes of experiments and controls. The results of this study are derived from the Whitney U-Mann test and the N-gain test, which showed that there was a significant difference between the results of the experimental class learning and the control class, and there was an increase in learning outcomes with intervals of 56%-76% in column material, plate material, window door sill material, ladder material, and roofing materials. As a result, the use of multimedia learning materials in these materials is effective for online learning in building construction courses.
Peningkatan Pengetahuan Tentang Metode Pengujian Kekuatan Beton untuk Program Pemeliharaan Gedung Erna Septiandini; Rosmawita Saleh; Irika Widiasanti; Nadia Fanny Renita
Jurnal Syntax Transformation Vol 2 No 10 (2021): Jurnal Syntax Transformation
Publisher : CV. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jst.v2i10.424

Abstract

The cooperation of the college with SMK in accordance with the mandate of Presidential Decree No. 9 of 2016, through increasing aspects of knowledge about the method of testing the strength of concrete structures for building maintenance programs in accordance with Permen PU No: 24 / PRT / M / 2008 for vocational students in Bekasi through webinars. The number of participants who participated in activities from 5 vocational schools in Jakarta and Bekasi as many as 67 participants held on September 12, 2020. Benefits and impacts of activities: (1) measurable of the activity evaluation instrument with pre-test and post-test question instruments will improve aspects of participants' knowledge; (2) benefits to the organizer as an educational institution are obliged to prepare qualified community members and the function of education as a transfer of knowledge; (3) Added value obtained to develop effective methods again. The evaluation results of 61 respondents showed: (1) there was an increase in vocational students' knowledge about regulation in the construction industry which was at 24% - 32% or increased to 15 to 20 people from previously who knew only in the range of 24 - 30 people; and (2) Increase the knowledge aspect for the method of testing the strength of concrete structures in accordance with SNI 2847:2013 for building maintenance programs increased between 10% to 17% or the addition of 6 - 10 people
TINJAUAN SUNGAI ITEM SUNTER SETELAH DINORMALISASIKAN SEBAGAI PENGENDALIAN BANJIR DI JAKARTA PUSAT Fadhel Amri Aji; Arris Maulana; Rosmawita Saleh
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 16 No 2 (2021): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v16i2.20304

Abstract

The purpose of this research to review the Item Sunter River which has been normalized as flood control in Central Jakarta. This research was conducted to determine the causes of flooding due to the overflow of the river that occurred in 2020. The review was carried out by analyzing the flood discharge of the river by calculation of the planned flood discharge using the Nakayasu Synthesis Unit Hydrograph method in return periods of 2, 5, 10, 25, and 50 years respectively of 88.44 m3/s, 116.52 m3/s, 137.85 m3/s, 168.39 m3/s, and 193.22 m3/s compared to the calculation river flow rate using the Manning equation of 205.94 m3/s. The calculation result shows that river flow is still sufficient for the planned flood discharge. Then a further analysis is carried out on the factors of waste management, sedimentation, and pump house. The results of the analysis show that the accumulation of garbage occurs in the river basin area, sedimentation is 20% of the flow capacity, and the pump house is inadequate due to flooding. Therefore, it is necessary to prevent and clean up rubbish in river area, routine dredging sedimentation, and maintenance of water pumps must be on standby at all times.
HUBUNGAN ANTARA STATUS SOSIAL EKONOMI DAN PENGETAHUAN KESEHATAN LINGKUNGAN DENGAN PARTISIPASI IBU RUMAH TANGGA DALAM PEMELIHARAAN LINGKUNGAN SEHAT DI RUMAH SUSUN PENJERNIHAN JAKARTA PUSAT Rosmawita Saleh
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 1 No 2 (2006): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.803 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v1i2.7828

