Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI BIMBINGAN BELAJAR DARING DI TENJO Dirgantoro, Kurnia Putri Sepdikasari; Rahmadi, Pitaya; Listiani, Tanti; Nababan, Ernie Bertha
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 6 No. 2 (2022): OCTOBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i2.5673

Abstract

Pandemic conditions are continuing and have an impact on learning. Under such conditions, perhaps students are already familiar with distance learning and adapt to those conditions. However, it is undeniable that not all children can still have good motivation during online learning. Student learning motivation must still be moved so that students' enthusiasm for learning continues to be encouraged and can follow the learning. Although there are already several schools that implement Limited Face-to-Face Learning (PTMT), students still need assistance, for example during independent study hours in developing their knowledge. Especially children of Junior High School (SMP) and High School (SMA) or Vocational High School (SMK) age 7, 8, 9, 10, and 11 are in the adolescent stage that requires attention so that they can focus on learning. One of the things that can be done to give real attention is to accompany them to study outside of school hours. Tenjo tutoring in collaboration with GKI Gading Serpong is here to answer these problems. The goal is to provide services that directly impact the needs of junior high and high school / vocational school students, especially in encouraging student learning motivation. This tutoring activity is carried out online. After being implemented for 5 months, the student's learning motivation score did not appear to have increased significantly. However, based on open-ended questions, 92% of students stated that they became enthusiastic about learning when taking this tutoring.abstract in BahasaKondisi pandemi masih terus berlanjut dan berdampak terhadap pembelajaran. Dalam kondisi demikian, mungkin siswa sudah terbiasa dengan pembelajaran jarak jauh dan beradaptasi dengan kondisi tersebut. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa tidak semua anak bisa tetap memiliki motivasi yang baik selama pembelajaran daring. Motivasi belajar siswa harus tetap digerakkan sehingga semangat belajar siswa terus terpacu dan dapat mengikuti pembelajaran. Meski sudah ada beberapa sekolah yang melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), siswa tetap memerlukan pendampingan misalnya pada saat jam belajar mandiri dalam mengembangkan pengetahuannya. Khususnya anak usia Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kelas 7, 8, 9, 10, dan 11 berada di tahap remaja yang membutuhkan perhatian sehingga mereka bisa fokus dalam pembelajaran. Salah satu yang bisa dilakukan untuk memberikan perhatian yang nyata adalah mendampingi mereka belajar di luar jam sekolah. Bimbingan belajar Tenjo bekerja sama dengan GKI Gading Serpong hadir untuk menjawab permasalahan tersebut. Tujuannya adalah menghadirkan pelayanan yang langsung berdampak bagi kebutuhan siswa SMP dan SMA/SMK khususnya dalam mendorong motivasi belajar siswa. Kegiatan bimbingan belajar ini dilaksanakan secara daring. Setelah dilaksanakan selama 5 bulan, secara  skor motivasi belajar siswa tidak terlihat mengalami peningkatan secara signifikan. Namun berdasarkan pertanyaan terbuka, 92% siswa menyatakan menjadi semangat belajar ketika mengikuti bimbingan belajar ini.
ANALISIS KESALAHAN SINTAKSIS PADA ARTIKEL JURNAL ILMIAH MAHASISWA [ANALYSIS OF SYNTAX ERRORS IN STUDENT SCIENTIFIC JOURNAL ARTICLES] Nababan, Ernie Bertha; Rianto; Kusuma, Dewi; Rizkina, Tiara; Sastromihardjo, Andoyo
Polyglot Vol 21 No 1 (2025): January
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v21i1.9127

