Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Penerapan Pembelajaran Berbasis Metode Penyampaian Secara Lisan Dalam Pendidikan Islam Claudia Okpa Dewi Nasution; Dodi Irawan
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 1 No. 3 (2023): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v2i1.520

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan metode hafalan dalam pembelajaran pendidikan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan datanya menggunakan metode pengumpulan data ke perpustakaan dari berbagai sumber tertulis. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi terkait penerapan metode pada pendidik Islam, sehingga pembahasannya dilakukan secara kualitatif atau menggunakan deskripsi tekstual. Penulisan dan penelusuran data diperoleh baik melalui dokumen tertulis maupun sumber media online. Hasil penelitian pada tataran pelaksanaan strategi pembelajaran adalah tataran pengajaran, pendekatan pengajaran dan penerapan prinsip pengajaran. Langkah selanjutnya teknik penerapan metode hafalan adalah memahami apa yang dihafal, mengulang sebelum menghafal, mendengarkan sebelum menghafal, menulis sebelum menghafal.
Pengaruh Perkembangan Teknologi Terhadap Pendidikan Islam Pada Peserta Didik Puji Astuti; Dodi Irawan
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 1 No. 3 (2023): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v1i3.530

Abstract

Pendidikan Agama Islam merupakan mata pelajaran yang telah diberikan kepada peserta didik sejak dini, dengan maksud untuk membiasakan anak mengenal Agama Islam. Pengenalan Pendidikan Islam terhadap peserta didik telah berkembang disetiap masanya, dari yang dulunya masih mengandalkan buku dan penyampaian materi atau ceramah, sampai dimasa sekarang ini yang serba menggunakan media pembelajaran elektronik. Perkembangan zaman di era serba digital sekarang ini pasti memiliki dampak positif dan negatifnya. Dampak positifnya seperti memudahkan peserta didik dalam belajar, mencari informasi, dan memudahkan dalam berkomunikasi. Teknologi menjadi sebuah alat pendukung yang digunakan dalam pendidikan untuk memudahkan seorang guru menyampaikan pelajaran kepada peserta didik dengan tujuan untuk mencapai sebuah hasil yang diinginkan. Sedangkan dampak negatifnya yaitu ketergantungan peserta didik terhadap media elektronik, sehingga menyebabkan peserta didik tersebut tidak mau berusaha belajar dan berfikir terlebih dahulu, karena mereka lebih suka mengandalkan kecanggihan media elektronik tersebut. Dampak negatif membawa perubahan perilaku pada peserta didik yang bisa mempengaruhi rusaknya norma, aturan pendidikan, dan moral dalam kehidupan sosialnya.
Strategi Pembelajaran Pendidikan Islam Kuswatun Hasana; Dodi Irawan
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 2 No. 2 (2024): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v2i2.765

Abstract

Strategi pembelajaran penting untuk mencapai tujuan pembelajaran. Strategi ini idealnya dipilih berdasarkan sifat atau sifat subjek itu sendiri. Pendidikan agama Islam merupakan salah satu mata pelajaran wajib di sekolah menengah atas. Kelas menengah ke atas. Tujuan utama mata kuliah ini adalah membekali mahasiswa dengan nilai-nilai keislaman agar dapat menjadi islami. ajaran agama. Ia memiliki strategi tersendiri selain dari strategi yang umum digunakan mempelajari mata pelajaran lain. Selain itu, kajian agama Islam juga mempunyai tujuan khususnya dalam pembentukan sikap selain penanaman akal. Sementara itu dalam Mengevaluasi keberhasilan pendidikan agama Islam juga bukan sekedar evaluasi keterampilan kognitif dan psikomotorik saja, namun penilaian sikap lebih penting. benda itu dapat dibuat dengan teknologi non-pengujian
Strategi Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam Menurut Imam Al- Ghazali Rahma Agustina; Dodi Irawan
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 2 No. 2 (2024): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v2i2.766

