Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN DEEP BREATHING EXERCISES TERHADAP PENINGKATAN STATUS PERNAPASAN PADA PASIEN PPOK Ni Putu Sintya Pajarrini; Putu Indah Sintya Dewi; Putu Agus Ariana
PROSIDING SIMPOSIUM KESEHATAN NASIONAL Vol. 1 No. 1 (2022): Simposium Kesehatan Nasional
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.272 KB)

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) adalah penyakit yang umum, dapat dicegah dan diobati yang ditandai dengan gejala pernapasan persisten dan keterbatasan aliran udara yang disebabkan oleh jalan napas atau kelainan alveolar yang biasanya disebabkan oleh paparan yang signifikan terhadap partikel atau gas berbahaya, tanda dan gejala penyakit ini antara lain batuk, produksi sputum, sesak napas dan keterbatasan aktifitas. The Global Burden of Disease Study memproyeksikan bahwa PPOK yang menempati urutan ke-6 sebagai penyebab kematian pada tahun 1990 akan menjadi penyebab utama kematian ke-3 di dunia pada tahun 2020. Salah satu latihan otot pernapasan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kapasitas vital sehingga dapat memaksimalkan proses difusi adalah deep breathing exercise, terapi yang dapat diberikan pada pasien PPOK yaitu terapi non farmakologi salah satunya dengan breathing exercise, breathing relaxation atau deep breathing. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberia deep breathing exercises terhadap peningkatan sattus pernapasan pada pasien ppok. Metode: penelitian ini menggunakan metode kajian Literatur Review dengan database yang digunakan yaitu Google Scholar, Pubmed diambil untuk menyaring artikel yang relevan. Istilah awal untuk menyaring studi yang terkait adalah “PPOK”, “status pernapasan”, “deep breathing exercise”. Artikel dibatasi berdasarkan kreteria inklusi dan eksklusi minimal 5 tahun terakhir, dan jurnal dalam bentuk full text. Hasil: Pemberian deep breathing exercises dan latihan otot pernapasan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kapasitas vital sehingga dapat memaksimalkan proses difusi
HUBUNGAN PENERIMAAN DIRI (SELF-ACCEPTANCE) DENGAN TINGKAT STRES PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS Komang Berly B. Prawerti; Putu Indah Sintya Dewi; I Dewa Ayu Rismayanti
PROSIDING SIMPOSIUM KESEHATAN NASIONAL Vol. 2 No. 1 (2023): Simposium Kesehatan Nasional
Publisher : LPPM STIKES BULELENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.996 KB)

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Diabetes mellitus adalah suatu penyakit metabolik yang ditandai dengan adanya hiperglikemia yang terjadi karena pankreas tidak mampu mensekresi insulin, gangguan kerja insulin, ataupun keduanya. Stres merupakan reaksi tubuh terhadap situasi yang dapat menimbulkan tekanan maupun perubahan dan ketegangan emosi, salah satu upaya untuk mengatasi keadaan stres serta emosional penderita diabetes yaitu dengan penerimaan diri yang baik. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk meneliti Hubungan Penerimaan Diri (Self-Acceptance) dengan Tingkat Stres Pada Penderita Diabetes Mellitus. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan Cross Sectional. Jumlah sampel yang digunakan yaitu 82 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner penerimaan diri dan kuesioner tingkat stres. Penelitian ini menggunakan uji Spearmen Rank dengan nilai signifikan α=0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan hasil nilai p value sebesar 0,000 dengan tingkat signifikan yang telah ditentukan yaitu α (0,05) maka nilai p value < 0,05 sehingga dinyatakan H0 ditolak dengan nilai korelasi sebesar -0,663 yang berarti menggambarkan hubungan negatif yang kuat. Kesimpulan: Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat Hubungan Penerimaan Diri (Self-Acceptance) dengan Tingkat Stres Pada Penderita Diabetes Mellitus. Kata Kunci: Penerimaan diri, tingkat stres, diabetes mellitus Introduction: Diabetes Mellitus is a metabolic disease characterized by hyperglycemia that occurs because the pancreas is unable to secrete insulin, impaired insulin action, or both. Stress is the body’s reaction to situations that can cause stress as well as changes and emotional stress, one of the efforts to overcome the stressful and emotional state of people with diabetes is by good self-acceptance. Purpose:This study was conducted to examine the Correlation between Self-acceptance and the Level of Stress in Diabetes Mellitus Patients Methods: This study uses a cross sectional design. The number of samples used is 82 respondents using purposive sampling technique. The data collection tool used is a self-acceptance questionnaire and stress level questionnaire. This study uses the Spearman Rank test with a significant P value of = 0.05. Results: The results showed that the p-value was 0.000 with a predetermined significant level, namely (0.05), then the p-value <0.05, so it was stated that H0 was rejected with a correlation value of -0.663, which means that it describes a strong negative correlation. Conclusion: This shows that there is a Correlation between Self-acceptance and the Level of Stress in Diabetes Mellitus Patients. Keywords: Self-acceptance, stres level, diabetes mellitus
Analisa Pemberian Terapi Akupuntur Untuk Mengatasi Masalah Nyeri Akut Pada Pasien Hipertensi Di Klinik Komplementer Dawan Usadha Klungkung I Gusti Made Sujana; Ni Made Dwi Yunica Astriani; Putu Indah Sintya Dewi
MIDWINERSLION : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 8 No. 2 (2023): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/midwinerslion.v8i2.312

