Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengembangan Modul Ajar Berbasis Kurikulum Merdeka Pada Materi Persamaan Linear Di Kelas VII SMP Negeri 13 Medan Henny I. Sitanggang; Agusmanto J.B Hutauruk; Samuel Juliardi Sinaga; Adi Suarman Situmorang
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pengembangan modul ajar berbasis kurikulum merdeka pada materi persamaan linear yang valid serta untuk mengetahui bagaimana kepraktisan dan keefektifan modul ajar berbasis kurikulum merdeka di SMP Negeri 13 Medan. Jenis penelitian yang dilakukan pada penelitian ini adalah Research & Development (R&D) dengan menggunakan model 4-D. Subjek dalam penelitian dan pengembangan ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 13 Medan yang terdiri dari 1 kelas dengan jumlah siswa 24 orang. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah modul ajar berbasis kurikulum merdeka pada materi persamaan linear untuk SMP kelas VII. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar validasi, angket, wawancara, soal tes dengan teknis analisis data validasi, kepraktisan dan keefektifan. Berdasarkan hasil validasi ahli, lembar angket respon siswa, dan hasil soal tes siswa diperoleh modul ajar berbasis kurikulum merdeka pada materi persamaan linear memenuhi kriteria sangat valid dengan presentase 85.96%, sangat praktis dengan presentase 76.58% dan sangat efektif berdasarkan hasil ketuntasan soal tes peserta didik dengan presentase 83.3%. Abstract This study aims to find out how the process of developing independent curriculum-based teaching modules on valid linear equation material and to find out how the practicality and effectiveness of independent curriculum-based teaching modules at SMP Negeri 13 Medan. The type of research conducted in this research is Research & Development (R&D) using the 4-D model. The subjects in this research and development were class VII students of SMP Negeri 13 Medan consisting of 1 class with 24 students. While the object of this study is a teaching module based on the independent curriculum on linear equation material for class VII junior high school. The research instruments used in this study were validation sheets, questionnaires, interviews, test questions with validation data analysis techniques, practicality and effectiveness. Based on the results of expert validation, student response questionnaires, and the results of student test questions, it was obtained that teaching modules based on the independent curriculum on linear equation material met the criteria of being very valid with a percentage of 85.96%, very practical with a percentage of 76.58% and very effective based on the results of the completeness of student test questions with a percentage of 83.3%. Keyword: Independent Curriculum , Module,Teaching Module
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) Terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Pada Materi Aritmatika Sosial Di Kelas VII SMP Negeri 13 Medan Lasmaria Pardede; Adi Suarman Situmorang; Samuel Juliardi Sinaga; Dame Ifa Sihombing
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model kooperatif tipe team assisted individualization (TAI) terhadap kemampuan literasi numerasi pada materi aritmatika sosial di kelas VII SMP Negeri 13 Medan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, jenis penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperimen. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 13 Medan yang terdiri dari 5 kelas. Dari populasi tersebut, yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII-1 dan kelas VII-2 yang dianggap memiliki kemampuan kognitif yang sama. Dengan menggunakan teknik random sampling maka diperoleh sampel penelitian kelas eksperimen (VII-1) dan kelas kontrol (VII-2). Instrumen yang digunakan adalah tes dan observasi. Maka berdasarkan hasil hitung pada kemampuan berpikir kritis matematis siswa menunjukkan bahwa nilai Asymp.Sig.(2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 pada taraf signifikansi 5%. Berdasarkan perhitungan pada kelas eksperimen kemampuan literasi numerasi siswa mempunyai nilai rata-rata 71,80 dan pada kelas kontrol kemampuan literasi numerasi siswa mempunyai nilai rata-rata 59,30. maka dapat disimpulkan model kooperatif tipe team assisted individualization (TAI) berpengaruh terhadap kemampuan literasi numerasi pada aritmatika sosial di kelas VII SMP Negeri 13 Medan. Abstract This study aims to determine the effect of team assisted individualisation (TAI) type cooperative model on numeracy literacy on social arithmetic material in class VII SMP Negeri 13 Medan. The research approach used is quantitative, this type of research is Quasi Experiment research. The population in the study were all seventh grade