Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : Jurnal UNITEK

Karakteristik Marsall Campuran Split Mastic Asphalt (SMA) menggunakan Aspal Retona Blend 55 dan Penambahan Serat dari Karung Goni Nuryasin Abdillah
JURNAL UNITEK Vol. 9 No. 2 (2016): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v9i2.61

Abstract

Split Mastic Asphalt (SMA) adalah campuran gradasi lepas aspal beton dengan tertutupaspal, sehingga, menjadi kebutuhan untuk menambahkan beberapa serat sellulose yangdapat menstabilkan tingkat ketinggian aspal. Dalam penelitian ini, beberapa serat gonidigunakan sebagai serat sellulose dalam campuran SMA. Penggunaan serat gonidiharapkan dapat meningkatkan campuran aspal yang memungkinkan penggunaanserat goni sebagai serat sellulose yang diproduksi. Penelitian ini difokuskan padacampuran SMA 0/11 dan menggunakan Asphalt Retona Blend 55 dan beberapa seratgoni sebagai bahan aditif. Beberapa bobot serat tambahan dari 0,03%, 0,05%, dan 0,07%dibandingkan dengan beban campuran dalam 1 cm panjang serat. Tes ini dilakukandengan menggunakan metode Marshall untuk mengetahui karakteristik daricampuran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa serat goni tambahan yang disebabkanmeningkatnya derajat aspal optimum dengan 0,05% serat dan kemudian menurunsampai serat goni tambahan 0,07%. Dalam kadar aspal optimum, campuran dengan%serat 0,05 menunjukkan yang terbaik karakteristik marshall dibandingkan dengantingkat variasi. Nilai IRS adalah 96,27% yang memiliki terkecil optimum nilai kadaraspal adalah 7,1%.
Perbandingan Aplikasi Program Microsoft Project, Project Libre dan Gantt Project Dalam Penjadwalan Proyek Konstruksi Nuryasin Abdillah
JURNAL UNITEK Vol. 10 No. 2 (2017): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v10i2.83

Abstract

Untuk membuat penjadwalan suatu proyek dibutuhkan ketelitian yang tinggi untuk menghindari terjadinya kesalahan. Ketelitian yang dibutuhkan untuk membuat penjadwalan suatu proyek tidaklah sama. Oleh karna itu diperlukan aplikasi program yang dapat membantu pembuatan jadwal. Terdapat berbagai jenis aplikasi program untuk penjadwalan proyek diantaranya Microsoft Project, Project Libre, dan Gantt Project. Ketiga aplikasi program ini mempunyai kelebihan dan kekurangan nya masing-masing. Pada penelitian ini akan dibahas cara menggunakan aplikasi program untuk membuat penjadwalan proyek dan membandingkan kelebihan dan kelemahan tiga aplikasi program dengan menggunakan 12 kategori menurut J.D Witt. Hasil penelitian menunjukan kemampuan yang dimiliki oleh Project Libre sangat mirip dengan kemampuan yang dimiliki Microsoft Project. Tetapi Projecr Libre memiliki keunggulan lebih dari Microsoft Project karna merupakan aplikasi program yang open source dan tidak berbayar. Sedangkan kemampuan yang dimiliki Gantt Project masih jauh dari kemampuan yang dimiliki oleh Microsoft Project dan Project Libre. Hal ini dikarnakan Gantt Project merupakan aplikasi program khusus penjadwalan saja. Namun Gantt Project merupakan aplikasi program yang tidak berbayar dan open source sehingga source codenya dapat dilihat oleh orang lain dan membiarkan orang lain mengetahui cara kerja aplikasi program dan sekaligus memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada pada aplikasi program.
Analisa Kerusakan Jalan Beton (Studi Kasus Jalan Arifin Ahmad Kota Dumai) Sony Adiya Putra; Nuryasin Abdillah
JURNAL UNITEK Vol. 13 No. 1 (2020): Januari -Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan infrastruktur yang sangat penting dalam rangka mendukung proses implementasi pembangunan perkotaan adalah sarana transportasi. Jalan Arifin Ahmad merupakan jalan nasional yang menghubungkan kota-kota yang melewati Jalan Arifin Ahmad, salah satu Kota Dumai-nya dengan Kabupaten Bengkalis. selain itu wilayah sekitarnya sebagai pusat industri dan pariwisata. Metode yang digunakan dalam perhitungan kerusakan adalah metode kaku Pavement Condition Index (PCI) adalah salah satu sistem penilaian kondisi perkerasan berdasarkan jenis, luas kerusakan yang terjadi dan dapat dijadikan referensi dalam upaya pemeliharaan. Penelitian ini dilakukan di Jalan Arifin Ahmad di kota Dumai. Dari perhitungan hubungan antara jenis kendaraan tinggi dengan nilai kerusakan jalan. Kemudian hasil survey didapatkan kerusakannya adalah kerusakan plat dibagi, kerusakan tepi retak, kerusakan memanjang dan melintang, kerusakan tekuk, kerusakan patah dan ketahanan retak kerusakan. Untuk mengurangi kerusakan jalan di sekitar Jalan Arifin Ahmad dilakukan perawatan rutin secara berkala dari instansi terkait.
Analisa Pengaruh Kecepatan Kendaraan Terhadap Derajat Kejenuhan di Jalan Perkotaan pada Kawasan Pendidikan (Studi Kasus: Jalan Depan Universitas Pendidikan Indonesia) Mutia Lisya; Nuryasin Abdillah
JURNAL UNITEK Vol. 14 No. 2 (2021): Juli - Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v14i2.238

Abstract

Kota Bandung juga dikenal sebagai Kota Pendidikan. Jalan raya Kota Bandung khususnya sepanjang jalan Dr. Setiabudi merupakan salah satu ruas jalan yang menjadi kawasan pusat pendidikan. Disepanjang ruas jalan Dr. Setiabudi terdapat beberapa perguruan tinggi salah satunya adalah Universitas Pendidikan Indonesia. Kendaraan keluar masuk kampus menjadi salah satu penyebab terjadinya antrian serta tundaan pada jalan tersebut terutama pada jam sibuk saat mahasiswa pergi dan pulang kuliah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan derajat kejenuhan akibat pengaruh kecepatan. Didapatkan model persamaan hubungan derajat kejenuhan akibat pengaruh kecepatan untuk arah Sukajadi ke Lembang Y = 0,7121 – 0,0274.X, dengan koefisien determinasi (r2) sebesar 79,57% dan thitung = 17,4448 dan ttabel = 2,011. Model persaman hubungan derajat kejenuhan akibat pengaruh kecepatan untuk arah Lembang menuju Sukajadi Y = 1,3526 – 0,0577.X, dengan koefisien determinasi (r2) sebesar 0,6849 dan perbandingan nilai thitung = 62,6998 dan ttabel = 2,001