Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Increasing the confidence of students at the Nurul Mukhlasin Islamic Boarding School through participatory discussion methods Liddya Ganda Asmara; Linda Setiawati; Dimas Saputra
Jurnal Abmas Vol. 25 No. 1 (2025): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v25i1.84686

Abstract

Self-confidence is a crucial aspect of personal development, particularly for students in Islamic boarding schools who face numerous social and academic challenges. Self-confidence development activities at Nurul Mukhlasin Islamic Boarding School involve community service initiatives designed to enhance students' self-confidence and self-esteem. This service is provided due to the low level of self-confidence that hinders students' active participation in various activities within and outside the Islamic boarding school. The methods employed are lectures and participatory discussions, which involve direct interaction between facilitators and students to develop communication and self-expression skills. Twenty-two students participated in the activity. We evaluated by measuring changes in self-confidence levels before and after the activity through the distribution of questionnaires and direct observation. The evaluation results showed a significant increase in aspects of self-confidence, public speaking skills, involvement in discussions, and self-expression before and after the activity, which had a positive impact on students' communication skills, social interactions, and learning motivation. These findings confirm the benefits and effectiveness of the participatory discussion method as a medium for self-development in Islamic boarding schools and are recommended for continuous implementation in student development programs.   Abstrak Kepercayaan diri merupakan aspek penting dalam perkembangan pribadi, terutama bagi santri di lingkungan pondok pesantren yang menghadapi tantangan sosial dan akademik beragam. Kegiatan pembinaan kepercayaan diri di Pondok Pesantren Nurul Mukhlasin merupakan pengabdian masyarakat yang bertujuan meningkatkan kepercayaan diri santri. Pengabdian ini dilaksanakan karena rendahnya tingkat kepercayaan diri yang menghambat partisipasi aktif santri dalam berbagai kegiatan di dalam maupun di luar pesantren. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi partisipatif yang melibatkan interaksi langsung antara fasilitator dan santri untuk membangun kemampuan komunikasi dan ekspresi diri dengan jumlah partisipan kegiatan sebanyak 22 orang santri. Evaluasi dilakukan dengan mengukur perubahan tingkat kepercayaan diri sebelum dan sesudah kegiatan melalui penyebaran kuesioner dan observasi langsung. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kepercayaan diri, kemampuan berbicara di depan umum, keterlibatan dalam diskusi, serta ekspresi diri sebelum dan sesudah kegiatan yang berdampak positif pada kemampuan komunikasi, interaksi sosial, dan motivasi belajar santri. Temuan ini menegaskan manfaat dan efektivitas metode diskusi partisipatif sebagai media pengembangan diri di pondok pesantren dan direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan dalam program pembinaan santri. Kata Kunci: kepercayaan diri, motivasi belajar, pondok pesantren
Peningkatan Literasi Lingkungan bagi Guru Sekolah Menengah di Kabupaten Garut: Enhancement of Environmental Literacy for Secondary School Teachers in Garut Regency Angga Hadiapurwa; Linda Setiawati; Gema Rullyana; Suci Yanti Ramadhan; Lutfi Khoerunnisa; Hafsah Nugraha; Diemas Arya Komara
DEDIKASI: Community Service Reports Vol. 8 No. 1 (2026): DEDIKASI: Community Service Report - January
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Sebelas Maret, Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/dedikasi.v8i1.3185

