Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penggunaan Smartphone terhadap Hasil Belajar Siswa SMK Kalalo, Bryan; Memah, Viverdy; Mamahit, Calvin
JURNAL EDUNITRO Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 6 No. 1 (2026): April Issue
Publisher : Department of Electrical Engineering Education, Faculty of Engineering, State University of Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/eg02zm26

Abstract

Abstrak— Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan smartphone terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Dasar Listrik dan Elektronika di SMK Negeri 3 Tondano, dengan mempertimbangkan peran kontrol diri serta kategori penggunaan (akademik vs non-akademik). Latar belakang penelitian didasarkan pada fenomena meluasnya penggunaan smartphone di kalangan siswa SMK yang di satu sisi mendukung pembelajaran, namun di sisi lain berpotensi menjadi distraksi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto pada 100 siswa kelas X program keahlian Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) yang dipilih melalui proportional random sampling. Data diperoleh melalui kuesioner penggunaan smartphone, skala kontrol diri, serta dokumentasi nilai hasil belajar, dan dianalisis dengan regresi berganda, uji moderasi, dan mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan smartphone berpengaruh negatif signifikan terhadap hasil belajar (β = –0,34; p < 0,05), dengan kontribusi sebesar 11,6% (R² = 0,116). Kontrol diri terbukti memoderasi hubungan ini (β = 0,19; p < 0,05), sehingga siswa dengan kontrol diri tinggi lebih mampu menekan dampak negatif penggunaan smartphone. Analisis mediasi menemukan bahwa penggunaan non-akademik menjadi mediator signifikan yang memperkuat efek negatif (β = –0,42; p < 0,01), sedangkan penggunaan akademik tidak menunjukkan pengaruh positif signifikan (β = 0,18; p > 0,05). Faktor demografis yang berpengaruh hanya latar belakang ekonomi (p < 0,05), sementara jenis kelamin dan lama kepemilikan smartphone tidak signifikan. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa smartphone bersifat ambivalen: dapat merugikan hasil belajar jika digunakan untuk kepentingan non-akademik, tetapi berpotensi mendukung pembelajaran jika diarahkan secara tepat.
Efektivitas Mutasi dan Sisipan Trafo pada Keandalan Distribusi di ULP Manado Utara Kaunang, Octha; Mamahit, Calvin; Rapar, Jocke
JURNAL EDUNITRO Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 6 No. 1 (2026): April Issue
Publisher : Department of Electrical Engineering Education, Faculty of Engineering, State University of Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/k3b20m77

Abstract

Abstrak— Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan efektivitas mutasi trafo dan sisipan trafo terhadap keandalan jaringan distribusi pada PT PLN (Persero) ULP Manado Utara. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan analisis komparatif berdasarkan indikator System Average Interruption Duration Index (SAIDI) dan System Average Interruption Frequency Index (SAIFI). Data diperoleh dari catatan gangguan jaringan, pembebanan transformator, dan kondisi operasional sistem distribusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutasi trafo menurunkan nilai SAIFI sebesar 24,38% dan SAIDI sebesar 20,18%, sedangkan sisipan trafo menurunkan SAIFI sebesar 43,29% dan SAIDI sebesar 40,42%. Temuan ini menunjukkan bahwa sisipan trafo lebih efektif dibandingkan mutasi trafo karena mampu meningkatkan kapasitas sistem dan membagi beban secara lebih merata. Penelitian ini merekomendasikan sisipan trafo sebagai strategi utama pada wilayah dengan pertumbuhan beban tinggi, sedangkan mutasi trafo sesuai sebagai solusi cepat dan ekonomis pada kondisi tertentu.
Rancang Bangun Alat Pengukur Tinggi dan Berat Badan Ideal Berbasi IoT Haslim Haslim; Calvin E. J. Mamahit; Viverdy F. C. Memah; Janne Deivy Ticoh
JUPITER (JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO) Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jupiter.v9i2.20686