Abstract

Peningkatan tekanan darah pada penderita hipertensi dengan kepala, mulai dari nyeri ringan hingga berat. Nyeri ini sapa tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan timbulnya masalah seperti gangguan jantung dan gangguan syaraf. Salah satu intervensi keperawatan mandiri untuk mengurangi nyeri kepala dengan terapi akupuntur. Rasa nyeri yang berkelanjutan dapat membuat aktivitas terganggu. Salah satu cara yang digunakan untuk mengurangi rasa nyeri yaitu dengan menggunakan terapi akupuntur. Tujuan melakukan studi kasus ini guna untuk melakukan perawatan pada pasien Hipertensi dengan pemberian terapi akupuntur yang dirawat di Klinik Komplementer Dawan Usadha Klungkung. Metode dalam penulisan Karya Ilmiah Akhir Ners ini berupa studi kasus yang diambil saat praktik di Klinik Komplementer Dawan Usadha Klungkung dengan melakukan asuhan keperawatan selama 1 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terapi akupuntur untuk menurunkan intensitas nyeri kepala dengan nilai antara 6-2 . Terapi akupuntur dapat menghambat aktifitas saraf simpatik yang megakibatkan penurunan terhadap konsumsi oksigen oleh tubuh dan selanjutnya otot-otot tubuh menjadi rileks sehingga menimbulkan perasaan tenang dan nyaman.
Faktor Risiko Kejadian Kanker Serviks di RSU Kertha Usada Buleleng Putu Indah Sintya Dewi; Aditha Angga Pratama; Ni Made Dwi Yunica Astriani
ARTERI : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 4 No 3 (2023): Mei
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/arteri.v4i3.285

Abstract

Cervical cancer is a silent killer for a woman. Most women infected with cervical cancer are known or come to health services after entering an advanced stage. This study goal was to analyze the risk factors for cervical cancer at Kertha Usada Public Hospital. The research method uses quantitative research with a case control approach. The independent variables of the study were characteristics (mother's age, age of marriage, education, occupation, parity), history of contraceptive use, length of use of contraception. While the dependent variable is the incidence of cervical cancer. The research data uses secondary data from 2020-2022 and is collected using data extract sheets. After the data was collected, it was analyzed using univariate, bivariate using chi square and multivariate using logistic regression. The results of the study found that the risk factor for cervical cancer was young marriage (AOR: 4.9, 95% CI 2.04-11.8). Then history of use of hormonal contraception (AOR: 3.01, 95% 1.3-6.9). In conclusion, there are 2 risk factors for cervical cancer at Kertha Usada General Hospital, namely young age of marriage and use of hormonal contraception.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN FREE INQUIRY BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA PRODI S1 KEPERAWATAN STIKES BULELENG Putra, G. Nur Widya; Putu Indah Sintya Dewi
MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol. 9 No. 1 (2024): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/mjksb.v9i1.379

