Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PEMBUATAN DAN PENGGUNAAN ALAT PERAGA KOPERMATIK BAGI GURU SEKOLAH DASAR GUGUS I SEKARBELA Jurnal Pepadu; Sri Subarinah; Hapipi Hapipi; Syahrul Azmi; Tabita Wahyu Triutami; Eka Kurniawan
Jurnal Pepadu Vol 2 No 3 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i3.2218

Abstract

ABSTRAK Latar belakang kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah guru-guru SD di Gugus I Sekarbela sangat jarang bahkan tidak pernah menggunakan alat peraga di dalam menjelaskan konsep matematika sehingga siswa sulit memahami materi pelajaran matematika yang bersifat abstrak..Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan pembuatan dan penggunaan alat peraga Kopermatik (Kotak Permainan Matematika), khususnya untuk membelajarkan konsep dan operasi penjumlahan dan pengurangan pada bilangan bulat, perkalian bilangan pecahan, dan volume balok.Metode pelatihan meliputi (1) penyajian materi, (2) demonstrasi, (3) pembuatan alat peraga secara berkelompok, (4) presentasi hasil kerja kelompok, dan (5) evaluasi dan tindak lanjut. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam satu hari, bertempat di SDN 37 Ampenan, dengan peserta sejumlah 12 orang guru SD. Hasil kegiatan ini adalah sebagai berikut: (1) tim pengabdian menyajikan konsep-konsep bilangan bulat dan bilangan pecahan serta volume balok, memperkenalkan alat peraga kartu bilangan bulat, kartu pecahan, volume balok dan permainan baris-berbaris, (2) seluruh peserta praktik membuat alat peraga kartu bilangan dan kartu pecahan secara berkelompok dua orang, dan (3) 90% peserta dapat memperagakan alat peraga yang dibuatnya dengan benar.Hasil angket menunjukkan bahwa seluruh peserta dapat memahami materi pelatihan, penyampaian materi mudah dipahami, senang dengan dengan adanya pelatihan karena menambah pengetahuan dan wawasan tentang alat peraga, dan berharap bahwa kegiatan pengabdian rutin diadakan agar dapat membantu kesulitan-kesulitan dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Pengembangan Buku Ajar Komputer Matematika untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Mahasiswa Pendidikan Matematika Syahrul Azmi; Sripatmi Sripatmi; Wahidaturrahmi Wahidaturrahmi
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i2.1925

Abstract

Buku komputer matematika sangat dibutuhkan bagi mahasiswa pendidikan matematika untuk memperdalam pemahaman pemrograman bidang pendidikan yakni Matlab. Mengingat pentingnya penggunaan Matlab bagi calon guru, maka perlu ditunjang dengan kemampuan agar terjadi aktifitas penyampaian informasi, baik itu pesan, inspirasi atau gagasan dari satu pihak ke pihak lainnya yaitu kemampuan komunikasi matematis (KKM). Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mengetahui kelayakan buku ajar komputer matematika dalam meningkatkan KKM mahasiswa pendidikan matematika, 2) mengetahui pengaruh buku ajar komputer matematika terhadap KKM mahasiswa. Buku ajar dikatakan layak apabila hasil penilaian reviewer berkategori baik atau sangat baik serta mendapat respon positif dari mahasiswa. Subjek penelitian adalah mahasiswa pendidikan matematika semester V. Penelitian ini dibagi dalam empat tahap model pengembangan, yakni tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Adapun instrumen yang digunakan adalah lembar validasi ahli, angket respon mahasiswa dan tes KKM. Berdasarkan penilaian buku ajar dari validator, rata-rata persentase aspek kelayakan isi, kelayakan bahasa, penyajian dan kegrafikan termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil analisa dari angket respon mahasiswa adalah mahasiswa memberi respon positif terhadap pemanfaatan buku ajar komputer matematika dalam pembelajaran. Analisa dari tes KKM diperoleh hasil bahwa rata-rata nilai KKM mahasiswa kelas kontrol lebih kecil daripada rata-rata nilai KKM mahasiswa kelas eksperimen. Hal ini mengindikasikan bahwa penggunaan buku ajar komputer matematika berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa pendidikan matematika.
Pelatihan Pembuatan Kuis Interaktif Menggunakan Ispring Suite dan Kahoot Bagi Guru-Guru SMAN 2 Gerung Lombok Barat Syahrul Azmi; Amrullah Amrullah; Baidowi Baidowi; Nani Kurniati; Eka Kurniawan
Rengganis Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/rengganis.v3i1.309

