Claim Missing Document
Check
Articles

Perbandingan Efektivitas Aromaterapi Lavender dan Mawar Terhadap Kecemasan Ibu Bersalin di Wilayah Kerja Puskesmas Walantaka Serang Yenny Aulya; Retno Widowati; Diana Nur Afni
Journal for Quality in Women's Health Vol. 4 No. 1 (2021): Journal for Quality in Women Health
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqwh.v4i1.106

Abstract

Mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender dan aromaterapi mawar terhadap tingkat kecemasan ibu bersalin di Wilayah Kerja Puskesmas Walantaka. Data di analisis menggunakan per t test untuk mengetahui perbedaan evektifitas aromaterapi mawar dan lavender terhadap kecemasan pada ibu bersalin, Pengambilan data sampel dibagi 2 yaitu, sampel 10 kelompok ibu bersalin dengan terapi lavender dan 10 kelompok ibu bersalin dengan terapi mawar. Instrument penelitian terdiri dari lembar observasi pemberian aromaterapi, di wilayah kerja puskesmas walantaka serang tahun 2020. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh yang signifikan sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi lavender (p<0,05) dan ada pengaruh sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi mawar (p<0,05). Tidak ada perbedaan yang signifikan antara aromaterapi dan mawar (p>0,05). Kesimpulan menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara aromaterapi lavender dan mawar terhadap kecemasan ibu bersalin. Bidan penolong persalinan bisa menggunakan aromaterapi mawar untuk menurunkan tingkat kecemasan terhadap ibu bersalin
Hubungan Promosi Kesehatan Media Massa dan Motivasi Diri Terhadap Perilaku Pernikahan Dini di Desa Waringin Jaya Kecamatan Bojong Gede Kabupaten Bogor Tahun 2021 Alisca Putri Isabella; Triana Indrayani; Retno Widowati
Journal for Quality in Women's Health Vol. 4 No. 1 (2021): Journal for Quality in Women Health
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqwh.v4i1.108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan promosi kesehatan, media massa, dan motivasi diri terhadap perilaku pernikahan dini di desa Waringin Jaya Kecamatan Bojong Gede Kabupaten Bogor Tahun 2021. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan menggunakan data primer. Penelitian ini menggunakan cross sectional dengan tekhnik pengambilan sample total sampling. Populasi sample penelitian ini adalah wanita yang sudah menikah pada bulan Desember 2020- Januari 2021 yaitu sebanyak 55 responden. Analisa menggunakan analisis univariat dan bivariat (uji chi square). Penelitian diperoleh bahwa dari 55 responden yang melakukan perilaku pernikahan dini adalah 29 (52,7%) orang dan yang tidak melakukan perilaku pernikahan dini adalah 26 orang (47,3%). Hasil uji chi square 3 variabel mempuyai hubungan yang bermakna yaitu promosi kesehatan (p value = 0,000) OR = 10,4 sedangkan media massa (p value = 0,002) OR = 6,5 dan motivasi diri (p value = 0,000) OR = 0,09
Pengaruh Akupresur Terhadap Intensitas Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri Di Wilayah Rw.03 Kelurahan Margahayu Utara Kecamatan Babakan Ciparay Kota Bandung Triana Indrayani; Vira Astiza; Retno Widowati
Journal for Quality in Women's Health Vol. 4 No. 1 (2021): Journal for Quality in Women Health
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqwh.v4i1.109

Abstract

Dismenore adalah suatu gejala yang timbul akibat adanya kelainan dalam rongga panggul dan mengganggu aktivitas perempuan, bahkan sering kali berdampak pada remaja usia sekolah karena menyebabkan terganggunya aktivitas sehari-hari. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi experiment design dengan rancangan non equivalent control group yaitu rancangan penelitian yang digunakan untuk membandingkan hasil intervesi program kesehatan dengan kelompok kontrol yang serupa tetapi tidak perlu kelompok yang benar-benar sama dengan jumlah sampel 40 responden. Data dianalisa menggunakan uji Paired Sample T-test dan Independen Sample T-test dengan menggunakan SPSS. Melalui uji Paired Sample T-test pada penelitian ini didapat p value=0 ,000. jika p value α < 0,05, maka ada pengaruh akupresur terhadap intensitas nyeri dismenore pada remaja putri. Terapi akupresur efektif untuk menurunkan nyeri dismenore pada remaja putri. Dalam hal ini remaja bisa menerapkan terapi akupresur untuk mengurangi nyeri dismenore di rumah
Perbandingan Efektivitas Konsumsi Jus Jambu Kristal dan Konsumsi Jus Jambu Biji Merah Terhadap Kadar HB Ibu Hamil Trimester 1 Dengan Anemia Nopi Sugiharti; Lisa rina Arlym; Retno Widowati
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i9.16480

