Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Optimalisasi Profil Pelajar Pancasila Dengan Mengintegrasikan Steam dan Pemetaan Gaya Belajar di SMP 1 Mempura Elni Yakub; Corrienna Abdul Talib; Mahmud Alpusari; Neni Hermita; Tri Umari; M. Arli Rusandi; Khairiyah Khadijah
PUCUK REBUNG: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The community service activity at SMP 1 Mempura, Siak District, Riau Province, is an initiative to integrate Pancasila values with the STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) approach in education. The collaboration between Universitas Riau and Universiti Teknologi Malaysia fostered educational innovation, focusing on identifying students' learning styles by guidance counselors. This activity targets the relevance of Pancasila in the digital era, the integration of STEAM with Pancasila, and understanding the variation in students' learning styles. The goals include enhancing teachers' understanding of learning style variations, optimizing guidance counselors' roles, and strengthening STEAM integration with Pancasila. Benefits include improved teacher insights in integrating STEAM and Pancasila and providing specific teaching strategies based on students' learning styles. The primary targets are guidance counselors, subject teachers, and students at SMP 1 Mempura. Methods used include brainstorming, training, and Q&A sessions. Results show SMP 1 Mempura's significant potential in STEAM education, with most students oriented towards a visual learning style. Future recommendations include expanding similar activities, enhancing teacher capacity in STEAM, and understanding learning styles.
Need Analysis for Development of a Role Playing Learning Model to Increase Student's Learning Motivation in Social Pathology Course Ria Rizkia Alvi; Muhammad Jaiz; Said Suhil Achmad; Khairiyah Khadijah; Willasari Arien; Wilson Wilson
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 4 (2023): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v15i4.3630

Abstract

This study aims to (1) determine the needs of students regarding learning media that can help students improve learning outcomes and motivation; (2) the implementation of Social Pathology learning. It is research and development that is being done here. The Borg Gall development model—which includes preliminary and development studies, expert validation, model updates, hypothetical models derived from validation results, and model testing—is the one that is employed. According to Borg and Gall, the two primary goals of research and development procedures are product development and feasibility testing. Nevertheless, the scope of this research is restricted to the analytical phase, specifically examining the necessity of developing a role-playing learning model in social pathology courses to enhance the desire of students to learn. The participants in this research were third-semester social pathology students. 37 individuals made up the samples using the non-probability sampling method (saturated sample). A modified Likert scale was utilized to create the needs questionnaire, which had four response options: strongly agree, agree, disagree, and disagree strongly. Students and lecturers need a role-playing model. Students and lecturers in the Community Education Study Program need a role-playing model. This is demonstrated by the percentage that was found while examining the financial requirements of the student responses—90% of which were classified as strongly agreeing. Applying the role-playing learning paradigm can boost students' motivation and enhance their academic performance. This needs analysis can be used as the basis of learning innovations that will be applied to have an impact positive learning, which can improve learning motivation students significantly.
Perbedaan Tingkat Burnout Siswa Kelas XII MAN 2 Pekanbaru yang Boarding School dengan Tinggal Bersama Orang Tua Dera Afri; Non Syafriafdi; Khairiyah Khadijah
Jurnal Wahana Konseling Vol. 6 No. 2 (2023): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/juang.v6i2.13801

