Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Penggunaan Dyscalculia Detection Card (DDC) untuk Deteksi Awal Diskalkulia pada Anak Zainal Abidin; Okta Pita Dian Sari; Anies Fuady
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v8i2.366

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan mengajar para guru di SD Al Irsyad Al Islamiyyah, khususnya dalam mendiagnosa kesulitan belajar siswa dalam pembelajaran matematika. Metode pelaksanaan pelatihan ini terdiri dari tiga tahap yang diikuti oleh dua belas wali kelas dari kelas 1 sampai dengan kelas 6. Tahap pertama adalah pra kegiatan yang dilakukan melalui survei awal, sosialisasi kepada guru dan rapat koordinasi dengan tim pengabdi. Tahap kedua pelaksanaan kegiatan dengan penyampaian materi dan praktek menggunakan Dyscalculia Detection Card (DDC) dan penugasan. Ada enam edisi dengan lima seri pada setiap tes. Kegiatan diawali dengan pengisian angket pertama kepada guru terkait pengertian diskalkulia. Tahap ketiga adalah monitoring dan evaluasi dengan memberikan kuesioner dengan indikator yang sama, namun dengan pertanyaan yang berbeda. Melalui pelatihan ini, guru mendapatkan wawasan mengenai diskalkulia dan dapat mendeteksi gejala diskalkulia sedini mungkin. Persentase rata-rata peningkatan guru sebesar 28,75% dari skor rata-rata prapelatihan 44,58 menjadi 72,91. Selain itu, dengan adanya pelatihan ini guru secara langsung meningkatkan kompetensi pedagogiknya terutama dalam mendiagnosis siswa dengan diskalkulia secara mandiri. The purpose of this dedication is to improve the teaching skills of teachers at SD Al Irsyad Al Islamiyyah, especially in diagnosing students' learning difficulties in learning mathematics. The implementation method for this training consisted of three stages followed by twelve homeroom teachers from grades 1 to grade 6. The first stage was pre-activity which was carried out through an initial survey, outreach to teachers and coordination meetings with the service team. The second stage is the implementation of activities by presenting material and practice using the Dyscalculia Detection Card (DDC) and assignments. There are six editions with five series on each test. The activity begins with filling out the first questionnaire to the teacher regarding understanding dyscalculia. The third stage is monitoring and evaluation by providing a questionnaire with the same indicators, but with different questions. Through this training, teachers gain insight into dyscalculia and can detect symptoms of dyscalculia as early as possible. The average percentage of teacher improvement is 28,75% from the average pre-training score of 44,58 to 72,91. In addition, with this training teachers directly improve their pedagogical competence, especially in diagnosing students with dyscalculia independently.
WORKSHOP PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA (BANGUN RUANG) PADA KOMUNITAS EKSTRAKURIKULER OLIMPIADE MATEMATIKA Surya Sari Faradiba; Fandy Puspita Negara; Zainal Abidin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i5.1696-1706

Abstract

Masalah yang terjadi saat ini adalah tidak adanya media pembelajaran bangun ruang yang dimiliki oleh komunitas ekstrakurikuler matematika, sementara komunitas ekstrakurikuler olimpiade matematika ingin membuat media pembelajaran itu sendiri dan mampu memperagakannya, namun memiliki kendala dalam hal teknis pembuatan dan cara memperaragakannnya. Sehingga, tim pengabdi berupaya untuk memfasilitasi pembuatan media pembelajaran bangun ruang tersebut dan membimbing cara memperagakannya. Tujuan pengabdian masyarakat dilaksanakan, antara lain: (1) membimbing siswa membuat media pembelajaran bangun ruang, sebagai karya komunitas ekstrakurikuler olimpiade matematika, (2) meningkatkan kreatifitas peserta dalam memperagakan media pembelajaran bangun ruang. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahapan, yakni: (1) pra pelaksanaan kegiatan, merumuskan masalah dan solusinya; (2) pendampingan komunitas ektrakurikuler olimpiade matematika; dan (3) monitoring dan evaluasi pada saat dan setelah pendampingan. Instrumen evaluasi keberhasilan berupa angket untuk memeriksa keberhasilan pemecahan masalah. Kegiatan ini melibatkan 36 peserta dan 6 orang dari tim pengabdi. Hasil workshop menunjukkan sebesar 86,1% peserta atau 31 dari 36 peserta mampu membuat dan memperagakan media pembelajaran dengan baik. Kegiatan workshop serupa perlu dilaksanakan dengan konsep yang berbeda untuk menambah koleksi karya komunitas ekstrakurikuler matematika.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Dimensi Tiga Menggunakan Kriteria Watson Ditinjau dari Gaya Belajar dan Perbedaan Gender Iswatul Khasanah; Zainal Abidin; Surya Sari Faradiba
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i2.1923

