Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Abdimasa

Pelatihan Akuntansi dan Manajemen Dalam Rangka Pengelolaan Bumdes Di Desa Tanjong, Kabupaten Luwu Munzir Munzir
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2020): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Tanjong merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Bupon, Kabupaten Luwu yang merupakan daerah agraris dan mempunyai potensi pengembangan di sektor pertanian yaitu usaha tani padi sawah, jagung dan coklat . Kenyataan yang harus diakui bahwa sektor pertanian di Desa Tanjong sebagian besar dibangun oleh pelaku usaha dengan skala usaha yang relatif kecil. Keadaan pelaku usaha tersebut setiap tahun semakin bertambah jumlahnya dengan tingkat kesejahteraan yang masih rendah. Hal ini terjadi karena adanya produktivitas yang rendah; infrastruktur terbatas; aksesibilitas rendah terhadap modal, teknologi, informasi, dan pasar; serta rendahnya kapasitas pelaku usaha. Dalam rangka menyelesaikan masalah mitra, diperlukan usaha yang terpadu dan mencakup beberapa aspek yang menjadi target luaran. Salah satu solusi yang diberikan adalah dengan didirikannya BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) yang merupakan Lembaga Usaha Desa yang dikelola oleh masyarakat dan Pemerintah Desa dalam upaya memperkuat perekonomian desa dan dibentuk berdasarkan kebutuhan dan potensi desa. Strategi yang diambil adalah mengadakan pelatihan akuntansi dan manajemen dalam rangka pengelolaan BUMDes di Desa Tanjong melalui pendampingan manajemen BUMDes serta pelatihan pembuatan laporan keuangan BUMDes. Adapun luaran yang telah dicapai dari kegiatan ini yaitu: peningkatan kinerja para pengurus BUMDes baik dari segi manajemen maupun akuntansi, pengembangan bisnis BUMDes sesuai dengan kebutuhan dan potensi desa, peningkatan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa, serta peningkatan kapasitas pemerintah desa menuju kemandirian.
SEKOLAH ADVOKASI PEMUDA PAPUA (SA PAPUA) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERILAKU RADIKALISME BERBASIS SARA Aldilla Yulia WS; Muchammad Farid; Sofyan Muhamad; Yoga Adriyan; Munzir Munzir; Rahmat Hidayat; Adinda Shofia
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2022): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat yang berjudul “Sekolah Advokasi Pemuda Papua (SA PAPUA) Sebagai Upaya Pencegahan Perilaku Radikalisme Berbasis SARA” di Kampung Warmon Kokoda adalah sebagai berikut: Meningkatkan pemahaman masyarakat dalam bidang advokasi guna mencegah perilaku radikalisme berbasis sara. Meredam dan menghilangkan prilaku masyarakat yang mengarah kepada radikalisme dan teror. Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat di Kampung Warmon Kokoda dilakukan selama tiga hari dengan melibatkan berbagai macam pihak mulai dari tim penyusuanan modul, narasumber, dan mahasiswa. Permasalahan yang dihadapi oleh komunitas yang berada pada kerentanan adalah tingginya angka prevalensi kriminalitas dan kekerasan yang dapat mengarah pada perilaku radikalisme. Untuk melindungi komunitas dari kecenderungan terlibat pada perilaku tersebut dibutuhkan pendekatan yang bersifat masif dan terukur. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan sekolah advokasi pada masyarakat lokal mengenai pencegahan perilaku radikalisme. Pemuda Kampung Warmon memiliki peranan penting dalam mencegah atau justru menguatkan perilaku radikalisme. Oleh karena itu, pemuda dan pemudi komunitas setempat menjadi target upaya prevensi sekaligus menjadi ujung tombak keberhasilan program prevensi perilaku radikalisme berbasis SARA. Hasil Pengabdian diperoleh dengan melakukan sekolah advokasi, kesadaran masyarakat mengenai hukum dan konsekuensinya menjadi lebih baik. Secara sosial, program ini mampu meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga dalam pencegahan perilaku radikalisme berbasis SARA yang ditunjukkan dengan antusiasnya warga mengikuti kegiatan. Manfaat sosial lainnya adalah terbentuknya konformitas dan kohesi sosial di kalangan warga pada pencegahan perilaku radikal dan kekerasan lainnya. Sesuai dengan road map program pengabdian yang telah kami laksanakan di Kampung Warmon Kokoda Distrik Mayamuk Kabupaten Sorong mengenai Sekolah Advokasi Pemuda Papua (SA PAPUA) maka hasil yang diperoleh adalah peningkatan kemampuan advokasi masyarakat yang menunjang dalam strategi penyelesaian masalah baik secara vertikal maupun horizontal sebagai upaya pencegahan prilaku radikal berbasis SARA.