Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : Jurnal UNITEK

Analisis Campuran Semen Dan Serbuk Batu Bata Sebagai Pengikat Tanah Gambut Terhadap Subgrade Nuryasin Abdillah
JURNAL UNITEK Vol. 11 No. 1 (2018): Edisi Januari-Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v11i1.24

Abstract

Kondisi jalan dikota dumai sering mengalami kerusakan pada struktur lapisanpermukaan jalan, lapisan permukaan jalan mengalami kembang susut sehinggamenyebabkan jalan menjadi retak-retak bahkan berlubang. Untuk mengatasipermasalahan tersebut salah satu cara atau metode yang digunakan adalahmemperbaiki kualitas tanah asli. Oleh karena itu dalam penelitian ini dilakukanstabilisasi tanah dengan cara memperbaiki gradasinya yaitu mencampur tanahgambut (tanah asli) dengan semen PCC dan serbuk batu bata . Dalam penelitian inidilakukan pengujian laboratorium yaitu uji sifat fisik tanah untuk mengetahui kadarair dan berat jenis. Kemudian dilakukan uji sifat mekanis tanah dengan modifikasiproktor dan CBR Laboratorium. Dengan bahan campuran modifikasi yaitumodifikasi 10 % semen dan 15 % serbuk batu bata, 15 % semen dan 20 % serbuk batubata, 20 % semen dan 25 % serbuk batu bata, 0 % semen dan serbuk batu bata.Kemudian hasil penelitian yang telah dilakukan tanah yang telah dimodifikasidengan campuran semen 15% dan serbuk batu bata 20% didapatkan nilai tertinggiCBR Laboratorium yaitu sebesar 25.88%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tanahgambut yang telah dimodifikasi dengan campuran semen 15% dan serbuk batu bata20% dapat diaplikasikan sebagai pengikat subgrade dilapangan.
Pemanfaatan Limbah Sandblasting Pasir Silika Sebagai Bahan Pengganti Agregat Halus Untuk Campuran Beton Nuryasin Abdillah; Zuhrotul Muhabbah
JURNAL UNITEK Vol. 12 No. 1 (2019): Edisi Januari-Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v12i1.44

Abstract

Sandblasting merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk meminimalisir korosi dan banyak digunakan di industri perkapalan. Limbah sandblasting tergolong kategori bahan berbahaya dan beracun (B3), karena mengandung unsur logam berat melebihi baku mutu berdasarkan PP No 101 Tahun 2014. Limbah sandblasting apabila tidak diolah dengan baik dapat menimbulkan masalah lingkungan. Hal ini tentu tidak diharapkan oleh perusahaan maupun masyarakat umum sehingga perlu penelitian lebih lanjut pengaruh limbah sandblasting pasir silika ini dapat digunakan pada campuran beton dengan kuat tekan yang telah direncanakan. Pada penelitian ini, limbah sandblasting digunakan sebagai pengganti agregat halus dengan variasi 0%, 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, dan 100% untuk kuat tekan rencana K-250. Jumlah benda uji 68 sampel menggunakan cetakan kubus ukuran 15cm x 15cm x 15cm. Pengujian beton dilakukan pada umur 7 hari, 14 hari, dan 28 hari. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pengganti limbah sandblasting dari berat pasir sendiri pada umur 28 hari didapat hasil rata-rata untuk beton normal sebesar 30,2 MPa, untuk campuran limbah sandblasting 10% sebesar 32 MPa, campuran limbah sandblasting 20% sebesar 35,1 MPa, campuran limbah sandblasting 30% sebesar 31 MPa, campuran limbah sandblasting 40% sebesar 32 MPa, campuran limbah sandblasting 50% sebesar 31,4 MPa, dan campuran limbah sandblasting 100% sebesar 31,61 MPa. Bahkan campuran beton dengan menggunakan limbah sandblasting mendapatkan hasil kuat tekan tertinggi dari kuat tekan yang direncanakan yaitu fc 25 MPa.
Karakteristik Marsall Campuran Split Mastic Asphalt (SMA) menggunakan Aspal Retona Blend 55 dan Penambahan Serat dari Karung Goni Nuryasin Abdillah
JURNAL UNITEK Vol. 9 No. 2 (2016): edisi Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v9i2.61