Abstract

Kesalahan siswa dalam menjawab atau menyelesaikan soal perlu ditindak lanjuti (di analisis) oleh guru. Harapannya guru dapat memberikan bantuan sesuai kesalahan siswa sehingga tidak terulang kembali. Faktor yang dapat mempengaruhi siswa dalam melakukan kesalahan ketika menyelesaikan soal yaitu gaya belajar dan perbedaan gender. Oleh karenanya, tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan mendeskripsikan kesalahan yang dilakukan siswa MA Almaarif Singosari khususnya kelas XII MIPA 3 dalam menyelesaikan soal dimensi tiga berdasarkan kriteria Watson ditinjau dari tipe gaya belajar dan perbedaan gender. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Adapun teknik pemilihan subjek yang dilakukan menggunakan purposive sampling yang berjumlah 6 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi angket, tes, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kesalahan siswa dengan gaya belajar visual dan auditorial bergender laki-laki lebih banyak dari jumlah kesalahan siswa dengan gaya belajar visual dan auditorial bergender perempuan. Siswa dengan gaya belajar kinestetik memiliki jumlah kesalahan lebih sedikit jika dibandingkan dengan siswa dengan gaya belajar visual dan auditorial. Saran untuk meminimalisir kesalahan yaitu pemahaman konsep secara mendalam, secara berkala memberi tugas, remedial pada materi yang belum dikuasai, atau pemilihan dan penggunaan strategi dan media pembelajaran tepat.
Pelatihan Aplikasi GeoGebra pada Materi Persamaan Garis Lurus: GeoGebra Application Training on Straight Line Equations Zainal Abidin; Eni Susanti; Surya Sari Faradiba; Sunismi Sunismi
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v8i3.4607

Abstract

Diverse and effective learning media will improve learning achievement. One of the alternatives is the GeoGebra application. The objectives of this community service activity include: Introducing GeoGebra applications to students; improve students' ability to solve straight-line equation problems. The implementation method for this training consisted of three stages followed by class VIII students at SMP Diponegoro Junrejo Batu. The first stage is pre-activity, carried out by observation and interviews with subject teachers and coordinating the service team with the school. The second stage is the implementation of the activity: the implementation of the activity begins with the distribution of questionnaires to students about the initial understanding of the GeoGebra application, then the presentation of the GeoGebra application material and demonstration of use in solving straight-line equation problems and direct practice assignments using the GeoGebra application. The practice of operating the GeoGebra application was carried out in two meetings. The third stage is monitoring and evaluation. Monitoring is carried out by looking at the results of students' work in solving the problems given. Evaluation is in the form of assessing the results of the participants' work in solving straight-line equation problems. This training activity showed that 73% of the participants, or 23 of the 31 participants, could operate the GeoGebra application to solve straight-line equation problems.
Upaya Peningkatan Mutu Guru di SMK As-Syadzili Melalui Workshop Pembelajaran Kolaboratif tri candra wulandari; Zainal Abidin; Otto Fajarianto
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: SMK Asy-Syadzili merupakan salah satu SMK di Kabupaten Malang yang siswanya juga merupakan santri di pondok pesantren. Karena itu, sehingga kegiatan pembelajaran dilaksanakan mengikuti waktu efektif pondok, yaitu dilaksanakan dalam dua shift, yaitu pagi dan siang. Akibatnya kegiatan pembelajaran kurang maksimal dan guru merasa kekurangan waktu dalam menyelesaikan materi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan mutu guru dalam pelaksanaan pembelajaran dengan mengkolaborasikan mata pelajaran sehingga dapat mengoptimalkan waktu pembelajaran di sekolah. Metode: Mitra pada kegiatan penngabdian ini adalah SMK-IT Asy-Syadzili Pakis, kabupaten Malang. Peserta kegiatan ini adalah semua guru SMK-IT sebanyak 15 orang guru. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui tiga metode yaitu tahap pendahuluan yaitu berkoordinasi dengan pihak skeolah dan mempersiapkan pemateri dan mahasiswa, tahap pelaksanaan yaitu kegiatan workshop peningkatan mutu guru, serta tahap evaluasi, yaitu kerbermanfaatan kegiatan bagi guru dan produk yang ditargetkan. Hasil: Peningkatan mutu guru melalui kegiatan workshop dan pendampingan ini menghasilkan modul ajar kolaborasi dari minimal 2 mata pelajaran yang berbeda. Semua guru sangat antusias mengikuti kegiatan ini karena program peningkatan mutu sangat jarang dilakukan oleh manajamen, umumnya kegiatan workshop hanya yang berkaitan dengan kurikulum atau perangkat pembelajaran
ANALISIS TINGKAT KEBERHASILAN: HASIL VALIDASI BUKU TANGKAS MATEMATIKA 14 LEVEL Yusuf Amhar; Surya Sari Faradiba; Zainal Abidin
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2023): histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v7i2.3306

