Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KESENIAN GANDANG TAMBUA DI DESA TALAGO SARIAK KECAMATAN PARIAMAN TIMUR Lidia Nusir; Syeilendra Syeilendra; Yensharti Yensharti
SENDRATASIK UNP Vol 2, No 1 (2013): Seri C
Publisher : FBS Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.896 KB) | DOI: 10.24036/jsu.v2i1.2276

Abstract

Abstract   This research was aimed at describing the perception of the people toward Gandang Tambua show in Desa Talago Sariak Kecamatan Pariaman Timur. This was a qualitative research which used descriptive method. The data was collected through library study, observation, questionnaires and interview. The result of the research indicated that the people had positive perception toward the Gandang Tambua show and expected that this should be perpetuated and developed in the future. The figures of the society, the youth and the local government were suggested to work cooperatively to promote this art show as one of the typical characteristics of Pariaman especially Desa Talago Sariak.   Kata Kunci:   Persepsi, Gandang Tambua.
KEMAMPUAN MOTORIK SEBAGAI PONDASI UTAMA DALAM PEMBELAJARAN TARI ANAK USIA DINI Lidia Nusir
Mau'izhah Vol 9 No 1 (2019): Volume IX No.1 Januari – Juni 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh burhanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.609 KB) | DOI: 10.55936/mauizhah.v9i1.17

Abstract

Pembelajaran tari anak usia dini dapat dilakukan denganpembelajaran bermakna dan pendekatan bermain. Hal ini jugadisesuaikan dengan karakteristik tari yang selaras dengankemampuan anak. pembelajaran tari nantinya akan melatihkompetensi keterampian dan kreatifitas yang difokuskan padapengalaman eksplorasi anak untuk melatih kemampuansensorik dan motorik, bukan menjadi anak mahir atau ahli.Untuk itu perkembangan motorik anak menjadi pondasi utamakarena sangat berkaitan erat dengan pembelajaran tari gunamendukung aspek perkembangannya,karna denganperkembangan motorik yang optimal maka gerakan tari akanterwujud melalui praktek yang menunjang aspek psikomotoranak dan menciptakan gerakan yang luwes, indah danbermakna.
IMPLEMENTASI METODE BERNYANYI UNTUK MENINGKATKAN DAYA INGAT ANAK DALAM PENGENALAN HURUF HIJAIYYAH DI TK/PAUD IT INSAN MADANI SUNGAI SARIAK Lidia Nusir; Misbah Laila
Mau'izhah Vol 11 No 2 (2021): Volume XI No. 2 Juli - Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh burhanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.635 KB) | DOI: 10.55936/mauizhah.v11i2.66

Abstract

Pengenalan Huruf Hijaiyah di TK/PAUD IT Insan MadaniSungai Sariak dapat dilihat dari kemampuan anak dalammenyebutkan huruf hijaiyah, dimana tidak semua anak dapatmengenal huruf hijiayah dengan baik. Hal ini terlihatbeberapa anak salah mengucapkan huruf hijaiyah. Anak seringlupa nama-nama huruf hijaiyah, anak belum bisa menyebutkandengan benar huruf hijaiyah yang ditunjuk oleh guru dan anakbelum mampu membedakan huruf hijaiyah yang bentuknyahampir sama yang perbedaannya terletak pada tanda titik dantidak pakai titik, tanda titik satu dan memakai tanda titik dua.Dalam mengenalkan huruf hijaiyah Guru juga menggunakanmedia pendukung yaitu berupa kartu huruf dan poster yangditempelkan pada papan tulis dalam mengenakkan hurufhijaiyah tetapi itu tidak membantu anak belum bisa mengenalhuruf hijaiyah dengan baik
KETERAMPILAN BERNYANYI DALAM MENSTIMULASI PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI Lidia Nusir; Mona Yulia Zulfa
Mau'izhah Vol 11 No 1 (2021): Volume XI No. 1 Januari - Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh burhanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.009 KB) | DOI: 10.55936/mauizhah.v11i1.55

Abstract

Bernyanyi merupakan salah satu kegiatan yangmenyenangkan bagi anak dan sekaligus memberikansemangat dalam pembelajaran. Dalam hal ini gurulebih kreatif dengan memanfaatkan lirik lagu yang isinya disesuaikan dengan tema pembelajaran disekolah,selain itu disesuaikan dengan karakteristik lagu anak.Sehingga kegiatan bernyanyi itu sangat berperan dalamperkembangan bahasa anak. Melalui lirik lagu tersebutmaka secara tidak langsung dapat menstimulasikemampuan bahasa dalam hal kesadaran fonologismelalui kosakata
KAJIAN PEMBELAJARAN GERAK DAN LAGU DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN KINESTETIK ANAK USIA DINI Lidia Nusir; Rita Malini
Mau'izhah Vol 10 No 2 (2020): Volume X No. 2 Juli – Desember 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh burhanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (851.47 KB) | DOI: 10.55936/mauizhah.v10i2.35