Abstract

This study aims to analyze syntactic errors in students' scientific articles, especially in the application of the principles of effective sentences. This study uses a qualitative descriptive approach with primary data in the form of 18 scientific articles in non-synta journals written by undergraduate or S-1 Indonesian Language and Literature study program students from 12 different universities as author affiliations. Data collection was carried out through documentation techniques, and analysis was carried out using a content analysis approach for three months, namely October to December 2024. The results of the study showed that the most common syntactic errors occurred in the aspects of unity of ideas, coherence, and emphasis. These errors include illogical combinations of ideas, lack of integration between sentences, and inability to emphasize the main idea. In addition, errors were also found in variations in sentence structure, parallelism, and logical reasoning. These findings reflect students' weak understanding of the basic principles of syntax and effective sentences. This study concludes that intensive training and guidance in academic writing are needed to improve the quality of students' scientific articles. These findings are expected to contribute to the development of scientific writing learning strategies in higher education.  Abstrak bahasa Indonesia  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan sintaksis dalam artikel ilmiah mahasiswa, khususnya dalam penerapan prinsip kalimat efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data utama berupa 18 artikel ilmiah pada jurnal non sinta yang ditulis mahasiswa program studi Bahasa dan Sastra Indonesia jenjang sarjana atau S-1, dari 12 perguruan tinggi yang berbeda sebagai afiliasi penulis. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi, dan analisis dilakukan dengan pendekatan analisis isi selama tiga bulan, yaitu bulan Oktober sampai dengan Desember 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan sintaksis paling umum terjadi pada aspek kesatuan gagasan, koherensi, dan penekanan. Kesalahan ini meliputi penggabungan ide yang tidak logis, kurangnya keterpaduan antar-kalimat, serta ketidakmampuan menekankan gagasan utama. Selain itu, ditemukan pula kesalahan dalam variasi struktur kalimat, paralelisme, dan penalaran logika. Temuan ini mencerminkan lemahnya pemahaman mahasiswa terhadap prinsip-prinsip dasar sintaksis dan kalimat efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelatihan intensif dan bimbingan menulis akademik diperlukan untuk meningkatkan kualitas artikel ilmiah mahasiswa. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pembelajaran menulis ilmiah di perguruan tinggi.
PENGOLAHAN LIMBAH MINYAK JELANTAH MENJADI SABUN CUCI TANGAN DI BIMBINGAN BELAJAR RUKI (RUMAH KITA), KELAPA DUA, TANGERANG Juliana Purba, Friska; Bertha Nababan, Ernie; Izaak, Maya; Bermuli, Jessica
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.2984-2990

Abstract

Lingkungan yang sehat akan mendukung kesejahteraan dari setiap makhluk hidup yang tinggal di dalamnya. Namun, tidak jarang aktivitas yang dilakukan oleh manusia justru merusak kesejahteraan lingkungan karena menghasilkan limbah yang berbahaya bagi lingkungan itu sendiri. Salah satu limbah buangan yang dihasilkan adalah berupa limbah cair. Limbah cair yang paling banyak dihasilkan oleh manusia adalah limbah dapur berupa minyak jelantah. Bahaya dari limbah ini adalah menimbulkan berbagai jenis penyakit berupa hipertensi, kanker, dan juga penyakit lainnya. Oleh karena itu, banyak pakar kesehatan dan tenaga medis tidak menganjurkan masyarakat untuk menggunakan kembali minyak jelantah untuk menggoreng makanan. Selain itu, limbah minyak jelantah juga tidak boleh dibuang secara langsung ke lingkungan karena akan merusak dan mengganggu kesehatan lingkungan. Solusi permasalahan yang ditawarkan adalah membimbing dan melatih masyarakat dalam pengolahan minyak jelantah menjadi sabun cuci tangan sebagai salah satu alternatif pengolahan limbah rumah tangga. Harapannya, setiap masyarakat dapat teredukasi dalam mengolah limbah rumah tangga dengan tepat. Selain itu, masyarakat juga diajak untuk lebih memperhatikan sanitasi diri dan kegiatan ini dapat berlangsung secara kontinu dan berkesinambungan hingga masyarakat bisa membuat sabun cuci tangan dengan kualitas yang baik dan tepat.).
PENERAPAN METODE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA Mellya Carlina Sari; Ernie Bertha Nababan
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i1.466

Abstract

Membaca tidak sekadar mengerti isi tersurat, namun aktivitas memahami makna bacaan melibatkan kemampuan visual dan kognisi sehingga pembaca mendapatkan ilmu, informasi, pengalaman, dan pengetahuan baru. Pada salah satu sekolah swasta di Tangerang ditemukan kemampuan membaca pemahaman yang rendah ditunjukkan dari kurangnya menyimpulkan bacaan, memahami makna tersirat dan tersurat, menjawab pertanyaan, dan menceritakan kembali cerita menggunakan bahasa sendiri. Tujuan penulisan paper ini untuk memaparkan penerapan metode CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia. Adapun metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Penerapan metode CIRC dilakukan sesuai tahap prabaca, membaca, dan pascabaca diperoleh hasil, yaitu 1) siswa mampu menyimpulkan bacaan, 2) siswa mampu memahami makna tersurat dan tersirat, 3) siswa mampu menjawab pertanyaan, dan 4) siswa mampu menceritakan kembali cerita menggunakan bahasa sendiri. Penerapan metode ini disarankan diterapkan dalam jumlah siswa kurang dari 30 sehingga guru dapat memantau perkembangan membaca pemahaman dengan optimal.
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Melalui Bimbingan Belajar Daring di Tenjo Rahmadi, Pitaya; Dirgantoro, Kurnia Putri Sepdikasari; Listiani, Tanti; Nababan, Ernie Bertha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v6i2.4212

