Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Identifikasi Telur Cacing Ascaris lumbricoides pada Kuku Petugas Pasukan Laskar Hijau di Kebun Bibit Jakarta Selatan Retno Fania; Intan Kurniawati Pramitaningrum; N.S Widada
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol 11, No 1 (2023): JKP Juni 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v11i1.617

Abstract

Latar belakang: Kecacingan dapat menyerang manusia tanpa melihat jenis usia, baik dewasa maupun anak-anak. Penyebab kecacingan berasal dari berkembangnya telur cacing melalui media tanah. Ascaris lumbricoides termasuk helmintiasis yang paling sering menyebabkan masalah kesehatan pada manusia salah satunya adalah kuku yang terkontaminasi merupakan media penularan cacing melalui fecal-oral. Seorang petugas pasukan laskar hijau memiliki resiko yang cukup tinggi untuk terkontaminasi telur cacing dikarenakan kesehariannya yang berkontak langsung dengan tanah.Tujuan: untuk mengetahui ada tidaknya telur cacing A.lumbricoides pada kuku Petugas Pasukan Laskar Hijau di Kebun Bibit Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI, Jakarta Selatan.Metode: Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif metode sedimentasi dengan desain penelitian secara cross-sectional.Hasil: Hasil dari pemeriksaan kuku petugas pasukan laskar hijau dari 35 sampel kuku ditemukan positif telur cacing A.lumbricoides sebanyak 3 sampel (9%) dan negatif telur cacing A.lumbricoides sebanyak 32 sampel (91%).Kesimpulan: Terdapat kontaminasi telur cacing A.Lumbricoides pada kuku petugas pasukan laskar hijau. Penyebab terkontaminasinya adalah kurangnya penggunaan alat pelindung diri (APD) secara lengkap. Dampak yang ditimbulkan dari kecacingan cukup beragam mulai dari gejala mual, kurangnya nafsu makan, diare, anemia, hingga kematian apabila tingkat infeksi meningkat. 
PEMANTAPAN MUTU INTERNAL PRA-ANALITIK PADA PEMERIKSAAN GLUKOSA DARAH PUASA DI LABORATORIUM DUREN SAWIT Shafa Nabilah; Enny Khotimah; Intan Kurniawati Pramitaningrum
Binawan Student Journal Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/bsj.v5i2.1127

Abstract

Pemantapan mutu internal adalah kegiatan pencegahan dan pengawasan yang dilakukan oleh laboratorium untuk mengendalikan dan mengetahui penyimpangan hasil laboratorium agar segera diperbaiki. Pemeriksaan glukosa darah puasa memerlukan pemantapan mutu internal. Kegiatan pemantapan mutu internal dibagi menjadi tiga tahap, yaitu pra-analitik, analitik dan pasca-analitik. Pada tahap pra-analitik terdapat total kesalahan terbesar yaitu 61%, sehingga dalam pelaksanaan tahap pra-analitik penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) harus diperhatikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan Pemantapan Mutu Internal  tahap pra-analitik pada pemeriksaan glukosa darah puasa dengan melihat dari dua variabel yaitu standar operasional prosedur penerimaan pasien, pengambilan dan penanganan sampel. Metode penelitian ini dilakukan dengan cara kuesioner yang diisi secara langsung oleh ATLM yang bekerja di laboratorium RSKD Duren Sawit, dengan melibatkan 20 responden, data di analisis dengan uji validitas dan reabilitas. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa ATLM yang bekerja di labratorium RSKD Duren Sawit sudah sangat baik, dilihat dari usia yang masih produktif, tingkat pendidikan yang sangat baik, dan pengalaman lama bekerja yang sangat baik. SOP pemeriksaan glukosa darah puasa tahap penerimaan pasien mendapatkan skor 95% dengan kategori sangat baik. Pada tahap pengambilan dan penanganan sampel mendapatkan skor 95% dengan kategori sangat baik. Sehingga ATLM sudah menerapkan SOP dengan sangat baik dan sesuai dengan standar laboratorium  RSKD Duren Sawit yang berlaku.
Penyuluhan Penyebab dan Bahaya Kecacingan di SDN Susukan Pagi 4 Ciracas Jakarta Timur Intan Kurniawati Pramitaningrum; Ahmad Fitra Ritonga; Wulan Fitriani Safari; Achmadi Achmadi
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 2, No 1 (2022): Desember 2022
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v2i1.1619