students of SMP Negeri 13 Medan consisting of 5 classes. From this population, the samples in this study were class VII-1 and class VII-2 which were considered to have the same cognitive abilities. By using random sampling technique, the research sample obtained experimental class (VII-1) and control class (VII-2). The instruments used were tests and observations. So based on the calculated results on students' mathematical critical thinking ability shows that the Asymp.Sig. (2-tailed) value of 0.000 <0.05 at the 5% significance level. Based on the calculation in the experimental class the numeracy literacy ability of students has an average value of μ_1 = 71.80 and in the control class the numeracy literacy ability of students has an average value of μ_1 = 59.30. It can be concluded that the team assisted individualization (TAI) type cooperative model has an effect on numeracy literacy on social arithmetic in class VII SMP Negeri 13 Medan. Keyword: Numeracy Literacy, Cooperative Team Assisted Individualisation (TAI) Learning Model
Analisis Pemahaman Konsep Matematika Siswa Pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Di Kelas VII SMP Negeri 14 Medan Milka Simanjuntak; Samuel Juliardi Sinaga; Simon Panjaitan; Efron Manik
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep matematika siswa pada materi sistem persamaan linear dua variabel di kelas VIII SMP Negeri 14 Medan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII-F SMP Negeri 14 Medan. Instrumen yang digunakan adalah lembar tes dan pedoman wawancara. Berdasarkan hasil penelitian data hasil tes pada indikator pertama sebanyak 88% dengan kategori sangat baik, pada indikator kedua sebanyak 84% dengan kategori baik. Pada indikator ketiga sebanyak 24% dengan kategori kurang. Pada Indikator keempat sebanyak 12% dengan kategori sangat kurang. Pada indikator kelima sebanyak 32% dengan kategori kurang. Pada indikator menggunakan, memanfaatkan, dan memilih prosedur atau operasi pada soal 4 sebanyak 8% dengan kategori sangat kurang, pada soal 5 sebanyak 32% dengan kategori kurang, pada soal nomor 8 sebanyak 28% dengan kategori kurang dan pada soal nomor 8 sebanyak 28% dengan kategori kurang. Pada indikator ketujuh sebanyak 16% dengan kategori sangat kurang. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan pada setiap indikator kemampuan pemahaman konsep matematika pada materi sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) yang dideskripsikan menjadi 3 kategori yaitu kemampuan tingkat tinggi, sedang dan rendah. Untuk kategori tinggi di dapatkan 2 orang siswa dengan persentase 8%, kategori sedang didapatkan 7 orang dengan persentase 28%. kategori rendah didapatkan 16 dengan persentase 64%. Sehingga disimpulkan kemampuan kemampuan pemahaman konsep matematika pada materi sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) di SMP Negeri 14 Medan masih rendah. Kata Kunci: Pemahaman konsep, Sistem Persamaan Linear Dua Variabel, Konsep Matematika Abstract This study aims to determine students' understanding of mathematical concepts in the matter of a system of two-variable linear equations in class VIII SMP Negeri 14 Medan. This research used descriptive research with a qualitative approach. The subjects in this study were all students of class VIII-F of SMP Negeri 14 Medan. Based on the research results, the test results for the first indicator were 88% in the very good category, in the second indicator, 84% were in the good category. In the third indicator as much as 24% with less category. In the fourth indicator as much as 12% with very less category. In the fifth indicator as much as 32% with less category. On the indicators of using, utilizing, and selecting procedures or operations in question 4 as much as 8% in the very poor category, in question 5 as much as 32% in the less category, in question number 8 as much as 28% in the less category and in question number 8 as much as 28% less category. In the seventh indicator as much as 16% with very less category. Based on the data analysis that has been carried out on each indicator of the ability to understand mathematical concepts in the matter of a system of two-variable linear equations (SPLDV) which is described into 3 categories, namely high, medium and low level abilities. For the high category, 2 students were obtained with a percentage of 8%, while the medium category was obtained by 7 students with a percentage of 28%. low category got 16 with a percentage of 64%. So it was concluded that the ability to understand mathematical concepts in the matter of two-variable linear equation systems (SPLDV) at SMP Negeri 14 Medan is still low Keywords: Understanding the concept, System of Linear Equations of Two Variables, Mathematical Concepts.
