Claim Missing Document
Check
Articles

Profil Sumber Daya Perikanan di Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang Provinsi Jawa Tengah Mauliddyane Zidhane; Tatty Yuniarti; Nayu Nurmalia
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v14i1.185

Abstract

Kecamatan Pemalang merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Pemalang sebagai sentra aktivitas perikanan. Potensi perikanan dapat dikembangkan dengan meningkatkan SDM sebagai motor penggerak bagi sektor perikanan. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi karakteristik, potensi perikanan, sistem produksi perikanan, sistem usaha perikanan dan sistem penyuluhan perikanan serta permasalahan perikanan di Kecamatan Pemalang. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 1-30 Oktober 2019. Penentuan jumlah responden menggunakan rumus Slovin, pengambilan sampel secara Purposive Sampling dari populasi kelompok yang terdata pada Dinas Perikanan Kabupaten Pemalang. Pengambilan data melalui observasi dan wawancara menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Analisis permasalahan perikanan menggunakan metode tree analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Pemalang memiliki potensi perikanan meliputi SDA berupa sungai, dan kolam. SDM perikanan sebanyak 172 orang tergabung dalam 15 kelompok perikanan, yaitu penangkapan (86 orang), budidaya (22 orang) dan pengolahan (64 orang). Komoditas tangkapan adalah udang dan cumi-cumi. Poklahsar mengolah olahan keripik kulit ikan, kerupuk ikan, pempek, pindang dan ikan asin. Komoditas budidaya adalah ikan bandeng. Nilai R/C usaha bidang perikanan rata-rata di atas 1. Hasil analisis masalah penangkapan: kurangnya pengendalian mutu hasil tangkapan. Permasalahan budidaya: produktivitas rendah karena belum mampu memberikan pakan sesuai kebutuhan ikan. Bidang pengolahan harga jual rendah dan belum menerapkan sanitasi dan higenitas. Rekomendasi penelitian yaitu perlunya: penanganan hasil tangkapan agar tidak terjadi kemunduran mutu ikan, penggunaan pakan alternatif untuk menghemat biaya produksi, perhitungan pemberian pakan, pembuatan produk inovasi olahan ikan dan demonstrasi cara sanitasi higenis. Kelembagaan penyuluhan perikanan dikelola oleh Dinas Perikanan Kabupaten Pemalang, dengan satu orang tenaga penyuluh perikanan di Kecamatan Pemalang.
Karakteristik Organoleptik Filet Ikan Patin (Pangasionodon hypophthalmus) dari Tiga Lokasi Budidaya di Kabupaten Bogor Tatty Yuniarti; Yuke Eliyani; Alvi Nur Yudistira
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v8i1.46

Abstract

Hasil olahan ikan Patin (Pangasionodon hypophthalmus) pada umumnya dipasarkan dalam bentuk fillet, baik beku maupun berbalut tepung roti. Kualitas organoleptik fillet patin ini sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya kualitas lingkungan perairan tempat budidaya ikan tersebut, baik fisika maupun kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik organoleptik filet ikan patin secara sensori, yang diperoleh dari tiga lokasi budidaya dengan kualitas air yang berbeda di Kabupaten Bogor. Penelitian berlangsung mulai bulan Maret sampai dengan Juni 2013 bertempat di Desa Bantar Kemang, Desa Ciseeng, serta kolam praktek Pasir Jaya Jurusan Penyuluhan Perikanan. Parameter yang diamati terhadap fillet patin meliputi aroma, rasa, penampakan, serta tekstur. Adapun untuk parameter kualtas air terdiri dari suhu, pH, kecerahan, oksigen terlarut, nitrit, amoniak, serta amonium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai karakteristik organoleptik illet ikan patin untuk atribut aroma dan rasa dipengaruhi oleh kualitas air.
Produksi dan Profil Kimia Hidrolisat Protein dari Hasil Samping Pengolahan Udang Segar Tatty Yuniarti; Adham Prayudi; Lilis Supenti; Hendria Suhrawardan; Pujo Martosuyono
Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada Vol 23, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jfs.59906