Abstract

ABSTRAK Kejadian anemia atau rendahnya kadar hemoglobin (Hb) pada ibu hamil di Indonesia masih tergolong tinggi. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh kurang mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi, vitamin B12, asam folat dan vitamin C. Jambu biji merupakan buah yang kaya akan vitamin C. Kandungan zat besi pada 200 ml jus jambu kristal yaitu 6,9 mg zat besi dan jus jambu biji merah yaitu 6,8 mg zat besi. Mengetahui perbandingan efektivitas konsumsi jus jambu kristal dan konsumsi jus jambu biji merah terhadap kadar Hb ibu hamil trimester 1 dengan anemia di TPMB Rumah Sehat Bidan Novi S. Penelitian ini menggunakan quasi experimental dengan pendekatan two group pre-test and post-test design. Sampel ibu hamil dengan anemia sebanyak 30 orang yang dibagi dalam dua kelompok yang konsumsi jus buah jambu kristal dan konsumsi jus buah jambu merah. Setiap ibu hamil mengkonsumsi jus jambu sebanyak 200 ml selama 14 hari. Peningkatan kadar hemoblobin diukur dengan uji statistik Paired Sample T-test dan Independent T-Test. (1) Ada peningkatan rata-rata kadar Hb ibu hamil trimester 1 dengan anemia yang mengkonsumsi jus jambu kristal dari 10,13 g/dl menjadi 10,63 g/dl (p value ≤ 0,05); (2) Ada peningkatan rata-rata kadar Hb ibu hamil dengan anemia yang mengkonsumsi jus jambu biji merah dari 10,23 g/dl menjadi 10,41 g/dl (p value ≤ 0,05); (3) Peningkatan kadar Hb ibu hamil trimester 1 dengan anemia yang mengkonsumsi jus jambu kristal dan jus jambu biji merah tidak ada perbedaan yang signifikan dengan nilai p value ≥ 0,05. Jus jambu kristal dan jus jambu biji merah keduanya memiliki efektivitas yang sama dalam meningkatkan kadar Hb pada ibu hamil trimester 1 dengan anemia di TPMB Desa Bantarjaya. Kata Kunci: Jambu Kristal, Jambu Biji Merah, Ibu Hamil Anemia  ABSTRACT The phenomenon of anemia or low hemoglobin (Hb) levels among pregnant women in Indonesia is still relatively high. This condition happens due to lack of consuming enough foods that contain iron, vitamin B12, folic acid and vitamin C. Guava is a fruit that is rich in vitamin C. The iron content in 200 ml of crystal guava juice is 6.9 mg of iron while juice red guava is 6.8 mg of iron. To determine the comparison of the effectiveness of consumption of crystal guava juice and consumption of red guava juice on the Hb levels of pregnant women in the first trimester with anemia at TPMB Rumah Sehat Midwife Novi S. This research uses quasi experimental with a two-group pretest and posttest design approach. The sample of pregnant women with anemia was 30 people who were divided into two groups who consumed crystal guava fruit juice and consumed red guava fruit juice. Each pregnant women consumed 200 ml of guava juice for 14 days. The increase in hemoglobin levels was measured using the Paired Sample T-test and Independent T-Test statistical tests. (1) There was an increase in the average Hb level of 1st trimester pregnant women with anemia who consumed crystal guava juice from 10.13 g/dl to 10.63 g/dl (p value ≤ 0.05); (2) There was an increase in the average Hb level of pregnant women with anemia who consumed red guava juice from 10.23 g/dl to 10.41 g/dl (p value ≤ 0.05); (3) There was no significant difference in the increase in Hb levels in 1st trimester pregnant women with anemia who consumed crystal guava juice and red guava juice with a p value ≥ 0.05. Crystal guava juice and red guava juice both have the same effectiveness in increasing Hb levels in 1st trimester pregnant women with anemia in TPMB Bantarjaya Village. Keywords: Crystal Guava, Red Guava, Anemia In Pregnant Women
The Effectiveness Of Tui Na Massage On Difficulties Of Eating In Children 1-3 Years Age In South Tangerang City In 2020 Dessy R Susanti; Retno Widowati; Triana Indrayani
Health Media Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : UrbanGreen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55756/hm.v2i1.49