Abstract

Pendidikan merupakan komponen penting dalam kehidupan. Hal ini pernah dibahas oleh para ulama, termasuk Imam al-Ghazali. Untuk itu penelitian ini membahas tentang pendidikan Islam dari sudut pandang al-Ghazali. Hasil penelitian ini adalah pendidikan menurut Al Ghazali menekankan pada pendidikan agama dan akhlak. Menurutnya pengertian dan tujuan pendidikan Islam adalah pendidikan yang mengupayakan dan bertujuan dalam proses pembentukan manusia seutuhnya. Adapus dalam pembuatan kurikulum, Al Ghazali mempunyai dua kecenderungan, yaitu kecenderungan terhadap agama dan kecenderungan pragmatis. Aspek materiil pendidikan Islam menurut pemikiran Al Ghazali antara lain: kepedulian terhadap keimanan, akhlak, akal, sosial dan waktu. Menurutnya, guru yang baik selain cerdas dan sempurna pikirannya juga harus memiliki sifat-sifat yang terpuji. Ciri yang harus dimiliki seorang santri adalah rendah hati, bersuci dari segala keburukan, taat dan istiqamah. Sedangkan evaluasi pendidikan adalah segala bentuk kegiatan yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing dalam proses pendidikan.
Tindak Pidana Cyberstalking di Media Sosial Menurut Prespektif Hukum Pidana Islam Ridho Wanantho; Dodi Irawan; Paisol Burlian
Journal of Sharia and Legal Science Vol. 2 No. 3 (2024): Journal of Sharia and Legal Science
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jsls.v2i3.866

Abstract

This study discusses How Cyberstalking Crimes Are on Social Media and discusses How the Perspective of Islamic Criminal Law on Cyberstalking Crimes on Social Media. The purpose of this study is to find out about the sanctions for cyberstalking crimes both in positive criminal law and Islamic criminal law. This study uses normative legal research with a literature review type. The results of this study can be concluded that someone commits a cyberstalking crime on social media by taking actions to disturb, attack, threaten, harass, and force their victims to do something or not do something. By using the internet or technology such as smartphones, computers, or other technologies. With the intention of terrorizing, intimidating, and scaring the victim. Subject to the article on cyberstalking crimes, namely Article 29 of Law Number 11 of 2008 concerning Information and Electronic Transactions (UU ITE). Meanwhile, the punishment for cyberstalking perpetrators according to the perspective of Islamic criminal law is included in the category of ta'zir crimes, where this punishment is determined by the government or local authorities related to freedom (prison sentences and exile) which are of a learning nature to improve the behavior of cyberstalking perpetrators.  
STUDI LITERATUR: PENGARUH PROGRAM WIRAUSAHA MERDEKA TERHADAP BISNIS STAR UP (BISNIS RINTISAN) MAHASISWA Anggraeni, Fera; Indri Ayuni Viana; Esti Maryani; Okta Amiko Naka; Dodi Irawan; Yusmaniarti; Marini
Journal of Management and Innovation Entrepreneurship (JMIE) Vol. 1 No. 3 (2024): April
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jmie.v1i2.528

Abstract

Indonesia saat ini berada pada jalur pemulihan ekonomi setelah tiga tahun terdampak pandemi virus corona. Sektor ekonomi dengan pertumbuhan tercepat adalah usaha mikro, kecil dan menengah, yang diakui dan berkontribusi terhadap 60,34% produk domestik bruto (PDB) negara. Menurut teori berbasis sumber daya, masyarakat membutuhkan sumber daya untuk dapat memanfaatkan peluang dan berhasil mengatur, mengoordinasikan, dan melaksanakan kegiatan bisnis. Untuk memenuhi harapan tersebut, wirausahawan perlu memiliki pengetahuan tentang kewirausahaan yang menjadi modal dan sumber daya bagi pengembangan usaha. Untuk memenuhi harapan tersebut, wirausahawan perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan berwirausaha sebagai modal dan sumber daya untuk pengembangan usaha dan keberhasilan. Program Wirausaha Merdeka merupakan bagian dari Program Yayasan Mandiri yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia. Program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan menjadi wirausaha potensial melalui kegiatan di luar kelas.
Determinants of Company Value Determinants of Company Value Dodi Irawan; Inda Tri Rahayu; Kamilatus Sa’diyah
Sharia Economic and Management Business Journal (SEMBJ) Vol. 5 No. 3 (2024): October
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/sembj.v5i3.1561

Abstract

This research is qualitative research using a systematic literature review method. The data source in this research is secondary data in the form of journals that are relevant to the research theme. This research aims to determine the factors that can influence company value. The results of this research illustrate that profitability, leverage, company size, liquidity have an effect on company value, while company growth has no effect on company value.
Penegakan Hukum bagi Pelaku Penipuan Tiket Konser Coldplay: Perspektif Hukum Pidana Islam Muhammad Zaky; Dodi Irawan; Paisol Burlian
Journal of Sharia and Legal Science Vol. 3 No. 1 (2025): Journal of Sharia and Legal Science
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jsls.v3i1.941

