Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Majamecha

Analisis Penentuan Nilai Cation Exchange Capacity (CEC) Berdasarkan Hasil Methylene Blue Test (MBT) di Trayek 12¼ Manik, Nijusiho; Paindan, Esterina Natalia; Pratama, Gusti Arya; Sahara, Ain; Oktafiani, Fitri
Majamecha Vol. 6 No. 1 (2024): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v6i1.3287

Abstract

Lumpur merupakan salah satu faktor sangat penting dalam menunjang suksesnya operasi pemboran pada sumur minyak. Perencanaan penggunaan lumpur pemboran bertujuan memperoleh hasil yang lebih maksimal dalam pengangkatan cutting dan perawatan sumur pemboran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kereaktifan cutting dengan mengidentifikasi kadar clay dan mengetahui komposisi lumpur yang sesuai dengan trayek 12¼. Metode pengujian ini dilakukan dilaboratorium STT Migas dengan beberapa pengujian yaitu yield point (YP), plastic viscosity (PV), gel strength Methylene Blue Test (MBT), dan Cation Exchange Capacity (CEC). Hasil pengujian PV pada original mud didapatkan sebesar 17 cps, dan saat dilakukan pengujian dengan contamination clay didapatkan hasil sebesar 20 cps. Pada YP diperoleh hasil original mud yaitu sebesar 32 lbs/100ft dan dari pengujian yang menggunakan contamination diperoleh hasil sebesar 35 lbs/100ft2. Dari penggunaan gel strength selama 10 detik diperoleh hasil original mud sebesar 9 lbs/100ft2, dan saat dilakukan pengujian dengan contamination clay diperoleh hasil yang sama yaitu 9 lbs/100ft2. Untuk penggunaan gel strength selama 10 menit dari hasil original mud diperoleh 13 lbs/100ft2, dan setelah pengujian dengan contamination clay didapatkan 14 lbs/100ft2. Pada hasil rheology sampel cutting yang diuji menunjukkan bahwa Xanthun Gum mempengaruhi kekentalan sistem lumpur KCL-Polimer. Dari hasil MBT 3 meq dan CEC 15 meq/100gr dapat dipastikan tidak terjadi swelling karena sampel cutting tersebut tergolong tidak reaktif.
Analisis Pengaruh Reaktor Flotasi Udara Terlarut Terhadap Limbah Cair Kilang Unit Pertamina Risna, Risna; Oktafiani, Fitri
Majamecha Vol. 7 No. 1 (2025): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v7i1.3862

Abstract

Pencemaran lingkungan oleh limbah dapat terjadi pada proses dan hasil pengolahan minyak. Pengolahan air limbah wajib dilakukan agar kandungan air limbah yang akan dibuang ke laut tidak mencemari lingkungan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengurangi volume, konsentrasi atau bahaya yang ditimbulkan oleh limbah sehingga dapat memenuhi baku mutu lingkungan yang dipersyaratkan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka metode pengolahan air limbah cair dari pengolahan minyak bumi dapat dilakukan dengan menggunakan pengolahan secara fisika yakni reactor flotasi udara terlarut (Dissolved Air Flotation atau DAF). Hasil analisis data memberikan gambaran komprehensif tentang pengaruh DAF dalam mengurangi konsentrasi Total Suspended Solids (TSS) dalam air limbah industri kilang dan penggunaan chemical di koagulan, yakni pencapaian parameter pH, COD, Ammonia, Minyak dan lemak sulfida, masih memenuhi target dari Pengolahan limbah EWTP sebesar 95% dan memenuhi baku mutu sesuai dengan PerMen LH No.20 Tahun 2020.