Abstract

The growth and development of children is very dependent on the fulfillment of nutrition, problems in fulfilling nutrition such as difficulty eating in toddlers can cause growth and development disorders. One of the triggers for malnutrition is difficult eating behavior in children. Efforts to overcome eating difficulties can be done by pharmacological methods of giving mulvitamins and non-pharmacological methods of acupressure massage, herbs, acupuncture. The purpose of this study was to determine the effectiveness of tui na massage on feeding difficulties in children aged 1-3 years. This type of research is a Quasi Experiment with a one-group design with pre-test and post-test. The study population was toddlers aged 1-3 years. The sample in this study were 15 respondents aged 1-3 years old using purposive sampling technique. The results of the study used the Wilcoxon test data analysis. The results showed that Tui Na massage was effective in overcoming feeding difficulties in toddlers aged 1-3 years
Analysis of Traditional Care of Postpartum Mothers Pibriani Pibriani; Lisa Trina Arlym; Retno Widowati
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 7 No. 6 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i6.188

Abstract

Traditional postpartum care is still practiced in Cimanggu District. Based on 2024 data, 27 mothers experienced problems during the postpartum period caused by the use of bengkung, consumption of sambel peupeuh, application of campuh, and practicing the traditions of nyanda and sangsurkeun. Several factors influencing the practice of traditional care according to theories and previous studies include knowledge, attitude, culture, family support, and health worker support. Objective to analyze traditional postpartum care in Cimanggu District, Pandeglang Regency, Banten. This research used a mixed-methods approach with a sequential explanatory strategy design. The sample consisted of 88 postpartum mothers selected using purposive sampling. The instruments used were questionnaires and open interviews. Data were analyzed using Chi-Square statistical tests, multiple logistic regression, and qualitative analysis. There was a significant relationship between knowledge, attitude, culture, family support, and health worker support with traditional postpartum care (p-value < 0.05). Qualitative findings showed that the better the mother’s knowledge and attitude, the stronger the cultural influence, and the greater the family and health worker support, the higher the tendency for mothers to practice traditional care in a safe and sustainable way. The most dominant factor in traditional postpartum care was health worker support, with an OR of 24,064.
Analysis of the Implementation of Stunting Handling Policy Programs Devi Kurniati; Rukmaini Rukmaini; Retno Widowati
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 8 No. 4 (2026): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v8i4.1807

Abstract

The prevalence of stunting in Bogor City in 2024 will be 18.2%. The national target is 14%. Policy analysis is needed to identify the success and obstacles of stunting management policy programs in the community. To conduct an analysis of the implementation and effectiveness of stunting handling policy programs in Bogor City based on stakeholder information. Qualitative descriptive research with in-depth interviews and observations of 16 informants consisting of (Head of Health Office, Head of Health Center, Coordinating Midwife, Posyandu Cadres, and Toddler Women) in Tanah Sareal and South Bogor Districts, Bogor City. Evaluation criteria based on William N. Dunn. Data were analyzed using NVivo 15 through thematic analysis. Data analysis produced 5 major themes, namely (program management and leadership, labor and cost barriers, social problems and citizens' habits, changes in officers' habits and responses, suggestions and expectations for the future), 12 categories and 65 codes. The policy runs effectively through the commitment of regional leaders (cross-sector coordination) and digital innovation of virtual referrals (Important Mess). The efficiency aspect is hampered by double input, limited nutritional personnel, and time-lag problems of logistics data. Socioculturally, parental denial and traditional parenting are challenges. However, the responsiveness of officers through the action of "picking up the ball" (sweeping) has proven to be successful in transforming people's behavior in fulfilling animal protein and toddlers' rest patterns. The stunting handling program in Bogor City has high responsiveness but is constrained by the efficiency of the workload of health workers and sociocultural barriers to the family. The Anuh Larang, Penting Lur, and Taleus Bogor programs increase the coverage of services, changes in family behavior, and community nutrition awareness. However, implementation still faces limitations in human resources, administrative burden, and regional capacity disparities.
The Association Between Knowledge and Foot Wound Prevention Behavior Among Patients with Type 2 Diabetes Mellitus at the Pasar Minggu Community Health Center Tommy Jemmy Fransiscus Wowor; Retno Widowati; Firohmatin Firohmatin; Dea Aprilia
Journal of Nursing Management Innovations Vol. 2 No. 1 (2026): Journal of Nursing Management Innovations
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/jnmi.v2i1.100