Abstract

Infeksi kecacingan merupakan masalah kesehatan pada anak usia sekolah. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan penyuluhan mengenai penyebab dan bahaya kecacingan pada anak usia sekolah dasar di SDN Susukan Pagi 4 Ciracas, Jakarta Timur. Kegiatan penyuluhan bertujuan mencegah dan menekan angka kecacingan. Kegiatan penyuluhan dilakukan pada 16 September 2022 yang dihadiri 50 siswa kelas 3, kepala sekolah dan 6 guru. Metode penyampaian dilakukan dengan penyuluhan menggunakan video, poster, dan interaksi langsung. Kegiatan diawali dengan pembagian kuesioner mengenai pemahaman siswa mengenai penyebab dan bahaya kecacingan. Dari hasil kuesioner menunjukkan 68% siswa tidak memahami penyebab kecacingan dan 69% tidak memahami bahaya kecacingan. Seluruh kegiatan berjalan lancar dan disarankan untuk kegiatan selanjutnya dilakukan pemeriksaan feses untuk mengetahui angka infeksi kecacingan.Kata kunci: Bahaya kecacingan, Infeksi kecacingan, Penyebab kecacingan
PENGARUH VARIASI WAKTU SENTRIFUGASI NILAI HEMATOKRIT MENGGUNAKAN METODE MIKROHEMATOKRIT DI UNIVERSITAS BINAWAN Nurcholis Majid; Sabarina Elfrida Manik; Intan Kurniawati Pramitaningrum
Jurnal SainHealth Vol. 7 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : Faculty of Health Sciences Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jsh.v7i2.14334.51-57

Abstract

Hematocrit is the total volume of red blood cells in 100 ml of blood expressed as a percentage of blood volume. Hematocrit examination is needed to help diagnose diseases such as anemia and dengue hemorrhagic fever (DHF) to determine the total volume of red blood cells or erythrocytes. The normal value for hematocrit examination is 40-54% for males and 37-47% for females. The purpose of this study was to determine the effect of variations in centrifugation time on hematocrit values using the microhematocrit method. This type of research is quantitative using experimental method with cross sectional design. The method used for hematocrit examination is the microhematocrit method with variations in centrifugation time of 2 minutes, 3 minutes, 4 minutes, and 5 minutes as a control with a speed of 12,000 rpm. The respondents of this study were 35 respondents and the samples of this study were 35 venous blood samples taken from Binawan University students, Medical Laboratory Technology Study Program batch 2021 and 2022. The average result of the 2-minute centrifugation hematocrit value examination is 37.87%, 3-minute centrifugation is 37.57%, 4-minute centrifugation is 37.30%, and 5-minute centrifugation is 37.25%. The Wilcoxon test results show the Sig. (2-tailed) of 2-minute centrifugation compared with 5 minutes is 0.00 (<0.05), 3-minute centrifugation compared with 5 minutes is 0.001 (<0.05), 4-minute centrifugation compared with 5 minutes is 0.560 (>0.05). The results of this study showed that hematocrit values with centrifugation times of 2 minutes and 3 minutes compared to 5 minutes had significant differences in hematocrit values.
ANALISIS KADAR FERRITIN SERUM DENGAN NILAI LAJU ENDAP DARAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER II Tia Novita; Nicolaus Sri Widada; Intan Kurniawati Pramitaningrum
Jurnal SainHealth Vol. 7 No. 2 (2023): September 2023
Publisher : Faculty of Health Sciences Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jsh.v7i2.14349.58-62