Abstract

Udang merupakan salah satu komoditas hasil perikanan unggulan di Indonesia. Udang diekspor dalam bentuk beku, bentuk olahan, dan bentuk udang segar. Proses pengolahan udang segar menghasilkan hasil samping berupa kepala udang sekitar 68% dan belum dimanfaatkan. Pemanfaatan hasil samping industri pengolahan udang segar adalah pembuatan hidrolisat protein. Penelitian bertujuan untuk menentukan lama waktu hidrolisis optimal dan profil kimia hidrolisat protein dari kepala udang yang diproduksi secara enzimatis. Metode pembuatan hidrolisat kepala udang menggunakan enzim alkalase pada suhu 55°C, konsentrasi enzim 20,000 unit/kg substrat selama 7 jam. Parameter yang diamati adalah derajat hidrolisis (DH), rendemen, analisa proksimat dan asam amino pada bahan baku dan produk hidrolisat udang. Nilai DH kepala udang selama 7 jam adalah 61,33%±3,67. Rendemen hidrolisat kepala udang adalah 79,20%. Kandungan protein bahan baku dan hidrolisat kepala udang 10,52±0,08%; 3,71±0,08%. Bahan baku dan hidrolisat kepala udang mengandung asam amino 21,12% dan 3,33% bb yang didominasi oleh asam amino non esensial seperti asam glutamat (0,5% b/b), dan asam amino esensial leusin (0,30% b/b) dan lisin (0,24% b/b). Kesimpulan penelitian adalah hidrolisat kepala udang berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai ingredien bahan pangan yang kaya asam amino.
KAJIAN POTENSI SUMBERDAYA PERIKANAN DI KECAMATAN SANDEN KABUPATEN BANTUL PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Zainal Rosyid Mahfrudin; Tatty Yuniarti; Toni Ruchimat
Marlin : Marine and Fisheries Science Technology Journal Vol 1, No 1 (2020): (Februari, 2020)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6094.848 KB) | DOI: 10.15578/marlin.V1.I1.2020.47-56

Abstract

Kecamatan Sanden Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki potensi perikanan yang cukup besar yang masih dapat dikembangkan. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi potensi perikanan meliputi SDA, SDM, dan kondisi perikanan di Kecamatan Sanden. Metode analisis deskriptif ini digunakan untuk data kualitatif yang disajikan dalam bentuk uraian dan tabulasi sederhana seperti tabel, diagram, grafik. Data yang dikumpulkan yaitu berupa data primer dan data sekunder, data primer dengan menggunakan metode wawancara, kuisioner dengan observasi langsung ke lapangan sedangkan data sekunder dengan cara studi literatur. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Sanden pada tanggal 1 sampai dengan 30 Oktober 2019. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa potensi dalam bidang perikanan yang ada di Kecamatan Sanden yaitu budidaya, pengolahan dan penangkapan ikan. Kecamatan Sanden memiliki jumlah RTP sebanyak 219 dan didominasi oleh pembudidaya ikan. Teknologi yang digunakan dalam semua bidang RTP yaitu tradisional, baik budidaya, pengolahan maupun penangkapan. Permasalahan yang ditemukan yaitu kurangnya relasi pemasaran yang hanya mengandalkan tengkulak, maka dari itu perlunya peningkatan relasi pemasaranan melalui dukungan pemerintah setempat.
KAJIAN POTENSI WILAYAH PERIKANAN DENGAN PENDEKATAN PRA DI KECAMATAN JUNJUANG SIRIH KABUPATEN SOLOK PROVINSI SUMATERA BARAT Sarifah Aini; Abdul Hanan; Tatty Yuniarti; Angkasa Putra; Eli Nurlaela; Hamdani Hamdani; Dinno Sudino
Buletin Jalanidhitah Sarva Jivitam Vol 3, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : POLITEKNIK AHLI USAHA PERIKANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bjsj.v3i1.10717