Abstract

Peningkatan kesadaran akan kesehatan telah mendorong kebutuhan alat yang dapat membantu individu memantau kondisi fisik secara efektif. Oleh sebab itu dibutuhkan alat pengukur tinggi dan berat badan ideal berbasis IoT. Pada penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan sensor load cell untuk mengukur massa tubuh dan sensor ultrasonik untuk mengukur tinggi badan. Data dari sensor diproses oleh mikrokontroler dan dikirimkan ke platform IoT melalui modul komunikasi nirkabel. Pengguna dapat mengakses informasi melalui aplikasi berbasis web atau aplikasi Blynk IoT, yang memungkinkan monitoring dan pelacakan perkembangan fisik dari waktu ke waktu. Pengujian sistem menunjukkan hasil akurasi tinggi dengan deviasi minimal, seperti Error  sensor load cell sebesar 0,41% dan 0,58% pada percobaan 1 dan 2  serta Error  sensor ultrasonik sebesar 0,18% dan 0,25% pada percobaan 1 dan 2. Alat ini dapat menampilkan hasil pengukuran pada LCD dan informasi berat badan ideal sesuai dengan BMI. Integrasi dengan IoT membuatnya menjadi alat yang efektif untuk monitoring kondisi fisik secara real-time, meningkatkan kesadaran akan kesehatan dan kualitas hidup pengguna.
RANCANG BANGUN SISTEM SMART HOME BERBASIS IOT MENGGUNAKAN NODEMCU V3 (ESP8266) DAN BLYNK UNTUK MENINGKATKAN KEAMANAN DAN EFISIENSI PADA RUMAH TANGGA Noval Valentino Natanael Karouw; Calvin Evangelista Johanes Mamahit; Janne Deivy Ticoh
VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/vocational.v6i2.9843

Abstract

The development of Internet of Things (IoT) technology has encouraged the integration of electronic devices in home automation systems known as smart homes. This system allows for automatic and remote monitoring, control, and security of homes via the internet. This study aims to design and build a home system to improve security and energy efficiency in households. The developed system integrates various sensors and actuators, including MQ-2 gas sensors, fire sensors, magnetic door sensors, ultrasonic sensors, relays, servo motors, buzzers, and an ESP32-CAM module as a monitoring camera. NodeMCU V3 (ESP8266) functions as a system controller that is connected to the internet network via WIFI and communicates with the Bynk application to send data, notifications, and control devices in real-time. In addition, this system is equipped with solar panels and batteries as backup power sources so that this system continues to function properly during power outages. The results of this study indicate that the designed smart home system is able to work integratedly and stably in detecting potential hazards, thereby increasing energy efficiency and comfort. NodeMCUv3 (ESP8266) and Blynk can be an effective, efficient, and affordable solution for improving household security and efficiency. This research is expected to serve as a reference in the development of IoT-based smart home systems in residential environments.
Perancangan Sistem Kendali Dehumidifikasi Ruangan Berbasis ESP32 dan IoT (Design of a Room Dehumidification Control System Based on ESP32 and IoT) Calvin Mamahit; Franky Manoppo
JURNAL EDUNITRO Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 6 No. 2 (2026): October Issue
Publisher : Department of Electrical Engineering Education - Faculty of Engineering - State University of Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68437/jejpte.v6i2.23

Abstract

High indoor air humidity can reduce thermal comfort and potentially affect occupants, equipment, and materials. This study aimed to develop and initially evaluate an Internet of Things (IoT)-based room air-drying system using a SoC ESP32 for automatic humidity monitoring and control. A prototype engineering approach was employed through system requirements analysis, hardware and software design, prototype development, IoT integration, and testing in a small-scale test room. The system integrates a DHT22 temperature-humidity sensor, ESP32, relay, air-drying actuator, and IoT dashboard for real-time monitoring. Initial testing showed that the system reduced relative humidity from 78.6% RH to 61.2% RH, corresponding to a reduction of 17.4 percentage points. The temperature decreased from 29.4°C to 28.8°C during the drying process. The measured sensor accuracy was 97.8% for temperature and 96.4% for relative humidity when compared with a reference measuring instrument, while the average actuator response time was 4.7 s from threshold detection to activation. The system successfully displayed temperature, humidity, and actuator status on the dashboard in real time and operated without significant disturbances during the test. However, the evaluation was limited to a small-scale test room and did not include settling time, overshoot, or long-term humidity fluctuation analysis. Therefore, the prototype demonstrates initial feasibility as a low-cost approach to automatic indoor humidity control and has potential for further development and testing under more diverse room conditions.