Abstract

Split Mastic Asphalt (SMA) adalah campuran gradasi lepas aspal beton dengan tertutupaspal, sehingga, menjadi kebutuhan untuk menambahkan beberapa serat sellulose yangdapat menstabilkan tingkat ketinggian aspal. Dalam penelitian ini, beberapa serat gonidigunakan sebagai serat sellulose dalam campuran SMA. Penggunaan serat gonidiharapkan dapat meningkatkan campuran aspal yang memungkinkan penggunaanserat goni sebagai serat sellulose yang diproduksi. Penelitian ini difokuskan padacampuran SMA 0/11 dan menggunakan Asphalt Retona Blend 55 dan beberapa seratgoni sebagai bahan aditif. Beberapa bobot serat tambahan dari 0,03%, 0,05%, dan 0,07%dibandingkan dengan beban campuran dalam 1 cm panjang serat. Tes ini dilakukandengan menggunakan metode Marshall untuk mengetahui karakteristik daricampuran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa serat goni tambahan yang disebabkanmeningkatnya derajat aspal optimum dengan 0,05% serat dan kemudian menurunsampai serat goni tambahan 0,07%. Dalam kadar aspal optimum, campuran dengan%serat 0,05 menunjukkan yang terbaik karakteristik marshall dibandingkan dengantingkat variasi. Nilai IRS adalah 96,27% yang memiliki terkecil optimum nilai kadaraspal adalah 7,1%.
Perbandingan Aplikasi Program Microsoft Project, Project Libre dan Gantt Project Dalam Penjadwalan Proyek Konstruksi Nuryasin Abdillah
JURNAL UNITEK Vol. 10 No. 2 (2017): edisi Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v10i2.83

Abstract

Untuk membuat penjadwalan suatu proyek dibutuhkan ketelitian yang tinggi untuk menghindari terjadinya kesalahan. Ketelitian yang dibutuhkan untuk membuat penjadwalan suatu proyek tidaklah sama. Oleh karna itu diperlukan aplikasi program yang dapat membantu pembuatan jadwal. Terdapat berbagai jenis aplikasi program untuk penjadwalan proyek diantaranya Microsoft Project, Project Libre, dan Gantt Project. Ketiga aplikasi program ini mempunyai kelebihan dan kekurangan nya masing-masing. Pada penelitian ini akan dibahas cara menggunakan aplikasi program untuk membuat penjadwalan proyek dan membandingkan kelebihan dan kelemahan tiga aplikasi program dengan menggunakan 12 kategori menurut J.D Witt. Hasil penelitian menunjukan kemampuan yang dimiliki oleh Project Libre sangat mirip dengan kemampuan yang dimiliki Microsoft Project. Tetapi Projecr Libre memiliki keunggulan lebih dari Microsoft Project karna merupakan aplikasi program yang open source dan tidak berbayar. Sedangkan kemampuan yang dimiliki Gantt Project masih jauh dari kemampuan yang dimiliki oleh Microsoft Project dan Project Libre. Hal ini dikarnakan Gantt Project merupakan aplikasi program khusus penjadwalan saja. Namun Gantt Project merupakan aplikasi program yang tidak berbayar dan open source sehingga source codenya dapat dilihat oleh orang lain dan membiarkan orang lain mengetahui cara kerja aplikasi program dan sekaligus memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada pada aplikasi program.
Analisa Kerusakan Jalan Beton (Studi Kasus Jalan Arifin Ahmad Kota Dumai) Sony Adiya Putra; Nuryasin Abdillah
JURNAL UNITEK Vol. 13 No. 1 (2020): Januari -Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan infrastruktur yang sangat penting dalam rangka mendukung proses implementasi pembangunan perkotaan adalah sarana transportasi. Jalan Arifin Ahmad merupakan jalan nasional yang menghubungkan kota-kota yang melewati Jalan Arifin Ahmad, salah satu Kota Dumai-nya dengan Kabupaten Bengkalis. selain itu wilayah sekitarnya sebagai pusat industri dan pariwisata. Metode yang digunakan dalam perhitungan kerusakan adalah metode kaku Pavement Condition Index (PCI) adalah salah satu sistem penilaian kondisi perkerasan berdasarkan jenis, luas kerusakan yang terjadi dan dapat dijadikan referensi dalam upaya pemeliharaan. Penelitian ini dilakukan di Jalan Arifin Ahmad di kota Dumai. Dari perhitungan hubungan antara jenis kendaraan tinggi dengan nilai kerusakan jalan. Kemudian hasil survey didapatkan kerusakannya adalah kerusakan plat dibagi, kerusakan tepi retak, kerusakan memanjang dan melintang, kerusakan tekuk, kerusakan patah dan ketahanan retak kerusakan. Untuk mengurangi kerusakan jalan di sekitar Jalan Arifin Ahmad dilakukan perawatan rutin secara berkala dari instansi terkait.
Implementasi Metode Reverse Osmosis Pada Perhitungan Kapasitas Tangki Pengolahan Air Laut Nuryasin Abdillah
JURNAL UNITEK Vol. 14 No. 1 (2021): Januari - Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v14i1.182

