Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Persepsi Masyarakat terhadap MCK Komunal di Wilayah Biring Je’ne Kabupaten Jeneponto Utami, Nur Astrindah Dwi; Taibe, Patmawaty; Purwasetiawatik, Titin Florentina
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2025
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v5i1.6341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui sejauhmana persepsi Masyarakat Terhadap MCK Komunal Di Wilayah Biring Je’ne Kabupaten Jeneponto. Tipe penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, Responden pada penelitian ini sebanyak lima orang. Adapun teknik yang digunakan dalam penggalian data yakni wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian: aspek kognitif, kelima responden memiliki kemampuan untuk memahami tujuan pemberian MCK Komunal oleh pemerintah. Selanjutnya, pada aspek afektif, kelima responden mampu memahami tanggung jawab terhadap MCK. Namun, perbedaan terlihat pada tiga dari lima responden dengan ekonomi rendah yang merasa kecewa karena banyak pengguna MCK yang tidak bertanggung jawab. Sehingga pada aspek konatif, individu tersebut memilih untuk mengunci fasilitas dan hanya menggunakan satu toilet (bagi pengguna MCK dua pintu).
Konsep Spiritual Teaching dalam Perspektif Hadis Purwasetiawatik, Titin Florentina; Ahmad, La Ode Ismail; Amri, Muhammad
Jurnal Diskursus Islam Vol 11 No 3 (2023): December
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v11i3.44819

Abstract

Spiritual education in the context of Islamic education is an effort to mature the souls of students on the journey towards closeness to Allah SWT. In various scientific references, spiritual teaching is changing students from a dirty soul to a clean soul, from reasoning that has not submitted to Allah to reasoning that obeys the Shari'ah, from a hard and rusty heart to a soft and clear heart. Change from spirituality that is far from awareness of Allah SWT, negligent in worshiping and lacking sincerity in doing it towards spirituality that is ma'rifat towards Allah SWT. and always serve Him sincerely, from a body that does not obey the rules of the Shari'a to becoming a body that always adheres to the rules of the Shari'a of Allah SWT. Abstrak Pendidikan spiritual dalam konteks Pendidikan Islam adalah upaya pendewasaan jiwa peserta didik dalam perjalanan menuju kedekatan dengan Allah swt. Dalam berbagai referensi ilmiah, spiritual teaching adalah merubah peserta didik dari jiwa yang kotor menuju jiwa yang bersih, dari nalar yang belum tunduk kepada Allah menuju nalar yang patuh kepada syari’at, dari hati keras dan berkarat menuju hati yang lembut dan jernih. Merubah dari Rohani yang jauh dari kesadaran Allah swt., lalai dalam beribadah dan kurang ikhlas melakukannya menuju Rohani yang ma’rifat kepada Allah swt. dan senantiasa berbakti kepada-Nya dengan tulus, dari tubuh yang kurang mentaati aturan syari’at menuju menjadi tubuh yang senantiasa memegang aturan-aturan syari’at Allah swt.
Gambaran Tingkat Social Media Fatigue Pada Mahasiswa Di Kota Makassar Azhari, Ayu Adrianti; Purwasetiawatik, Titin Florentina; Saudi, A. Nur Aulia
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2024
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v4i1.2384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat social media fatigue pada mahasiswa di Kota Makassar. Partisipan dalam penelitian ini adalah 400 mahasiswa di Kota Makassar dengan kriteria yaitu berusia 18-25 tahun dan menghabiskan waktu di media sosial minimal 6 jam perhari. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analisis deskriptif dan menggunakan instrumen penelitian yaitu social media fatigue scale yang diadaptasi agar sesuai dengan subjek dan konteks peneliti serta skala social media fatigue memiliki nilai reliabilitas sebesar 0.816 dari total item valid sebanyak 14 item. Berdasarkan hasil analisis penelitian yang telah dilakukan diperoleh bahwa sebagian besar mahasiswa di Kota Makassar mengalami social media fatigue pada tingkat sedang dengan persetase sebesar 63.5%. Mahasiswa yang mengalami social media fatigue tingkat sedang, menunjukkan perilaku dengan tidak berhenti menggunakan media sosial, hal ini disebabkan beberapa mahasiswa merasa bahwa media sosial menjadi kebutuhan yang penting untuk berkomunikasi dengan individu lainnya.
Threat Perception Dalam Health Belief Models (HBM) Sebagai Prediktor Perilaku Merokok Masyarakat Kota Makassar Yassin, Muh. Fitrah; Zubair, Arie Gunawan Hazairin; Purwasetiawatik, Titin Florentina
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2024
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v4i1.3348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah persepsi kerentanan dan persepsi keparahan sebagai Threat Perception dalam Health Belief Models (HBM) dapat menjadi prediktor pada perilaku merokok masyarakat kota Makassar. Responden pada penelitian ini ialah sebanyak 611 perokok di Kota Makassar. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala perilaku merokok dan skala Health Belief Models (HBM) yang dikonstruk oleh peneliti berdasarkan setiap komponen variabel perilaku merokok oleh Glover & Nilson (2005) dan variabel Health Belief Models (HBM) oleh Rosenstock (1974). Data penelitian dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kerentanan dapat menjadi prediktor perilaku merokok dengan nilai signifikansi (p = 0.000; p < 0.005) dan kontribusi sebesar 21.6%. Sedangkan, persepsi keparahan dapat menjadi prediktor perilaku merokok dengan nilai signifikansi (p = 0.000; p < 0.005) dan kontribusi sebesar 22%. Kesimpulan pada penelitian ini ialah persepsi kerentanan dan persepsi keparahan sebagai Threat Perception dalam Health Belief Models (HBM) dapat menjadi prediktor perilaku merokok masyarakat kota Makassar.
Pengaruh Crowding Terhadap Tingkat Stres Masyarakat Kota Yang Tinggal di Daerah Padat Penduduk Di Kelurahan Suangga Kota Makassar Musfirah, Musfirah; Taibe, Patmawaty; Purwasetiawatik, Titin Florentina
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2024
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v4i1.3399

