Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

AKTIVITAS ANTIHIPERGLIKEMIA KOMBUCANG (KOMBUCHA KAYU SECANG (Caesalpinia sappan L.)) TERHADAP MENCIT (Mus musculus L.) YANG DIINDUKSI ALOKSAN Sazali, Ahmad; Yusuf, Ashif Irvan; Maritsa, Hasna Ul; Nazila; Sormin, Veni Gustina; Pazira, Regita Para
Berita Biologi Vol 24 No 1 (2025): Berita Biologi
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/berita_biologi.2025.8963

Abstract

Penyakit diabetes melitus merupakan masalah kesehatan global yang memerlukan terobosan dalam pengembangan terapi alternatif yang efektif dan terjangkau. Kayu secang dikenal memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang mungkin berkontribusi dalam mengelola kadar glukosa darah. Fermentasi kayu secang menjadi kombucha dapat memperbaiki cita rasa dan meningkatkan aktivitas biologis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas kombucha kayu secang (Caesalpinia sappan L.) dalam menurunkan kadar glukosa darah pada model mencit (Mus musculus, L.) diabetes. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, menggunakan 6 kelompok perlakuan, yaitu kontrol normal (tidak diberikan perlakuan apapun), kontrol aloksan (diberikan induksi aloksan 200 mg/kgBB secara intraperitonial dalam 1 kali pemberian), kontrol glibenclamide (diberikan induksi aloksan dan obat glibenclamide 0,013 mg/20 gr BB), dan 3 perlakuan dosis kombucha (diberikan induksi aloksan dan dosis perlakuan masing-masing : 0,26 ml/20 gr BB, 0,52 ml/20 gr BB, dan 0,78 ml/20 gr BB). Setiap perlakuan terdiri dari 5 ulangan dengan durasi perlakuan selama 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa induksi aloksan meningkatkan gula darah pada semua kelompok perlakuan hingga 7 kali lipat dibandingkan dengan kadar gula darah awal. Kenaikan kadar gula darah tertinggi terjadi pada kelompok kontrol aloksan, yaitu dari 70,4 mg/dl menjadi 518,2 mg/dl. Setiap kelompok dosis perlakuan kombucha menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam menurunkan kadar gula darah dibandingkan dengan kontrol glibenclamide sebagai obat anti diabetes, hal ini menunjukkan potensi fitokimia kombucha kayu secang yang lebih unggul dibandingkan dengan obat anti diabetes. Setiap perlakuan dosis kombucha menunjukkan penurunan kadar gula darah dibawah 200 mg/dl terjadi setelah 7 hari perlakuan. Sementara kelompok kontrol glibenclamide baru menunjukkan penurunan kadar gula darah dibawah 200 mg/dl setelah 14 hari perlakuan. Dosis kombucha 0,78 ml/20 gr BB merupakan dosis yang paling efektif karena menunjukkan efek hipoglikemik yang signifikan setelah induksi aloksan, dengan penurunan kadar gula darah dari H+3 sampai mendekati normal pada H+14. Hal ini menunjukkan potensi kombucha kayu secang sebagai alternatif pengelolaan hiperglikemia.
AKTIVITAS ANTIHIPERKOLESTEROLEMIA DAUN SALAM (Syzygium polyanthum): MEKANISME BIOLOGIS SENYAWA BIOAKTIF Mi’Rajul Auliya Ulhaq; Bambang Hariyadi; Ashif Irvan Yusuf; Ahmad Sazali
PendIPA Journal of Science Education Vol 10 No 2 (2026): April - June
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.10.2.481-488