Abstract

Kabupaten Solok memiliki potensi perikanan yang mumpuni dalam bidang penangkapan, budidaya dan pengolahan. Potensi perikanan dapat dikembangkan dengan cara meningkatkan peranan sumber daya manusia yang menjadi motor penggerak bagi aspek perikanan. Tujuan praktik keahlian adalah untuk mengidentifikasi potensi perikanan dan permasalahannya di Kecamatan Junjuang Sirih. Hasil identifikasi wilayah perikanan diharapkan dapat bermanfaat dijadikan acuan dalam menentukan kegiatan penyuluhan melalui aksi penyuluhan yang tepat. Praktik keahlian dilaksanakan pada tanggal 1 sampai dengan 30 Oktober 2019. Metode penelitian menggunakan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang melibatkan masyarakat dalam merumuskan permasalahan. Penentuan jumlah responden diperoleh dengan metode Snowball yaitu menemui tokoh masyarakat/ pamong desa, setelah itu diarahkan menemui pelaku utama dan anggota kelompok perikanan yang ada di desa sampel yang aktif sebagai responden. Didapatkan 15 responden. Data primer melaui melalui observasi dan wawancara langsung dengan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Analisa permasalahan perikanan menggunakan metoda tree analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Junjuang Sirih memiliki potensi perikanan meliputi SDA berupa danau, kolam dan sawah minapadi. Sumber daya manausia perikanan meliputi pelaku usaha atau RTP sebanyak 194 orang yang tergabung dalam 14 kelompok perikanan. Bidang usaha kelompok perikanan meliputi penangkapan (80 orang), budidaya (63) dan pengolahan (51). Komoditas unggulan bidang penangkapan adalah ikan billih endemik. Poklahsar mengolah hasil penangkapan menjadi olahan ikan bilih goreng. Komoditas budiya adalah ikan nila dan ikan lele. Nilai R/C usaha bidang periakan tersebut rata-rata di atas 1. Sumber Daya Manusia yang memiliki usaha penangkapan sebanyak 70 orang. Bidang Budidaya Perikanan dengan potensi pembesaran ikan nila dan lele, Hasil analisa permasalah penangkapan yaitu belum menggunakan alat tangkap ramah lingkungan rantai selama penangkapan ikan. Permasalahan budidaya yaitu belum melakukan budidaya CBIB dan harga pakan komersial yang mahal. Bidang pengolahan belum menerpakan sanitasi dan higenitas. Produk olahan juga belum banyak dikonsimsi oleh anak-anak. Rekomendasi praktik akhir adalah perlunya penggunaan alat tangkap ramah lingkungan, perlunya membuat pakan alternative pengganti pakan komersial dan peningkatan sanitasi higienis serta status gizi anak-anak masih perlu untuk dirujuk kembali.
KOMPOSISI KIMIA IKAN GULAMAH (Pseudocienna Amovensis) ASIN KERING DENGAN PERBEDAAN KADAR GARAM Jaulim Sirait; Yuliati H Sipahutar; Tatty Yuniarti; Aghitia Maulani; Anugrah Bertiantono
Jurnal Kelautan dan Perikanan Terapan (JKPT) Vol 5, No 1 (2022): JKPT Juni 2022
Publisher : Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jkpt.v5i1.10972

Abstract

Ikan asin adalah hasil pengawetan ikan dengan menambahkan garam yang dilanjutkan pengeringan, untuk memperpanjang umur simpan serta membuat aroma, tekstur dan rasa yang khas. Ikan Gulamah (Pseudocienna amovensis) adalah salah satu hasil tangkapan nelayan di pesisir Kabupaten Tangerang,yang dijadikan bahan baku untuk membuat ikan asin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik kimia ikan Gulamah asin dengan perbedaan kadar garam 10%, 15%, 20% dan 25%. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan analisis ANOVA, dilanjutkan  dengan uji Tukey bila ada yang berbeda. Hasil analisis kimia ikan Gulamah asin dengan penambahan kadar garam 10%, 15%, 20% dan 25%, menghasilkan kadar air 32,45%; 26,60%; 24,35%; 21,82%, kadar abu 10,21%; 9,65%; 10,11%; 9,19%, kadar lemak 6,88%; 7,65%; 9,34%; 10,81%, kadar protein 39,56%; 45,18%; 51, 61%, 55,26% dan kadar garam 8,12%; 13,22%; 15,17%; 18,64%. Uji kimia menunjukkan bahwa kadar garam yang ditambahkan hasilnya berbeda nyata pada kadar air, kadar lemak, kadar protein dan kadar garam, namun tidak berbeda nyata pada kadar abu. Semakin banyak kadar garam ditambahkan membuat kadar air semakin menurun dan semakin bertambah naik kadar lemak dan protein.
PENANGANAN IKAN HASIL TANGKAPAN DI ATAS KAPAL DAN DI PENDARATAN: PENERAPAN, DAMPAK, DAN UPAYA PERBAIKANNYA Yudi Prasetyo Handoko; Tatty Yuniarti
Jurnal Kelautan dan Perikanan Terapan (JKPT) Vol 1 (2023): Edisi Khusus: Isu dan Kebijakan Kelautan dan Perikanan
Publisher : Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jkpt.v1i0.12155