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh crowding dengan tingkat stres masyarakat kota yang tinggal di daerah padat penduduk di Kelurahan Suangga Kota Makassar. Adapun sampel pada penelitian ini adalah masyarakat Kelurahan Suangga Kota Makassar, berusia 18-40 tahun sebanyak 418 responden, menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi crowding terhadap tingkat stres sebesar 85.9% dengan arah pengaruh positif, jadi semakin tinggi crowding maka semakin tinggi tingkat stres.
Self-Control Dan Emotion Regulation Sebagai Prediktor Terhadap Decision Making Trader Mala, Christiane Sefanya; Bellani, Elvita; Zubair, Arie Gunawan Hazairin; Purwasetiawatik, Titin Florentina
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2024
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v4i1.3405

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk dapat mengetahui Self-Control dan Emotion Regulation dapat menjadi prediktor terhadap Decision Making pada Trader di Kota Makassar. Penelitian ini dilakukan pada 505 Trader di Kota Makassar. Decision Making pada penelitian ini mengacu pada teori Mincemoyer dan Perkins (2003) Self-Control mengacu pada teori Tangeny, Baumeister dan Boone (2004). Sedangkan Emotion Regulation ditinjau dari teori Gross dan John (2003). Alat ukur yang dgunakan pada penelitian ini adalah Self-Control Scale yang diadaptasi oleh Asryanto (2021), Emotion Regulation Questionnare (ERQ) yang diadaptasi oleh Friniar (2022) serta Decision Making Scale by Mincemoyer dan Perkins (2003) yang diadaptasi dan di modifikasi. Analisis penelitian ini menggunakan metode regresi linear berganda. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa Self-Control dan Emotion Regulation baik secara simultan dan parsial mampu untuk menjadi prediktor terhadap Decision Making Trader di Kota Makassar dengan nilai signifikansi (p< 0.05) dengan besar konribusi Self-Control terhadap Decision Making 24.4%, Emotion Regulation terhadap Decision Making 12.9% dan kontribusi Self-Control dan Emotion Regulation secara bersama-sama sebesar 28.9%.
Pengaruh Tipe Kepribadian HEXACO Terhadap Perilaku Asertif Pada Mahasiswa Di Kota Makassar Ningtias, Ragilia Putri Widya; Purwasetiawatik, Titin Florentina; Zubair, Arie Gunawan Hazairin
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2024
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v4i1.3422

