Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Taman Gizi dan Pembuatan Makanan Tambahan Berbasis Pangan Lokal di Posyandu Mawar Putih dalam Upaya Pencegahan Masalah Gizi Kurang: Nutrition Garden and Making of Local Food-Based Supplemental Food at Mawar Putih Integrated Health Post in an Effort to Prevent Malnutrition Problems Widyastuti, Setyo Dwi; Dartiwen, Dartiwen; Hikmana, Entus; Rudiansyah, Rudiansyah
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. Suppl-1 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11iSuppl-1.8446

Abstract

Malnutrition occurs when the nutrients consumed do not meet the body's needs. To meet nutritional needs, you can use locally grown ingredients. In Wanantara Village, many plants can be used as basic ingredients for making additional food. The purpose of this community service is to increase the knowledge of posyandu cadres about nutrition for toddlers and various additional foods made from local foods, the availability of recipe books for making additional foods made from local foods, improve the skills of posyandu cadres in making additional foods based on local foods, enhance the knowledge of cadres in planting plants with a semi-hydroponic system, and provide a nutrition garden as a source of food ingredients. The activities carried out include providing education and training, and creating a nutrition garden. The results of this service are increased knowledge of posyandu cadres about nutrition for toddlers and various additional foods based on local foods, improved skills of cadres in making additional foods made from local foods, the availability of recipe books for making PMT, increased knowledge of cadres about planting plants with a semi-hydroponic system, and the availability of a nutrition garden. The conclusion is that there is increased knowledge of nutrition for toddlers, enhanced skills among cadres in preparing additional foods from local ingredients, and the availability of a nutrition garden.
Pelatihan Pembuatan Media Tanam Organik Berbasis Eco Enzyme Pada Siswa SLB N 2 Indramayu Ambarsari, Wiwik; Hikmana, Entus; Rudiansyah, Rudiansyah; Adjindah, Maeva; Indrawan, Melodi Ismi; Justin, Justin; Santoso, Wandi
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21409

Abstract

Pendidikan vokasi bagi anak berkebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa  (SLB) sangat diperlukan dalam rangka menambah pengetahuan dan keterampilan untuk kemandirian ke depannya. Peran Kampus hadir melalui salah satu tugasnya dari Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat (PkM) melalui kegiatan pelatihan pembuatan media tanam organik berbasis eco enzyme. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan tambahan pengetahuan tentang berbagai jenis media tanam dan manfaatnya, serta menambah keterampilan membuat media tanam organik berbasis eco enzyme yang ramah lingkungan. Sasaran PkM ini adalah 20 siswa dan guru pendamping SLB N 2 Indramayu. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan bulan Juni 2025 di SLB N 2 Indramayu oleh Tim Dosen dan Mahsasiswa Universitas Wiralodra dan STIKes Indramayu. Metode kegiatan yang dilakukan melalui ceramah, demonstrasi, praktek langung peserta, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini adalah siswa dan guru SLB N 2 Indramayu memperoleh tambahan pengetahuan tentang jenis media tanam dan manfaatnya, serta keterampilan membuat media tanam organik berbasis eco enzyme. Kesimpulannya bahwa kegiatan PkM ini memberi peluang pendidikan vokasi keterampilan bidang pertanian yang ramah lingkungan bagi siswa SLB N 2 Indramayu.  Sarannya adalah pihak sekolah terutama guru tidak bosan dan terus melanjutkan membina pengetahuan dan keterampilan siswanya di bidang pertanian sebagai bekal siswa ke depannya agar tumbuh kepercayaan diri, kemandirian, dan tercipta wirausahawan di masyarakat.