Abstract

Ferritin examination is an important measurement parameter used to measure the presence of iron in the body. Iron deficiency in the body will result in anemia. Anemia that often occurs in pregnant is iron deficiency anemia because the need for iron in pregnant. An increase in erythrocyte sedimentation rate occurs during pregnancy and can also be observed in pregnant. The purpose of this study was to determine the relationship between serum ferritin levels and the value of ESR in second trimester pregnant. This study was conducted at YPK Mandiri Hospital, samples were in the form of medical record data with 92 samples of second trimester pregnant who performed complete hematological examinations and ferritin levels. The results of this study indicate that second trimester pregnant who do complete blood checks and ferritin levels at YPK Mandiri Hospital with ferritin levels ranging from 2 - 219 ng/mL with an average level of 26.31 ng/mL and the value of the Blood Cessation Rate ranging from 5 - 105 mm / hour with an average of 35 mm / hour. This study uses the Spearman Rho test method, obtained a sig value of 0. 962 (>0.05) with a correlation coefficient of 0.005 which means there is no correlation between ferritin levels and the value of the rate of blood absorption in second trimester pregnant.
TINGKAT KUALITAS PEMANTAPAN MUTU INTERNAL PRA ANALITIK PEMERIKSAAN HEMATOLOGI Khotimah, Enny; Sabda Lingga, Pudja Aditya; Pramitaningrum, Intan Kurniawati
Jurnal Analis Laboratorium Medik Vol 9 No 1 (2024): JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jalm.v9i1.5291

Abstract

Pemantapan mutu internal adalah aktivitas pengendalian dan pengawasan yang dilakukan oleh tiap- tiap laboratorium secara berulang-ulang supaya tidak terjadi atau meminimalisasi kejadian error sebagai akibatnya didapatkan hasil investigasi yang sempurna. Cakupan objek pemantapan mutu internal meliputi pra analitik, tahap analitik dan tahap pasca analitik. Pemeriksaan hematologi adalah prosedur yang digunakan untuk menilai komposisi dan kualitas darah untuk memastikan status pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kualitas pemantapan mutu internal tahap pra analitik pemeriksaan hematologi di laboratorium RSUD Budhi Asih. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif menggunakan rancangan cross sectional dan teknik purposive sampling. Populasi penelitian ini adalah ahli tenaga laboratorium medis RSUD Budhi Asih. Hasil tahap pra analitik penerimaan pasien dengan persentase 92,5% masuk kriteria sangat baik. Hasil tahap pra analitik pengambilan dan penanganan sampel dengan persentase 99% masuk kriteria sangat baik.
Analisis Variasi Komposisi Daging Buah Salak Terhadap Mutu Penyimpanan Media Alternatif Pertumbuhan Bakteri SATWIKHA DEWI, I GUSTI AGUNG AYU; Sridwijastuti, Ni Made; Septiasari, Ni Putu Senshi; Harmawati Noviari HS, Andi; Kurniawati Pramitaningrum, Intan; Agustini, Ni Luh Putu; Ayu Trisna Dewi, Dewa; Da Costa, Sandra
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 6 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v6i1.237

Abstract

Keterbatasan akses dan tingginya biaya media pertumbuhan bakteri konvensional mendorong pencarian alternatif yang terjangkau dan berkelanjutan. Penelitian ini mengeksplorasi potensi daging buah salak, komoditas lokal yang melimpah di Indonesia, sebagai sumber nutrisi alternatif untuk media pertumbuhan bakteri. Dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), kami membandingkan mutu penyimpanan media alternatif dengan tiga konsentrasi daging buah salak (1, 2, dan 3 gram) dan kontrol (NA) selama empat minggu pada suhu 5°C. Tidak ditemukan perubahan warna atau kontaminasi pada semua perlakuan. Meskipun menjanjikan, penelitian ini terbatas pada satu varietas salak dan rentang konsentrasi tertentu. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji pengaruh varietas dan konsentrasi yang lebih luas. Namun, temuan ini menunjukkan potensi besar salak sebagai alternatif media pertumbuhan bakteri yang ramah lingkungan dan ekonomis.
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Melalui Kebersihan Diri, Toilet, dan Penggunaan Alas Kaki Ayu, Olga Dewi Citra; Afifah, Nazwa Pramitya; Pramitaningrum, Intan Kurniawati; Wijayanti, Dian Rachma; Emhari, Awaliyah; Nurhusna, Maryam; Bara, Steffany Nurjanah Batu; Purboningrum, Diah Ayu; Sari, Anita Fatikah; Sari, Puspa Puspita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.821

