Claim Missing Document
Check
Articles

Semipurifikasi dan Karakterisasi Kolagenase dari Organ Dalam Ikan Bandeng (Channos channos, Forskal) Tatty Yuniarti; Tati Nurhayati; Agoes M Jacoeb
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 4, No 2 (2010)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v4i2.22

Abstract

Aktivitas enzim-enzim proteolisis seperti kolagenase, dapat memecah proteinmenjadi molekul yang lebih sederhana (autolisis) mengakibatkan terjadinya pelemasandaging ikan pada fase post mortem. Penelitian perlu dilakukan untuk mengetahui sifat-sifatenzim tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memurnikan dan mengkarakterisasienzim kolagense dari organ dalam bandeng. Enzim kolagenase telah dapat dimurnikan dariorgan dalam bandeng (Chanos chanos, Forskal), dengan ekstraksi dan pengendapanmenggunakan ammonium sulfat. Tingkat kelipatan pemurnian yang dihasilkan 2,347 danyield adalah 35,42. Karakterisasi kolagenase menunjukkan suhu optimum 50 oC dan pHoptimum 8-9. Enzim kolagenase dapat dihambat dengan kuat oleh serine proteinaseinhibitor (PMSF)dan meningkat aktivitasnya dengan penambahan Ca2+ dan Na+, enzimkolagenase ini stabil pada 10-50 oC and pH 8-9.
Adopsi Inovasi Probiotik pada Kolam Dempond Pendederan Ikan Mas (Cyprinus carpio) di Kelompok “Mina Pojok Jaya” Kecamatan Subang Nursahla Nursahla; Tatty Yuniarti; Herry Maryuto; Dedi Sutarso
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 13, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v13i2.194

Abstract

Budidaya ikan mas merupakan salah satu kegiatan unggulan perikanan di Kecamatan Subang. Produksi budidaya tersebut dapat ditingkatkan dengan menggunakan probiotik. Penyuluhan merupakan cara dalam rangka untuk menginformasikan teknologi baru seperti probiotik sehingga sasaran dapat mengadopsi teknologi baru tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Melakukan penyuluhan dan mengevaluasi kemampuan adopsi inovasi teknologi probiotik pada pendederan ikan mas, (2) membandingkan tingkat produksi pendederan ikan mas menggunakan probiotik dan pendederan ikan mas tanpa menggunakan probiotik. Penelitian adopsi inovasi ini dilakukan di Kecamatan Subang, kelurahan Sukamelang dengan jumlah responden sebanyak 10 orang yang ada di Kelompok Mina Pojok Jaya. Penelitian adopsi inovasi ini menggunakan perlakuan probiotik atau suplemen, yaitu probiotik viterna plus yang diaplikasikan di dalam pakan untuk diberikan pada ikan mas sebagai suplemen penambah nafsu makan ikan sehingga dapat mempercepat pertumbuhan ikan mas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan adopsi inovasi ini dapat meningkatkan produksi pembudidaya dengan jumlah tebar yang sama yaitu 1.000.000 ekor larva memiliki jumlah produksi yang berbeda yaitu yang menggunakan probiotik yaitu menghasilkan produksi sebanyak 2.000 kg sedangkan yang tidak menggunakan probiotik produksi yang dihasilkan hanya 1.500 kg. Terdapat 40% dari jumlah sasaran yang sudah mulai menerapkan inovasi yang telah diberikan pada minggu terakhir kegiatan dempond dilakukan.
Pembuatan Bakso Ikan Lele (Clarias sp) Warna Warni Sebagai Alternatif Jajanan Anak Sekolah Tatty Yuniarti; Alvi Nur Yudistira; Hendria Suhrawardhan
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v5i1.28