Abstract

Kapasitas guru dalam mengintegrasikan isu lingkungan ke dalam kurikulum, masih menjadi kendala utama bagi guru sekolah menengah di Kabupaten Garut untuk menghadapi tantangan lingkungan yang rentan terhadap dampak perubahan iklim. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru sekolah menengah di Garut dalam menyusun dan mengintegrasikan kurikulum berbasis literasi lingkungan melalui program pendampingan yang terstruktur. Metode pengabdian yang dilakukan adalah dengan pendampingan dan pelatihan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan secara statistik pada pengetahuan guru mengenai konsep literasi lingkungan dan strategi implementasinya di kelas. Guru dengan literasi lingkungan yang lebih tinggi lebih mampu untuk mengembangkan materi ajar yang relevan, mendorong diskusi kritis mengenai isu-isu lingkungan di kelas, dan menjadi teladan bagi murid dalam menerapkan gaya hidup berkelanjutan. Pendampingan untuk meningkatkan pemahaman konsep literasi lingkungan, peran guru dan sekolah, serta implementasi pada pembelajaran menjadi fondasi strategis untuk memperkuat implementasi CCE di tingkat sekolah sebagai upaya meningkatkan literasi lingkungan, karena guru yang kompeten adalah kunci utama dalam mencetak generasi muda yang sadar dan peduli terhadap tantangan lingkungan. Pendampingan yang terfokus merupakan strategi efektif untuk menjembatani kebijakan pendidikan lingkungan dengan praktik nyata di sekolah, serta menjadi fondasi penting dalam mempersiapkan generasi yang lebih responsif terhadap tantangan ekologis lokal.
SELASAR SUNARYO : GALERI SENI DENGAN BUDAYA ORGANISASI YANG HUMANIS, POSITIF, DAN ADAPTIF Khansa Putri Khairan; Lutfi Khoerunnisa; Linda Setiawati
KOMPLEKSITAS: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN, ORGANISASI DAN BISNIS Vol 14, No 1 (2025): KOMPLEKSITAS EDISI JUNI 2025
Publisher : ITB Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/kompleksitas.vol14no1.808

Abstract

This study aims to examine the organizational culture implemented by Selasar Sunaryo Gallery or Selasar Sunaryo Art Space (SSAS), a non-profit art gallery located in Bandung, West Java, with a focus on the humanist, positive, and adaptive approach in the governance of its organizational culture. The method used is qualitative, with direct and in-depth interview techniques with one of the gallery managers as an informant and literature study. The results of the study state that the organizational culture at Selasar Sunaryo Gallery is adaptive and flexible. Organizational culture grows from positive habits that all members of the organization maintain. This study also highlights how a humanist, positive, and adaptive organizational culture can provide positive feedback, such as member loyalty and the organization’s sustainability. There are always challenges for organizations, especially in how the organization maintains and adapts to the sustainability of its organizational culture. Adaptation and innovation, as well as characteristics of the identity of Selasar Sunaryo Gallery, are the keys to the gallery remaining relevant and able to compete in the dynamic arts and culture industry. The success of maintaining the culture that has been formed is a positive indicator of the sustainability and competitiveness of Selasar Sunaryo Gallery in the future.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji budaya organisasi yang diterapkan oleh Galeri Selasar Sunaryo atau Selasar Sunaryo Art Space (SSAS), sebuah galeri seni rupa nirlaba berlokasi di Bandung, Jawa Barat, dengan fokus pada pendekatan humanis, positif, dan adaptif dalam tata kelola budaya organisasinya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik wawancara secara langsung dan mendalam dengan salah satu pengelola galeri sebagai informan, dan studi pustaka. Hasil penelitian menyatakan bahwa budaya organisasi di Galeri Selasar Sunaryo itu bersifat adaptif dan juga fleksibel. Budaya organisasi itu tumbuh dari kebiasaan-kebiasaan positif yang dipertahankan oleh seluruh anggota organisasi. Penelitian ini juga menyoroti betapa budaya organisasi yang humanis, positif, dan adaptif dapat memberikan timbal balik yang positif juga, sebagai contoh adalah loyalitas anggota dan keberlanjutan berjalannya organisasi. Seiring dengan perkembangan zaman selalu ada tantangan untuk organisasi dan bagaimana organisasi tersebut mempertahankan juga beradaptasi untuk keberlanjutan budaya organisasinya. Adaptasi dan inovasi serta ciri khas sebagai identitas dari Galeri Selasar Sunaryo menjadi kunci agar galeri tetap relevan dan mampu bersaing di industri seni budaya yang dinamis. Keberhasilan menjaga budaya yang telah terbentuk menjadi indikator yang positif bagi keberlangsungan dan daya saing Galeri Selasar Sunaryo di masa depan
Earthquake Risk and Cultural Heritage Preservation: BPBD Perspectives for Libraries, Archives, and Museums in Bandung Lutfi Khoerunnisa; Roziya Abu; Linda Setiawati; Yayu Wulandari; Angga Hadiapurwa; Dimas Saputra
AL Maktabah Vol 11, No 1 (2026): JUNI
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v11i1.11349