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka Melalui Pembelajaran PJBL Pada Materi Segitiga Kelas VII SMP Negeri 13 Medan Desi Sonia Petlin Nainggolan; Agusmato Hutauruk; Ruth Mayasari Simanjuntak; Adi Suarman Situmorang; Samuel Juliardi Sinaga
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Implementasi Kurikulum Merdeka dan Analisis Pembelajaran PjBL (Project Based Learning) Pada Materi Segitiga Kelas VII SMP Negeri 13 Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kualitatif deskriptif, subjek dari penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan peserta didik. Penelitian ini menggunakan instrumen pengumpulan data melalui tahap Observasi, wawancara, angket terhadap peserta didik dan dokumentasi. Setelah dilakukan penelitian di sekolah SMP Negeri 13 Medan tepat pada kelas VII-3, maka diperoleh data observasi dan wawancara mengenai pengimplementasian kurikulum merdeka. Dan diperoleh hasil uji analisis model pembelajaran PjBL terhadap peserta didik kelas VII-3 yaitu sebesar 70.26%. Dengan hasil sebesar itu, maka diperoleh kesimpulan praktis atau dapat digunakan namun perlu revisi kecil. Kata Kunci: Kurikulum Merdeka, Model Pembelajaran. AbstractThis study aims to find out how the Implementation of the Independent Curriculum and the Analysis of PjBL (Project Based Learning) Learning in Class VII Triangle Materials of SMP Negeri 13 Medan. This type of research is descriptive qualitative research, the subjects of this research are school principals, teachers and students. This study uses data collection instruments through the stages of observation, interviews, questionnaires to students and documentation. After conducting research at SMP Negeri 13 Medan right in class VII-3, observation and interview data were obtained regarding the implementation of the independent curriculum. And the results obtained from the PjBL learning model analysis test for class VII-3 students were 70.26%. With such big results, practical conclusions are obtained or can be used but need a small revision. Keyword: independent curriculum, learning model
Analisis Proses Pembelajaran Matematika Berbasis Outcome Based Education (OBE) pada Materi Aritmatika Sosial Ditinjau dari Self Confidence Siswa SMP Negeri 3 Kabanjahe Mayasari Simanjuntak; Christina Purnamasari Sitepu; Pretty Viorella Br Ginting; Simon Panjaitan; Samuel Juliardi Sinaga
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pelaksanaan proses pembelajaran matematika Berbasis Outcome Based Education (OBE) ditinjau dari Self Confidence siswa pada materi Aritmatika Sosial di SMP Negeri 3 Kabanjahe. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMP Negeri 3 Kabanjahe, dengan teknik pengambilan sampel Purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes dan angket. Berdasarkan analisis data yang didapatkan disimpulkan bahwa self confidence siswa kelas VII-1 SMP Negeri 3 Kabanjahe terbagi menjadi tiga, yaitu self confidence tinggi, self confidence sedang dan self confidence rendah. Kelompok pertama adalah kelompok dengan self confidence tinggi. Siswa yang memiliki self confidence tinggi berjumlah 3 siswa atau sebanyak 10%. Kelompok kedua adalah kelompok dengan self confidence sedang. Siswa yang memiliki tingkat self confidence sedang berjumlah 22 siswa atau sebanyak 76%. Kelompok yang ketiga adalah kelompok dengan self confidence rendah. Siswa yang memiliki tingkat self confidence rendah berjumlah 4 siswa atau sebanyak 14%.
