Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Lightweight and Interpretable Coin Recognition and Counting UsingGeometric Detection and Fuzzy Score-Based Classification Ni Gusti Ayu Dasriani; Bambang Krismono Triwijoyo; I Gede Yoga Sudarma Yasa; Dadang Priyanto; Cong Dai Nguyen
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol. 25 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/matrik.v25i2.6067

Abstract

Deep learning-based coin recognition approaches typically require large, annotated datasets and substantial computational resources, yet offer limited interpretability. Such characteristics limit their applicability in lightweight, resource-constrained vision systems. Therefore, this study aims to develop and systematically evaluate a lightweight, interpretable coin recognition and counting method based on geometric detection and fuzzy-score-based classification. The main contribution of this work lies in integrating the Hough Circle Transform, contour-based circularity validation, and a weighted fuzzy score mechanism that aggregates diameter, circularity, and HSV color features without relying on data-driven model training. The proposed approach prioritizes computational efficiency and decision transparency, while maintaining robustness under varying lighting and object configurations. An experimental evaluation was performed on 40 test images containing 362 coins under both bright and dim lighting conditions, with aligned, scattered, and overlapping arrangements. The system achieved a detection rate of 87% and an object-level classification accuracy of 79%. Although image-level accuracy reached 50% under strict evaluation criteria, detailed error analysis indicates that performance degradation is primarily associated with segmentation limitations in overlapping configurations rather than instability in the fuzzy scoring mechanism. These findings demonstrate that a calibrated geometric and fuzzy-based approach can provide a transparent and computationally efficient alternative for small-scale vision applications without requiring large training datasets.
Menggugah Kreativitas Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Sikur dalam Menciptakan Identitas Brand Produk Makanan yang Ikonik Hasbullah Hasbullah; Anthony Anggrawan; Christofer Satria; I Nyoman Yoga Sumadewa; Elyakim Nova Supriyedi Patty; Ni Gusti Ayu Dasriani
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Mayarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v7i1.6259

Abstract

Persaingan industri makanan yang semakin kompetitif menuntut pelaku usaha, termasuk lulusan SMK, tidak hanya memiliki keahlian dalam mengolah rasa, tetapi juga dalam membangun identitas visual yang kuat. Faktanya, banyak produk makanan hasil praktik siswa SMK kelas XII yang memiliki kualitas rasa tinggi namun belum didukung oleh branding dan desain kemasan yang mampu menarik minat pasar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menggugah kreativitas siswa SMK dalam menciptakan identitas brand produk makanan yang ikonik dan kompetitif melalui pendampingan intensif. Program ini dilaksanakan menggunakan metode workshop interaktif dan pendampingan praktis. Tahapan kegiatan meliputi: 1) Pemberian materi tentang fundamental branding dan psikologi warna; 2) Praktik desain kemasan menggunakan aplikasi digital sederhana; dan 3) Evaluasi hasil karya melalui sesi presentasi produk. Peserta kegiatan adalah siswa kelas XII SMK Negeri 1 Sikur Lombok Timur yang sedang mempersiapkan tugas akhir atau proyek kewirausahaan. Melalui pendampingan ini, siswa berhasil menciptakan prototipe desain kemasan yang lebih modern, dan memenuhi standar pelabelan produk makanan. Kreativitas siswa terlihat pada kemampuan dalam memadukan kearifan lokal produk dengan estetika visual kekinian yang disukai generasi Z. Kesimpulan kegiatan ini berhasil memberikan bekal keterampilan praktis bagi siswa SMK untuk menjadi wirausahawan muda yang siap bersaing di pasar digital melalui kekuatan visual produk yang ikonik.