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Amal Mulia Kota Depok mengenai pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai upaya pencegahan penyakit melalui kebersihan diri, toilet, dan penggunaan alas kaki. Metode kegiatan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif yang melibatkan 98 siswa kelas 4 dan 6 secara aktif dalam proses pembelajaran melalui edukasi interaktif, simulasi, permainan edukatif, serta diskusi dan tanya jawab. Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal, dilanjutkan dengan penyampaian materi dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan setelah edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap pentingnya PHBS. Pengetahuan siswa tentang pentingnya menggunakan alas kaki meningkat dari 85% menjadi 92%, dan pengetahuan tentang bahaya tidak menggunakan alas kaki naik dari 92% menjadi 98%. Pengetahuan mengenai kebersihan toilet juga meningkat dari 77% menjadi 83%, dan kesadaran akan bahaya tidak menjaga kebersihan toilet meningkat dari 83% menjadi 88%. Hasil ini menunjukkan bahwa metode edukatif-partisipatif efektif dalam menumbuhkan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.
IDENTIFICATION OF SOIL TRANSMITTED HELMINTHS EGGS IN RAW VEGETABLES SOLD AT STREETFOOD STALLS IN MAKASAR SUBDISTRICT EAST JAKARTA febrianti febrianti; Intan Kurniawati Pramitaningrum
Mandalika Veterinary Journal Vol. 6 No. 1 (2026): APRIL
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mvj.v6i1.17692

Abstract

Vegetables consumed raw, such as basil (Ocimum basilicum), cabbage (Brassica oleracea), and lettuce (Lactuca sativa), are potential sources of contamination by Soil-Transmitted Helminths (STH) eggs. Contamination of these vegetables may serve as a source of helminth infection if proper washing and processing are not carried out. This study aimed to identify the presence and types of STH eggs in raw vegetables sold at street food stalls in Makasar Subdistrict, East Jakarta. A descriptive study with a cross-sectional approach was conducted using 56 samples, consisting of 23 basil, 16 cabbage, and 17 lettuce. Examination was performed using the sedimentation method with 0.2% NaOH solution at the Microbiology Laboratory, Binawan University. Of the 56 samples examined, 1 sample (4.35%) of basil was found to be positive for STH eggs. The identified STH egg was an infertile Ascaris lumbricoides. STH eggs were only detected in basil, while all cabbage and lettuce samples were negative. The presence of STH eggs in raw vegetables indicates a potential risk of parasitic contamination in uncooked foods. Public education and awareness among food vendors regarding proper washing of vegetables before consumption are necessary to reduce the risk of intestinal helminth infections.
KACANG KEDELAI HITAM DAN KACANG HIJAU SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF PERTUMBUHAN Pseudomonas aeruginosa ATCC 15442 TERHADAP MEDIA PAB Vivi Zumrotin; Dian Rachma Wijayanti; Intan Kurniawati Pramitaningrum
Klinikal Sains : Jurnal Analis Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2025): Juni
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/klinikalsains.v13i1.5280

Abstract

Black soybeans (Glycine soja L. Merr) and green beans (Vigna radiata) are sources of protein and carbohydrates. The background of this study is the lack of development of natural semi-synthetic microbiological media from beans. The purpose of this study was to determine the growth and optimum concentration of Pseudomonas aeruginosa ATCC 15442 bacteria on alternative black soybean media, alternative green bean media with PAB control media. This type of research is a continuous experiment, posttest only control group design. The samples in this study were alternative black soybean and green bean media with concentrations of 5.5%, 10.5%, and 15.5%. The research data were analyzed descriptively and statistically. The results of the study showed that P. aeruginosa ATCC 15442 bacteria grew in all treatments. The average number of P. aeruginosa bacteria on PAB media was 64.67 x  CFU/mL. The average number of P. aeruginosa bacteria in the alternative black soybean media with a concentration of 15.5% was 77 x CFU/mL. The average number of P. aeruginosa bacteria in the alternative mung bean media with a concentration of 15.5% was 91.33 x  CFU/mL. The results of the statistical analysis of the One Way ANOVA Test followed by the Post Hoc Test obtained a significance value of 1.000 and 0.999. The alternative black soybean media and the alternative mung bean media with a concentration of 15.5% had a higher average number of colonies than the PAB control media.