Abstract

Earthquakes threaten not only human life and infrastructure but also cultural heritage and information resources preserved in libraries, archives, and museums. One of the active fault systems in West Java, the Lembang Fault, poses significant seismic risks to Bandung and surrounding areas. This study aims to explore BPBD’s perspective on earthquake risks associated with the Lembang Fault and examine their implications for cultural heritage and information preservation in Bandung. Employing a qualitative case study approach, data were collected through semi-structured interviews with three purposively selected BPBD informants involved in disaster mitigation and preparedness activities. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, including data reduction, display, and conclusion drawing. The findings indicate that BPBD views disaster mitigation as a continuous and preventive effort involving hazard mapping, public education, institutional collaboration, emergency planning, and preparedness strategies. The study also highlights the importance of integrating disaster preparedness into preservation management to protect cultural heritage and ensure the sustainability of information resources in disaster-prone areas. This research contributes to the growing discussion on disaster preparedness within Library and Information Science, particularly in the context of cultural heritage preservation.Keywords: BPDB, Cultural heritage preservation, Disaster mitigation, Lembang Fault, , Libraries and archives preparedness
PERAN GAYA KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS TERHADAP EFEKTIVITAS MANAJERIAL DI PERPUSTAKAAN PUSAT SURVEI GEOLOGI Aisha Diandra Begum Adrian; Lutfi Khoerunnisa; Linda Setiawati
KOMPLEKSITAS: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN, ORGANISASI DAN BISNIS Vol 14, No 2 (2025): KOMPLEKSITAS EDISI DESEMBER 2025
Publisher : ITB Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/kompleksitas.vol14no2.828

Abstract

This study aims to determine how a democratic leadership style contributes to improving managerial effectiveness at the Geological Survey Central Library. The method used in this study is qualitative, involving interviews and observation. The results indicate that implementing a democratic Leadership style at the Geological Survey Central Library has been highly successful. The democratic Leadership style applied to various managerial activities has positively contributed to the effectiveness of their implementation, particularly in building a harmonious and adaptive work team.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gaya kepemimpinan demokratis berperan dalam meningkatkan efektivitas manajerial di Perpustakaan Pusat Survei Geologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan gaya demokratis di Perpustakaan Pusat Survei Geologi telah menunjukkan banyak keberhasilan. Gaya kepemimpinan demokratis yang diterapkan pada berbagai kegiatan manajerial memberikan kontribusi positif terhadap efektivitas pelaksanaannya, khususnya dalam membangun tim kerja yang harmonis dan adaptif.
Dinamika perpustakaan SMP Negeri 12 Bandung: motivasi pustakawan, kendala operasional, dan solusi strategis Wanda Nadriah Fajrianti Rabbah; Linda Setiawati; Lutfi Khoerunnisa
Libraria: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 14 No 1 (2025): Juni
Publisher : FPPTI Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66162/lib.v14i1.407

Abstract

School libraries are key elements in supporting literacy and education ecosystems, but their success depends on the dynamics of librarian motivation, operational barriers, and strategic solutions. This study aims to identify librarian motivation factors, analyze operational challenges, and formulate strategic solutions at the SMP Negeri 12 Bandung Library. A qualitative approach was used by collecting data through in-depth interviews with the head of the library and physical observation of library activities and facilities on March 12, 2025. The results showed that librarian motivation was driven by consistent A accreditation status and collaboration with student interns, although hampered by minimal professional training. Operational challenges include low student reading interest (only 30% visit regularly), collections dominated by textbooks (60%), and limited infrastructure, such as a 60 m² space for 5,000 books. Strategic solutions such as creative literacy programs in the form of book trailer competitions, collaboration with publishers, and space revitalization plans increased collection interaction by 15% and service awareness by 20%. In conclusion, the adoption of technologies such as e-libraries and digital literacy training can make school libraries dynamic learning centers, addressing operational limitations and student needs in the digital era.
Implementation of educational technology for teacher profession in vocational high schools Aisyah Argyanti; Monica Fajriana; Linda Setiawati
Inovasi Kurikulum Vol. 20 No. 1 (2023): Inovasi Kurikulum, February 2023
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v20i1.54042