Abstract

Proses validasi merupakan langkah krusial dalam pengembangan produk guna mendukung efektivitas pembelajaran, memastikan tujuan pembelajaran dapat dicapai secara optimal. Buku Tangkas Matematika, sebagai suatu buku matematika, dirancang sebagai drilling workbook dengan 14 tingkatan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi keabsahan dan penyajian materi dalam Buku Tangkas Matematika. Penelitian ini dipicu oleh kesulitan yang dihadapi siswa tingkat SD dalam memahami operasi dasar matematika, terutama setelah mengalami dampak pandemi COVID-19 yang membatasi pembelajaran di sekolah dan memengaruhi jumlah materi yang dapat diterima oleh anak-anak. Oleh karena itu, pengembangan produk yang dapat mendukung proses pembelajaran anak-anak, baik secara klasikal maupun mandiri, menjadi suatu kebutuhan mendesak. Partisipan dalam penelitian melibatkan dua ahli praktisi, yaitu guru matematika, dan 15 murid kelas 5 di SD Muslim Cendekia Batu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif naratif dengan menerapkan skala likert untuk proses validasi. Data dikumpulkan melalui tes dan angket. Validasi dilakukan melalui penilaian materi pembelajaran, presentasi siswa, hasil kerja mandiri, dan dokumentasi. Analisis data melibatkan langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Buku Tangkas Matematika mendapatkan penilaian valid dengan kategori baik dari pengguna, sangat baik dari ahli praktisi, dan dianggap baik terhadap hasil kerja siswa.
Pengembangan Sistem Blended-Adaptive Learning Berbasis Google Workspace pada Materi SPLSV dan SPtLSV Alfian Bayani; Sunismi Sunismi; Zainal Abidin
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v8i1.3447

Abstract

In the VUCA era, education becomes increasingly crucial in preparing students to face future challenges. Mathematics, as a key subject, plays a vital role in developing critical thinking and problem-solving skills. One challenge for Mathematics teachers is that students in the same class may have varying levels of understanding. Therefore, this research aims to develop and test a blended-adaptive learning system based on Google Workspace as a solution for junior high school mathematics education, with a focus on the topics of SPLSV and SPtLSV. This research utilizes the Research and Development (R&D) methodology with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Implementation was carried out with 7th-grade students, and the evaluation method employed a single independent t-test while measuring effectiveness with the N-Gain formula. The results indicate a probability of effectiveness at 0.39, with positive feedback from students regarding the system, reflecting its potential in enhancing students' understanding of mathematics. This research is expected to contribute addressing challenges in mathematics education in the VUCA era, providing better opportunities for students, and promoting innovation in mathematics education.In the VUCA era, education becomes increasingly crucial in preparing students to face future challenges. Mathematics, as a key subject, plays a vital role in developing critical thinking and problem-solving skills. One challenge for Mathematics teachers is that students in the same class may have varying levels of understanding. Therefore, this research aims to develop and test a blended-adaptive learning system based on Google Workspace as a solution for junior high school mathematics education, with a focus on the topics of SPLSV and SPtLSV. This research utilizes the Research and Development (R&D) methodology with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Implementation was carried out with 7th-grade students, and the evaluation method employed a single independent t-test while measuring effectiveness with the N-Gain formula. The results indicate a probability of effectiveness at 0.39, with positive feedback from students regarding the system, reflecting its potential in enhancing students' understanding of mathematics. This research is expected to contribute addressing challenges in mathematics education in the VUCA era, providing better opportunities for students, and promoting innovation in mathematics education.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN E-MODUL BERBASIS DIGITAL FLIPBOOK Tri Candra Wulandari; Zainal Abidin
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2022
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa emodul berbasis digital flipbook, yang dikemas dalam bentuk kegiatan pendampingan kepada guru SMK Negeri 2 Malang. Kegiatan pendampingan dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan pendampingan dirasakan langsung oleh seluruh guru yaitu dalam bentuk pengalaman menyusun emodul berbasis digital flipbook. Melalui kegiatan ini, telah dihasilkan empat emodul berbentuk flipbook yang siap digunakan.
THE EFFECT OF GEOGEBRA LEARNING MEDIA ON SPATIAL CAPABILITY AND UNDERSTANDING OF STUDENTS' MATHEMATICS LEARNING CONCEPTS Nurul Hidayat; Zainal Abidin; Yayan Eryk Setiawan
JME (Journal of Mathematics Education) Vol. 9 No. 1 (2024): JME
Publisher : USN Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to see how geogebra learning media on flat sided geometrical material affected the spatial abilities and understanding of learning ideas in Probolinggo Private MTs class 8 pupils. The experimental research approach was given to courses VIII. The control class is VIII-B with 30 students and the experimental class is VIII-C with 25 students. Quasi experiment design in this research are used. Pre and Post-tests were used to examine the influence of geogebra on students' knowledge of learning concepts, while surveys were used to determine the effect of geogebra on students' psychological capacities. The data was analyzed using the Anova test. The findings of the study reveal that: (1) Geogebra learning media on flat sided geometric material influence students' spatial ability. (2) Students' knowledge of learning ideas is improved when Geogebra learning media are used in class functional content compared to students who do not use Geogebra.