Abstract

Ikan lele mempunyai kandungan protein yang tinggi sehingga sangat baik digunakan sebagai bahan pangan. Ikan lele indukan yang sudah tidak produktif mempunyai harga yang rendah. Dengan memanfaatkan daging ikan lele sebagai salah satu bahan untuk membuat jajanan anak-anak diharapkan dapat meningkatkan kualitas gizi jajanan anak-anak. Tujuan dari penelitian ini yaitu membuat bakso warna warni yang dapat diterima oleh anak-anak sekolah. Hasil penelitian memperlihatkan bakso ikan lele dapat diterima oleh anak-anak dengan tingkat penerimaan 68%. Bakso mempunyai komposisi protein 10,88%, lemak 9%, kadar abu 2%, kadar air 60% dan kadar karbohidrat sebesar 9%.
Analisis Permasalahan Usaha Perikanan di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat Egi Dita Aprilia; Nia Nurfitriana; Tatty Yuniarti
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v15i2.254

Abstract

Kecamatan Cibinong sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bogor yang memiliki sektor perikanan yang cukup baik, dengan total produksi ikan hias sebesar 25.688 ton dan ikan konsumsi sebesar 1.461 ton. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi wilayah potensi perikanan, dan menganalisis permasalahan pada sistem produksi, sistem bisnis dan sistem penyuluhan perikanan di Kecamatan Cibinong. Metode yang digunakan berupa penelusuran data skunder dan Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan penentuan jumlah responden menggunakan perhitungan slovin. Hasil Penelitian ini berupa perbandingan analisis usaha per segmen perikanan yang terdiri dari Total Biaya Produksi, Pendapatan, Keuntungan, Revenue Cost (R/C), Break Event Point (BEP), Return of Invesment (ROI), dan Payback Periode (PP) serta analisis permasalahan melalui pohon masalah. Segmen-segmen yang terdapat di Kecamatan Cibinong yaitu Segmen pembenihan dan pembesaran ikan konsumsi (lele, nila, dan gurame), budidaya ikan hias (neon tetra dan koki), dan pengolahan hasil perikanan (Kaki naga, abon ikan, pempek, dan krispi kulit ikan) dengan rataan biaya produksi dan kelayakan usaha tertinggi dari keempat segmen perikanan yaitu, terdapat pada pembudidaya ikan hias untuk 3 RTP, Total biaya produksi: RP.1.629.082,-; Pendapatan: Rp. 3.183.333,-; Keuntungan: Rp. 1.553.916 BEP: 563.100; BEP Unit: 356 ekor; PP: 3; R/C: 1,8; ROI: 27,3%. Pendapatan dan keuntungan terendah terdapat pada segmen pengolahan yang mengolah abon ikan atas nama Titin Z. Permasalahan perikanan yang dapat disimpulkan terdiri dari budidaya perikanan yang memiliki produktivitas rendah, kualitas produk olahan hasil perikanan masih kurang memadai, pendapatan pelaku usaha yang masih belum maksimal, dan dinamika kelompok usaha yang belum dapat berjalan maksimal. Permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan menyusun rencana kerja programa penyuluhan yang akan dilaksanakan.
Uji Fitokimia Secara Kualitatif Pada Buah dan Ekstrak Air Buah Mangrove Husnul Khatimah Ramli; Tatty Yuniarti; Noor Pitto Sari Nio Lita; Yuliati Hotmauli Sipahutar
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v14i1.198