Abstract

Teknologi pendidikan merupakan suatu bidang ilmu yang bergerak pada studi dan praktis dalam memfasilitasi pembelajaran, pengelolaan sumber dan proses, serta peningkatan kinerja. Profesi dan ruang lingkup pekerjaan lulusan teknologi pendidikan sangat luas dan beragam, tetapi tidak sedikit juga lulusan teknologi pendidikan yang bekerja pada bidang pendidikan, terutama sebagai guru sekolah menengah kejuruan. Berangkat dari hal tersebut, tentu banyak pengalaman dan ilmu terkait teknologi pendidikan yang harus diterapkan pada ruang lingkup pembelajaran. Maka, dirancanglah studi dan penelitian mengenai penerapan ilmu teknologi pendidikan pada profesi guru di sekolah menengah kejuruan. Adapun penelitian yang dilaksanakan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melakukan pengumpulan data melalui wawancara kepada beberapa lulusan teknologi pendidikan yang berprofesi sebagai guru di sekolah menengah kejuruan. Wawancara dilakukan untuk mengetahui apa saja tantangan lulusan teknologi pendidikan, penerapan ilmu teknologi pendidikan, dan kode etik yang diterapkan di sekolah. Hasil yang didapat yaitu lulusan teknologi pendidikan memiliki dasar dan studi yang kuat dalam mengelola dan memfasilitasi pembelajaran, sehingga pada guru lulusan teknologi pendidikan dapat dengan mudah menerapkan ilmu serta kode etik dalam ruang lingkup sekolah menengah kejuruan. Dapat disimpulkan bahwa penerapan ilmu teknologi pendidikan pada profesi guru di sekolah menengah kejuruan dapat diimplementasikan dengan baik dan optimal menyangkut penerapan ilmunya, kode etik yang berlaku, dan kendala serta tantangan yang dihadapi.
Professional analysis of Educational Technology students with appropriate specializations Lintang Putri Nurchalia; Yudis Ghifari; Jeremy Artistico Limbong; Linda Setiawati
Inovasi Kurikulum Vol. 20 No. 2 (2023): Inovasi Kurikulum, August 2023
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jik.v20i2.53904

Abstract

Mahasiswa jurusan Teknologi Pendidikan memiliki keahlian dalam menganalisis, mendesain, mengembangkan, menerapkan, mengevaluasi, dan mengatur penggunaan teknologi untuk membantu menyelesaikan masalah pembelajaran. Namun, tidak semua mahasiswa Teknologi Pendidikan memiliki minat yang sama dalam memilih peminatan. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profesi mahasiswa teknologi pendidikan yang memilih peminatan pilihan sesuai dengan minat dan kemampuan mereka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan mewawancarai kepada tiga orang mahasiswa teknologi pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa teknologi pendidikan memilih peminatan pilihan yang sesuai dengan minat dan kemampuan mereka. Kesesuaian peminatan yang dipilih oleh mahasiswa Teknologi Pendidikan dengan minat dan kemampuannya serta tuntutan pasar kerja di bidang pendidikan merupakan faktor penting yang mempengaruhi profesi yang akan diambil setelah lulus. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa mahasiswa teknologi pendidikan yang memilih peminatan pilihan yang sesuai dengan minat dan kemampuan mereka cenderung lebih percaya diri dan merasa lebih terbantu dalam menentukan profesi yang akan mereka tekuni setelah lulus. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pentingnya memilih peminatan pilihan yang sesuai dengan minat dan kemampuan bagi mahasiswa teknologi pendidikan dalam menentukan profesi yang akan mereka tekuni setelah lulus.