Abstract

Burnout merupakan sebagai suatu kondisi kelelahan emosional, lelah mental dan fisik yang disebabkan oleh aktivitas yang dilakukan dalam jangka waktu yang lama dengan tuntutan yang meningkat sehingga mengakibatkan munculnya rasa letih, cemas, jenuh, dan hilangnya motivasi untuk melakukan sesuatu. Burnout tidak memandang dimana seseorang tersebut bertempat tinggal, seperti realitanya dilapangan bahwa burnout terjadi pada siswa kelas XII yang boarding school dan siswa yang tinggal bersama orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat burnout siswa kelas XII yang boarding school dan siswa yang tinggal bersama orang tua dan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan tingkat burnout siswa ditinjau dari tempat tinggal yaitu di asrama dengan di rumah bersama orang tua. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan jenis penelitian studi komparatif. Populasi penelitian yaitu siswa kelas XII dengan sampel 81 siswa yang terdiri dari 36 siswa boarding school dan 45 siswa yang tinggal bersama orang tua. Adapun pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran skala burnout yang setelahnya dianalisis dengan menggunakan uji beda Independent T-Test dengan bantuan komputer program SPSS versi 24. Hasil uji hipotesis yang telah dilakukan diperoleh mean 80,78 pada siswa yang boarding school dan 74,00 pada siswa yang tinggal bersama orang tua. Dengan nilai sig. 2 tailed sebesar 0,007 sehingga nilai < 0,05 maka Ha di terima dan Ho di tolak yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan tingkat burnout siswa kelas XII yang boarding school dengan siswa yang tinggal bersama orang tua.
Pencapaian Identitas Diri Bidang Karir Siswa SMK PGRI Pekanbaru Adevia Aprilia Riswana; Tri Umari; Khairiyah Khadijah
Jurnal Wahana Konseling Vol. 6 No. 2 (2023): JUANG: Jurnal Wahana Konseling
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/juang.v6i2.13802

Abstract

Identitas diri bidang karir merupakan salah satu tahapan dimana seorang individu berada pada fase remaja yaitu dimana ia mampu memahami dan mengenali segala hal yang berkenaan dengan dirinya sendiri. Seperti memahami kelebihan dan kekurangan yang dimiliki,memahami bahwasanya setiap individu itu berbeda, dan adanya kemampuan untuk mengambil keputusan terkait dengan pilihan hidupnya, serta memahami apa yang diri sendiri butuhkan terkhusus pada bidang karir. Penelitian ini  bertujuan untuk mencari tahu bagaimana gambaran pencapaian identitas diri bidang  karir aspek eksplorasi dan aspek komitmen  siswa disekolah tersebut.  Populasi penelitian ini yaitu siswa kelas X, XI, dan XII yang berasal dari jurusan yang berbeda-beda. Dan didapatkan sampel 30% dari populasi yang ada, sehingga didapatkan sampel sebanyak 144 siswa.Adapun pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket skala identitas karir aspek eksplorasi dan komitmen kemudian diolah dan dilakukan analisis deskriptif. Pencapaian identitas diri bidang karir aspek eksplorasi dan komitmen siswa SMK PGRI Pekanbaru, berada pada status identitas forclosure yaitu siswa tidak melakukan eksplorasi akan tetapi telah berkomitmen dengan suatu pilihan karir.
Pengembangan Media Sosial Instagram Labor Prodi BK Dalam Mengoptimalkan Layanan Cyber Counseling Ilham Al Hajri; Mahdum Mahdum; Khairiyah Khadijah
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 1, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v1i2.3509

Abstract

Kurangnya layanan cyber counseling dari Laboratorium bimbingan dan konseling yang merupakan sebuah fasilitas bagi mahasiswa bimbingan dan konseling dalam menambah pengetahuan dan pengalaman untuk melakukan layanan cyber counseling. Salah satu contoh pengembangan layanan cyber counseling melalui sosial media. Berdasarkan dari permasalahan tersebut, maka dirumuskan yaitu mendeskripsikan Pengembangan media sosial instagram laboratorium bimbingan dan konseling dalam mengoptimalkan layanan cyber counseling. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode Research and Development (RD) dan model Borg and Gall.  Hasil dari media sosial instagram yang dikembangkan memiliki persentase skor ahli materi sebesar 75%, skor ahli bahasa 85%, sedangkan persentase skor ahli media sebesar 92%. Berdasarkan persentase tersebut, media sosial instagram Labor BK termasuk kategori layak untuk dalam mengoptimalkan layanan cyber counseling.