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah tipe kepribadian HEXACO dapat mempengaruhi perilaku asertif mahasiswa di Kota Makassar. Penelitian ini memiliki jumlah sampel sebanyak 706 rmahasiswa. Adapun instrumen yang digunakan adalah skala perilaku asertif yang diadaptasi oleh Nurrahma (2020) berdasarkan teori Erickson dan Noonan (2018), dan skala tipe kepribadian HEXACO yang diadaptasi oleh Tehupelasury (2022) berdasarkan teori Ashton dan Lee (2007). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima tipe dari tipe kepribadian HEXACO yaitu: humility-honesty berkontribusi sebesar 0.9% (=0,000, p<0,05); emosionality berkontribusi sebesar 3.1% (=0,000, p<0,05);  extraversion berkontribusi sebesar 22.9% (=0,000, p<0,05);  agreeableness berkontribusi sebesar 2.5% (=0,000, p<0,05); dan opennes to experience berkontribusi sebesar 3.8% (=0,000, p<0,05) yang artinya dapat mempengaruhi perilaku asertif mahasiswa di Kota Makassar, sedangkan tipe conscientiousness berkontribusi sebesar 0.2% (=0,000, p<0,05) tidak dapat mempengaruhi perilaku asertif mahasiswa di Kota Makassar.
Pengaruh Pola Asuh Otoriter Terhadap Kemandirian Pada Remaja Di Kota Makassar Putri, Wardah Dwi Wahyuni; Purwasetiawatik, Titin Florentina; Musawwir, Musawwir
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2024
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v4i1.3424

Abstract

Masa remaja sering disebut sebagai masa transisi, mencari identitas diri baik secara negatif dan positif, hal ini disebut sebagai masa transisi perkembangan. Salah satu komponen penting dari perkembangan remaja yaitu kemandirian, dimana kemandirian remaja ini akan dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu pola asuh otoriter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh otoriter terhadap kemandirian pada remaja di Kota Makassar. Adapun sampel pada penelitian ini adalah remaja yang tinggal di Kota Makassar, berusia 11-18 tahun sebanyak 400 responden, menggunakan Teknik non-probability sampling. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan Teknik pengumpulan data menggunakan dua skala yaitu skala kemandirian yang disusun oleh Muliya (2020) berdasarkan teori dari Steinberg (2002) dan skala pola asuh otoriter yang disusun oleh Hutabarat (2022) berdasarkan teori dari Baumrind (1991). Analisis data dilakukan menggunakan Teknik analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi pola asuh otoriter terhadap kemandirian sebesar 2.1% dengan arah pengaruh negatif, jadi semakin tinggi pola asuh otoriter maka semakin rendah kemandirian.
Gambaran Empati Pada Remaja Dengan Orang Tua Bercerai Michiko, Yama Uci; Purwasetiawatik, Titin Florentina; Musawwir, Musawwir
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Psikologi Karakter, Juni 2024
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v4i1.3425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran empati pada remaja dengan orang tua bercerai di Kota Makassar. Adapun sampel pada penelitian ini adalah remaja di Kota Makassar, berusia 12-25 tahun sebanyak 401 responden, menggunakan teknik purposive sampling. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode kuantitatif. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan bantuan aplikasi IBM SPSS 20. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa empati remaja di Kota Makssar berada dalam 47 responden (11.7%) dengan empati yang sangat rendah, 60 responden (15%) yang memiliki tingkat empati yang rendah, 151 responden (37.7%) yang memiliki tingkat empati sedang, 136 responden (33.9%) yang memiliki tingkat empati yang tinggi, dan untuk tingkat empati sangat tinggi sebanyak 7 responden (1.7%).
Hubungan Stres Akademik dengan Impulsive Buying pada Mahasiswa di Kota Makassar Fitrah, Rifqah Arizah; Zubair, Arie Gunawan Hazairin; Purwasetiawatik, Titin Florentina
Jurnal Psikologi Karakter Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Psikologi Karakter, Desember 2024
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/jpk.v4i2.3428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat hubungan stres akademik dengan impulsive buying pada mahasiswa di kota Makassar. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 432 mahasiswa. Penelitian ini menggunakan 2 skala, yaitu skala stres akademik dari teori Lin dan Chen (2009) yang telah diadaptasi oleh Soraya (2020), dan skala The Impulse Buying Tendency Scale (IBTS) dari teori Verplanken & Herabadi (2001) yang telah diadaptasi oleh Andayani (2021). Pendekatan penelitian yang digunakan adalan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi berada dibawah 0.05 (p<0.05) dengan arah hubungan yang positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara stres akademik dengan impulsive buying pada mahasiswa di kota Makassar.