Abstract

Hypercholesterolemia is a major risk factor for cardiovascular disease and requires effective and sustainable management. The use of natural ingredients as alternative therapies is gaining increasing attention, including bay leaves (Syzygium polyanthum). This study is a literature review aimed at assessing the potential of bay leaves as an antihypercholesterolemic agent based on existing scientific evidence. The methods used included searching and analyzing various scientific articles covering in vivo studies, clinical trials, and in vitro and in silico approaches. The results of the review indicate that bay leaves can consistently reduce total cholesterol, LDL, and triglyceride levels, while improving the overall lipid profile; these findings are also presented in diagrammatic form to facilitate visualization of the data distribution. Identified mechanisms of action include inhibition of the HMG CoA reductase enzyme, decreased intestinal cholesterol absorption, improved lipid metabolism, and antioxidant and anti-inflammatory activities. Bioactive compounds such as flavonoids, saponins, tannins, and polyphenols work synergistically to produce multitarget effects on lipid metabolism. Several clinical trials have also shown significant effectiveness in patients with dyslipidemia, although there are variations in some parameters such as HDL. Despite its promising potential, the development of bay leaves as a clinical therapy still requires further research, particularly large-scale clinical trials, extract standardization, and long-term safety assessment. Therefore, bay leaves have the potential to be developed as an alternative or complementary herbal therapy for the treatment of hypercholesterolemia.
Implementasi Mendeley untuk Penguatan Keterampilan Manajemen Referensi dalam Penulisan Karya Ilmiah Mahasiswa Biologi Ashif Irvan Yusuf; Mahya Ihsan; Fitra Wahyuni; Ahmad Sazali; Jodion Siburian; Tia Wulandari; Dawam Suprayogi
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 2 (2026): Februari - Agustus
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i2.7832

Abstract

Penulisan karya ilmiah menuntut integritas akademik dan pengelolaan referensi yang sistematis, tetapi banyak mahasiswa masih kesulitan melakukan sitasi sehingga menimbulkan kesalahan format dan risiko plagiarisme tidak disengaja. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi digital mahasiswa Biologi Universitas Jambi melalui pelatihan terstruktur penggunaan aplikasi manajemen referensi Mendeley. Kegiatan mencakup sosialisasi, pendampingan instalasi, pengelolaan database referensi, serta fungsi sitasi otomatis. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan respons yang signifikan: kategori “Sangat Tidak Setuju” turun dari 14% menjadi 1%, “Tidak Setuju” dari 36% menjadi 4%, sementara pemahaman materi (“Setuju” dan “Sangat Setuju”) meningkat hingga 72%. Peserta menunjukkan peningkatan nyata dalam kemampuan mengelola referensi secara efisien dan akurat. Temuan ini menegaskan bahwa penguasaan alat manajemen referensi digital berperan penting dalam meningkatkan kualitas dan integritas penulisan ilmiah mahasiswa.
Potensi Berbagai Bahan Baku Biodiesel Berbasis Tanaman dan Limbah serta Mekanisme Transesterifikasi: Sebuah Narrative Literature Review Michelle Theona Kaban; Bambang Hariyadi; Ashif Irvan yusuf; Putri Dwi Mulyani
Jurnal Sains Dan Teknologi | E-ISSN : 3063-9980 Vol. 3 No. 1 (2026): Juli - September
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring meningkatnya permintaan energi dunia dan menurunnya cadangan bahan bakar fosil, biodiesel dikaji sebagai pilihan energi terbarukan. Penelitian ini berupaya mengevaluasi kemampuan berbagai bahan baku biodiesel serta proses produksinya melalui tinjauan literatur naratif. Diperiksa 15 artikel ilmiah selama sepuluh tahun terakhir dengan memfokuskan pada tipe bahan baku, metode produksi, tingkat efisiensi konversi, dan kualitas biodiesel. Penilaian potensi bahan baku meliputi kandungan minyak, efisiensi konversi, kemudahan budidaya, kompetisi dengan kebutuhan pangan, serta kepatuhan terhadap standar ASTM dan EN. Hasilnya mengindikasikan bahwa kelapa sawit dan mikroalga berada di peringkat teratas karena memiliki kadar minyak tinggi dan konversi yang efektif. Minyak bekas gorengan (jelantah) juga dianggap potensial karena biaya produksi rendah serta dampak lingkungan yang lebih kecil. Teknik transesterifikasi menjadi metode paling umum karena sederhana, efisien, dan memberikan hasil biodiesel tinggi. Pada intinya, biodiesel yang dihasilkan dari berbagai bahan baku dapat mendukung pengembangan energi terbarukan yang berkelanjutan.