Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Konsep Pemikiran Pendidikan Islam Masa Ibnu Taimiyah Linda Agustin; Dodi Irawan
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 1 No. 2 (2023): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v1i2.328

Abstract

Pendidikan Islam ialah suatu bidang studi yang banyak menarik perhatian dari para ilmuwan. Pemikiran Ibnu Taimiyah ialah salah satu wujud pendidikan yang merespon berbagai masalah masyarakat Islam pada saat itu yang menuntut pemecahan secara strategis melalui jalur pendidikan. Adapun rumusan masalah penelitian ini yaitu falsafah pendidikan, tujuan pendidikan, kurikulum, metode, bahasa pengantar dalam pengajaran dan perbandingannya dengan pendidikan kontemporer pada masa sekarang. Untuk memperoleh hasil penelitian, penulis menggunakan metode library research dengan pendekatan deskriptif yang bersifat kualitatif. Hasil penelitian diperoleh bahwa kajian ini membahas teori dan pemikiran pendidikan intelektual muslim klasik Ibnu Taimiyah. Adapun metode pemikiran pendidikan Islam menurut Ibnu Taimiyah yaitu berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah melalui pemahaman yang mendalam dan jernih. Dalam penelitian ini penulis juga menganalisis pemikiran pendidikan sekarang terhadap pemikiranpendidikan Ibnu Taimiyah agar dapat diambil pembaharuannya sebagai inovasi yang patut diaplikasikan bagi dunia pendidikan Islam di Indonesia untuk saat ini.
Mengoptimalkan Pendidikan Islam: Strategi Efektif Untuk Membentuk Generasi Muslim Berkualitas Indah Lestari; Dodi Irawan
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 1 No. 2 (2023): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v1i2.329

Abstract

Pendidikan Islam adalah sebuah sistem pendidikan yang mengajarkan nilai-nilai Islam sebagai dasar dalam membentuk kepribadian yang berkarakter baik pada individu. Oleh karena itu, perlu adanya upaya bersama antara semua pihak terkait untuk mengoptimalkan pendidikan Islam dan memperkuat peran pendidikan Islam dalam membentuk generasi Muslim berkualitas. Dalam penulisan artikel ini, digunakan metode deskripsi dan analisis kualitatif dengan pendekatan sejarah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengumpulkan informasi terkait strategi efektif dalam mengoptimalkan pendidikan Islam untuk membentuk generasi Muslim berkualitas. Strategi efektif dalam pendidikan Islam melibatkan pendekatan kurikulum yang berbasis nilai-nilai Islam, metode pengajaran yang berpusat pada pembelajar, serta penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas juga menjadi aspek penting dalam pendidikan Islam. SDM yang berkualitas melibatkan pengembangan kompetensi bagi para pengajar, pengelola, dan stakeholder pendidikan Islam, serta pengelolaan sumber daya manusia yang efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam secara keseluruhan
Reaktualisasi Strategi Pendidikan Islam Dalam Ikhtiar Mengimbangi Pendidikan Global Ringga Alidra; Dodi Irawan
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 1 No. 2 (2023): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v1i2.330

Abstract

Globalisasi merupakan fenomena kekinian yang terkadang dipandang sebagai momok dalam konteks bangsa, seperti Indonesia, yang berhasrat kuat melestarikan nilai adat, budaya, moral, dan nilai agama. Tulisan ini mencermati globalisasi yang memengaruhi dunia pendidikan sebagaimana terlihat pada semakin luasnya penggunaan media digital dengan semua manfaat dan mudarat yang menyertainya. Penulis berpendapat bahwa fenomena itu semestinya dipandang wajar dan dihadapi dengan lapang dada. Namun ia harus diimbangi dengan konsep-konsep islami dan diperkuat dengan strategi islami pula. Islam memiliki konsep moralitas dan etika yang komprehensif untuk diaktualisasikan dalam konteks arus globalisasi. Oleh karena itu, tidak ada jalan lain untuk mengimbangi pendidikan global saat ini kecuali dengan kembali kepangkuan konsep-konsep pendidikan Islam.
Strategi, Metode, Media, Dan Pemikiran Ulama Terhadap Pengembangan Pendidikan Islam Di Indonesia Sayyidah Soraya; Dodi Irawan
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 1 No. 2 (2023): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v1i2.331