Abstract

Mangrove diketahui mempunyai komponen fitokimia yang mempunyai kemampuan bioaktif. Uji kualitatif komponen fitokimia diperlukan untuk screening awal eksplorasi komponen bioaktif tanaman. Air adalah pelarut komponen fitokimia yang relatif aman dan tidak polutif. Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan komponen fitokimia yang terdapat pada buah mangrove sebelum dan sesudah diekstraksi menggunakan pelarut air. Jenis buah mangrove yang digunakan adalah Rhizophora mucronata, Rhizophora apiculata, dan Avicennia marina. Pembuatan ekstrak buah mangrove dilakukan dengan menggunakan pelarut akuades, dengan proses pecacahan, pembilasan dengan asam sitrat 0,5%, perendaman akuades, pengeringan, sonikasi, dan penyaringan filtrat. Hasil uji fitokimia (kualitatif) menunjukkan kandungan fitokimia yang terdapat pada ekstrak buah Rhizophora mucronata adalah saponin dan steroid, sedangkan kandungan yang terdapat pada ekstrak buah Rizophora apiculata dan Avicennia marina adalah tanin, saponin, dan steroid. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelarut akuades dan pembilasan dengan asam sitrat 0,5% dapat melarutkan komponen fitokimia tanin, saponin dan steroid dalam buah mangrove.
Karakteristik Organoleptik Ikan Patin Asap (Pangasius Pangasius) Tatty Yuniarti; Iis Jubaedah; Ganjar Wiryati; Romauli J Napitupulu
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 9, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v9i1.57

Abstract

Ikan asap adalah salah satu produk olahan tradisional di Indonesia. Berbagai jenis ikan dapat digunakan sebagai bahan baku ikan asap. Salah satunya adalah ikan patin (Pangasius-pangasius). Modifikasi pengasapan ikan digunakan untuk menghasilkan ikan asap yang disukai konsumen. Modifikasi ikan asap yang dilakukan pada penelitian ini terdiri dari dua (2) model ikan asap yaitu ikan patin tanpa disayat diasapi (A) dan ikan patin disayat (B) kemudian diasapi. Penyayatan daging pada salah satu model ikan asap diharapkan dapat memperluas permukaan kontak daging ikan dengan asap sehingga menghasilkan profil sensori yang berbeda. Metoda yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji sensori skala rating hedonik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan model ikan asap yang disukai oleh konsumen. Dari hasil penelitian diketahui bahwa ikan asap dengan bahan baku ikan patin berat rata-rata 280-320 gr menghasilkan rendemen ikan asap sebanyak kurang lebih 60%. Dari hasil uji sensori diketahui bahwa panelis lebih memilih atribut penampakan dan tekstur untuk ikan asap yang disayat dan panelis memilih untuk atribut rasa dan bau pada ikan asap yang tanpa disayat. Komposisi ikan asap tanpa disayat adalah protein 13%, lemak 0,54%, air 73% dan mineral 1,77%, untuk ikan asap bersayat kadar protein 23%, lemak 0,44%, air 65% dan mineral 0,96%.
Purifikasi Kolagenase dari Usus Bandeng (Channos channos, Forskal) Tatty Yuniarti; Tati Nurhayati; Agoes Mardiono Jacoeb
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 15, No 3 (2010): October 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v15i3.2593

Abstract

Collagenase was purified from intestines of milkfish (Chanos chanos, Forskal) by extraction,ammonium precipitation, ion exchange chromatography on DEAE Sephadex A-50 and gelfiltration on a Sephadex G-100 column. The purification and yields were 114.731 fold and1.26% when compared to those in the starting-crude extract. The molecular mass of milkfishserine collagenase was estimated to be 14.63 kDa and 27.46 kDa.
PENGARUH PENAMBAHAN PROBIOTIK, KARBON TERHADAP KUALITAS AIR, VOLUME FLOK DAN PERTUMBUHAN PADA BUDIDAYA LELE DUMBO (CLARIAS GARIEPINUS) Azam Bachur Zaidy; Tatty Yuniarti
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 6, No 1 (2022): JFMR VOL 6 NO.1
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2022.006.01.4