Abstract

Concert ticket fraud cases often occur, especially for famous music concerts such as Coldplay concerts, which are a very famous music band in the world. As a result of the perpetrator's actions, many victims suffer losses, but the perpetrators only receive light sanctions. The purpose of this study is to analyze law enforcement against perpetrators of Coldplay concert ticket fraud from the perspective of Islamic criminal law. The type of research used is library research with secondary data sources. The primary legal material is the criminal code. The analysis was carried out descriptively qualitatively. The results of the study stated that law enforcement for perpetrators of Coldplay concert ticket fraud is based on Article 378 of the Criminal Code only, even though the act has also fulfilled the elements in Article 45 paragraph (2) Jo 28 Paragraph (1) of Law Number 19 of 2016 concerning Amendments to Law Number 11 of 2008, namely by utilizing technology as the object of his actions to spread news and mislead which makes someone interested so that it results in losses. While in Islamic criminal law, the crime of fraud is included in the category of Ta'zir crimes. In the decision of the panel of judges, it was implemented in accordance with the principle of ta'zir, only the sanctions given were still too light when compared to the consequences caused by the defendant.
Digital Business Communication Strategies for Increasing MSMEs Brand Awareness Winda Sari; Havis Aravik; Ahmad Tohir; Dwi Noviani; Dodi Irawan
Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN) Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Bisnis dan Manajemen (JURBISMAN)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jurbisman.v3i1.1049

Abstract

Business communication strategy plays an important role in increasing brand awareness of MSMEs and expanding business reach, the main objective of this researcher is to analyze business communication strategies and increase brand awareness of MSMEs in the digital era, this study uses a descriptive method with a quantitative approach, in order to provide an overview of the use of technology by MSMEs, The results of the study show that social media such as Instagram, Facebook, and WhatsApp are the main platforms for digital marketing because of the ease of accessing the internet, Strategies such as promotion, communication, bring benefits to increasing brand visibility and sales, challenges for MSMEs such as limited digital literacy, internet connectivity, market competition. therefore, increasing the capacity for technological adaptation is the main key to building brand awareness effectively. So the importance of creative data-based digital communication strategies supports the development of MSMEs in the digital era.
Perkembangan dan Pembaharuan Serta Strategi Dalam Pendidikan Islam di Indonesia Ananda Devalia Agustina; Dodi Irawan
Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII) Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Studi Islam Indonesia (JSII)
Publisher : Publication and Inovasi Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jsii.v1i1.327

Abstract

Artikel ini akan membahas perkembangan pendidikan Islam di Indonesia. Permasalahan mendasar dalam penelitian ini adalah mengenai akar pendidikan Islam di Indonesia. Kajian dalam penulisan ini adalah tinjauan pustaka dengan pendekatan historis dan kualitatif. Berdasarkan pembahasan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa Indonesia merupakan negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam, oleh karena itu Indonesia tidak lepas dari perkembangan ilmu pengetahuan Islam di dalamnya. Pendidikan Islam merupakan salah satu kajian yang mendapat perhatian di kalangan ilmuwan. Jika ditelusuri, nampaknya pendidikan Islam mulai dipelajari oleh mereka yang berminat pada kajian agama dan kajian lainnya. Perkembangan pendidikan Islam di Indonesia tidak terlepas dari sejarah masuknya Islam ke Indonesia. Ketika Islam pertama kali masuk dan mulai diterima oleh masyarakat Indonesia, kemudian penyebarannya menyebar ke seluruh pelosok nusantara melalui berbagai jalur seperti perdagangan, pendidikan, seni budaya, perkawinan, tasawuf, dan dakwah. Pada masa pra kemerdekaan, pendidikan agama bukan hanya tidak diakui tetapi juga tidak dimasukkan dalam sistem pendidikan, bahkan ditengarai sebagai ajang penghasutan dan perlawanan terhadap penjajah. Pada masa kemerdekaan, mereka tidak berperan karena pemerintahan masih cenderung dikuasai oleh kelompok nasionalis dan sekuler. Kalaupun ada kelompok Islam, Islamnya tetap lebih abangan. Dengan demikian pemerintah Orde Baru terus melakukan pembinaan mutu pendidikan madrasah sehingga pada tahun 1975 dikeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) oleh tiga menteri tentang Peningkatan Mutu Pendidikan Madrasah, dimana SKB ketiga menteri tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan. Tujuan penulis memilih judul ini adalah untuk mengkaji bagaimana perkembangan pendidikan Islam di Indonesia