Abstract

Artikel ini membahas tentang perkembangan dan pengembangan pendidikan Islam di Indonesia. Perkembangan pendidikan Islam di Indonesia yang telah dimulai sejak zaman kerajaan Samudera Pasai dan semakin berkembang dengan munculnya berbagai macam lembaga-lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Mengenai proses masuknya agama Islam di Indonesia yaitu melalui banyak macam seperti lewat jalur Perdagangan, Tasawuf, Dakwah, Perkawinan, Pendidikan, serta lewat Kesenian. Dalam Artikel ini penulis akan membahas dan mengupas apa saja yang perlu dilakukan untuk proses Pengembangan Pendidik Islam di Indonesia, contohnya pengembangan lewat Strategi Pengembangan Pendidikan Islam, Metode Pengembangan Pendidikan Islam, Media Pengembangan Pendidikan Islam, Pemikiran Ulama terhadap Pengembangan Pendidikan Islam
Peranan Guru Dalam Pendidikan Islam Raju Munawaroh; Dodi Irawan
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 1 No. 2 (2023): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v1i2.332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru dalam menanamkan pendidikan agama Islam. Tanggungjawab mernbentuk generasi berakhlak mulia adalah suatu amanah yang perIudilaksanakan oleh para pendidik khususnya guru Pendidikan Islam. Bagaimana pun tanggungjawab ini adalah sesuatu yang berat untuk dipikul, malah ada di kalangan guru menganggapnya suatu beban dalam kerjanya mereka. Dengan menggunakan jenis penelitian library research, yakni penelitian yang dilakukan dengan menganalisis literatur tertulis berupa buku, jurnal ilmiah sebagai sumber utama. Pendekatan Penelitian ini kualitatif, yakni penelitian yang menekankan pada analisis terhadap data-data yang sudah ada sebelumnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis, yaitu digunakan untuk memaparkan peranan guru dalam pendidikan Islam.
Problematika Yang Dihadapi Pendidikan Agama Islam Di Tengah Arus Perkembangan Teknologi Digital Febriany Atika Sary; Dodi Irawan
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 1 No. 2 (2023): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v1i2.333

Abstract

Tujuan dari penlisan artikel ini adalah untuk memperoleh informasi terkait berbagai tantangan pendidikan Islam di era digital. pendidikan agama Islam diharapkan mampu bangkit di tengah peradaban dunia serta mampu menunjukkan eksistensinya, dengan menawarkan solusi dari berbagai masalah di era teknologi digital yang terjadi di masa kini dan masa yang akan datang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif, Selain itu penulis juga menggunakan metode (pendekatan fenomenologi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perkembangan zaman yang ditandai dengan muncul dan berkembangnya teknologi informasi yang memberikan dampak positif dan negatif dari semua sisi kehidupan manusia termasuk dalam bidang pendidikan agama Islam, yang mengalami perubahan secara terus menerus seperti perubahan dalam pendekatan pembelajaran. Yang mana pendidikan agama Islam tradisional, guru menjadi figur sentral dalam kegiatan pembelajaran. Ia merupakan sumber pengetahuan utama di dalam kelas (takdim-nya), bahkan dapat dikatakan satu-satunya. Namun dalam konteks pendidikan agama Islam modern saat ini, hal demikian tidak berlaku lagi. Peran guru saat ini telah mengalami pergeseran, yakni sebagai fasilitator bagi peserta didik. Pendidikan di negeri ini pun diharapkan sanggup menjawab atau memenuhi kebutuhan masyarakat dan dapat menangkap isyarat zaman. dihadapi serta segera dicarikan solusinya.
Pendidikan Karakter Dalam Perspektif Pendidikan Islam Jovita Nurul Izzati; Dodi Irawan
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 1 No. 2 (2023): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v1i2.334

Abstract

Indikator dari apa yang disebut lembaga tinggi benar-benar memperhitungkan tidak hanya tinggi rendahnya jumlah siswa, tetapi juga kualitas keterampilan siswa dan lulusannya, tidak hanya berdasarkan hasil akademik, tetapi juga pada yang tidak diinginkan. hasil. - Prestasi akademik, meliputi sikap dan perilaku peserta didik yang baik dan berakhlak mulia. Kadang-kadang penulis melihat sekolah-sekolah yang berlabel Islami, tetapi mereka gagal mengkonstruksikan aspek-aspek keagamaan siswanya. Dan jika norma agama dilanggar, yang jadi tersangkanya terlebih dahulu pasti guru yang mengajar. Padahal mendidik itu, menjadi tugas bersama sebagai warga sekolah untuk mengembangkan aspek keagamaan dan memperkuat karakter siswa. Pendidikan adalah kunci untuk membentuk karakter anak sejak usia dini, karena hakekat pendidikan tidak sebatas memberikan pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai, semua ini dilakukan untuk mengembangkan kepribadian yang luhur pada diri anak untuk membangun bangsa. dan mengatasi berbagai penyimpangan sosial kenakalan remaja. Ketika karakter individu dilandasi oleh nilai-nilai agama sebagai landasan utama, maka lahirlah karakter yang kuat dan menjadi tunas bangsa yang kuat. Tujuan utama pendidikan karakter menurut Islam adalah membentuk kepribadian peserta didik agar beretika dan berbudaya yang baik serta mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Strategi Dan Metode Mengajarkan Pendidikan Islam Pada Anak Usia Dini Via Dina Palenzia; Dodi Irawan
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 1 No. 2 (2023): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v1i2.394