Abstract

Teknik penanganan ikan yang baik menjadi kunci untuk mempertahankan mutu ikan hasil tangkapan. Prinsip penanganan ikan di atas kapal dan di tempat pendaratan ikan di beberapa lokasi masih belum diterapkan secara benar. Tujuan  penelitian ini untuk mengetahui penerapan cara penanganan ikan yang baik di atas kapal dan di tempat pendaratan, mengetahui dampak dari penerapan cara penanganan ikan yang tidak sesuai, dan mengetahui upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan penerapan cara penanganan ikan yang baik oleh pelaku usaha perikanan. Metode penelitian dengan kajian Pustaka dan dianalisis secara kualitatif dengan penjelasan secara deskriptif. Hasil penelitian diketahui cara penanganan ikan yang baik sejak di atas kapal hingga di tempat pendaratan secara umum belum diterapkan secara sempurna. Dampak negatif dari belum baiknya penerapan Teknik penanganan ikan adalah lebih cepatnya terjadi proses kemunduran mutu dan kerugian pendapatan dari menurunnya harga jual ikan akibat penurunan mutu ikan. Upaya perbaikan sudah dilakukan dengan memberikan pelatihan kepada pelaku usaha perikanan di kapal dan Pelabuhan tentang Teknik penanganan ikan yang baik.
Application of Liquid Smoke from Coconut Shell in Tandipang (Dussumeiria Acutta) Smoked Fish To Extend Shelf Life Dyah Ayu Rakhmayeni; Tatty Yuniarti; Sukarno Sukarno
Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 12 No. 2 (2020): JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jipk.v12i2.20790

Abstract

Highlightaw on smoked tandipang fish analyzed.Peroxide value on smoked tandipang fish analyzed.TPC on smoked tandipang fish analyzed.The shelf life of liquid smoked tandipangfish stored at 27o C was obtained the value of t = 23.2 in units of weeks or 5.8 months of storage.AbstractFumigation using liquid smoke produces smoked fish products with a smoky flavor character and can increase shelf life. The research objective was to determine the shelf life of the tandipang fish which was processed using liquid smoking. The test was carried out by storing smoked fish in an incubator at different temperatures 30 °C, 40 °C, and 50 °C with three replications for 5 weeks (35 days). The samples prepared at each temperature were kept in an incubator for five weeks. The parameters tested for estimating shelf life are using the test data aW (activity water), peroxide number, and TPC (total plate count). The three parameters are selected by one parameter to calculate the shelf life of liquid smoked tandipang fish which is considered to greatly affect the quality degradation during storage. The aw parameter is used to determine the shelf life because it has a high R2 value with an activation energy of 86972.75 J / mol.K. Estimation of shelf life of liquid cured fish at room temperature using aw parameter is 23.2 weeks or 5.8 months.
PENGARUH PENAMBAHAN PROBIOTIK, KARBON TERHADAP KUALITAS AIR, VOLUME FLOK DAN PERTUMBUHAN PADA BUDIDAYA LELE DUMBO (CLARIAS GARIEPINUS) Zaidy, Azam Bachur; Yuniarti, Tatty
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 6 No. 1 (2022): JFMR on April
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2022.006.01.4

Abstract

Tujuan  penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan probiotik, karbon terhadap  kualitas air, volume flok  dan kinerja produksi pada budidaya lele dumbo.  Rancangan acak lengkap dengan tiga perlakuan yaitu  kontrol  (TA), penambahan probiotik (TAB) dan penambahan probiotik dan molase (SB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa  kadar Oksigen terlarut, Suhu, TOM, TAN dan Nitrit tidak berbeda nyata antar perlakuan (P > 0.05), namun demikian kadar TOM dan TAN cenderung meningkat dengan nilai tertinggi pada SB diikuti TAB dan terendah pada TA.  pH air pada SB lebih rendah dan berbeda nyata dibanding TA dan TAB (P < 0,05).  Populasi bakteri dan volume flok pada TAB dan SB lebih tinggi dan berbeda nyata dibanding pada TA (P < 0,05). Penambahan berat, laju pertumbuhan, kelangsungan hidup dan konversi pakan tidak berbeda nyata antar perlakuan (P > 0,05).  Walaupun demikian kelangsungan hidup cukup tinggi antara 86,08 – 91,70%,   laju pertumbuhan cukup baik minimal 4,33%/hari. Kesimpulan dari penelitian ini penambahan probiotik berpengaruh terhadap populasi bakteri, volume flok  tetapi tidak berpengaruh terhadap kualitas air , penambahan berat, laju pertumbuhan, kelangsungan hidup dan konversi pakan.  Kelangsungan hidup dan laju pertumbuhan lele cukup baik pada kadar bahan organik dan amonia yang sangat tinggi.
Profil Usaha Pengolahan Hasil Perikanan di Usaha Dagang Amanah Kecamatan Juwana Kabupaten Pati, Jawa Tengah Maghfiroh, Laela Alfiatul; Zaidy, Azam Bachur; Yuniarti, Tatty
JURNAL PENGOLAHAN PERIKANAN TROPIS Vol. 1 No. 01 (2023): Artikel Juni 2023
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan - Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58300/planet.v1i01.499