Abstract

This community service activity is in the form of interactive quiz-making training using the Ispring and Kahoot platforms. This service activity aims to a) Provide an overview of the use of the Ispring suite and Kahoot! software applications. to create interactive quiz questions that can be used as an interesting and fun evaluation tool for students, and b) Provide training on how to create interactive quiz questions using the Ispring Suite and Kahoot! software applications. for teachers at SMAN 2 Gerung West Lombok. The method used is lectures to explain the material, followed by questions and answers and practice. The team also gave tests (pretest and posttest). From the results of the activity, a product is produced in the form of an interactive quiz made using the Ispring or Kahoot applications. In addition, there is an increase in teachers' understanding of the material provided. This can be seen from the percentage of correct answers in the pretest of 32.63%, and the results of the posttest showed the percentage of correct answers to be 64.67%. Based on the results of the activity, it can be concluded that this community service activity is felt to be very useful in increasing the knowledge and skills of teachers on how to make interesting interactive quizzes so as to increase student enthusiasm and interest when participating in learning evaluation activities
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika pada Materi Bilangan Ditinjau dari Kemampuan Number Sense Siswa Yunita Ramdani; Syahrul Azmi; Nourma Pramestie Wulandari; Laila Hayati
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 3 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v3i2.341

Abstract

This study aims to describe students' mathematical problem solving abilities in terms of number sense abilities. In this study, students were first given a number sense ability test and then given a problem solving ability test. Based on the results of the number sense ability test, it was found that 3 students had high number sense ability, 20 students had moderate number sense ability and 7 students had low number sense ability. After categorizing students into 3 categories of high, medium and low, then 2 students were selected in the high category, 2 students in the medium category, and 2 students in the low category. After selecting 6 subjects, an analysis was carried out on students' problem-solving abilities in terms of students' number sense abilities. Students with high number sense ability have high problem solving abilities. This is shown at the stage of understanding the problem, thinking of plans and implementing plans that have done well but are lacking in the stage of looking back. students with moderate number sense ability have high problem solving abilities. This is shown at the stage of understanding the problem, and carrying out the plan that has been done well but lacking in the stage of thinking about the plan and looking back. students with low number sense abilities have low number sense abilities. This is shown at the stage of thinking of plans, carrying out plans and when checking back on the results of students' work that they have not been able to do well.
Pengaruh Konsep Diri dan Kecemasan Matematis terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Madrasah Aliyah Erintia Putri; Arjudin Arjudin; Syahrul Azmi; Sripatmi Sripatmi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i3.1488

Abstract

Matematika adalah mata pelajaran yang berhadapan dengan simbol, angka dan rumus. Hal ini menyebabkan ketidaktertarikan siswa untuk mempelajari matematika. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan mengetahui pengaruh konsep diri dan kecemasan dalam matematika terhadap hasil belajar siswa kelas X MA Al-Ijtihad Danger tahun ajaran 2022/2023 secara parsial dan simultan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode ex post facto. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas X MA Al-Ijtihad Danger tahun ajaran 2022/2023 dengan sampel kelas X MIPA yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian ini berupa angket konsep diri, angket kecemasan dalam matematika dan tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) sebagian besar siswa MA Al-Ijtihad Danger tahun ajaran 2022/2023 memiliki konsep diri pada kategori tinggi, kecemasan dalam matematika pada kategori sedang, dan hasil belajar pada kategori rendah; (2) terdapat pengaruh positif konsep diri terhadap hasil belajar siswa sebesar 61,7%, terdapat pengaruh negatif kecemasan dalam matematika terhadap hasil belajar siswa sebesar 64,9% dan terdapat pengaruh konsep diri dan kecemasan dalam matematika terhadap hasil belajar siswa sebesar 97,6%. Disimpulkan bahwa konsep diri dan kecemasan dalam matematika secara parsial dan simultan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa.
Pengaruh Model Problem Solving Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VIII SMP Negeri 5 Lembar Tahun Ajaran 2022/2023 Baiq Suhadiati Handini; Ketut Sarjana; Syahrul Azmi; Laila Hayati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i3.1500