Abstract

Pendahuluan: Penelitian ini memiliki beberapa tujuan yaitu : (1) menganalisis perbedaan hasil belajar ilmu keperawatan mahasiswa antar mahasiswa yang belajar dengan mengikuti model inkuiri bebas berbasis kearifan lokal dengan model pembelajaran langsung. (2) mendeskripsikan aktivitas mahasiswa yang belajar yang mengikuti model inkuiri bebas berbasis kearifan lokal dengan model langsung. (3) mendeskripsikan respon mahasiswa belajar dengan model inkuiri bebas berbasis kearifan lokal dan model langsung. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan nonequivalent pre-tes post-test only control group design. Instrumen pengambilan data berupa tes hasil belajar mahasiswa. Dalam penelitian ini diselidiki pengaruh antara variabel bebas (independent) dan variabel terikat (dependent). Variabel bebas tersebut memiliki dua dimensi yaitu model pembelajaran inkuiri bebas berbasis kearifan lokal dan model pembelajaran langsung (direct instruction). Hasil: (1) Terdapat perbedaan hasil belajar ilmu keperawatan antara mahasiswa yang belajar dengan mengikuti model inkuiri bebas berbasis kearifan lokal dan model pembelajaran langsung (Direct Intruction). Hasil hasil belajar ilmu keperawatan mahasiswa yang belajar dengan mengikuti model inkuiri bebas berbasis kearifan lokal lebih tinggi dibandingkan dengan model pembelajaran langsung (Direct Intruction). (2) Aktivitas mahasiswa dengan mengikuti model pembelajaran inkuiri bebas berbasis kearifan lokal lebih baik dibandingkan dengan yang mengikuti model pembelajaran langsung (Direct Intruction). (3) Respon mahasiswa dengan model pembelajaran inkuiri bebas berbasis kearifan lokal sangat positif dan diterima dengan baik. Simpulan: Terdapat perbedaan hasil belajar ilmu keperawatan antara mahasiswa yang belajar dengan inkuiri bebas berbasis kearifan lokal dengan pembelajaran langsung (Direct Intruction).
Diversifikasi Garam Lokal Untuk Kesehatan Pada Petani Garam Tradisional Kelompok Tani Sarining Pertiwi 2 Desa Tejakula Raningsih, Made; Sintya Dewi, Putu Indah; Puspaningrat, Luh Putu Desy
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jai.v3i1.528

Abstract

Sarining pertiwi 2 merupakan salah satu kelompok petani garam tradisional yang terletak di Desa Tejakula Kabupaten Buleleng. Kelompok petani garam ini memproduksi garam tradisional menggunakan palungan, garamnya dikenal dengan nama garam krosok. Terdapat dua masalah prioritas yang ditemukan berdasarkan hasil wawancara dengan ketua kelompok tani garam tersebut yaitu masalah produksi yang terkait dengan kurangnya pengetahuan, kreativitas dan inovasi mitra dalam pengembangan produk berbahan garam lokal. Dampaknya garam produksi hanya digunakan untuk konsumsi atau pengawet. Masalah kedua bidang manajemen yaitu pola promosi dan manajemen pemasaran produk masih terbatas. Tujuan dari pengabdian ini adalah penguatan SDM untuk mengolah garam menjadi produk yang bermanfaat untuk kesehatan dan memiliki nilai jual tinggi. Kemudian peningkatan pola promosi dan pemasaran. Kegiatan pengabdian masyarakat pemula ini, sasaranya pada penguatan usaha kelompok tani garam dengan melakukan pengembangan produk baru yang berbahan dasar garam lokal dengan penambahan herbal lokal potensial untuk pengobatan tradisional dan manajamen promosi dan pemasaran. Metode yang digunakan yaitu edukasi, pelatihan, dan pendampingan. Hasil kegiatan diukur dengan melihat pengetahuan dan keterampilan mitra. Penilaian menggunakan skala Likert, Selama proses pelatihan dilakukan pengamatan menurut skor 1 = sangat kurang, 2 = kurang, 3 = cukup, 4 = baik , 5 = baik sekali. Kata kunci: Diversifikasi, garam lokal, kesehatan
Analisis Asuhan Keperawatan Pasien Leukemia dengan Pemberian Terapi Musik pada Masalah Keperawatan Nyeri Akut Prianugraha, Kadek Andal Martadi; Astriani, Ni Made Dwi Yunica; Dewi, Putu Indah Sintya
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 6 No 1 (2024): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v6i1.7424