Abstract

Tujuan  penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan probiotik, karbon terhadap  kualitas air, volume flok  dan kinerja produksi pada budidaya lele dumbo.  Rancangan acak lengkap dengan tiga perlakuan yaitu  kontrol  (TA), penambahan probiotik (TAB) dan penambahan probiotik dan molase (SB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa  kadar Oksigen terlarut, Suhu, TOM, TAN dan Nitrit tidak berbeda nyata antar perlakuan (P > 0.05), namun demikian kadar TOM dan TAN cenderung meningkat dengan nilai tertinggi pada SB diikuti TAB dan terendah pada TA.  pH air pada SB lebih rendah dan berbeda nyata dibanding TA dan TAB (P < 0,05).  Populasi bakteri dan volume flok pada TAB dan SB lebih tinggi dan berbeda nyata dibanding pada TA (P < 0,05). Penambahan berat, laju pertumbuhan, kelangsungan hidup dan konversi pakan tidak berbeda nyata antar perlakuan (P > 0,05).  Walaupun demikian kelangsungan hidup cukup tinggi antara 86,08 – 91,70%,   laju pertumbuhan cukup baik minimal 4,33%/hari. Kesimpulan dari penelitian ini penambahan probiotik berpengaruh terhadap populasi bakteri, volume flok  tetapi tidak berpengaruh terhadap kualitas air , penambahan berat, laju pertumbuhan, kelangsungan hidup dan konversi pakan.  Kelangsungan hidup dan laju pertumbuhan lele cukup baik pada kadar bahan organik dan amonia yang sangat tinggi.
Analisis Usaha Beberapa Produk Olahan Perikanan di Cv. Fania Food Kota Gede Daerah Istimewa Yogyakarta Anwar Akbar Amdar; Pigoselpi Anas; Tatty Yuniarti
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 13, No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v13i2.196

Abstract

Peningkatan angka konsumsi ikan nasional yang telah menyentuh 50 kg per kapita per tahun pada tahun 2018, memberikan dampak positif pada usaha pengolahan perikanan. Tingginya permintaan memberikan dampak bagi pelaku usaha perikanan dalam peningkatan kesejahteraan serta membuka lapangan kerja di masyarakat. Dalam rangka meningkatan angka konsumsi ikan, maka dilakukan diversifikasi olahan untuk meningkatkan cita rasa serta nilai jual pada olahan tersebut. Berbagai diversivikasi olahan telah terkenal ditengah masyarakat diantaranya produk olahan bakwan bandeng, bakso bandeng, nugget bandeng, kaki naga, otak-otak bandeng, galantin, otak-otak ikan dan lain lain. Tujuan kajian adalah untuk membandingkan analisa usaha tujuh olahan perikanan pada CV. Fania Food Kota Gede, Yogyakarta. Kajian dilakukan dengan metode survei dan magang di CV. Fania Food selama 21 hari dan dilakukan studi literatur sebagai data sekunder pada isi kajian. Analisa usaha yang telah dilakukan mendapatkan hasil bahwa semua produk olahan dapat dinyatakan layak dengan nilai R/C ratio diatas 1 yaitu bakwan (1,38), bakso (2,01), nugget (1,16), kaki naga (1,37), otak-otak ikan (2,23), galantin (1,85),  otak-otak bandeng (1,73). Produk dengan pendapatan lebih besar dari biaya produksi yaitu produk olahan otak-otak ikan dengan nilai R/C ratio 2,23, adapun produk dengan keuntungan tertinggi yaitu otak-otak bandeng dengan keuntungan Rp 20.937.482 dalam satu bulan produksi.
Penyuluhan Metode Demonstrasi Cara Diversifikasi Olahan Ikan Tuna (Thunnini) Pada Pengolah Di Kecamatan Morotai Selatan Kabupaten Pulau Morotai Provinsi Maluku Utara Sarni Malagapi; Tatty Yuniarti; Ganjar Wiryati
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v14i2.217