Abstract

Pendidikan Islam adalah ilmu dasar yang harus di kenalkan maupun di ajarkan pada anak terutama pada anak di usia dini. Mengapa demikian ? karena pada usia dini inilah jiwa dan kepribadian anak mulai di bentuk. Anak perlu di kenalkan terhadap Tuhannya yang menciptakannya, yang telah memberikan rezeki kepada kedua orang tua, yang memberikan kesehatan kepada dirinya maupun orang tuanya, dan lain-lain. Orang tua bisa mengenalkan tuhannya melalui mengajak anaknya untuk solat, belajar mengaji, menceritakan cerita islami, dan mengajarkan anak untuk berdoa, baik ketika makan, tidur, masuk rumah, dan lain-lain. Pendidikan agama diberikan untuk menjadikan anak memiliki akhlak yang baik terutama kepada orang yang lebih tua maupun kepada teman sebayanya. Selain itu juga pendidikan agama ini di berikan kepada anak usia dini supaya kelak anak tersebut tumbuh dewasa ia bisa membedakan mana yang hak mana yang bathil baginya.
Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Pembentukan Karakter Pada Perkembangan Zaman Di Era Globalisasi Annisa Sakinah; Dodi Irawan
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 1 No. 2 (2023): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v1i2.395

Abstract

Pendidikan agama Islam suatu upaya untuk membangun karakter yang baik pada manusia. Penanaman nilai-nilai spiritual dan religious yang bersumber kepada Al-Qur’an dan hadist. Pada artikel ini menggunakan metode penelitian Pustaka dan metode internet searching. Pendidikan Agama Islam bertujuannya untuk membina keimanan, membentuk manusia yang berilmu, membentuk akhlak dan perilaku yang baik, mengajarkan cara bersosialisasi yang baik, membangun Kesehatan jiwa dan tubuh yang baik, membentuk manusia yang kreatif dan inovatif. Peran Pendidikan agama Islam dalam membangun karakter yang baik ialah, pertama Pendidikan agama Islam selalu menyelaraskan antara kualitas keimanan dengan keilmuaan sebagai penentu kualitas serta keunggulan pada manusia. kedua, Pendidikan agama Islam mempunyai tanggung jawab penuh dalam membangun optimesme dalam diri manusia, Indonesia sebagai negara mayoritas Islam harus menjadikan masyarakatnya senantiasa bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja ikhlas dalam sosial, selain itu Islam mendorong manusia untuk menjadi priadi yang kreatif, inovatif, responsif dan prosfektif yang berlandaskan kepada ketakwaan dan keridhoan kepada Allah SWT. Ketiga, Islam sebagai agama yang mempunyai pengaruh besar di dunia memberikan sumbangsih pada peradaban, peran Pendidikan Agama Islam yang cukup berat, mengembalikan kejayaan peradaban Islam demi melahirkan muslim yang berintegritas, intelektual, bermoral, juga spriritual. Keempat, Pendidikan agama Islam juga membangun rasa cinta kepada tanah air Indonesia. kelima, Pendidikan agama Islam mempunyai peran mentrasformasikan nilai- nilai pada ajaran agama Islam yang membangun rasa optimis dalam membentuk karakter seorang muslim yang baik dan berkualitas, selain itu Pendidikan agama Islam berperan sebagai pencegah konflik yang terjadi di masyarakat baik konflik sesama umat muslim atau konflik orang-orang muslim dengan agama lain.
Penggunaan Media E-Learning Serta Kelebihan Dan Kekurangannya Dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Sella Mustika Sari; Dodi Irawan
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 1 No. 3 (2023): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v2i1.519

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penyusunan pembelajaran PAI berbasis e-learning dan mengetahui apa saja kelebihan atau kelebihan dan kekurangan penggunaan media e-learning, upaya meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar siswa dalam e-learning. berdasarkan pembelajaran PAI. membahas juga apa saja kelebihan dan kekurangan pembelajaran menggunakan e-learning. Selain mempermudah pembelajaran, media e-learning juga mempunyai kelemahan serupa, salah satunya membuat anak menjadi lebih malas atau kurang motivasi dalam belajar, serta menurunkan karakter dan akhlak siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah metode kepustakaan yaitu suatu penelitian yang digunakan dalam pengumpulan data dan informasi melalui bantuan bacaan referensi di internet, seperti: buku, majalah, artikel dan jurnal. Media merupakan salah satu alat dalam penyampaian efektivitas pembelajaran, salah satu media yang sering digunakan saat ini adalah media e-learning E-learning merupakan media yang baru ditemukan pada masa pandemi Covid-19 kemarin, dan masih digunakan hingga saat ini. dalam proses pembelajaran khususnya di dunia PAI.