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan antara status sosial ekonomi, pengetahuan tentang kesehatan lingkungan dan partisipasi pada perawatan kesehatan yang sehat rumah tangga ibu Rumah Susun Penjernihan Jakarta Pusat. Penelitian ini dilakukan di Jakarta Pusat dari Februari hingga Juni 2001 dengan 72 responden memilih random sampling.Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada hubungan positif antara: (1) status sosial-ekonomi (x1) dan partisipasi pada perawatan lingkungan yang sehat (Y) dengan ry1 = 0,603 dan Y = 43,241 + 1,016X1; (2) pengetahuan tentang kesehatan lingkungan (X2) dan partisipasi pada perawatan lingkungan yang sehat (Y) dengan ry2 = 0,751 dan Y = 31,343 + 1,529X2.Selanjutnya, ada hubungan positif antara dua variabel independen dengan partisipasi pada perawatan lingkungan yang sehat (Y) dengan ry.12 = 0,752 dan regresi ganda Y = 31,251 + 1,447X1 + 0,087X2.
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT BAMBU PADA PEMBUATAN BATA BETON DALAM KAITANNYA DENGAN KUAT TEKAN SNI 03-0349-1989 Dian Nopiyanti; Erna Septiandini; Rosmawita Saleh
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 2 No 2 (2007): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.22 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v2i2.7885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kuat tekan bata beton yangmenggunakan bahan tambahan serat bambu dengan persentase yang berbeda. Penelitianini juga bertujuan untuk mengetahui kuat tekan optimal bata beton yang menggunakancampuran serat bambu dengan kuat tekan beton SNI 03-0349-1989 mutu kelas IV.Prosedur penelitian dilaksanakan menurut SNI 03-0349-1989 dan dilakukan diLaboratorium Bahan Bangunan Jurusan Teknik Sipil Universitas Negeri Jakarta, sedangkanbenda ujinya dibuat di pabrik bata beton yang berlokasi di Jl. Kalimalang Bekasi.Metode penelitian menggunakan metode eksperimen dengan tiga perlakuan.Populasi benda uji seluruhnya berjumlah 45 buah dengan perlakuan yang berbeda denganbata beton standar, masing-masing perlakuan 15 buah benda uji. Sampel diambil secaraacak dari seluruh benda uji yang disyaratkan dalam SNI sebanyak 10 buah denganperincian 5 buah untuk pengujian penyerapan air dan 5 buah untuk pengujian kuat tekan.Hasil penelitian menggunakan hipotesis statistik yaitu : 1) uji analisa variansi(ANAVA) satu jalur dengan a = 0,01, kemudian didapat Findeks = 572,536 dan tabel = 6,36.Karena Findeks > Ftabel atau 572,536 > 6,36 sehingga Ho ditolak. 2) Uji T dua rata-rata satupihak dengan a = 0,01 kemudian dari analisa didapat tindeks = 29,114 dan ttabel = 3,797.Karena tindeks < ttabel atau 29,114 < 3,797 maka tolak Ho.Kesimpulan yang didapat dari penelitian adalah : 1) Serat bambu dapat digunakansebagai bahan tambahan adonan bata beton untuk memperoleh hasil kuat tekan bata betonyang optimal adalah dengan persentase sebesar 3% dari berat semen. 2) Nilai kuat tekanbata beton yang menggunakan tambahan serat bambu sebesar 0%, 1% dan 3% memilikiperbedaan yang signifikan, dan memenuhi bata beton normal menurut SNI mutu kelas IVdengan nilai kuat tekannya 20 kg/cm²
PEMANFAATAN AMPAS TEBU SEBAGAI BAHAN PENGISI LEMBARAN SERAT SEMEN DALAM KAITANNYA TERHADAP MUTU Nauval Huda; Rosmawita Saleh; Erna Septiandini
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 3 No 1 (2008): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.941 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v3i1.7894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ampas tebu dapatdimanfaatkan sebagai bahan pengisi dalam pembuatan lembaran seratsemen sehingga nantinya kuat lentur lembaran serat semen ampas tebumemenuhi standar kuat lentur SNI 15-0233-1989 (kuat lentur dan cara ujilembaran serat semen). Penelitian ini dilakukan di laboratorium Bio Kompositdan laboratorium Keteknikan Kayu Fakultas Kehutanan Institut PertanianBogor (PPB). Waktu pelaksanaan penelitian selama ± 3 bulan, dari bulanFebruari sampai dengan Mei 2007.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimentalyang pelaksanaannya dilakukan di laboratorium. Populasi penelitian iniadalah lembaran serat semen yang menggunakan campuran 1 semen : 2tepung batu : faktor air semen (fas) 0,9 : ampas tebu dengan persentase 5%,dan 10% terhadap berat semen, jumlah masing-masing perlakuan sebanyak15 buah, total populasi 435 buah. Sampel yang diambil sebanyak 12 buahuntuk pengujian ukuran dan sifat-sifat physis melalui teknik acak secerhana.Pengajuan persyaratan analisis data dengan pengujian normalitasmenggunakan uji Liliefors pada taraf signifikan  = 0,01 sehingga databerdistribusi normal dan pengujian hipotesis menggunakan uji T pihak kiridan pihak kanan dengan taraf signifikansi  = 0,01 dan dk = n – 1.Hasil dari penelitian ini adalah ampas tebu tidak dapat dimanfaatkan sebagaibahan pengisi lembaran serat semen sebab beberapa perlakuan yangdicobakan belum memenuhi standar kuat lentur yang disyaratkan SNI 15-0233-1989 (kuat lentur dan cara uji lembaran serat semen), terutama nilaikuat lentur.
PERENCANAAN DAUR ULANG AIR LIMBAH NON KAKUS PADA PUSAT PERBELANJAAN PLAZA SLIPI JAYA Jumiah S; LT Simbolon; Rosmawita Saleh
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2009): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.747 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v4i2.7911

