Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Status Kelengkapan Imunisasi Tambahan Pada Bayi Usia 2-24 Bulan Bunga Tiara Carolin; Retno Widowati; Apriyani Cindi Situmorang
Journal for Quality in Women's Health Vol. 4 No. 1 (2021): Journal for Quality in Women Health
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqwh.v4i1.103

Abstract

Untuk mengetahui faktor - faktor yang mempengaruhi status kelengkapan imunisai tambahan pada anak usia 2 – 24 bulan di RSIA Family Pluit Tahun 2021. Metode penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 110 orang. Instrument penelitian menggunakan kuisioner. telah diuji validitas dan reliabilitas Analisis bivariate menggunakan uji chi square. Hasil univariat menunjukan bahwa distribusi frekuensi pendidikan ibu sebanyak 60%, penghasilan keluarga kurang dari 10 juta/bulan 68,2%, pengetahuan ibu kurang 73,6%, dukungan keluarga yang kurang 64,5%, peran tenaga kesehatan yang kurang 72,5%. Penelitian ini menunjukan bahwa ada pengaruh pendidikan (p=0,000), penghasilan keluarga (p=0,000), pengetahuan (p=0,001), dukungan keluarga (p=0,000), peran tenaga kesehatan (p=0,000) terhadap kelengkapan imunisasi tambahan pada bayi usia 2 -24 bulan di RSIA Family Pluit tahun 2021. Terdapat nilai signifikan (p< 0,05) hubungan pendidikan, penghasilan, penghasilan, dukungan keluarga, peran tenaga kesehatan dan kelengkapan imunisasi tambahan pada bayi usia 2- 24 bulan
Perbandingan Efektivitas Aromaterapi Lavender dan Mawar Terhadap Kecemasan Ibu Bersalin di Wilayah Kerja Puskesmas Walantaka Serang Yenny Aulya; Retno Widowati; Diana Nur Afni
Journal for Quality in Women's Health Vol. 4 No. 1 (2021): Journal for Quality in Women Health
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqwh.v4i1.106

Abstract

Mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender dan aromaterapi mawar terhadap tingkat kecemasan ibu bersalin di Wilayah Kerja Puskesmas Walantaka. Data di analisis menggunakan per t test untuk mengetahui perbedaan evektifitas aromaterapi mawar dan lavender terhadap kecemasan pada ibu bersalin, Pengambilan data sampel dibagi 2 yaitu, sampel 10 kelompok ibu bersalin dengan terapi lavender dan 10 kelompok ibu bersalin dengan terapi mawar. Instrument penelitian terdiri dari lembar observasi pemberian aromaterapi, di wilayah kerja puskesmas walantaka serang tahun 2020. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh yang signifikan sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi lavender (p<0,05) dan ada pengaruh sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi mawar (p<0,05). Tidak ada perbedaan yang signifikan antara aromaterapi dan mawar (p>0,05). Kesimpulan menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara aromaterapi lavender dan mawar terhadap kecemasan ibu bersalin. Bidan penolong persalinan bisa menggunakan aromaterapi mawar untuk menurunkan tingkat kecemasan terhadap ibu bersalin
Hubungan Promosi Kesehatan Media Massa dan Motivasi Diri Terhadap Perilaku Pernikahan Dini di Desa Waringin Jaya Kecamatan Bojong Gede Kabupaten Bogor Tahun 2021 Alisca Putri Isabella; Triana Indrayani; Retno Widowati
Journal for Quality in Women's Health Vol. 4 No. 1 (2021): Journal for Quality in Women Health
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqwh.v4i1.108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan promosi kesehatan, media massa, dan motivasi diri terhadap perilaku pernikahan dini di desa Waringin Jaya Kecamatan Bojong Gede Kabupaten Bogor Tahun 2021. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan menggunakan data primer. Penelitian ini menggunakan cross sectional dengan tekhnik pengambilan sample total sampling. Populasi sample penelitian ini adalah wanita yang sudah menikah pada bulan Desember 2020- Januari 2021 yaitu sebanyak 55 responden. Analisa menggunakan analisis univariat dan bivariat (uji chi square). Penelitian diperoleh bahwa dari 55 responden yang melakukan perilaku pernikahan dini adalah 29 (52,7%) orang dan yang tidak melakukan perilaku pernikahan dini adalah 26 orang (47,3%). Hasil uji chi square 3 variabel mempuyai hubungan yang bermakna yaitu promosi kesehatan (p value = 0,000) OR = 10,4 sedangkan media massa (p value = 0,002) OR = 6,5 dan motivasi diri (p value = 0,000) OR = 0,09
Pengaruh Akupresur Terhadap Intensitas Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri Di Wilayah Rw.03 Kelurahan Margahayu Utara Kecamatan Babakan Ciparay Kota Bandung Triana Indrayani; Vira Astiza; Retno Widowati
Journal for Quality in Women's Health Vol. 4 No. 1 (2021): Journal for Quality in Women Health
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqwh.v4i1.109

Abstract

Dismenore adalah suatu gejala yang timbul akibat adanya kelainan dalam rongga panggul dan mengganggu aktivitas perempuan, bahkan sering kali berdampak pada remaja usia sekolah karena menyebabkan terganggunya aktivitas sehari-hari. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi experiment design dengan rancangan non equivalent control group yaitu rancangan penelitian yang digunakan untuk membandingkan hasil intervesi program kesehatan dengan kelompok kontrol yang serupa tetapi tidak perlu kelompok yang benar-benar sama dengan jumlah sampel 40 responden. Data dianalisa menggunakan uji Paired Sample T-test dan Independen Sample T-test dengan menggunakan SPSS. Melalui uji Paired Sample T-test pada penelitian ini didapat p value=0 ,000. jika p value α < 0,05, maka ada pengaruh akupresur terhadap intensitas nyeri dismenore pada remaja putri. Terapi akupresur efektif untuk menurunkan nyeri dismenore pada remaja putri. Dalam hal ini remaja bisa menerapkan terapi akupresur untuk mengurangi nyeri dismenore di rumah