Abstract

Perkembangan kecerdasan anak usia dini yang harus dimiliki anak salah satunya adalah kecerdasan kinestetik. Indikator Perkembangan Kecerdasan Kinestetik yaitu melakukan gerakan tubuh secara terkoordinasi untuk melatih kelenturan, keseimbangan dan kelincahan serta melakukan gerak kaki, tangan, kepala dalam menirukan tarian atau senam dan terampil menggunakan tangan kanan dan kiri. Hal ini bisa dikembangkan melalui kegiatan gerak dan lagu. Melalui gerak dan lagu diharapkan menjadi salah satu cara yang efektif untuk anak bisa mengekspresikan diri. Hal ini tidak luput dari peran seorang guru sebagai mediator dan fasilitator dalam mewujudkan Pelaksanaan Pembelajaran yang menyenangkan melalui Gerak dan Lagu sehingga dapat Meningkatkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini.
IMPLEMENTASI NILAI KARAKTER MELALUI LAGU ANAK-ANAK Lidia Nusir; Syahminal Syahminal
Mau'izhah Vol 9 No 2 (2019): Volume IX No. 2 Juli - Desember 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh burhanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.804 KB) | DOI: 10.55936/mauizhah.v9i2.25

Abstract

Karakter merupakan watak, sifat kejiwaan dan akhlak yang membedakan seseorang dengan orang lain yang dipengaruhi oleh lingkungan keluarga dan masyarakat serta bawaan sejak lahir. faktor utama pembentukan karakter terletak pada bimbingan orang tua dan keluarga. Sementara lingkungan faktor pendukung dalam melahirkan sebuah karakter. Pengenalan nilai karakter dapat dilakukan melalui lagu anak-anak. Karena dengan bernyanyi anak-anak lebih suka dan senang. Dalam hal ini guru lebih kreatif dengan memanfaatkan lirik lagu yang isi nya mengarah kepada pendidikan karakter. Hal ini berpedoman kepada 9 pilar pendidikan karakter yang diterapkan kepada anak usia dini.
STUDI KASUS PERILAKU AGRESIF PADA ANAK USIA DINI Marini, Tria; Sholihah, Mar’atus; Nusir, Lidia
Jurnal Buah Hati Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : Department of Early Childhood Education, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/buahhati.v11i1.2851

Abstract

Perilaku agresif adalah luapan emosi yang ditunjukkan dalam bentuk amarah dan kekerasan yang diekspresikan melalui kata-kata (verbal) atau perilaku non-verbal. Anak-anak yang menunjukkan perilaku agresif sejak usia dini cendrung akan terus berperilaku agresif dan berujung pada perilaku antisosial yang berdampak pada masalah perkembangan sosialnya. Tujuan penelitian ini adalah melakukan eksplanasi bentuk-bentuk perilaku agresif yang dilakukan anak usia dini dan penyebab terjadinya perilaku agresif. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus tunggal, sumber data didapat dari Rf, guru dan orangtua. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, jumlah sampel dalam penelitian ini satu orang anak, satu orangtua dan tiga orang guru dan kepala sekolah, dan penelitian ini dilakukan selama enam bulan di sekolah TK PLG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk perilaku agresif anak seperti: merebut paksa milik orang lain, berkata tidak sopan, mencubit dan berkelahi dengan orang lain bahkan mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas kepada orang lain, hal ini dipengaruhi oleh pola asuh permisif yang diterapkan oleh orangtua. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perilaku agresif pada anak disebabkan oleh pola pengasuhan permisif yang menyebabkan anak ketika melakukan tindakan yang salah menjadi hal yang biasa dan benar.AbstractAggressive behavior is an outburst of emotion shown in the form of anger and violence expressed through words (verbal) or non-verbal behavior. Children who show aggressive behavior from an early age tend to continue to behave aggressively and lead to antisocial behavior which has an impact on their social development problems. The aim of this research is to explain the forms of aggressive behavior carried out by young children and the causes of aggressive behavior. This research uses qualitative research with a single case study type, data sources obtained from RF, teachers and parents. Data collection techniques used observation, interviews and documentation, the number of samples in this study was one child, one parent and three teachers and school principals, and this research was conducted for six months at the PLG Kindergarten school. The results of the research show that forms of aggressive behavior in children such as: taking other people's property by force, saying impolite words, pinching and fighting with other people and even uttering inappropriate words to other people, this is influenced by the permissive parenting pattern applied by parent. From the results of this study it can be concluded that aggressive behavior in children is caused by permissive parenting patterns which cause children to commit wrong actions to become normal and correct.
Pengaruh Penggunaan Media Lapbook terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini 4-5 Tahun Misbah Laila; Lidia Nusir; Nuci Jebastariya
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 3 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i3.12571