Abstract

Perencanaan ini bertujuan untuk menentukan teknologi daur ulang air limbah dan mendapatkanhasil perhitungan dimensi dari instalasi daur ulang air limbah non kakus pada Plaza Slipi Jaya.Teknik perencanaan berpedoman pada teori yang ada dan hasil penelitian yang pernahdilakukan oleh Warjiyo, ST dan Amalia, S.Pd dengan judul “ Instalasi Pengolahan Air LimbahRumah Tangga Non Kakus untuk Keperluan MCK pada Daerah yang Mengalami Kekeringan Air.Debit air hasil daur ulang di Plaza Slipi Jaya sebesar 70,1 m3/hari. Daur ulang ini dapatmengurangi penggunaan air PDAM sebesar 47,69%. Dimensi Instalasi Daur Ulang Air LimbahNon Kakus
KESADARAN LINGKUNGAN MASYARAKAT DALAM PEMELIHARAAN TAMAN LINGKUNGAN DI JAKARTA PUSAT Achmad Afandi; Amos Neolaka; Rosmawita Saleh
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 1 (2012): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.319 KB) | DOI: 10.21009/jmenara.v7i1.7947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sampai sejauh mana tingkat kesadaran lingkungan masyarakat di Jakarta Pusat dalampemeliharaan taman lingkungan. Tempat penelitian dilakukan di Kelurahan Galur pada taman lingkungan RT 012/RW 04 dan tamanlingkungan RT 03/RW 07. Waktu pelaksanaan penelitian dilakukan pada bulan November 2010 s.d Maret 2011Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif survei. Sampel sebanyak 50 orang responden (50 KK) yang terdiri dari 25orang responden dari RT 012/RW 04 dan 25 orang responden dari RT 03/RW 07. Instrumen uji coba 20 butir pernyataan diperoleh 16 butirpernyataan yang valid dan reliabel. Hasil penelitian ini diperoleh Kesadaran lingkungan masyarakat di Jakarta Pusat dalam pemeliharaan taman lingkungan. pada RT 012/04, menunjukkan tingkat pengetahuan yang sangat baik denganpersentase 88,67 % atau kesadaran lingkungan sangat baik Pada sikap/perilaku dengan persentase 74,55 % ini menunjukkan kesadaranlingkungan baik, sedangkan pada gaya hidup menunjukkan persentase 82,33 % yang berarti kesadaran lingkungan sangat baik.Sedangkan pada RT 03/07, menunjukkan tingkat pengetahuan yang sangat baik dengan persentase 80,67 % atau kesadaranlingkungan sangat baik. Pada sikap/perilaku dengan persentase 68,33 % ini menunjukkan kesadaran lingkungan cukup, sedangkan padagaya hidup menunjukkan persentase 55 % yang berarti kesadaran lingkungan kurang.Kesimpulan dari penelitian ini adalah nilai indikator pengetahuan, sikap/perilaku dan gaya hidup dalam pemeliharaan taman lingkungandi pada RT 012/04 adalah baik. pada RT 03/07 untuk indikator pengetahuan adalah baik, Sedangkan sikap/perilaku dan gaya hiduptidak mencerminkan kesadaran lingkungan sesungguhnya.
IMPLEMENTASI FASILITAS SOSIAL RUMAH SUSUN (Studi Kasus: Peremajaan Permukiman Kumuh di RT. 01 RW. 03, Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat) Rezza S Hasyim; Doddy Rochadi; Rosmawita Saleh