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa pada Materi Himpunan Ewin Simbolon; Rebika Afrina Br Simanjuntak; Hardi Tambunan; Samuel Juliardi Sinaga; Efron Manik; Simon Panjaitan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa pada materi himpunan kelas VII SMP Negeri 2 Pollung. Jenis penelitian ini adalah quasi exsperimen dengan populasi seluruh kelas VII SMP Negeri 2 Pollung. Sampel dalam penelitian terdiri dari 1 kelas (n=36). Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Simple random sampling. Uji hipotesis penelitian menggunakan uji regresi. Hasil penelitian menujukkan bahwa (1). Ada pengaruh pembelajaran dengan model problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa (2). Besar pengaruh pembelajaran dengan model Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa adalah 92,3%
Pengaruh Model Open Ended terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabe kelas VIII SMP Negeri 4 Medan Rini Sri Susilawati Simbolon; Tasya H.D.M Siringoringo; Hardi Tambunan; Samuel Juliardi Sinaga; Tutiarny Naibaho
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh model Open Ended terhadap kemampuan berpikir kritis siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Medan. Adapun Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Medan, dengan sampel yang terdiri dari siswa kelas VIII-1 sebagai kelas eksperimen berjumlah 30 orang. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan instrumen berupa tes uraian yang telah dilakukan uji validitas instrumen serta respon angket siswa. Dari hasil analisis dapat dinyatakan bahwa (1) ada pengaruh model Open Ended terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, (2) besar pengaruhnya terhadap berpikir kritis sebesar 85%.
Pengaruh Model Pembelajaran Novick Terhadap Kemampuan Representasi Matematis Peserta Didik Pada Materi Phytagoras di Kelas VIII SMP Negeri 1 Nassau T.A 2023/2024 Mei Jwita Silaen; Adi Suarman Situmorang; Samuel Juliardi Sinaga
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i6.6464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh model pembelajaran Novick terhadap kemampuan representasi matematis pada materi Phytagoras di kelas VIII SMP Negeri 1 Nassau T.A 2023/2024. Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, jenis penelitian ini adalah Penelitian quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Nassau yang terdiri dari 2 kelas. Dari populasi tersebut, yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII-A dengan jumlah total siswa 26 siswa yang dijadikan sampel 26 orang siswa dan kelas VIII-B jumlah total siswa 25 siswa yang dijadikan sampel 25 orang siswa yang dianggap memiliki kemampuan kognitif yang sama.yang menjadi kelas eksperimen adalah kelas VIII-A dan kelas kontrol VIII-B. Instrumen yang digunakan adalah tes dan observasi. Hasil uji Anova 2 jalur diperoleh 0,02 < 0,05 maka, H0 ditolak. Hasil hitung Uji t pada kemampuan representasi matematis menunjukkan bahwa nilai Sig (2- tailed) sebesar 0,000 < 0,05 pada taraf signifikansi 5% maka H0 ditolak. Maka ditarik kesimpulan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima atau disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Novick terhadap Kemampuan representasi matematis peserta didik pada materi Phytagoras dikelas VIII SMP Negeri 1Nassau T.A 2023/2024.
Analisis Kemampuan Literasi Matematis Peserta Didik Pada Materi Balok dan Kubus di Kelas VIII SMP Negeri 13 Medan T.A. 2023/2024 Frengki Pakpahan; Sanggam P. Gultom; Samuel Juliardi Sinaga
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i5.6177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan literasi matematis peserta didik pada materi balok dan kubus di kelas VIII SMPN 13 Medan T.A 2023/2024. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan instrumen tes dan wawancara. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 13 Medan yang terdiri dari 5 kelas. Dari populasi tersebut yang menjadi sampel dalam penelitian ialah siswa kelas VIII-1. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa subjek dengan tingkat kemampuan literasi matematis katetgori tinggi, mampu menguasai kelima indikator kemampuan literasi matematis, namun kurang teliti dalam perhitungan sederhana. Subjek dengan kemampuan literasi matematis kategori sedang, mampu menguasai indikator keempat yaitu siswa mampu memecahkan masalah matematika, namun belum sepenuhnya mampu menguasai indikator pertama, kedua, ketiga dan kelima yaitu, memahami suatu konsep, menjelaskan konsep, menerapkan suatu konsep dan menjelaskan penyelesaian masalah dalam bentuk tulisan. Subjek dengan kemampuan literasi matematis rendah, tidak mampu menguasai indikator pertama dan keempat yaitu memahami suatu konsep matematika dan memecahkan masalah matematika. Pada Indikator kedua, ketiga dan kelima kurang mampu dikuasai yaitu menjelaskan konsep matematika, menerapkan konsep dan menjelaskan penyelesaian masalah matematika. Dari hasil olahan data tersebut, menunjukkan bahwa tingkat kemampuan literasi matematis pada balok dan kubus kelas VIII SMPN 13 Medan ada pada kategori rendah dengan persentasi kemampun sebesar 35,48%.