Abstract

This study aims to explain nursing care by providing music therapy for acute pain nursing problems in leukemia patients. The method used is to analyze the nursing care that has been provided, namely music therapy to treat pain in leukemia patients. The results of the study showed that there was a decrease in pain levels in leukemia patients before and after the music therapy intervention was given. The music the patient listens to helps the patient feel relaxed and calm, so that after listening to music he can calm himself down and forget for a moment the pain or pain the patient is experiencing. In conclusion, even though music does not affect the disease itself, this therapy makes patients forget about the condition and pain by focusing on breathing and the music they listen to, even if only for a moment. Keywords: Leukemia, Pain, Music Therapy
Analisis Asuhan Keperawatan dengan Intervensi Terapi Aktivitas Kelompok pada Pasien dengan Masalah Keperawatan Halusinasi Pendengaran Wulandari, Ni Kadek Ayu Desi Dian; Heri, Mochamad; Putra, G. Nur Widya; Astriani, Ni Made Dwi Yunica; Dewi, Putu Indah Sintya
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 5 No 2 (2023): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v5i2.7433

Abstract

This study aims to determine the analysis of nursing care using group activity therapy for patients with hallucinations. This research method uses a descriptive research design in the form of a case study that identifies a nursing care problem for patients with mental disorders, such as auditory hallucinations. The intervention results were based on the diagnosis, including building a relationship of mutual trust and SP2 to SP3. An additional intervention was given, namely the TAK Stimulation of Perception (Self Care Deficit) activity, which was carried out for two sessions. In conclusion, the difference in the ability to control hallucinations before giving group activity therapy compared to after giving group activity therapy is in the form of a continuous accumulation of increasing previous knowledge. Keywords: Auditory Hallucinations, Schizophrenia, Group Activity Therapy
Relaksasi Pernafasan dengan Teknik Ballon Blowing terhadap Peningkatan Saturasi Oksigen pada Pasien PPOK Ni Made Dwi Yunica Astriani; Putu Indah Sintya Dewi; Kadek Hendri Yanti
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.716 KB) | DOI: 10.31539/jks.v3i2.1049

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of respiratory relaxation with the ballon blowing technique on increasing oxygen saturation in COPD patients. The study design used a one group pre-post test design. The results of the 30 COPD respondents showed the gender prevalence of the majority of male respondents 73.3% with an average age of 61.87 with an age range of 45-80 years, the mean (pre-test) was 89, 27 and the post-test mean is 94.53 with a p-value of 0,000. Conclusions, there Is An Influence of breathing relaxation with ballon blowing technique on increasing oxygen saturation in COPD patients in RSUD Buleleng Regency. Keywords: Increased Oxygen Saturation, COPD, Ballon Blowing Technique
Intensitas Nyeri Persalinan Kala I Fase Laten pada Ibu Inpartu menggunakan Birth Ball Exercise Putu Indah Sintya Dewi; Kadek Yudi Aryawan; Putu Agus Ariana; Ni Ayu Putu Eka Nandarini
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.332 KB) | DOI: 10.31539/jks.v3i2.1050

Abstract

The purpose of this study was to analyze the effect of birth ball exercise on the intensity of labor in the first stage of latent phase in mothers of mothers in BPM "LM" Desa Giri Emas. The method used in this study uses a one group pre-post test design. The results obtained p value (0.007) <α (0.05. Conclusion: it was concluded that there was an effect of birth ball exercise on the intensity of labor pain in the first stage of latent phase for mothers in the mother in BPM "LM" Desa Giri Emas. Keywords: Birth Ball Exercise, Pain Intensity, Childbirth, First Stage Latent Phase