Abstract

Air terbagi beberapa jenis seperti asin dan air tawar. Air asin terdapat di laut karena memiliki memiliki rasa asin berlebih. Pada musim kemarau panjang masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih. Masyarakat memerlukan tangki penyedia air untuk menampung dan mengolah air bersih dengan menggunakan membran. Membran pengolah air umumnya berbasiskan polimer. Tangki penyedia air dihitung kapasitasnya baik dari bahan plat stainless steel, viber dan beton untuk menentukan ukuran dengan menghitung menggunakan kecepatan aliran baik itu bentuk tabung maupun berbentuk balok. Dalam pelaksanaan penelitian ini pada saat teknik pengolahan didapatkan dari data sekunder oleh pihak perusahaan agar pengolahan air dari zat terlarut yang tinggi menjadi rendah sedangkan perhitungan kapasitas tangki dihitung dengan metode Mc. Cabe and Smith dan dibandingkan dengan data primer perusahaan agar metode perhitungan ini dapat dipakai pada saat merancang tangki untuk pengolahan air laut dengan menggunakan mesin reverse osmosis
Analisa Pengaruh Kecepatan Kendaraan Terhadap Derajat Kejenuhan di Jalan Perkotaan pada Kawasan Pendidikan (Studi Kasus: Jalan Depan Universitas Pendidikan Indonesia) Mutia Lisya; Nuryasin Abdillah
JURNAL UNITEK Vol. 14 No. 2 (2021): Juli - Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v14i2.238

Abstract

Kota Bandung juga dikenal sebagai Kota Pendidikan. Jalan raya Kota Bandung khususnya sepanjang jalan Dr. Setiabudi merupakan salah satu ruas jalan yang menjadi kawasan pusat pendidikan. Disepanjang ruas jalan Dr. Setiabudi terdapat beberapa perguruan tinggi salah satunya adalah Universitas Pendidikan Indonesia. Kendaraan keluar masuk kampus menjadi salah satu penyebab terjadinya antrian serta tundaan pada jalan tersebut terutama pada jam sibuk saat mahasiswa pergi dan pulang kuliah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan derajat kejenuhan akibat pengaruh kecepatan. Didapatkan model persamaan hubungan derajat kejenuhan akibat pengaruh kecepatan untuk arah Sukajadi ke Lembang Y = 0,7121 – 0,0274.X, dengan koefisien determinasi (r2) sebesar 79,57% dan thitung = 17,4448 dan ttabel = 2,011. Model persaman hubungan derajat kejenuhan akibat pengaruh kecepatan untuk arah Lembang menuju Sukajadi Y = 1,3526 – 0,0577.X, dengan koefisien determinasi (r2) sebesar 0,6849 dan perbandingan nilai thitung = 62,6998 dan ttabel = 2,001
Implementasi Metode Reverse Osmosis Pada Perhitungan Kapasitas Tangki Pengolahan Air Laut Nuryasin Abdillah
JURNAL UNITEK Vol. 14 No. 1 (2021): Januari - Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v14i1.182