Abstract

Background of study: Diabetes Mellitus is a chronic disease associated with various long-term complications, including diabetic foot wounds, which may lead to infection, lower-extremity amputation, disability, and increased mortality if not properly prevented. Effective prevention relies on patients' adherence to appropriate foot care practices, which may be influenced by their level of knowledge regarding diabetes and foot care.Aims and scope of paper: This study examined the association between knowledge level and foot wound prevention behavior among patients with Type 2 Diabetes Mellitus at the Pasar Minggu Community Health Center.Methods: A quantitative study with a cross-sectional design was conducted among 56 patients with Type 2 Diabetes Mellitus selected through total sampling. Data were collected using the Diabetes Knowledge Questionnaire (DKQ-24) and a foot wound prevention behavior questionnaire. Univariate analysis was performed to describe respondent characteristics, while the Pearson chi-square test was used to determine the association between knowledge level and foot wound prevention behavior.Result: Most respondents demonstrated a moderate level of knowledge (75.0%), while 64.3% exhibited a high level of foot wound prevention behavior. Statistical analysis revealed a significant association between the level of knowledge and foot wound prevention behavior (p = 0.016), indicating that respondents with higher knowledge levels were more likely to demonstrate appropriate preventive practices.Conclusion: Knowledge level was significantly associated with foot wound prevention behavior among patients with Type 2 Diabetes Mellitus. These findings highlight the importance of strengthening patient education on diabetic foot care to support preventive practices and reduce the risk of diabetes-related foot complications.
PENGARUH MADU ACACIA CRASSICARPA TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA POST SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT X JAKARTA Retno Widowati; Yeni Andriani; Lisa Trina Arlym
Menara Medika Vol 9, No 1 (2026): VOL 9 No 1 SEPTEMBER 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v9i1.8058

Abstract

Pendahuluan: Sectio Caesarea (SC) merupakan proses pembedahan untuk melahirkan bayi melalui penyayatan pada dinding abdomen dan uterus. Madu memiliki sifat meningkatkan sistem kekebalan imunitas, mendorong debridemen dan merangsang proses regenerasi luka. Kandungan gula yang tinggi memiliki efek osmotik yang mengurangi perkembangbiakan dan pertumbuhan bakteri. Kandungan antioksidan memiliki peran dalam penyembuhan luka. Tujuan: Menguji pengaruh madu Acacia crassicarpa terhadap penyembuhan luka pasca-sectio caesarea di Rumah Sakit Marinir Cilandak Jakarta. Metode: Penelitian quasi-experimental dengan rancangan pretest-posttest with control group design. Sampel sebanyak 45 ibu pasca-sectio caesarea (30 intervensi dan 15 kontrol) menggunakan accidental sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen menggunakan skala REEDA (Redness, Edema, Ecchymosis, Discharge, Approximation). Madu diberikan secara topikal dengan mengoleskannya pada luka jahitan pada hari ke-3 dan diamati pada hari ke-7. Analisis data menggunakan SPSS 23.0. Uji Wilcoxon digunakan untuk membandingkan skor sebelum dan sesudah intervensi serta uji Mann-Whitney untuk membandingkan hasil antar kelompok. Hasil: Uji Wilcoxon menunjukkan penurunan skor REEDA secara signifikan dari pretest ke posttest. Uji Mann–Whitney menunjukkan penyembuhan luka pasca-sectio caesarea kelompok intervensi madu Acacia crassicarpa berbeda signifikan terhadap penyembuhan pada kelompok kontrol (p0,001). Diskusi: Pemberian madu Acacia crassicarpa mempercepat penyembuhan luka pasca-sectio caesarea dibandingkan dengan kelompok kontrol.
Analysis of Nutritional Problems among Adolescent Girls Novi Sugiharti; Rukmaini Rukmaini; Retno Widowati
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 8 No. 4 (2026): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v8i4.1824