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 11 No 1 (2016): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.251 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari solusi terbaik untuk merencanakan fasilitas sosial sewa apartemen sederhana di RT 01 / RW 03 Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, yang disesuaikan dengan kondisi saat ini. Masalah yang ditemukan di RT 01, adalah masalah jarak bangunan yang tidak layak untuk pemukiman, sistem pencahayaan rendah dan ruang penghijauan, sistem sanitasi yang buruk dan pengelolaan limbah, akses buruk ke perumahan, dan kurangnya toilet umum.Timeline proses desain dilakukan pada bulan Maret hingga Juni 2015. Pendekatan yang digunakan adalah observasi, studi pustaka dan dokumentasi. Diskusi tentang keberadaan fasilitas sosial dan kebutuhan penyewa di dalam apartemen untuk bangunan apartemen telah ada sebelumnya dalam standar yang tercantum dalam SNI 03-1733-2004.Hasil dari perencanaan ini adalah dalam bentuk gambar desain datar dengan perencanaan fasilitas sosial, seperti pembuatan ruang multiguna, pemulihan tempat ibadah, sarana pemukiman kembali perdagangan dan perdagangan, pendirian taman, pembuatan jalan akses ke rumah susun, pembuatan tempat parkir bersama, dan penempatan peralatan penerangan umum. Jadi masalah permukiman di RT 01 / RW 03, Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat bisa teratasi.
PEMANFAATAN LIMBAH KOTORAN SAPI SEBAGAI PENGGANTI SEBAGIAN SEMEN DALAM PEMBUATAN BATAKO Kiki Kurniawan; Prihantono Prihantono; Rosmawita Saleh
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol 15 No 2 (2020): Menara: Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v15i2.14214

Abstract

The results showed the use of cow dung waste can increase the compressive strength of hollow brick from any composition of waste. Hollow brick with cow dung substitution of 0% has an average compressive strength value 44.75 Kg/Cm2 has an average water absorption of 14.31%, hollow brick with cow dung substitution of 5% has a value of compressive strength average 47.47 Kg/Cm2 has an average water absorption of 15.67%, Batako perforation with cow dung substitution of 7.5% has an average compressive strength value of 51.83 Kg/Cm2 has the absorption water averaging 13.71%, batako perforated with substitution of cow dung waste of 10% has an average compressive strength value 53.81 Kg/Cm2 has an average water absorption of 10.04%, hollow brick with substitution cow dung waste of 12.5% has an average compressive strength value of 50.66 Kg/Cm2 has an average water absorption of 23.6%, hollow brick with cow dung substitution of 15% average 48.84 Kg/Cm2 has an average water absorption of 19.72%. The optimum compressive strength value was obtained from percentage substitution of cow dung waste at 10% with mean value of compressive strength 53,81 Kg/Cm2 with average water absorption 10,04%.