Abstract

Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berperan dalam pembangunan ekonomi nasional dengan jumlah penyerapan tenaga kerja lebih besar dibanding sektor lainnya. Perkembangan ekonomi dan adanya persaingan mengharuskan semua jenis usaha untuk bersaing dengan baik. Pertumbuhan industri pengolahan memberikan manfaat salah satunya pada industri pengolahan perikanan. Ikan adalah salah satu sumber protein yang memiliki kelemahan, tidak dapat bertahan lama dan sangat mudah mengalami kerusakan sehingga, memerlukan pengolahan lebih lanjut. Produk olahan perikanan diantaranya Kerupuk rajungan, kaki naga, bandeng tanpa duri, bandeng crispy dan masih banyak lainnya. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk membandingkan penerapan sistem manajemen usaha di industri pengolahan hasil perikanan. Metode dilakukan dengan survei, magang dan pengamatan langsung pada seluruh rangkaian kegiatan produksi mulai dari pasokan input, proses produksi, pasca produksi sampai pemasaran. Data dianalisis secara deskriptif yang dilengkapi dengan data kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan manajemen usaha di UD. Amanah memiliki kelayakan dasar yang telah diterapkan dengan baik. Analisis usaha yang dilakukan didapatkan berbagai perbedaan biaya dan pendapatan empat produk dari lima belas produk yang ada di UD. Amanah. Untuk BEP (Rp) tertinggi terdapat pada olahan kaki naga sebesar Rp. 11.642 dan BEP (unit) sebanyak 465 bungkus. pengembalian biaya (PP) dengan jangka waktu paling lama yaitu produk kaki naga yaitu 11,9 bulan. Adapun keuntungan terbesar terdapat pada produk olahan bandeng crispy sebesar Rp. 7.626.072.
Co-Authors Abdul Hanan Abdul Hanan Agoes M Jacoeb Agoes Mardiono Jacoeb Alghany, Albar Alvi Nur Yudistira Angkasa Putra Ani Leilani Ani Leilani Anugrah Bertiantono Anwar Akbar Amdar Arrahmi, Nafa Ya’la Asnawi Saman Asriani Asriani, Asriani Aulia, Deni Azam Bachur Zaidy Dedi Sutarso Dewi, Ita Junita Puspa Dewi, Shinta Dharmayanti, Niken Dinno Sudino Dyah Ayu Rakhmayeni Egi Dita Aprilia Eli Nurlaela Eliyani, Yuke Fristina, Dela Ganjar Wiryati Ganjar Wiryati Hamdani Hamdani Hamdani Hamdani Handoko, Yudi Prasetyo Hendria Suhrawardan Hendria Suhrawardhan Herry Maryuto Husnul Khatimah Ramli Iin Siti Djunaidah Iis Jubaedah Indratama, Andhika Ita Junita Puspa Dewi Jasmine Addinda Putri Jasmine Adinda Putri Jaulim Sirait Lilis Supenti Lilis Supenti M. Sukarno M.Si, Niken Dharmayanti Maghfiroh, Laela Alfiatul Maharani, Silvia Malagapi, Sarni Martosuyono, Pujoyuwono Maulani, Aghitia Mauliddyane Zidhane Maulita, Mira Melina, Sisi Mulyono, Mugi Nanda Anggiani Putri Nayu Nurmalia Nayu Nurmalia Nia Nurfitriana Noor Pitto Sari Nio Lita Noor Pitto Sari Nio Lita Nuraini, Yenni Nursahla Nursahla Pigoselpi Anas Prayudi, Adham Puji Fajar Rizki Pujo Martosuyono Pujoyuwono Martosuyono Putra, Angkasa Rakhmayeni, Dyah Ayu Rina Rina Romauli J Napitupulu Santi Novita Sari Saputra, Dwi Anggi Sarifah Aini Sarifah Aini Sarni Malagapi Sobariah, Sobariah Sri Novalina Sri Sugiwati Sudino, Dinno Sugiwati, Sri Suharyadi Suharyadi Sujono Sujono Sukarno Sukarno Suratman Suratman Syarif Syamsuddin TATI NURHAYATI Taufik Hidayat Toni Ruchimat Wiryati, Ganjar Yuke Eliyani Yuliati H Sipahutar Yuliati Hotmauli Sipahutar Yuliati Sipahutar Zaidy, Azam Bachur Zainal Rosyid Mahfrudin