Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

GAMBARAN PELAKSANAAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KASSI-KASSI KOTA MAKASSAR PALANCOI, NAJAMUDDIN ANDI; KEMALAHAYATI, ANNISA DWI; ANABARWATI, ANDI
Al-Iqra Medical Journal : Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran Vol 8, No 1 (2025): Al-Iqra Medical Journal: Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran
Publisher : Journal Medical Universitas muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/aimj.v8i1.17955

Abstract

Latar belakang: Sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) adalah program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan upaya hidup sehat dan bersih, mencegah penyakit yang berhubungaan dengan lingkungan. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan survei deskriptif untuk mengevaluasi pelaksanaan lima pilar STBM di wilayah kerja Puskesmas Kassi-Kassi, pengambilan sampel meenggunakan metode convinience sampling dengan total 62 KK. Hasil penelitian menunjukan bahwa 100% melakukan stop buang air besar sembarangan, 98% responden melakukan cuci tangan pakai sabun dengan baik, 100% mengolah makanan dan minuman rumah tangga dengan baik, 100% melakukan pengamanan sampah rumah tangga dengan baik dan 98% melakukan pengamanan limbah cair rumah tangga. Dari hasil pengamatan 5 pilar STBM, semua kelurahan melaksanakan STBM dengan baik diatas 98%.
GAMBARAN PELAKSANAAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KASSI-KASSI KOTA MAKASSAR PALANCOI, NAJAMUDDIN ANDI; KEMALAHAYATI, ANNISA DWI; ANABARWATI, ANDI
Al-Iqra Medical Journal : Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran Vol. 8 No. 1 (2025): Al-Iqra Medical Journal: Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran
Publisher : Journal Medical Universitas muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/aimj.v8i1.17955

Abstract

Latar belakang: Sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) adalah program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan upaya hidup sehat dan bersih, mencegah penyakit yang berhubungaan dengan lingkungan. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan survei deskriptif untuk mengevaluasi pelaksanaan lima pilar STBM di wilayah kerja Puskesmas Kassi-Kassi, pengambilan sampel meenggunakan metode convinience sampling dengan total 62 KK. Hasil penelitian menunjukan bahwa 100% melakukan stop buang air besar sembarangan, 98% responden melakukan cuci tangan pakai sabun dengan baik, 100% mengolah makanan dan minuman rumah tangga dengan baik, 100% melakukan pengamanan sampah rumah tangga dengan baik dan 98% melakukan pengamanan limbah cair rumah tangga. Dari hasil pengamatan 5 pilar STBM, semua kelurahan melaksanakan STBM dengan baik diatas 98%.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Orang Tua Terkait Imunisasi Dasar Melalui Penyuluhan Kesehatan di Puskemas Rumi, Din Nurul Rasidin; Rahim, Rosdianah; Darmawansyih, Darmawansyih; Fitriani, Rini; Palancoi, Najamuddin Andi; Yunus, Purnamaniswaty
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/abdikemas.v7i2.3509

Abstract

One effective method of controlling and eradicating infectious diseases that can cause death is through immunization. The level of immunization coverage and success is determined not only by the availability of vaccines, but also by community behavior. One factor is parents' knowledge and understanding of immunization. The method consisted of a pre-test, interactive counseling, a question and answer session, and a post-test. The results of the activity, which was attended by 14 people, showed that the level of knowledge of the target group about basic immunization before the counseling was only 5 people in the good category (35.7%), increasing to 12 people (85.7%). The Wilcoxon test results showed a significant effect on the increase in participants' knowledge after health promotion (p-value = 0.003). In conclusion, there was an increase in participants' understanding of basic immunization after the counseling, which indicates the success of health promotion through counseling.
Peningkatan Literasi Kesehatan Ibu Melalui Edukasi Imunisasi Dasar Anak di Wilayah Puskesmas Bontomarannu, Kabupaten Gowa Indirah Maudy Miftahul Jannah; Arlina Wiyata Gama; Najamuddin Najamuddin; Rista Suryaningsih; Arifuddin Ahmad
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2025): Maret : Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v5i1.4995

Abstract

: Incomplete immunization can cause morbidity and death due to diseases that should be prevented by immunization (PD3I). This study explores the correlation between maternal health literacy and compliance with basic immunization for children aged 0-11 months in Bontomarannu Community Health Center, Gowa Regency. This study design used a retrospective cross-sectional study for quantitative analysis with a total sample of 87 mothers. Research data was obtained from the results of filling out the HLS–EU–Q16 questionnaire and secondary data related to the completeness of child immunization. Research data was analyzed using the Chi Square test with the help of the SPSS program. The results of the analysis show that there is a significant relationship between health literacy and maternal compliance in providing basic immunizations to children (p-value = 0.000). Mothers with adequate health literacy tend to have high compliance in providing children with basic immunizations. The results of the analysis showed that of the 87 mothers studied, the majority of mothers with inadequate health literacy tended to be incomplete in providing basic immunizations to their children, while of all mothers with adequate health literacy, all provided complete basic immunizations. In conclusion, addressing health literacy is crucial for effective immunization programs.
Hubungan Usia dan Paritas dengan Kejadian Perdarahan Postpartum di RSIA Ananda Makassar Tahun 2021 Nurul Hazanah Hamzah; Ulfah Rimayanti; Najamuddin; Rini Fitriani; Azizul Hakim
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8575

Abstract

Salah satu penyebab utama kematian ibu di Indonesia adalah perdarahan postpartum. Usia ibu dan paritas merupakan dua variabel ibu yang diketahui menambah risiko perdarahan postpartum. Tujuan studi ini adalah untuk mengidentifikasi korelasi antara frekuensi perdarahan postpartum di RSIA Ananda Makassar dengan usia dan paritas ibu yang melahirkan di sana. Dengan menggunakan desain case-control, studi ini menggunakan metode kuantitatif. Dari 196 ibu pascapersalinan yang berpartisipasi dalam penelitian, 98 mengalami perdarahan postpartum dan 98 tidak. Informasi diambil dari riwayat medis 2021 pasien persalinan RSIA Ananda Makassar. Kejadian perdarahan postpartum merupakan variabel dependen, sedangkan usia ibu dan paritas merupakan faktor independen. Data dianalisis menggunakan uji Chi-square baik dalam analisis bivariat maupun univariat. Perdarahan postpartum terbukti berhubungan secara nyata dengan usia ibu (p < 0,05) dalam temuan penelitian. Selain itu, terdapat hubungan signifikan diantara paritas dan perdarahan postpartum (p < 0,05). Hasil studi ini memperlihatkan kemungkinan terjadinya perdarahan postpartum meningkat seiring bertambahnya usia dan paritas ibu. Mengurangi risiko perdarahan postpartum memerlukan tindakan pencegahan, seperti merencanakan kehamilan pada usia reproduksi yang sehat dan mengatur jumlah serta jarak antar kehamilan dengan tepat.