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan model problem solving terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Lembar Tahun Ajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif (eksperimen) dengan jenis Quasi Experiment dengan desain posttest only. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar tes uraian untuk melihat kemampuan berpikir kritis siswa. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji t polled varians. Hasil tes kemampuan berpikir kritis siswa dengan rata-rata hasil tes kelas eskperimen dan kelas kontrol masing-masing 68,22 (tinggi) dan 50,18 (sedang). Adapun hasil uji hipotesis menggunakan uji t polled varians menunjukkan bahwa nilai . Dasar pengambilan keputusan dapat disimpulkan bahwa ada Pengaruh Signifikan Model Problem Solving Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VIII Tahun Ajaran 2022/2023.
Kemampuan Literasi Matematika Pada Pemecahan Masalah HOTS (High Order Thinking Skills) Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 4 Brang Rea Tahun Pelajaran 2020/2021 Fidya Rizta Amalia; Arjudin Arjudin; Syahrul Azmi; Hapipi Hapipi
Indonesian Journal of STEM Education Vol. 3 No. 1 (2021): Edisi Januari-Juni 2021
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research The purpose of this study was to determine and describe the level of mathematical literacy in  students grade 8th of Junior High School for problem solving of HOTS. The research method that used in this study is descriptive research. The sample in this research were students grade 8th of SMP Negeri 4 Brang Rea. The sampling technique used is purposive sampling with 43 students for the sample. The data collection uses a written test technique in the form of a description that has been declared valid and feasible to use. The data that has been checked are then processed, tabulated, grouped and analyzed so that the research results are obtained showed that 67.44% students had not been able to reach level 4, students who were able to reach level 4 were only 25.58% while for level 5 and 6 were each of 4.65% and 2.33% student, the level of mathematics literacy ability forgrade  8thstudents of SMPN 4 Brang Rea on academic year 2020/2021 problem solving of HOTS is very low with persentase 81.40%.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VIII pada Materi Relasi dan Fungsi di MTsN 1 Mataram Tahun Pelajaran 2019/2020 Nurhayatun Nupus Ayat; Sudi Prayitno; Syahrul Azmi
Indonesian Journal of STEM Education Vol. 3 No. 1 (2021): Edisi Januari-Juni 2021
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to (1) know the difference in student’s mathematical communication skill who using cooperative learning model talking stick type  with the student’s who using lecture learning model and (2)  know how much influence the cooperative learning model talking stick type  on student’s mathematical communication skills. The subjects in this study are class VIII.4 as a control class and class VIII.7 as an experimental class. Amount of students at each class are 38 students. The instrument that used in this research are : student worksheet, observation sheet teacher activities, and mathematical communication test questions are in the form of descriptive questions. The mathematical communication test is divided into two parts, they are pretest and post test. After implementing the learning process using the control class nor experimental class with different treatments, it can be seen that mathematical communication skill of student who learn to use coopertive learning model talking stick type better than the students who learn to use lecture learning model. The results of data analysis improvement in students mathematical communication skill can be seen from the N-gain mean on experimental class who high category and the N-gain mean on control class who low category. Thus it can be seen that coopertive learning model talking stick type is significant influential and can improve students mathematical communication skill.