Abstract

Air terbagi beberapa jenis seperti asin dan air tawar. Air asin terdapat di laut karena memiliki memiliki rasa asin berlebih. Pada musim kemarau panjang masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih. Masyarakat memerlukan tangki penyedia air untuk menampung dan mengolah air bersih dengan menggunakan membran. Membran pengolah air umumnya berbasiskan polimer. Tangki penyedia air dihitung kapasitasnya baik dari bahan plat stainless steel, viber dan beton untuk menentukan ukuran dengan menghitung menggunakan kecepatan aliran baik itu bentuk tabung maupun berbentuk balok. Dalam pelaksanaan penelitian ini pada saat teknik pengolahan didapatkan dari data sekunder oleh pihak perusahaan agar pengolahan air dari zat terlarut yang tinggi menjadi rendah sedangkan perhitungan kapasitas tangki dihitung dengan metode Mc. Cabe and Smith dan dibandingkan dengan data primer perusahaan agar metode perhitungan ini dapat dipakai pada saat merancang tangki untuk pengolahan air laut dengan menggunakan mesin reverse osmosis
Analisis Campuran Semen Dan Serbuk Batu Bata Sebagai Pengikat Tanah Gambut Terhadap Subgrade Nuryasin Abdillah
JURNAL UNITEK Vol. 11 No. 1 (2018): Januari-Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v11i1.24

Abstract

Kondisi jalan dikota dumai sering mengalami kerusakan pada struktur lapisanpermukaan jalan, lapisan permukaan jalan mengalami kembang susut sehinggamenyebabkan jalan menjadi retak-retak bahkan berlubang. Untuk mengatasipermasalahan tersebut salah satu cara atau metode yang digunakan adalahmemperbaiki kualitas tanah asli. Oleh karena itu dalam penelitian ini dilakukanstabilisasi tanah dengan cara memperbaiki gradasinya yaitu mencampur tanahgambut (tanah asli) dengan semen PCC dan serbuk batu bata . Dalam penelitian inidilakukan pengujian laboratorium yaitu uji sifat fisik tanah untuk mengetahui kadarair dan berat jenis. Kemudian dilakukan uji sifat mekanis tanah dengan modifikasiproktor dan CBR Laboratorium. Dengan bahan campuran modifikasi yaitumodifikasi 10 % semen dan 15 % serbuk batu bata, 15 % semen dan 20 % serbuk batubata, 20 % semen dan 25 % serbuk batu bata, 0 % semen dan serbuk batu bata.Kemudian hasil penelitian yang telah dilakukan tanah yang telah dimodifikasidengan campuran semen 15% dan serbuk batu bata 20% didapatkan nilai tertinggiCBR Laboratorium yaitu sebesar 25.88%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tanahgambut yang telah dimodifikasi dengan campuran semen 15% dan serbuk batu bata20% dapat diaplikasikan sebagai pengikat subgrade dilapangan.
Pemanfaatan Limbah Sandblasting Pasir Silika Sebagai Bahan Pengganti Agregat Halus Untuk Campuran Beton Nuryasin Abdillah; Zuhrotul Muhabbah
JURNAL UNITEK Vol. 12 No. 1 (2019): Januari-Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v12i1.44

Abstract

Sandblasting merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk meminimalisir korosi dan banyak digunakan di industri perkapalan. Limbah sandblasting tergolong kategori bahan berbahaya dan beracun (B3), karena mengandung unsur logam berat melebihi baku mutu berdasarkan PP No 101 Tahun 2014. Limbah sandblasting apabila tidak diolah dengan baik dapat menimbulkan masalah lingkungan. Hal ini tentu tidak diharapkan oleh perusahaan maupun masyarakat umum sehingga perlu penelitian lebih lanjut pengaruh limbah sandblasting pasir silika ini dapat digunakan pada campuran beton dengan kuat tekan yang telah direncanakan. Pada penelitian ini, limbah sandblasting digunakan sebagai pengganti agregat halus dengan variasi 0%, 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, dan 100% untuk kuat tekan rencana K-250. Jumlah benda uji 68 sampel menggunakan cetakan kubus ukuran 15cm x 15cm x 15cm. Pengujian beton dilakukan pada umur 7 hari, 14 hari, dan 28 hari. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pengganti limbah sandblasting dari berat pasir sendiri pada umur 28 hari didapat hasil rata-rata untuk beton normal sebesar 30,2 MPa, untuk campuran limbah sandblasting 10% sebesar 32 MPa, campuran limbah sandblasting 20% sebesar 35,1 MPa, campuran limbah sandblasting 30% sebesar 31 MPa, campuran limbah sandblasting 40% sebesar 32 MPa, campuran limbah sandblasting 50% sebesar 31,4 MPa, dan campuran limbah sandblasting 100% sebesar 31,61 MPa. Bahkan campuran beton dengan menggunakan limbah sandblasting mendapatkan hasil kuat tekan tertinggi dari kuat tekan yang direncanakan yaitu fc 25 MPa.