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pada kurang berkembangnya kognitif anak Usia 4-5 tahun di KB Nagari Anduriang. Hal ini terlihat dari 24 orang terdapat 13 orang anak yang kemampuan kognitifnya belum berkembang. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunanaan media Lapbook terhadap perkembangan kognitif anak usia 4-5 tahun di KB Nagari Anduriang. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Rancangan penelitian Randomized Group Only Design.Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan angket. Teknik Analisis data menggunakan analisis normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis menggunakan uji-T. Hasil perhitungan uji hipotesis didapat t hitung sebesar 4,340 dengan t tabel 2,060 dan taraf signifikannya. 0,000 dengan ?=0,05. Dikarenakan t-hitung > t-tabel dan Sig. 0,000 < 0,05  maka diperoleh  ditolak. Sehingga disimpulkan terdapat pengaruh penggunakan media lapbook terhadap perkembangan kognitif anak usia 4-5 tahun di KB Nagari Anduriang.
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Dosen Dan Mahasiswa STIT SB Pariaman Pada Bulan Ramadhan Di Nagari Lareh Nan Panjang Kab Padang Pariaman Rojana, Eko; Yanti, Novia; Fitriani, Saparria; Nusir, Lidia; Kadir, Abdul; Ramadhan, Iqwanul; Yafni, Lazi; Seha, Arma Atus; Candra, Rizki; Pabelan, Dedek; Safitri, Yuni; Irawati, Irawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 5 (2025): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i5.2768

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh Dosen dan Mahasiswa STIT Syekh Burhanuddin Pariaman, yaitu kegitan-kegiatan yang dilaksanakan adalah Kajian subuh, tadarus Al-Qur’an, Rumah Tahsin dan Tahfidz, Senam sehat dan gotong royong. Tujuan dari PKM ini adalah meningkatkan kesadaran spiritual dan membangun kepedulian sosial degan mengajak masyaratkat untuk lebih mendalami ibadah selama bulan Ramadhan. Kegiatan PKM ini dilaksanakn 27 Februari 2025. PKM ini berkolaborasi bersama Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIT SB Pariaman di Nagari Lareh Nan Panjang Kampung Dama Kab. Padang Pariaman. Hasil dari kegiatan ini berhasil memberikan dampak positif dari aspek spiritual maupun sosial, tidak hanya memperkuat iman kita, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dalam masyarakat. Melalui pengabdian masyarakat, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik dan lebih peduli satu sama lain.
The Tradition of Eating bajamba in Stimulating Early Childhood Social Emotional Development Nusir, Lidia; Misbah Laila; Tria Marini
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/kiddo.v6i2.21205

Abstract

Children's social emotional development that needs to be stimulated by emphasizing aspects of 3 things, namely self-awareness, responsibility and prosocial behavior. This can be stimulated through the traditional activities of eating bajamba which is a tradition of the Minangkabau people through eating together around the talam (dulang) by sitting cross-legged for men and kneeling for women. The purpose of this study is to analyze how the traditional activities of eating bajamba in stimulating aspects of early childhood social emotional development. This research uses a qualitative method with a phenomenological approach. Data collection techniques use interviews, observation and documentation, while data analysis techniques go through a process of data reduction, data presentation and drawing conclusions. This study found that through the tradition of eating bajamba, children's social emotional development in terms of self-awareness, responsibility and prosocial behavior can be stimulated properly. Seen in the observation results, the majority of children in the aspect of self-awareness achieved 80% stimulation, 70% in the aspect of responsibility, and 75% in the aspect of prosocial behavior. Each of these indicator achievements is obtained through bajamba eating activities from the beginning to the end of the activity. In addition, this program helps children appreciate culture more, and build more harmonious relationships with friends and family.