Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Paparan Kerja Berbasis Shift sebagai Determinan Tekanan Darah di Lingkungan Kerja Manufaktur: Studi Potong Lintang pada Pekerja Industri Bahan Plafon Nurbaiti Nurbaiti
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 7 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.7.1.35-44.2026

Abstract

Kerja shift, khususnya shift malam atau shift rotasi, merupakan sistem kerja yang umum diterapkan pada industri manufaktur untuk menjaga keberlangsungan proses produksi. Namun, pola kerja ini berpotensi mengganggu ritme sirkadian tubuh dan memengaruhi regulasi tekanan darah melalui perubahan hormonal serta disfungsi kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kerja shift dan kejadian hipertensi pada pekerja industri pembuatan bahan plafon. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 49 pekerja yang masuk kriteria inklusi dan dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antara kerja shift dan kejadian hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kerja shift dan kejadian hipertensi (p = 0,000). Proporsi hipertensi pada pekerja dengan paparan shift berisiko tinggi mencapai 80% (12 dari 15 responden), sedangkan pada kelompok shift berisiko rendah sebesar 20,6% (7 dari 34 responden). Temuan ini menunjukkan bahwa pekerja dengan paparan shift berisiko tinggi memiliki kecenderungan yang lebih besar untuk mengalami hipertensi dibandingkan pekerja dengan risiko shift rendah. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa kerja shift berhubungan signifikan dengan kejadian hipertensi, sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui pengaturan pola shift kerja serta peningkatan edukasi kesehatan dan keselamatan kerja
Promosi Gaya Hidup Sehat Bagi Pekerja Shift: Intervensi Berbasis Pengaturan Jadwal Tidur dan Manajemen Tekanan Darah di PT X Nurbaiti Nurbaiti; Rabiatul Adawiah; Nurhalimah Nurhalimah; Amelini Monica Fitri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3734

Abstract

Pekerja shift di industri manufaktur merupakan kelompok yang rentan mengalami gangguan kesehatan akibat pola kerja tidak teratur, terutama gangguan tidur dan peningkatan risiko hipertensi. Paparan kerja malam, kurang tidur, serta stres kerja yang berkepanjangan sering kali dianggap sebagai kondisi yang wajar oleh pekerja, sehingga upaya pencegahan dini belum menjadi perhatian utama. Kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan kardiovaskular dan produktivitas kerja. Sebagai upaya promotif dan preventif, diperlukan edukasi kesehatan kerja yang diberikan secara sistematis kepada pekerja shift. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pekerja mengenai pentingnya pengaturan jadwal tidur dan manajemen tekanan darah melalui pendekatan face to face (tatap muka) dengan metode ceramah pada pekerja shift di industri manufaktur PT X. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pekerja pada seluruh indikator pertanyaan. Peningkatan pengetahuan terendah ditemukan pada item “Shift kerja dapat meningkatkan risiko hipertensi”, yang sejak awal telah dipahami dengan baik oleh seluruh peserta. Sebaliknya, peningkatan tertinggi terjadi pada pemahaman mengenai kebiasaan makan berat setelah bekerja shift malam, dengan peningkatan sebesar 68%, dari 18% sebelum edukasi menjadi 86% setelah intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan edukasi memiliki efektivitas yang tinggi dalam meningkatkan pengetahuan pekerja shift, terutama pada aspek-aspek praktis yang sebelumnya masih kurang dipahami. Oleh karena itu, kegiatan edukasi kesehatan kerja direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan pihak industri dan civitas akademika sebagai upaya pencegahan dini hipertensi dan peningkatan kualitas kesehatan pekerja shift.
Peran SISRUTE Dalam Mengatasi Kegawatdaruratan Dengan Menggunakan Elektronik Rekam Medis Unit 119 Di RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin Rabiatul Adawiah; Nurbaiti Nurbaiti; Muhammad Heriyadi; Nurhadijah Nurhadijah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.4038

Abstract

Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian, dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan SISRUTE yang terintegrasi dengan rekam medis elektronik di Unit 119 RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin berperan penting dalam meningkatkan kecepatan, ketepatan, dan efektivitas pelayanan kegawatdaruratan. Integrasi sistem ini memungkinkan pertukaran informasi klinis pasien secara real time, sehingga proses rujukan antar fasilitas pelayanan kesehatan dapat dilakukan dengan lebih terkoordinasi dan mendukung pengambilan keputusan medis yang cepat dan akurat. Setelah pelaksanaan sosialisasi dan pendampingan, hasil post-test menunjukkan peningkatan yang signifikan, di mana 87,5% (7 orang) peserta berada pada kategori pemahaman baik, dan hanya 12,5% (1 orang) peserta berada pada kategori cukup. Peningkatan persentase ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai pemanfaatan SISRUTE yang terintegrasi dengan rekam medis elektronik. Selain itu, kegiatan sosialisasi dan pendampingan yang dilaksanakan dalam pengabdian ini terbukti mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan tenaga kesehatan dalam menggunakan SISRUTE dan rekam medis elektronik. Keberhasilan implementasi sistem tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia, dukungan infrastruktur, serta komitmen manajemen rumah sakit dalam mendukung pelayanan kegawatdaruratan yang bermutu dan berkesinambungan.
SMARTPHONE UTILIZATION AND REPRODUCTIVE HEALTH KNOWLEDGE AMONG ADOLESCENTS: A CROSS-SECTIONAL STUDY IN ACEH BESAR REGENCY, INDONESIA Nurbaiti; Anita Anita; Irma Seriana; Lia lajuna; Yushida
International Archives of Medical Sciences and Public Health Vol. 7 No. 1 (2026): International Archives of Medical Sciences and Public Health
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53806/iamsph.v7i1.1472

Abstract

Adolescent reproductive health remains a major public health concern, particularly in developing countries where access to accurate information is often limited. This study examined the association between smartphone utilization and reproductive health knowledge among female adolescents in Aceh Besar, Indonesia. A quantitative cross-sectional study was conducted in May 2025 involving 81 female students selected through proportional stratified random sampling. Data were collected using structured questionnaires and analyzed using binary logistic regression. Overall, 72.8% of respondents used smartphones to access reproductive health information, and 55.6% had good reproductive health knowledge. Smartphone use for reproductive health information was significantly associated with good knowledge (OR = 2.98; 95% CI: 1.33-6.67; p = 0.001). Duration of smartphone use (p = 0.004) and social media platform (p = 0.006) were also significantly associated with knowledge. Smartphones may serve as effective channels for improving reproductive health knowledge among female adolescents, although causal relationships cannot be established due to the cross-sectional design.