Abstract

Kabupaten Pulau Morotai memiliki potensi perikanan yang mumpuni dalam bidang penangkapan dan pengolahan. Potensi perikanan dapat dikembangkan dengan cara meningkatkan peranan sumber daya manusia yang menjadi motor penggerak bagi aspek perikanan. Tujuan penelitian adalah mengamati perubahan pengetahuan, sikap, dan ketrampilan serta tingkat adopsi inovasi Poklahsar Datepi mengenai diversifikasi produk olahan perikanan dengan bahan baku ikan tuna melalui penyuluhan. Penelitian dilakukan mulai tanggal 02 Maret sampai dengan tanggal 15 Mei 2020. Tahapan penyuluhan diawali dengan penetapan lokasi dan dan sasaran penyuluhan, sosialisasi kegiatan penyuluhan, penyuluhan diversivikasi olahan ikan menggunakan metode demonstrasi cara, pengamatan difusi, dan adopsi, serta evaluasi penyuluhan. Hasil penelitian kegiatan penyuluhan menunjukkan pada penyuluhan pembuatan diversifikasi produk olahan yaitu krispi ikan tuna terdapat peningkatan aspek pengetahuan sebesar 37 %, aspek sikap sebesar 14 % dan pada demonstrasi pembuatan nugget, terjadi peningkatan pada aspek pengetahuan sebasar 26,41 %, aspek sikap sebesar 13,6 %. Perubahan pada aspek keterampilan menunjukkan kondisi keterampilan sebelumnya cukup terampil menjadi terampil dalam pemilihan bahan baku sampai membentuk olahan krispi dan nugget. Diversifikasi olahan ikan tuna berupa nuget dan krispi ikan tuna dapat diterima dengan baik oleh poklahsar.
Co-Authors Abdul Hanan Abdul Hanan Agoes M Jacoeb Agoes Mardiono Jacoeb Alghany, Albar Alvi Nur Yudistira Angkasa Putra Ani Leilani Ani Leilani Anugrah Bertiantono Anwar Akbar Amdar Arrahmi, Nafa Ya’la Asnawi Saman Asriani Asriani, Asriani Aulia, Deni Azam Bachur Zaidy Dedi Sutarso Dewi, Ita Junita Puspa Dewi, Shinta Dharmayanti, Niken Dinno Sudino Dyah Ayu Rakhmayeni Egi Dita Aprilia Eli Nurlaela Eliyani, Yuke Fristina, Dela Ganjar Wiryati Ganjar Wiryati Hamdani Hamdani Hamdani Hamdani Handoko, Yudi Prasetyo Hendria Suhrawardan Hendria Suhrawardhan Herry Maryuto Husnul Khatimah Ramli Iin Siti Djunaidah Iis Jubaedah Indratama, Andhika Ita Junita Puspa Dewi Jasmine Addinda Putri Jasmine Adinda Putri Jaulim Sirait Lilis Supenti Lilis Supenti M. Sukarno M.Si, Niken Dharmayanti Maghfiroh, Laela Alfiatul Maharani, Silvia Malagapi, Sarni Martosuyono, Pujoyuwono Maulani, Aghitia Mauliddyane Zidhane Maulita, Mira Melina, Sisi Mulyono, Mugi Nanda Anggiani Putri Nayu Nurmalia Nayu Nurmalia Nia Nurfitriana Noor Pitto Sari Nio Lita Noor Pitto Sari Nio Lita Nuraini, Yenni Nursahla Nursahla Pigoselpi Anas Prayudi, Adham Puji Fajar Rizki Pujo Martosuyono Pujoyuwono Martosuyono Putra, Angkasa Rakhmayeni, Dyah Ayu Rina Rina Romauli J Napitupulu Santi Novita Sari Saputra, Dwi Anggi Sarifah Aini Sarifah Aini Sarni Malagapi Sobariah, Sobariah Sri Novalina Sri Sugiwati Sudino, Dinno Sugiwati, Sri Suharyadi Suharyadi Sujono Sujono Sukarno Sukarno Suratman Suratman Syarif Syamsuddin TATI NURHAYATI Taufik Hidayat Toni Ruchimat Wiryati, Ganjar Yuke Eliyani Yuliati H Sipahutar Yuliati Hotmauli Sipahutar Yuliati Sipahutar Zaidy, Azam Bachur Zainal Rosyid Mahfrudin