Abstract

Adolescent nutritional problems in Indonesia are increasingly complex due to the double burden of malnutrition, including undernutrition, overnutrition, anaemia, and chronic energy deficiency (CED). A preliminary study in Rancabungur District, Bogor Regency, indicated that many adolescent girls were at risk of anaemia and chronic energy deficiency (MUAC < 23.5 cm). Most adolescents frequently consumed fast food, had low intake of vegetables and fruits, and did not regularly consume iron supplementation. This study aimed to analyse nutritional problems among adolescent girls in Rancabungur District, particularly to identify nutritional status and the distribution of undernutrition, overweight, obesity, anaemia, and CED. A mixed-methods approach with a sequential explanatory design was employed. The quantitative phase used a cross-sectional design with bivariate and multivariate analyses, while the qualitative phase involved in-depth interviews. Among 216 adolescent girls, 62.9% experienced nutritional problems, including CED (19.4%), overweight (15.7%), undernutrition (13.4%), anaemia (6.5%), and obesity (3.2%). Teacher support (OR = 28.465), eating habits (OR = 8.948), and mass media (OR = 8.184) were significant determinants, with teacher support identified as the most dominant factor. Motivation (OR = 0.09) and health services (OR = 0.05) acted as protective factors. Qualitative findings indicated that low nutrition literacy, peer influence, and limited family and school support contribute to these issues.
Co-Authors Adam Nurkholik Aditya Kurniawan Ahmad Ridho Al Fikri Aisyiah Aisyiah Akso Diana Albiruni Raushanfikri Alisca Putri Isabella Andi Mayasari Usman Andi Mayasari Usman Anggun Puja Yanti Anik Widia Wahyuni Apriyani Cindi Situmorang Astrid Estiyana Putri Ayu Eltamira Bunga Tiara Carolin Chairunnisa Fitria Romadhoni Chory Pebrini Siagian Dalia Sukmawati Dayan Hisni Dea Aprilia Dessy Khoirunisa Dessy R Susanti Deuis Sulastri Devi Kurniati Dewi Kurniati Dewi Rahmawati Diah Argarini Diah Argarini Diana Nur Afni Euis Nurul Fauziah Suharja Evania Sale Gegu Evi Ayu Purnamasari Febri Safitri Febry Mutiariami Dahlan Febry Mutiariami Dahlan Firohmatin Firohmatin Fitri Mulyani Solehah Handayani Handayani Hasanah Eka Putri HD Marham Hery Putri Anandah Iis Yulia Indra Rahayu Ivanda Eka Damayanti Jihan El Arief Hanubun Lisa rina Arlym Lisa Trina Arlym Luthfiah Qolby Shalsabilla Mulyani Mulyani Natasya Fardillah M Nina Rahmawati Nopi Sugiharti Novi Ernawati Novi Sugiharti Novia Adrianti Ramadani Novita Nur Rahmawati Nur Samsiah Nur Wahidin Nurhasanah Nurhasanah Nurjana Al Idrus Nurul Hasanah Okti Riskasari Nyoman Yudi Pibriani Pibriani Putri Nabila Rahayu Lestari Rejeki Ratri Rahayu Restunissa Tita Fadillah Rini Kundaryanti Rini Kundaryanti Risza Choirunissa Rukmaini Shindy Marshela Shinta Novelia Siti Muslihah Siti Nurahayu Sri Handayani Sri Handayani Sulehah Suprihatin Suprihatin Tommy Jemmy Fransiscus Wowor Triana Indrayani Triana Indrayani Triana Indrayani Vira Astiza Vivi Silawati Wdya Ningsih Yani Suryani Yeni Andriani Yeni Kurniawati Yenny Aulya Yeremiah Rubin Camin