Abstract

Pembelajaran yang berjalan secara daring sejak pandemi menjadikan siswa harus gigih dalam mengembangkan pengetahuannya dengan menambah jam belajar mandiri. Hal ini sebagai salah satu dampak dari pembelajaran yang dibatasi dari segi durasi belajar di sekolah. Anak usia Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kelas 7, 8, 9, 10, dan 11 berada di tahap remaja yang membutuhkan perhatian sehingga mereka bisa fokus dalam pembelajaran. Salah satu yang bisa dilakukan untuk memberikan perhatian yang nyata adalah mendampingi mereka belajar di luar jam sekolah. Bimbingan belajar Tenjo bekerja sama dengan GKI Gading Serpong hadir untuk menjawab permasalahan tersebut. Bimbingan Belajar Tenjo membuka kesempatan bagi siswa SMP dan SMA/SMK yang mengalami kesulitan dan membutuhkan bimbingan, khususnya pada mata pelajaran matematika. Tujuannya adalah menghadirkan pelayanan yang langsung berdampak bagi kebutuhan siswa SMP dan SMA/SMK. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu anak-anak usia sekolah dalam memahami materi pelajaran matematika yang disampaikan guru di sekolah. Setelah terlaksana selama hampir 1 semester, kegiatan bimbingan belajar daring di Tenjo memberikan dampak positif bagi berbagai pihak yang terlibat, yaitu tutee, orang tua tutee, dan juga tutor. Hal ini nampak dari kuesioner yang dibagikan pada para tutee dan orang tua tutee, juga dari hasil wawancara dengan tutor. Harapannya bimbingan belajar daring di Tenjo dapat terus dilaksanakan.
PENGOLAHAN LIMBAH MINYAK JELANTAH MENJADI SABUN CUCI TANGAN DI BIMBINGAN BELAJAR RUKI (RUMAH KITA), KELAPA DUA, TANGERANG Juliana Purba, Friska; Bertha Nababan, Ernie; Izaak, Maya; Bermuli, Jessica
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.2984-2990

Abstract

Lingkungan yang sehat akan mendukung kesejahteraan dari setiap makhluk hidup yang tinggal di dalamnya. Namun, tidak jarang aktivitas yang dilakukan oleh manusia justru merusak kesejahteraan lingkungan karena menghasilkan limbah yang berbahaya bagi lingkungan itu sendiri. Salah satu limbah buangan yang dihasilkan adalah berupa limbah cair. Limbah cair yang paling banyak dihasilkan oleh manusia adalah limbah dapur berupa minyak jelantah. Bahaya dari limbah ini adalah menimbulkan berbagai jenis penyakit berupa hipertensi, kanker, dan juga penyakit lainnya. Oleh karena itu, banyak pakar kesehatan dan tenaga medis tidak menganjurkan masyarakat untuk menggunakan kembali minyak jelantah untuk menggoreng makanan. Selain itu, limbah minyak jelantah juga tidak boleh dibuang secara langsung ke lingkungan karena akan merusak dan mengganggu kesehatan lingkungan. Solusi permasalahan yang ditawarkan adalah membimbing dan melatih masyarakat dalam pengolahan minyak jelantah menjadi sabun cuci tangan sebagai salah satu alternatif pengolahan limbah rumah tangga. Harapannya, setiap masyarakat dapat teredukasi dalam mengolah limbah rumah tangga dengan tepat. Selain itu, masyarakat juga diajak untuk lebih memperhatikan sanitasi diri dan kegiatan ini dapat berlangsung secara kontinu dan berkesinambungan hingga masyarakat bisa membuat sabun cuci tangan dengan kualitas yang baik dan tepat.).